p-Index From 2021 - 2026
10.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Advances in Applied Sciences International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) ISSN: 2252-9063 Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Pendidikan Indonesia Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Jurnal Sistem dan Informatika Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Elemen Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Emerging Science Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Eksplora Informatika Abdimas Dewantara SINTECH (Science and Information Technology) Journal Sebatik Technomedia Journal JSiI (Jurnal Sistem Informasi) Lectura : Jurnal Pendidikan WIDYA LAKSANA International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Jurnal EDUTECH Undiksha Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Mantik Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan (J-TIT) JURNAL ILMU KOMPUTER INDONESIA Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Jurnal Paedagogy Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Indonesian Values and Character Education Journal Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal of Applied Data Sciences INSERT: Information System and Emerging Technology Journal Journal of Applied Computer Science and Technology (JACOST) Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Pembelajaran Question Student Have Terhadap Hasil Belajar TIK Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Seririt ., I Kadek Suteja Putra; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v6i1.9867

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui terdapat tidaknya perbedaan hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran Question Student Have dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian yaitu Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Seririt tahun ajaran 2016/2017. Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A dan VIII C yang berjumlah 64 orang siswa. Kelas VIII A digunakan sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda untuk mengukur ranah kognitif dan uji keterampilan untuk ranah Psikomotor. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan uji-t, namun sebelumnya dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, hasil uji normalitas dan homogenitas kedua kelompok berdistribusi normal dan homogen. Terdapat pengaruh hasil belajar yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan metode pembelajaran Question Student Have. Nilai rata-rata hasil belajar kelompok siswa dengan metode pembelajaran Konvensional adalah 37,19 dan nilai rata-rata hasil belajar kelompok siswa dengan metode pembelajaran Question Student Have adalah 40,59. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran Qustion Student Have lebih tinggi dari pembelajaran konvensional. Sedangkan untuk respon menggunakan metode angket. Hasil analisis angket metode pembelajaran Question Student Have diketahui 54% respon sangat positif, 28% respon positif dan tidak ada siswa yang memiliki respon cukup positif. Kata Kunci : Question Student Have, Hasil Belajar, Respon Siswa The purpose of this study was to determine whether there were differences in Information Communication Technology (ICT) learning outcomes between the groups of students who were taught by using Questions Students Have learning methods and a group of students who were taught by using conventional methods. This was a quasi-experimental study and the non equivalent post- test only control group was used as the design. The population of this study was the entire students of SMP Negeri 1 Seririt in the academic year of 2016/2017. The total sample used in this study was 64 students. These samples were taken from VIIIA class as the experimental group and VIIIC class as the control group. The data accumulation done by multiple choice tests to measured cognitive domain and skill test to psychomotor domain and then it was analyzed by conducting precondition test which included normality test and homogeneity test, t-test. Based on the data analysis, the result of normality and homogeneity test of both group are having normal and homogeneous distribution. There is a significant effect of learning outcomes between students who were taught by using Questions Students Have learning methods and a group of students who were taught by using conventional methods. The mean score of students who are taught by using conventional learning method is 37,19 and the mean score of students who are taught by using Question Student Have learning methods is 40,59. This shows that the students who are taught by using Question Student Have learning methods have higher learning outcomes than conventional learning methods. Meanwhile, the respond of used questionnaire method, the result of Question Student Have questionnaire known 54% very positive responses, 28% positive responses and there are students have a sufficient positive responses.keyword : Question Student Have, The Study Result, Student Respons
PELAKSANAAN KKN-PPM DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DEMI MEWUJUDKAN SWADAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN VITAL BERLANDASKAN SEMANGAT NGAYAH Divayana, Dewa Gede Hendra; Ariawan, I Putu Wisna; Suyasa, P. Wayan Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.481 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i2.18677

