Dinie Anggraenie Dewi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 56 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA Puji Ayu Handayani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.296 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1439

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila dan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri, dan pentingnya pancasila bagi suatu negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan pentingnya pancasila sebagai suatu negara maka penulis tertarik untuk menganalisi kembali implementasi pancasila sebagai dasar negara. Dengan demikian, implementasi pancasila sangat penting bagi suatu negara.Kata kunci: Pancasila, Dasar Negara, Kedudukan AbstractThis paper aims to better know and understand about Pancasila and the values contained in Pancasila itself, and the importance of Pancasila for a country. This research uses qualitative methods and descriptive discussion, namely the theory that becomes the discussion material obtained from the results of literature studies with a variety of sources available from journals, articles, books that have depth from experts. With the importance of Pancasila as a country, the authors are interested in re-analyzing the implementation of Pancasila as the basis of the state. Thus, the implementation of Pancasila is very important for a country.Key words: Pancasila, State Basis, Position
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN WAWASAN KEBANGSAAN DI KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA Siti Aisyah Nurfatimah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.69 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1446

Abstract

AbstrakPembahasan mengenai wawasan kebangsaan merupakan suatu hal yang sangat amat penting untuk dilakukan secara terus menerus sejalan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai pancasila disini hadir sebagai penjembatan dalam menumbuhkembangkan wawasan kebangsaan. Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa dan ideologi negara Indonesia mulai kehilangan pamornya dan tergantikan oleh kebudayaan asing yang terbawa oleh globalisasi. Padahal, Pancasila merupakan nilai-nilai yang dirumuskan dan diturunkan dari nilai-nilai bangsa Indonesia itu sendiri yang sesuai dengan adat istiadat dan kebudayaan yang ada di kehidupan bangsa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu para generasi muda untuk bisa memahami dan mengenal jati diri bangsanya yang sudah mulai terlupakan. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan artikel ini, yaitu dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam metode ini penulis mengumpulkan data yang diperoleh melalui pengkajian buku, artikel, dan karya ilmah lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah banyak sekali nilai-nilai pancasila yang bisa diimplementasikan dalam menumbuhkembangkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  Sehingga, dengan adanya artikel ini dapat membantu para generasi menemukan jati diri bangsanya dan mulai mencintai budaya bangsanya sendiri.Kata Kunci: Pancasila, Wawasan Kebangsaan, dan Implementasi Nilai Pancasila. AbstrackThe discussion of the national insight is a very important thing to be carried out continuously in line with the life of the nation and state. The value of pancasila here is present as a bridge in developing national insight. Pancasila, as a guide for the nation’s life and the ideology of the Indonesian state, is starting to lose its prestige and is being replaced by a foreign culture brought on by globalization. Whereas, pancasila is the value formulated and derived from the values of the Indonesian nation itself which are in accordance with the costums and culture that exist in the life of the Indonesian nation. The purpose of this research is to help the younger generation to understand and get to know ther forgotten national identity. Of the research use in the manufacture of this article, namely by using qualitative research method. In this method, the authors collect data obtained throught reviewing books, articles and other scientific works. The result of this research is that there are a lot of pancasila values that can be implemented in developing national insight into the life of the nation and state. So, this article can help the younger generation to find their national identity to start loving their own nation’s culture.Key Words: Pancasila, National Insight,and The Implementation of Pancasila Values 
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA Amanda Ramadhan Firdaus; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.741 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1447

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia melalui aspek pendidikan dengan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila. Metode penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif, dengan metode kepustakaan/library research yang bersumber dari jurnal dan artikel. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa pendidikan merupakan aspek yang sangat berpengaruh terhadap sumber daya manusia. Oleh karena itu, kualitas pendidikan di Indonesia harus ditingkatkan. Sistem Pendidikan dalam metode belajar mengajar harus didasarkan dengan nilai-nilai Pancasila agar teratur dan tearah prosesnya sehingga mewujudkan tujuan Pendidikan yang sebenarnya dan membentuk moral anak bangsa yang memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila.Kata kunci: Nilai-Nilai Pancasila, Sumber Daya Manusia, Pendidikan. AbstractThis research was conducted to determine the efforts to improve Indonesia's human resources through educational aspects by implementing Pancasila values. This research method is carried out using a qualitative approach that is descriptive analysis, with the method of library research which is sourced from journals and articles. The results of this study indicate that education is an aspect that is very influential on human resources. Therefore, the quality of education in Indonesia must be improved. The education system in the teaching and learning method must be based on the values of Pancasila so that the process is regular and unorganized so as to realize the true goals of education and form the moral of the nation's children who have character based on the values of Pancasila.Keywords: Pancasila Values, Human Resources, Education.
IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM MENGHADAPI MASALAH RASISME DAN DISKRIMINASI Zihan Suryani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.723 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1448

