Dinie Anggraenie Dewi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 56 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Generasi Milenial Lulu Rahma Aulia; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.101 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2749

Abstract

AbstrakGenerasi milenial saat ini sedang berada di tengah derasnya arus globalisasi barat. Nilai-nilai Pancasila seharusnya sudah terpatri dalam jiwa dan akal generasi milanial saat ini. Namun, nilai Pancasila sudah mulai terkikis salah satunya karena gempuran globalisasi. Cara menerapkan Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa dan bernegara bagi generasi milenial adalah dengan menerapkan Pancasila sebagai tuntunan dalam kehidupan sehari-hari. Itu artinya nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi kunci dalam mengatur tingkah laku dan sikap masyarakat. Mayarakat Indonesia harus mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kebenaran yang terkandung didalamnya. Jika nilai kebenaran tersebut tidak diamalkan, maka filsafat Pancasila sebagai ideologi bangsa tidak lagi memiliki manfaat. Penerapan nilai-nilai Pancasila bagi generasi milenial tidak bisa dilakukan dengan cara pemaksaan. Kata kunci: nilai, milenial, pancasila AbstractThe millennial generation is currently in the midst of the swift currents of western globalization. The values of Pancasila should have been imprinted in the soul and mind of the current millennial generation. However, the value of Pancasila has begun to erode, one of which is due to the onslaught of globalization. The way to apply Pancasila as a way of life as a nation and state for the millennial generation is to apply Pancasila as a guide in everyday life. That means the values contained in Pancasila are the key in regulating people's behavior and attitudes. The Indonesian people must be able to appreciate and practice the truth values contained therein. If the truth value is not put into practice, then the philosophy of Pancasila as the nation's ideology will no longer have any benefits. The application of Pancasila values for the millennial generation cannot be done by coercion.Keywords: value, millennial, pancasila
Pengajaran Pendidikan Pancasila Di Sekolah Dasar Guna Mempertahankan Ideologi Pancasila Di Era Globalisasi Syahid Musthofa Akhyar; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.229 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2772

Abstract

AbstrakMenurut filsafat, Pancasila merupakan pemikiran atau hasil berpikir yang paling dalam dari dan oleh bangsa Indonesia itu sendiri yang dipercaya, diyakini dan danggap sebagai sesuatu yang paling baik, paling bijaksana, paling adil, paling benar dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. Pada era globalisasi, Pancasila mengalami penyusutan nilai-nilai dikarenakan banyaknya kebudayaan luar yang lebih digemari oleh masyarakat Indonesia sehingga diperlukan suatu cara untuk mempertahankan ideologi bangsa ini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Metode penelitian studi literatur adalah metode penelitian dengan cara membaca dan menganalisis bacaan yang berkaitan dengan tema yang diambil. Untuk mempertahan Pancasila dapat dilakukan dengan cara mengajarkan pendidikan Pancasila kepada anak-anak sekolah dasar sesuai dengan tingkatannya masing-masing. Pengajaran dapat dilakukan karena anak usia sekolah dasar memiliki pemikiran yang konkrit dan logis sehingga dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak sekolah dasar maka ingatan tersebut akan melekat dan akan berkembang sehingga dapat memunculkan ide-ide atau gagasan bagus di masa mendatang.Kata Kunci: Pengajaran, Pancasila, Sekolah Dasar. AbstractAccording to philosophy, Pancasila is the deepest thought or result of thinking from and by the Indonesian people themselves which are considered, trusted and believed to be the most correct, fairest, wisest, best and most suitable for the Indonesian nation. In the era of globalization, Pancasila has experienced a decline in values due to the many foreign cultures that are more favored by the Indonesian people, so that a way is needed to maintain the ideology of this nation. This research uses literature study method. Literature study research method is a research method by reading and analyzing readings related to the chosen theme. To maintain Pancasila can be done by teaching Pancasila education to elementary school children according to their respective levels. Teaching can be done because elementary school- age children have concrete and logical thinking so that by instilling the values of Pancasila in elementary school children, these memories will stick and will develop so that they can come up with good ideas in the future.Keyword: Teaching, Pancasila, Elementary School
Pancasila Dalam Menangani Permasalahan Digital Di Indonesia Mustika Khoirunnisa Kholillah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.331 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2777