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk KKN-PPM ini adalah untuk menunjukkan adanya beberapa program yang merupakan terobosan baru dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat Desa Belatungan dalam pemenuhan kebutuhan vital melalui swadaya masyarakatnya dengan mengedepankan semangat Ngayah (gotong royong). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Kegiatan KKN-PPM ini melibatkan 3 anggota pengabdi dan 30 mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang mengambil program KKN. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan selama 55 hari. Metode pelaksanaan kegiatan KKN-PPM ini menggunakan tahapan-tahapan program yang mengacu pada standar keberhasilan/pencapaian kegiatan pada masing-masing bidang pemenuhan kebutuhan vital masyarakat di Desa Belatungan. Hasil kegiatan KKN-PPM ini ini menunjukkan adanya keberhasilan seluruh komponen masyarakat Desa Belatungan dalam memahami materi dan menerapkan beberapa program yang menjadi terobosan pemenuhan kebutuhan vital masyarakat dalam bidang ekonomi kerakyatan, bidang pendidikan, sosial, dan seni, bidang teknologi informasi, serta bidang sanitasi dan kesehatan.Kata kunci:       KKN-PPM, Desa Belatungan, Kebutuhan Vital, Swadaya, Semangat Ngayah.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI 3 DIMENSI TEMA DIRI SENDIRI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA BALI KELAS 1 SEMESTER GANJIL (Studi kasus di: SD Negeri 2 Tukadmungga) arsini, kadek budi; Divayana, Dewa Gede Hendra; Sindu, I Gede Partha
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v9i1.23262

Abstract

Abstrak— Guru matapelajaran bahasa Bali kelas 1 SD Negeri 2 Tukadmungga merasa siswa masih kurang termotivasi dalam mempelajarai Bahasa Bali kususnya Tema Diri Sendiri oleh sebab itu peneliti merasa sangat perlu untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang dapat membantu proses pembelajaran Bahasa Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran Video Animasi 3 Dimensi Tema Diri Sendiri sebagai media pembelajan Bahasa Bali Kelas 1 Semester Ganjil. Adapun tujuan dari pengembangan Video pembelajaran ini adalah untuk membantu siswa dalam mempelajari materi Tema Diri Sendiri. Pengembangan media pembelajaran Video Animasi 3 Dimensi Tema Diri Sendiri ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Pengembangan produk dengan model ini dapat menghasilkan produk yang baik, karena pada setiap fase yang dilalui dapat dilakukan evaluasi. Beberapa pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat keefektifan media pembelajaran Video Animasi 3 Dimensi Tema Diri Sendiri, diantaranya yaitu uji ahli isi dengan hasil 100% tergolong sangat tinggi, uji ahli media dengan representasi 83,33% tergolong tinggi, uji efektifitas dengan hasil 78% yang berarti media ini cukup efektif, dan uji respon pengguna dengan hasil sebesar 87,4% yang menandakan media ini masuk kategori sangat positif.Kata Kunci : Video Pembelajaran, Animasi 3D , Bahasa Bali, Tema Diri Sendiri.Abstract— The teacher of Balinese language class 1 in SD Negeri 2 Tukadmungga feels that students are still less motivated in learning Balinese, especially the Self-Theme, so researchers feel it is necessary to develop a learning media that can help the process of learning Balinese. The purpose of this research is to develop a 3 Dimensional Self Animated Video Animation learning media as a medium for learning Balinese Language class one. The purpose of developing this learning video is to assist students in learning the material Self-Theme. The development of the 3 Dimensi Animated Video Themes Self-learning media uses ADDIE model which consists of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Product development with this model can produce good product, because in each phase that is passed can be evaluated. Several tests were carried out to determine the effectiveness of the 3 Dimensi Self Themes Video Animation learning media, including the content expert test with 100% results classified as very high, the media expert test with 83.33% representation classified as high, the effectiveness test with 78% results which means This media is quite effective, and the user response test with a result of 87.4% which indicates this media is in the very positive categoryKeywords: Learning Video, 3D Animation, Balinese Language, Self Themes.
Evaluasi Pemanfaatan E-Learning Menggunakan Model CSE-UCLA Divayana, Dewa Gede Hendra
Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI JUNI 2017, TH. XXXVI, NO. 2
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v36i2.12853

