Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efforts To Improve Learning Outcomes Of 50 Metres Short Distance Running (Sprint) Through Modification Of Playing In Grade V Students Of Tunas Harapan Elementary School Fandy Fauzan; Imanuddin Siregar; Muhammad Badrun Siregar
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.3840

Abstract

The purpose of this study was to Improve the Learning Outcomes of 50-meter Sprint Short-distance Running Through Modified Play in Class V Students of SD Tunas Harapan Tanjung Anom Academic Year 2024/2025. This research method is classroom action research. The location of this research is at SD Tunas Harapan Tanjung Anom. This research was conducted in July 2024. The subjects who received the action in this study were all 34 students of Class V SD Tunas Harapan Tanjung Anom. The results of the post-test I above can be seen that the learning outcomes of students in sprint learning in athletics learning turned out that out of 34 students, there were 20 students (58.82%) who had achieved the level of learning completion, while 14 students (41.18%) had not achieved the level of learning completion in learning the 50-meter sprint short-distance running. With an average value obtained in cycle I reaching 74.26. From the data on learning outcomes in cycle II obtained, it can be seen that students' ability to carry out the 50-meter sprint short-distance running learning outcome test classically has increased. Of the 34 students, 30 students (88.23%) have achieved learning completion. Meanwhile, 4 students (11.77%) have not achieved learning completion with an average student learning outcome of 79.90. In cycle II, the teaching and learning process went well when compared to cycle I. Thus, it can be said that through the modification of play applied by the teacher, it ended in cycle II with the learning outcomes of the 50-meter sprint short distance running which were previously low to increase. The conclusion is that there was an increase in the Learning Outcomes of the 50-meter Sprint Short Distance Running Through Modified Play in Class V Students of SD Tunas Harapan Tanjung Anom Academic Year 2024/2025.
Catching Small Balls By Modifying The Traditional Boi Game Based On Cooperative Learning For Grade V Students Of MIS Al-Hidayah Cinta Karya Sayyidi Umar Maulayya Pasaribu; Joko Priono; Imanuddin Siregar
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 2 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i2.3989

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of throwing and catching small balls by modifying the traditional Boi game based on cooperative learning for grade V students of MIS Al-Hidayah Cinta Karya. This research employs the Classroom Action Research (CAR) method, consisting of two cycles. Each cycle involves planning, implementation, observation, and reflection stages. The results of the study indicate an improvement in learning outcomes from cycle I to cycle II. In cycle I, 15 students (57.69%) achieved learning mastery with an average score of 73.50%. In cycle II, learning mastery increased to 23 students (88.64%) with an average score of 80.76%. These results show that modifying the traditional Boi game can enhance the learning outcomes of throwing and catching small balls.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PUKULAN FOREHAND DRIVE DALAM PERMAINAN TENIS MEJA MELALUI MODIFIKASI DINDING PANTUL PADA KELAS VIII DI MTsN 3 AEK NATAS Siregar, Imanuddin; Priono , Joko
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28029

Abstract

Berdasarkan hasil belajar siswa adanya peningkatan proses hasil belajar forehand drive dalam permainan tenis meja “melalui modifikasi dinding pantul” pada siklus I, setelah tes hasil belajar I dapat dilihat bahwa kemampuan awal siswa dalam melakukan teknik forehand drive dalam permainan tenis meja masih rendah. Dari 36 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 20 orang siswa (55,55%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 16 orang siswa (44,45%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh hanya mencapai 69,91.Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata dari 36 orang siswa, terdapat 32 orang siswa yang tuntas (88,88%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 4 orang siswa (11,12%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 77,08.Berdasarkan hal itu maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan modifikasi dinding pantul dapat meningkatkan hasil belajar forehand drive dalam permainan tenis meja pada siswa kelas VIII-B MTsN Aek Natas Kabupaten Labuhan Batu Utara T.A. 2022/2023.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KE DEPAN MELALUI PENERAPAN GAYA MENGAJAR PENEMUAN TERBIMBING PADA SISWA SMP SWASTA MADANI MEDAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Siregar, Imanuddin; Siregar, Evi Supriyani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38661