Abstract

AbstrakRasisme merupakan salah satu masalah yang sering kita jumpai dalam kehidupan. Kita tinggal di wilayah yang sangat rentan dengan maslah diskriminatif dikarenakan kekayaan yang kita punya. Indonesia memiliki aneka ragam suku, bangsa, ras, agama, bahasa, budaya, warna kulit, dan masih banyak yang lainnya. Rasisme sering terjadi karena perbedaan yang dimiliki, terutama karena fisik dan yang sering terjadi lebih sfesifik kepada warna kulit. Warna kulit sering menjadi hal yang sangat kontroversial karena banyak yang beranggapan bahwa kaum pemilik kulit putih lebih baik dari pemiliki kulit hitam sehngga terjadi kesenjangan sosial dan diskriminasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam artikel ini menggunakan studi pustaka berbagai sumber seperti jurnal, buku dan artikel. Hasil penelitian menunjukan bahwa kasus ketidakadilan seperti rasisme dan diskriminasi masih ditemukan di Indonesia. Padahal pancasila sebagai dasar negara menyatakan pada sila ke-2 dan sila ke-5 bahwa kemanusiaan yang adil dan beradad juga keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Kata Kunci: Rasisme, Pancasila, Diskriminasi AbstractRacism is one of the problems we often encounter in life. We live in a very vulnerable area with discriminatory issues because of the wealth we have. Indonesia has various ethnic groups, nations, races, religions, languages, cultures, skin colors, and many others. Racism often occurs because of differences, especially because of physicality and what often occurs is more specific to skin color. Skin color is often a very controversial thing because many think that white owners are better than black owners so that there is social inequality and discrimination. The method used is a qualitative and descriptive approach. The data collection techniques in this article use literature studies from various sources such as journals, books and articles. The results showed that cases of injustice such as racism and discrimination are still found in Indonesia. Whereas Pancasila as the basis of the state states in the 2nd and 5th principles that a just and civilized humanity is also social justice for all Indonesian people.Keywords: Racism, Pancasila, Discrimination.
PENGAMALAN BUTIR PANCASILA: PERWUJUDAN IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI ETIKA DALAM HIDUP BERMASAYARAKAT Leni Yulia; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.36 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1449

Abstract

AbstrakSejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa dan jati diri manusia Indonesia yang menjadi kekuatan, pedoman, sumber hukum serta pembimbing arah dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Dengan makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila yang menjadi tuntunan agar senantiasa menjalan kehidupan bermasyarakat berlandaskan nilai-nilai butir pancasila. Nilai makna yang sedemikan melekat dengan etika hidup manusia indonesia menjadi sistem kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hal itu mewujudkan bahwa implementasi nilai Pancasila senantiasa terwujud dan terlaksana dalam hidup serta sanubari manusia indonesia. Pengamalan nilai butir Pancasila yang menjadi perwujudan implementasi mendorong terwujudnya manusia indonesia menjadi semakin berjiwa dan berjati diri berlandaskan Pancasila.Kata kunci: Pancasila, Etika, Implementasi AbstractHistory has revealed that Pancasila is the soul and identity of Indonesian people who become the strength, guidance, source of law and guide for the direction in carrying out social life. With the meaning and values contained in Pancasila which are the guidance to always live a community life based on the values of the Pancasila points. The value of meaning that is inherent in the ethics of Indonesian human life becomes an inseparable system of unity. This realizes that the implementation of Pancasila values is always materialized and carried out in the life and heart of Indonesian people. The practice of the value of the Pancasila point which is the embodiment of implementation encourages the realization of Indonesian people to become more spirited and have an identity based on Pancasila.Keywords: Pancasila, Ethics, Implementation
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASAN BHINNEKA TUNGGAL IKA Amalia Dwi Pertiwi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.698 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1450