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat kualitas pemanfaatan e-learning ditinjau dari beberapa komponen model evaluasi CSE-UCLA yang terdiri atas system assessment, program planning, program implementation, program improvement, dan program certification. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode studi evaluatif model evaluasi CSE-UCLA. Subjek penelitian ini adalah rektor, kepala laboratorium komputer, dosen, mahasiswa, dan pengelola E-learning. Pengumpulan data dilakukan lewat angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan lewat deskriptif kuantitatif, sedangkan kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam evaluasi menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kualitas pemanfaatan e-learning ditinjau dari komponen system assessment termasuk kriteria baik dengan persentase sebesar 89,93%, komponen program planning termasuk kriteria baik ( 87,47%), komponen program implementation termasuk kriteria baik (88,13%), komponen program improvement termasuk kriteria baik (89,80%), dan komponen program certification termasuk kriteria baik (89,13%). Kata kunci: Evaluasi, E-learning, CSE-UCLA Evaluasi Pemanfaatan E-Learning Menggunakan Model CSE-UCLA Abstract: This study seeks to reveal the quality of e-learning utilization in terms of certain components of CSE-UCLA evaluation model, i.e.system assessment, program planning, program implementation, program improvement, dan program certification.Using qualitative approach, it used CSE-UCLA evaluation model. The research subjects were Rector, Head of the Computer Laboratory, lecture, students, and management staff of E-learning.The data were collected through questionnaire, interview, observation, and documentation. Data were analysed using quantitative descriptive method, whereas weaknesses found in the evaluation were analysed using qualitative descriptive method. The results show that the quality of e-learning use in terms of system assessment is ‘good’ (89.93%), program planning is‘good’(87.47%), program implementation is ‘good’ (88.13%), program improvement is ‘good’ (89.80%), and program certification is ‘good’ (89.13%). Keywords: Evaluation, E-learning, CSE-UCLA
Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning(PjBL) Mata Pelajaran Visual Effect Kelas XI Multimedia Di SMK TI Bali Global Singaraja ., I Ketut Adhi Krisnayana; ., I Made Putrama, S.T., M.Tech; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v7i2.15278

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses yang di dalamnya terdapat sebuah kegiatan yang disebut dengan belajar. Proses belajar terjadi karena interaksi antara individu dengan lingkungan sekitarnya. SMK TI Bali Global Singaraja memiliki tiga (3) kompetensi keahlian, salah satunya adalah kompetensi keahlian Multimedia. Dalam kompetensi keahlian Multimedia terdapat mata pelajaran khusus atau yang biasa disebut dengan mata pelajaran produktif. Salah satu mata pelajaran produktif yang terdapat pada kompetensi keahlian Multimedia adalah Visual Effect. Setelah dilakukan observasi, wawancara, dan penyebaran angket di kelas XI Multimedia pada mata pelajaran Visual Effect, diperoleh informasi bahwa media pembelajaran yang digunakan belum sesuai dengan tuntutan kemajuan arus informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sistem informasi pendidikan. Salah satu media yang memenuhi kriteri sebagai media pembelajaran mandiri adalah modul elektronik (e-modul). Modul Elektronik merupakan sebuah media pembelajaran untuk menyampaikan materi kepada siswa. Dalam proses pembelajaran Visual Effect kelas XI Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Model pembelajaran berbasis proyek sendiri didefinisikan sebagai model pembelajaran yang melibatkan suatu proyek/kegiatan sebagai media dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Model ADDIE yang terdiri dari Analyze (analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Kata Kunci : E-Modul, Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Project Based Learning, Visual Effect, Model ADDIE Education is a process in which there is an activity called learning. The learning process occurs because of the interaction between the individual and the surrounding environment. SMK TI Bali Global Singaraja has three (3) competence skill, one of them is Multimedia skill competence. In the competence of Multimedia expertise there are special subjects or commonly referred to as productive subjects. One of the productive subjects in Multimedia expertise is Visual Effect. After observation, interview and questionnaire in class XI Multimedia in Visual Effect subjects, it was found that the learning media used was not in accordance with the demand of the progress of information flow that utilizes information and communication technology as education information system. One media that meets criteria as an independent learning media is electronic module (e-module). Electronic module is a medium of learning to convey material to students. In the learning process Visual Effect class XI Multimedia SMK TI Bali Global Singaraja using project-based learning model (project based learning). The project-based learning model itself is defined as a learning model that involves a project / activity as a medium in the learning process. The development model used in this research is ADDIE Model which consists of Analyze (Analysis), Design (Design), Development (Development), Implementation (Implementation), and Evaluation (Evaluation). keyword : E-Module, Project Based Learning Model, Project Based Learning, Visual Effect, Model ADDIE
PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN HOTEL DI KECAMATAN BULELENG DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN TECHNIQUE FOR OTHERS REFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS) ., I Nengah Agus Arimbawa Dwijayadi; ., I Made Agus Wirawan, S.Kom., M.Cs.; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v7i1.13590