Abstract

Kemampuan passing dalam permainan sepakbola siswa Kelas VII SMP MADANI T.P. 2024/2025 masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran passing dalam permainan sepakbola menggunakan variasi pembelajaran. Sepakbola dalam penelitian ini dibatasi pada teknik passing. Metode yang digunakan adalah `penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMP MADANIdengan jumlah siswa 13 orang. Urutan kegiatan penelitian ini mencakup: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pengumpulan datanya menggunakan instrumen penilaian ketepatan passing, lembar pengamatan (data observasi), hasil tes siswa dan angket (tanggapan siswa terhadap pembelajaran). Analisis data menggunakan deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata ketepatan passing sebesar 69.72, siswa yang mendapat nilai di atas 70 (KKM) sebanyak 8 siswa atau hanya 61,53%. Sedangkan pada siklus II rata-rata ketepatan passing sebesar 76.92, siswa yang mendapat nilai di atas 70 sebanyak 11 siswa atau sebesar 84,61%. Sehingga hal itu sudah memenuhi target, yaitu 75%. Dapat disimpulkan dengan menggunakan variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar passing kaki bagian dalam permainan sepak bola pada siswa Kelas VII SMP MADANI T.P 2024/2025.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek (SPRINT) 50 Meter Melalui Modifikasi Bermain Pada Siswa Kelas V SD Tunas Harapan Imanuddin Siregar; Epi Supriyani Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.565

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari jarak pendek Sprint 50 Meter Melalui Modifikasi Bermain Pada Siswa Kelas V SD Tunas Harapan Tanjung Anom T.A. 2024/2025. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian ini adalah di SD Tunas Harapan Tanjung Anom. Penelitian ini dilaksanakan pada Juli 2024. Subjek penerima tindakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi Kelas V SD Tunas Harapan Tanjung Anom yang berjumlah 34 siswa.. Hasil post-test I diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari sprint dalam pembelajaran atletik ternyata dari 34 siswa terdapat 20 siswa (58,82%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 14 siswa (41,18%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar dalam pembelajaran lari jarak pendek sprint 50 meter. Dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 74,26. Dari data hasil belajar siklus II yang didapat terlihat kemampuan siswa dalam melakukan test hasil belajar lari jarak pendek sprint 50 meter secara klasikal sudah meningkat. Dari 34 siswa terdapat 30 siswa (88,23%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 4 siswa (11,77%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 79,90. Dalam siklus II ini proses belajar mengajar berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan siklus I. Dengan demikian dapatlah dikatakan melalui modifikasi bermain yang di terapkan oleh guru berakhir pada siklus II dengan hasil belajar lari jarak pendek sprint 50 meter yang tadinya rendah menjadi meningkat.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sprint Melalui Media Rintangan Pada Siswa Kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa Candra Harahap; Alwi Fahruzy Nasution; Imanuddin Siregar
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tujuan penelitian ini adalah untu meningkatkan hasil belajar lari sprint melalui media rintangan pada siswa kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa tahun pelajaran 2025/2026. Subjek berjumlah 37 Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil post-test I diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari sprint dalam pembelajaran atletik ternyata dari 37 siswa terdapat 23 siswa (62,16%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 14 siswa (37,84%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar dalam pembelajaran lari sprint. Dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 75,23. Dari data hasil belajar siklus II yang didapat terlihat kemampuan siswa dalam melakukan test hasil belajar lari sprint dalam pembelajaran atletik secara klasikal sudah meningkat. Dari 37 siswa terdapat 34 siswa (91,89%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 3 siswa (8,11%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 79,73. Dalam siklus II ini proses belajar mengajar berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan siklus I. Kesimpulannya yaitu “Terjadi Peningkatan Hasil Belajar Lari Sprint Melalui Penerapan Media Rintangan Pada Siswa Kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa Tahun Pelajaran 2025/2026.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Juggling melalui Gaya Komando dengan Menggunakan Kaki Bagian Luar dalam Permainan Sepakbola Pada Siswa Kelas X SMK Methodis Tanjung Morawa. Elman Gea; Imanuddin Siregar; Muhammad Badrun Siregar
Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Unimuda Sport Journal : Jurnal Pendidikan Jasmani
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/unimudasportjurnal.v6i2.5724

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Kemampuan Jugguling dalam permainan sepakbola melalui gaya komando dengan menggunakan kaki bagian luar pada siswa kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi Kelas X SMK Methodist Tanjung Morawa yang berjumlah 34 siswa. Hasil post-test I diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam kemampuan jugguling dalam permainan sepakbola ternyata dari 34 siswa terdapat 20 siswa (58,82%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 14 siswa (41,18%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar dalam pembelajaran jugguling dalam permainan sepakbola. Dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 74,26. Dari data hasil belajar siklus II yang didapat terlihat kemampuan siswa dalam melakukan test kemampuan jugguling dalam permainan sepakbola secara klasikal sudah meningkat. Dari 34 siswa terdapat 30 siswa (88,23%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 4 siswa (11,77%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 79,90. Dalam siklus II ini proses belajar mengajar berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan siklus I. Dengan demikian dapatlah dikatakan melalui gaya komando yang di terapkan oleh guru berakhir pada siklus II dengan kemampuan jugguling dalam permainan sepakbola yang tadinya rendah menjadi meningkat.
Optimalisasi Pembelajaran PJOK Berbasis Digital melalui Aplikasi Analisis Gerak di SMK Negeri 14 Medan Aprial. M, Benny; Alhumary, Farid M; Nasution, Alwi Fahruzy; Siregar, Imanuddin; Repiyasa, I Wayan; Rahman, Arief; Gunawan, Andi; Gulo, Syukur Putra Abadi; Zlukhu, Anuarman
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 02 (2026): July Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i02.23