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia sudah benar-benar diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna dan arti yang sangat mendalam bagi Indonesia yang memiliki masyarakat dengan berbagai macam kebudayaan yang berbeda. Tetapi salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.Kata kunci: Nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Rasisme, Diskriminasi. AbstractThis research was conducted with the aim of analyzing and knowing more deeply whether the application of Pancasila values as the foundation of Bhinneka Tunggal Ika in Indonesia has actually been implemented by the Indonesian people. And in fact, as we know, chaos or conflict between communities is still many and often occurs around us. Bhinneka Tunggal Ika has a very deep meaning and meaning for Indonesia, which has a society with a variety of different cultures. But one example of conflict that often occurs in society is racism and discrimination. Indonesian society is a pluralistic society, to create a harmonious life among the existing differences, Pancasila values must be strictly applied by all Indonesian people.Keywords: Pancasila Values, Bhinneka Tunggal Ika, Racism, Discrimination
PENERAPAN NILAI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI DAN SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER Yohana R. U. Sianturi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.568 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1452

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai asas materi muatan pembentukan peraturan perundang-undangan dalam Pasal 6 UU No. 12/2011. Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif bersifat preskriftif dengan menggunakan pendekatan undang-undang, historis, dan konseptual. Jenis dan sumber bahan hukum yang digunakan yaitu, primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan literature research. Analisa bahan hukum menggunakan silogisme deduksi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan kesimpulan, asas materi muatan telah memuat nilai-nilai Pancasila, tetapi belum semua nilai-nilai Pancasila termuat dalam asas materi muatan. Nilai-nilai dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa belum termuat dalam asas materi muatan pembentukan peraturan perundang-undangan.Kata Kunci: Pancasila, Norma Dasar, Sumber Hukum, Peraturan Perundang-undanganAbstractThis study aims to determine the implementation of Pancasila values as a material principle for the formation of statutory regulations in Article 6 of Law no. 12/2011. This research is a type of normative research is prescriptive in nature by using a statutory, historical, and conceptual approach. Types and sources of legal materials used, namely, primary and secondary. Data collection techniques using literature research. Analysis of legal materials using a deductive syllogism. Based on the results of the research and discussion, it was concluded that the principle of content material contained the values of Pancasila, but not all of the values of Pancasila were contained in the principle of content material. The values of the precepts of the One and Only Godhead have not been included in the material principle of the content of the formation of legislation.Keywords: Pancasila, Basic Norms, Legal Sources, Legislation
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA SEBAGAI TINJAUAN ATAS MENTALITAS ANAK BANGSA INDONESIA Fajriyatur Robi'ah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.371 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1461

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam mentalitas bangsa Indonesia khususnya dalam diri anak muda bangsa Indonesia. Kajian penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau pendekatan secara deskriptif dimana teori ataupun dasar pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai sumber seperti buku, jurnal dan artikel. Metode ini digunakan untuk mencari kebenaran dalam suatu fakta yang terjadi dan berfokus kepada pemahaman fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Dalam penelitian ini, dapat diketahui bahwa moral dan mentalitas anak bangsa dapat menjadi cerminan masa depan bangsa. Dengan adanya revolusi mental guna memperbaiki mentalitas anak bangsa dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Maka pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam berperilaku guna menciptakan individu yang bermoral. Dengan mengkiblatkan perilaku kepada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat menjadi awal kemajuan bangsa Indonesia. Dan dibuatnya artikel ini sebagai langkah awal dalam membuka perhatian mengenai pentingnya memperbaiki mentalitas anak bangsa.Kata Kunci: Pancasila, mentalitas, moral AbstractThis research was conducted to determine and analyze more deeply the mentality of the Indonesian nation, especially in the Indonesian youth. This research study uses a qualitative method or a descriptive approach where the theory or basis of discussion is obtained from the results of literature studies with various sources such as books, journals and articles. This method is used to find the truth in a fact that occurs and focuses on understanding social phenomena that occur in society. In this research, it can be seen that the morality and mentality of the nation's children can be a reflection of the nation's future. With the mental revolution in order to improve the mentality of the nation's children, it can create quality human resources. So the importance of implementing Pancasila values in behavior in order to create moral individuals. By cultivating behavior to the values of Pancasila, it is hoped that it can be the beginning of the progress of the Indonesian nation. And this article was made as a first step in opening attention to the importance of improving the mentality of the nation's children.Keywords: Pancasila, mentality, morals
SKPP BAWASLU SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN POLITIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK WARGA NEGARA Nia Sofiyatul Millah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.596 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1583