Abstract

Sistem pendukung keputusan penentuan hotel di Kecamatan Buleleng dengan metode AHP dan TOPSIS adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk membantu pengunjung dalam menentukan hotel yang dipilih sesuai dengan kriterianya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan sistem pendukung keputusan penentuan hotel ini dirancang dan dikembangkan sesuai tahap pada metode SDLC dengan model waterfall. Hasil penelitian ini adalah aplikasi website yang diimplementasikan dengan menggunakan Sublime Text 2 dengan Bahasa pemrograman PHP, HTML dan Javascrpit. Berdasarkan hasil pengujian dari sistem pendukung keputusan penentuan hotel di Kecamatan Buleleng dengan metode AHP dan TOPSIS menunjukkan, aplikasi tersebut sudah berjalan dengan sangat baik. Respon pengguna terhadap sistem pendukung keputusan penentuan hotel masuk dalam rentangan sangat baik dengan nilai persentasi 89%.. Fitur yang disediakan dalam aplikasi antara lain informasi tempat hotel di Singaraja, Maps, penilaian pengguna, dan komentar dari pengunjung.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, AHP, TOPSIS, Hotel, Waterfall. Decision supporting system by AHP and TOPSIS of hotel determination in Buleleng district is a developing system which is used to help visitors in determining hotel according to the criteria. Research method used in the study and development of decision supporting system of hotel determination is in accordance with the steps on SLDC method with waterfall model. As a result of the study is website application which is implemented by using sublime text 2 with PHP, HTML and Javascript programming language. The test of decision supporting system by AHP and TOPSIS of hotel determination in Buleleng district shows that the application has run well. The users response on decision supporting system of determination are in the tiptop range with an 89% percentage. Features provided in the app include hotel information in Singaraja, Maps, user ratings, and comments from visitors.keyword : Decision supporting system, AHP, TOPSIS, Hotel, Waterfall
Studi Komparatif Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation Dan Snowball Throwing Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran TIK Siswa Kelas X SMA Laboratorium Undiksha ., Putu Yuni Prema Santi; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v5i2.8213

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI), Snowball Throwing (ST) dan Konvensional, (2) motivasi siswa terhadap model pembelajaran Group Investigation (GI), Snowball Throwing (ST), dan Konvensional (3) respon siswa terhadap model pembelajaran Group Investigation (GI) dan Snowball Throwing (ST). Rancangan penelitian ini adalah Post Test Only With Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja yang berjumlah 204 siswa. Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kelas X4 dengan jumlah 28 siswa, X5 dengan jumlah 28 siswa, dan X7 dengan jumlah 29 siswa. Kelas X5 digunakan sebagai eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran GI, kelas X7 digunakan sebagai eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran ST, dan kelas X4 digunakan sebagai kelas kontrol, menggunakan model pembelajaran konvensional. Terdapat dua jenis variabel dalam penelitian ini, yaitu (1) variabel bebas adalah model pembelajaran GI, ST, dan Konvensional (2) variabel terikat adalah hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis melalui uji prasyarat dengan hasil ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen. Nilai rata-rata hasil belajar kelompok GI adalah 41.25, nilai rata-rata kelompok ST adalah 37.44, dan nilai rata-rata kelompok konvensional adalah 33.00. Berdasarkan hasil analisis tersebut, ada perbedaan yang signifikan, rata-rata hasil belajar siswa antara penggunaan model pembelajaran GI, Model Pembelajaran ST, dan model pembelajaran konvensional, serta rata-rata hasil belajar TIK siswa antara pembelajaran GI lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran ST dan siswa yang menggunakan model pembelajaran Konvensional. Rata-rata motivasi siswa terhadap penggunaan model pembelajaran GI, ST dan Konvensional dapat dikatakan bernilai tinggi. Rata-rata respon siswa terhadap model pembelajaran GI dan ST dapat dikatakan bernilai positif. Kata Kunci : Studi Komparatif, model pembelajaran Group Investigation (GI), model pembelajaran Snowball Throwing (ST) , Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. The purpose of this study was to (1) difference of the student learning result use Group Investigation (GI) learning model, Snowball Throwing (ST) learning model and Konvensional learning model, (2) the student’s motivation to Group Investigation (GI) learning model, Snowball Throwing (ST) learning model and Konvensional learning model (3) the student’s responses to Group Investigation (GI) learning model and Snowball Throwing (ST) learning model . The study design was a "Post Test Only With Non-Equivalent Control Group Design". The population of this research is all students of class X SMA Laboratorium Undiksha total 204. The samples of this study were class X4 with the total of 28 students, class X5 with the total of 28 students and class X7 with the total of 29 students. Class X5 was the class experiment 1 using GI learning model , Class X7 was the class experiment 2 by using ST learning model and class X4 was the class experiment 3 by using conventionals learning model. There are 2 variables, such as (1) variable independen are GI learning model, ST learning model, and Konvensional learning model, (2)Variable dependen is student’s learning result. The students’ learning achievement were analyzed by the prerequisite test with the results of the three groups at normal distribution and homogenous. The average value of learning achievement GI group is 41.25, the average value of the results of group learning ST is 37.44 and the average value was 33.00 Conventional group. Based on the results of the analysis, there were significant differences significant average student learnin achievement between the use of learning model GI, Learning Model Problem ST and conventional learning models and the average results of ICT learning students between learning using learning model GI more better than students who use learning model ST and students who use conventional learning models. The average motivation of students to use learning model GI and ST can be said to be of high value. The average response of students to use learning model Treffinger and Problem Based Learning (PBL) can be said to be positive. keyword : Comparative Study, Group Investigation (GI) learning model, Snowball Throwing learning model, Motivation and student’s learning result.
Pengaruh E-Modul Mata Pelajaran Video Editing Berbasis Model Pembelajaran Project based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa SMK ., Wahyu Restu Aji; ., Dr. Dewa Gede Hendra Divayana, S.Kom., M; ., Dr. Ketut Agustini, S.Si, M.Si.
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v7i2.15355