Abstract

AbstrakPerbedaan budaya, suku, ras, agama yang ada di Indonesia merupakan tugas terpenting agar persatuan dan kesatuan dapat selalu terjaga. Hal ini mendorong para leluhur untuk menciptakan ideologi Indonesia guna menciptakan keamanan dan ketentraman dalam perbedaan itu. Media sosial adalah media online, dengan penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan membuat konten termasuk blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Perilaku adalah tindakan atau kegiatan nyata yang dilakukan karena individu mempunyai keinginan untuk melakukan hal-hal tertentu. Minat perilaku akan menentukan perilakunya. Di era digitalisasi ini, umat manusia khususnya masyarakat Indonesia harus bijak dalam menggunakan media sosial dengan pedoman dari Pancasila.Kata kunci: Sosial Media, Pancasila, Perilaku, Kekerasan AbstractDifferences in culture, ethnicity, race, religion in Indonesia are the most important tasks so that unity and integrity can always be maintained. This prompted the ancestors to create an Indonesian ideology in order to create security and peace in these differences. Social media is online media, with its users being able to easily participate, share and create content including blogs, social networks, wikis, forums and virtual worlds. Behavior is a real action or activity that is carried out because the individual has a desire to do certain things. Behavioral interest will determine his behavior. In this era of digitalization, humanity, especially the Indonesian people, must be wise in using social media with the guidelines of Pancasila.Keywords: Social Media, Pancasila, Behavior, Violence
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Era Modern Pada Siswa Sekolah Dasar Ridla 'Adawiyyah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.419 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2779

Abstract

AbstrakEra modern memberikan pengaruh yang sangat kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti di Indonesia. Tidak hanya dampak postif melainkan dampak negative terjadi di era modern ini. Dampak negative dari era modern ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan permasalahan seperti turunnya moralitas pemuda bangsa. Padahal nantinya, pemuda itulah yang akan menjadi cikal bakal penerus generasi bangsa. Dengan gerbang pendidikan peserta didik benar-benar di tuntun menuju jalan kebenanran. Dan nilai nilai seperti nasionalis, kemandirian, religius, integritas dan gotong royong menjadi sebuah nilai pembentukan karakter yang baik.   Oleh karena itu, melalui sebuah proses pendidikan yaitu dengan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, hal tersebut diharapkan mampu membuat generasi bangsa terhindar dari pengaruh buruk era modernisasi. Kata kunci: Modernisasi, Pancasila, Siswa AbstractThe modern era has a strong influence on the life of the nation and state, such as in Indonesia. Not only positive impacts but also negative impacts occur in this modern era. The negative impact of this modern era can cause various problems such as the decline in the morality of the nation's youth. In fact, it is the youth who will become the forerunner of the next generation of the nation. Education is really a gate of knowledge that can lead students to the path of truth. And values such as nationalism, independence, religion, integrity and mutual cooperation become values for building good character. Therefore, through an educational process, namely by implementing Pancasila values, it is expected to be able to make the nation's generation avoid the bad influence of the modernization era. Keywords: Modernisasi, Pancasila, Student
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Penurunan Nilai Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Levy Rohmatilahi; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.11 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2781

Abstract

AbstrakGaya hidup kita saat ini tidak bisa dilepaskan dari zaman. Hampir setiap waktu luang yang kita lakukan dimudahkan oleh zaman, seperti memesan makanan, membeli pakaian, bahkan dalam perjalanan penyakit mematikan seperti ini, kegiatan penguasaan berbasis teknologi. Intinya, setiap negara memiliki keyakinan yang sama tentang kemerdekaan dan kehidupan yang makmur, seperti yang dikatakan oleh negara Indonesia dalam pembukaan UUD 1945, yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sederhana dan kaya. Begitu juga dengan keluarga kita dan Negara , jika kita ingin mencapai tujuan yang tidak biasa, kita harus memiliki pandangan yang sama atau sama tentang keberadaan. Nilai-nilai Pancasila karena falsafah hidup Negra  ingin dilaksanakan untuk meningkatkan semangat juang negara. akibatnya, kerajaan harus merumuskan kebijakan untuk memastikan  kesejahteraan  rakyat Indonesia.Kata kunci: KemajuanTeknologi, pancasila, pandangan hidup, PenurunanAbstractOur current lifestyle cannot be erased from the times. Almost every free time that we do is facilitated by the times, such as ordering food, buying clothes, even in the course of a deadly disease like this, technology-based control activities. In essence, every country has the same belief about independence and a prosperous life, as stated by the Indonesian state in the preamble of the 1945 Constitution, which aims to create a simple and rich society. Likewise with our family and the State, if we want to achieve unconventional goals, we must have the same or the same view of existence. The values of Pancasila because of the Negra's philosophy of life want to be implemented to increase the country's fighting spirit. surely, the kingdom must formulate policies to ensure the welfare of the Indonesian people.Keywords:  Advances in Technology, Pancasila, outlook on life, Decline
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Dasar Frysca Amanda Putri; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.103 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2783