Abstract

The digital transformation in education requires the integration of technology into learning processes, including Physical Education. However, conventional Physical Education learning still relies on subjective observation methods with limited accuracy in analyzing students’ movements. This community service program aimed to optimize digital-based Physical Education learning through motion analysis applications at SMK Negeri 14 Medan. The method used was the ORPAER model (Observe, Reflect, Plan, Action, Evaluate, Reflect), implemented in four cycles: pre-service, training, field implementation, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed an increase in teachers’ competence from 33% to 86% (161% improvement), as well as improved learning quality with a score of 3.6 (good category). The program also enhanced student engagement and self-directed learning. Therefore, the ORPAER model effectively improves teachers’ technological pedagogical competence and digital-based Physical Education learning quality.
PELATIHAN METODE BERHITUNG CEPAT MATEMATIKA UNTUK SISWA SD IT DAARUL ISTIQLAL Yulia Tiara Tanjung; Imanuddin Siregar; Arief Rahman; Halimah Halimah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39228

Abstract

Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang dipejari di semua tingkatan sekolah, maka dari itu perlu penguasaan materi dan pemahaman materi sejak dini supaya pengetahuan matematika bisa berkembang dengan baik.Tujuan dari Pelatihan Metode Hitung Cepat Sederhana bagi Peserta Didik yaitu memberikan bekal dan mengasah kemampuan numerasi peserta didik sehingga memiliki bekal keterampilan . Pelaksanaa Pelatihan dilakukan dengan tiga tahapan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaandan Tahap Evaluasi. Peserta pelatihan yaitu peserta didik SD yang berjumlah 25 orang. Pelaksanaan dilakukan dengan pemaparan materi dilakukan secara pleno, pengerjaan lembar kerja yang menarik disertai dengan permainan Hasil kegiatan, menunjukkan kemajuan setiap peserta didik, mengasah kemampuan numerasi, kemampuan prosedural dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Aktivitas games dan kuis ternyata sangat efektif dalam meningkatkan semangat belajar peserta didik dan mengasah kemampuan numerasinya. Mereka tidak hanya belajar dengan serius, tetapi juga bersenang-senang dan saling mendukung satu sama lain. Antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh peserta didik menunjukkan bahwa metode ini sangat efektif dan menyenangkan bagi mereka. Hasil kuis yang dilakukan di akhir pelatihan, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan hitung cepat dan numerasi peserta didik. hitung cepat matematika terbukti meningkatkan rasa percaya diri anak, sehingga mereka akan mampu dan berani untuk mengerjakan soal perhitungan dan semangat mencoba untuk menyelesaikannya
Meningkatkan Hasil Belajar Lari Sprint 100 Meter Melalui Permainan Dengan Alat Bantu Pembelajaran Pada Siswa Putra Kelas VII SMP Harapan Bangsa Aqil Taufiqurahman; Imanuddin Siregar; Abddul Latif Rusdi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4197

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari sprint 100 meter melalui pendekatan permianan dengan alat bantu pembelajaran pada siswa putra kelas VII SMP Harapan Bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan dua siklus. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan Siswa yang aktif selama pemberian materi lari jarak 100 meter sebesar 55,5% sedangkan yang 44,5% tampak tidak memperhatikan penjelasan yang diberikan. Siswa yang sudah mampu melakukan pembelajaran teknik dasar lari jarak 100 meter dengan baik sebesar 66,67% sedangkan 33,33% dari siswa tampak kurang memahami teknik dasar lari jarak 100 meter. Siswa yang dapat melakukan tes keterampilan teknik dasar lari jarak 100 meter dengan cepat dan benar 72,23% sedangkan yang lain 27,77% dianggap belum sempurna. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan Siswa yang aktif selama pemberian materi sebesar 86,1% sedangkan13,9% masih ada sedikit yang tidak memperhatikan penjelasan dari guru. Siswa yang dapat menyelesaikan tes teknik dasar lari jarak 100 meter melalui modifikasi alat bantu dengan cepat dan mendapat nilai baik adalah 94,4% dan siswa lain berjumlah 5,6% belum sempurna hasilnya. Analisis dan Refleksi pada penelitian menunjukkan. Secara umum semua kelemahan yang ada dalam proses pembelajaran lari jarak 100 meter melalui modifikasi alat bantu pada Siklus II sudah dapat diatasi dengan baik. Peneliti sudah berhasil membangkitkan semangat siswa untuk mengikuti seluruh proses kegiatan belajar mengajar.