Abstract

AbstrakPartisipasi masyarakat dalam pemilu di Indonesia selalu menurun dari pemilu pertama hingga sekarang. Dengan adanya peranan aktif dari Bawaslu, sebagai lembaga pemantau pemilu serta masyarakat dalam mengawasi pemilu, diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi para pelaku politik dan seluruh yang terlibat dalam Pemilu yang pada akhirnya akan melahirkan suatu pemilu yang demokratis. Dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilu maka diharapkan akan dapat menghasilkan pemilu yang demokratis baik dari prosesnya maupun hasilnya. SKPP adalah sebuah sarana Pendidikan yang disediakan oleh Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) untuk memfasilitasi masyarakat umum agar dapat terlibat dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu atau pilkada. SKPP dibuat untuk mewadahi partisipasi masyarakat dalam pemilu. Kader-kader lulusan SKPP diharapkan menjadi kepanjangan tangan Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu/pilkada.Kata Kunci: SKPP Bawaslu, Pengawas Partisipatif, Pemilu AbstrackPublic participation in elections in Indonesia has always decreased from the first election to the present. With the active role of Bawaslu, as an election monitoring institution and also the community in supervising the election, it is hoped that it can provide awareness for political actors and all those involved in the election which will eventually give birth to a democratic election. With the participation of the community in supervising the stages of organizing the election, it is hoped that it will be able to produce democratic elections both from the process and the results. SKPP is an educational facility provided by the Election Supervisory Body (BAWASLU) to facilitate the general public to be involved in supervising the implementation of elections or local elections. SKPP was created to accommodate public participation in elections. Cadres graduated from SKPP are expected to be an extension of Bawaslu to increase public political participation in the implementation of elections/pilkada.Key Words: SKPP Bawaslu, Participatory Superviso, elections
MENINJAU SEJAUH MANA IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Shofi Nurul Hikmah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.204 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1745

Abstract

AbstrakPenelitian ini lebih menekankan kepada sejauh mana capaian pendidikan kewarganegaraan di dalam bentuk implementasi mahasiswa di kehidupan sehari-harinya. Berdasarkan hasil penelitian yang penu- lis lakukan dengan judul “Meninjau Sejauh Mana Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pen- didikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Mahasiswa PGSD UPI Cibiru)” dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Dari 18 responden mahasiswa PGSD UPI Ci- biru ternyata dalam prakteknya sudah banyak dan mengetahui mengenai kajian materi di dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. 2) Namun, dalam bentuk implementasinya dirasa masih sangat kurang dalam kehidupan sehari-harinya. 3) Selain itu, di dapatkan data bahwa para mahasiswa menilai penting sekali pendidikan karakter untuk diberikan pada jenjang yang diampunya. Dengan demikian, orientasi pendidikan kewarganegaraan dalam proses pendidikan karakter bagi mahasiswa ini penting untuk selalu ditanamkan dan diberikan pengarahan. Tujuan ini dapat dicapai jika terjadi bentuk kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan dan mahasiswa itu sendiri.Kata kunci: pendidikan karakter, mahasiswa, nilai pendidikan kewarganegaraan. AbstractThis research emphasizes the extent of the achievements of civic education in the form of student imple- mentation in their daily lives. Based on the results of research conducted by the author with the title "Re- viewing the extent to which the implementation of character education values through citizenship educa- tion in higher education (Analytical Descriptive Study of PGSD UPI Cibiru students)" can be taken as fol- lows: 1) Out of 18 respondents of PGSD UPI Cibiru students, it turns out that in practice already many and know about material studies in civic education courses. 2) However, in the form of implementation, it is still lacking in daily life. 3) In addition, obtain data that students assess the importance of character education to be given at the level they are attending. Thus, the orientation of civic education in the character educa- tion process for students is important to always be instilled and given direction. This goal can be achieved if there is a form of cooperation between the government, educational institutions and the college students. Key Words: character education, college students, the value of civic education.