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertejuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan karakter melalui nilai-nilai pancasila pada siswa sekolah dasar. Dunia Pendidikan menjadi sorotan besar karena dipendidikan lah karakter dan perilaku seseorang dibentuk Pendidikan karakter menjadi salah satu yang penting dalam menciptakan generasi bangsa di Indonesia. Karna Pancasila merupakan pondasi awal untuk membentuk karakter peserta didik agar dapat menjalin hubungan sosial kepada sesamanya maupun alam sekitar dalam menjalani kehidupannya sebagai masyarakat yang berbangsa dan bernegara. Metode penelitian menggunakan metode studi literatur.Kata Kunci: Pendidikan Karakter , Nilai-Nilai Pancasila AbstractThis study aims to find out how the implementation of character education through Pancasila values in elementary school students. The world of education has become a big spotlight because it is the education of a person's character and behavior that is formed. Character education is one of the most important things in creating the nation's generation in Indonesia. Because Pancasila is the initial foundation to shape the character of students so that they can establish social relationships with each other and the natural environment in living their lives as a nation and state community. The research method uses the literature study method.Keywords: Character Education, Pancasila Values
Peran Pancasila Dalam Menangani Krisis Moralitas Di Indonesia Dinda Oktaviana; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.741 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2793

Abstract

AbstrakKrisis moral adalah ketika orang mulai kehilangan karakter baik mereka, yang dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari mereka. Karakter adalah segala sesuatu yang membuat seseorang menjadi dirinya, baik pada tingkat pribadi (perilaku dan sikap mereka) maupun tingkat publik (apa yang mereka perjuangkan dan bagaimana mereka mewakili diri mereka sendiri kepada dunia). Oleh karena itu, penting untuk memahami Pancasila sebagai dasar etos, serta ideologi dan mekanisme pertahanan diri untuk menghadapi pengaruh globalisasi.Kata kunci: Pancasila, Globalisasi, Krisis MoralitasAbstractMoral crisis is when people start to lose their good character, which can cause problems in their daily life. Character is everything that makes a person who they are, both on a personal level (their behavior and attitudes) and a public level (what they stand for and how they represent themselves to the world). Therefore, it is important to understand Pancasila as the basis of the ethos, as well as the ideology and self-defense mechanism to face the effects of globalization.Keywords : Pancasila, Globalization, Morality Crisis
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Pembentukan Karakter Pada Generasi Milenial Galuh Nur Insani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.329 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2794

Abstract

AbstrakNilai Pancasila pada dasarnya merupakan nilai-nilai filsafat dasar yang dijadikan aturan dan berdasarkan dari norma-norma yang berlaku di Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa semua peraturan yang ada dan berjalan di Indonesia harus didaskan Pancasila.Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan nilai pancasila sebagai pembenukan serta pengembangan pada diri generasi milenial. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode studi litelatur yang dimana penulis mengumpulkan beberapa data  rujukan artikel dan jurnal yang terpercaya.Pada kenyataanya lunturnya nilai pancasila dikehidupan generasi milenial yang menyebabkan beberapa prilaku yang menyimpang. Dalam mengatasi hal tersebut perlu mempelajarai pembelajaran pendidikan pancasila, salah satunya dengan mengimplementasikan konsep nilai pancasila ke dalam pembentukan karakter pada generasi milenial.Kata Kunci: Nilai-nilai pancasila, Karakter, Generasi MilenialAbstrakThe values of Pancasila are basically basic philosophical values that are used as rules and based on the norms that apply in Indonesia. This shows that all existing and running regulations in Indonesia must be based on Pancasila. This study aims to implement the values of Pancasila as the formation and development of the millennial generation. The research method used is a literature study method in which the authors collect some reliable reference data from articles and journals. In fact, the fading of Pancasila values in the life of the millennial generation that causes some deviant behavior. In overcoming this, it is necessary to study Pancasila education learning, one of which is by implementing the concept of Pancasila values into character building in the millennial generation.Keywords: Pancasila values, Character, Millennial Generation
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Masa Pandemi Covid-19 Pada Anak Sekolah Dasar & Lingkungan Masyarakat Haldini Reygita; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.267 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2806

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja nilai-nilai pancasila pada anak Sekolah Dasar serta apa saja implementasinya disaat masa pandemi covid-19 ini. Artikel ini merupakan artikel dengan metode pendekatan kualitatif karena ditulis berdasarkan hasil pengamatan jurnal-jurnal yang relevan serta yang terjadi di situasi sekarang ini. Dampak dari pandemi covid-19 serta kaitannya dengan niilai-nilai pancasila yang masih membuat anak menjadi bertanggung jawab, cinta tanah air dan menjadikan pancasila sebagai tolak ukur berperilaku dalam hidup bermasyarakat yang didampingi oleh nila-nilai pancasila itu sendiri yakni ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persetuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan keadilan sosial baggi seluruh rakyat indonesia dan harapannya untuk mengimplementasikan nilai-nilai pancasila di situaasi pandemi covid-19.Kata kunci: Pancasila, Covid-19, Implementasi.                                                      Abstract This article aims to describe the implementation of Pancasila values in elementary school children during this covid-19 pandemic. This article is an article with a qualitative approach method because it is written based on the observations of relevant journals and what is happening in the current situation. The impact of the COVID-19 pandemic and its relation to Pancasila values which still make children responsible, love the homeland and make Pancasila a benchmark for behavior in social life which is accompanied by the values of Pancasila itself, namely God Almighty, humanity. fair and civilized, Indonesian unity, democracy led by wisdom in deliberation of representatives and social justice for all Indonesian people and their hope to implement Pancasila values in the Covid-19 pandemic situation.Keywords : Pancasila, Covid-19, Implementation
Pendidikan Pancasila: Sebuah Upaya Membangun Karakter bangsa Indonesia Yang Kuat Dengan Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila Ilham Maulana Aditia; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.432 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2811

Abstract

AbstrakSampai saat ini didunia ada kurang lebih sekitar 241 negara termasuk didalamnya negara indonesia. Perlu diketahui bahwasannya setiap negara memiliki ciri dan karakter yang kuat baik dari segi negaranya maupun dari segi bangsanya yang memudahakan bangsa lain untuk mengenalinya. Dengan demikian itu, jika suatu negara atau bangsanya ingin mudah untuk dikenali oleh bangsa lain, perlu adanya ciri khas yang menjadi jati diri bangsa tersebut. Negara indonesia sebagai salah satu bagian dari negara-negara yang ada didunia menjadikan pancasila sebagai pandangan hidup sekaligus dasar dan ideology negara. Oleh karena itu, nilai-nilai dalam butir-butir sila pancasila harus dijadikan sebagai ciri khas dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi rakyat indonesia. Sebagaimana terkandung dalam pansila lima nilai dasar yang dapat dijadikan landasan dalam menjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana nilai dasar tersebut adalah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Dengan menjalankan nilai-nilai dasar tersebut dalam kehidupan maka ciri atau jati diri bangsa indonesia akan mudah dikenali bangsa lain sebagai bangsa yang kuat, kokoh akan ciri khas yang melekat pada setiap diri bangsanya. Kata kunci: nilai-nilai pancasila, karakter, jati diri bangsa Abstract Until now in the world there are approximately 241 countries including Indonesia. It is necessary to know that every country has strong characteristics and character both in terms of its country and in terms of its nation which makes it easy for other nations to recognize it. Thus, if a country or nation wants to be easily recognized by other nations, it is necessary to have a characteristic that becomes the identity of the nation. The State of Indonesia as one part of the countries in the world makes Pancasila a way of life as well as the basis and ideology of the State. Therefore, the values in the points of the Pancasila precepts must be used as a characteristic in the implementation of national and state life for the Indonesian people. As contained in the Pancasila, there are five basic values that can be used as the basis for carrying out the life of the nation and state, where these basic values are the values of divinity, humanity, unity, democracy and justice. By carrying out these basic values in life, the characteristics or identity of the Indonesian nation will be easily recognized by other nations as a strong nation, solid with the characteristics inherent in every nation. Keywords: Pancasila values, character, national identity