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh penerapan E-Modul mata pelajaran Video Editing berbasis model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas XI Multimedia di SMK TI Bali Global Singaraja, (2) Untuk mengetahui respon siswa kelas XI Multimedia di SMK TI Bali Global Singaraja terhadap pengaruh penerapan E-Modul mata pelajaran Video Editing berbasis model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes pilihan ganda untuk mengukur ranah kognitif. Data hasil belajar dianalisis melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas dengan hasil 2 kelompok berdistribusi normal dan homogen, dilanjutkan dengan uji hipotesis yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan E-Modul mata pelajaran Video Editing berbasis model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Sedangkan untuk respon menggunakan metode angket. Hasil analisis angket E-Modul mata pelajaran Video Editing berbasis model pembelajaran Project Based Learning diketahui 67% respon sangat positif, 33% respon positif. Kata Kunci : E-Modul, Project Based Learning, hasil belajar, dan respon siswa The objectives of this study is to find out (1) the effect of applying e-model on video editing lesson based Project Based Learning method on XI grade of Multimedia at SMK TI Global Singaraja. (2) The students' respondent on the XI grade of Multimedia at SMK TI Global Singaraja toward the affect of e-model video editing lesson based project based learning method. This study is quasi experimental with used Post Test Only Control Group Design. Data collection was done using Objective Test Method to measure the cognitive domain. The result of the data was analyzed through prerequisite test which is normality and homogeneity test with the result 2 groups normally distributed and homogeneous, continued with hypothesis test which means there was a significant effect between using e-model video editing lesson based Project Based Learning model towards the students' learning result. While for the respondent was using questionnaire method. The analysis result of e-modul video editing lesson based Project Based Learning model questionnaire is known 67% on very positive response, 33% on positive response. keyword : E-Module, Project Based Learning, learning outcomes, students’ respond
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN 3D LIFE SHOOT MENGENAI TRI RNA “Studi Kasus Kelas 6 SD Negeri 3 Sambangan” Suadnyana, I Gst Ngr Nyoman Gde; Sindu, I Gede Partha; Divayana, Dewa Gede Hendra
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v9i2.24752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media video pembelajaran pada materi Tri Rna dalam mata pelajaran Agama Hindu serta mengetahui respon siswa terhadap media video pembelajaran dengan studi kasus di Sekolah Dasar Negeri 3 Sambangan kelas enam. Metode penelitian yang diigunakan oleh peneliti adalah Research and Development (R & D) pada materi menggunakan model pengembangan MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dengan enam tahapan, yaitu  tahap concept (pengonsepan), tahap design (perancangan), tahap material Collecting (pengumpulan bahan), tahap assembly (pembuatan), tahap testing (pengujian) dan tahap distribution (pendistribusian). Implementasi dari media video pembelajaran ini dilakukan beberapa pengujian untuk mengetahui tingkat keefektifan media video pembelajaran agama hindu, yang diantaranya Uji Ahli Isi dengan hasil 100% yang berarti sesuai, sedangkan pada Uji Ahli Media mendapatkan hasil representasi 100% yang berarti sesuai, dan yang terakhir uji respon penguna dengan hasil 92,48% dengan masuk kategori sangat baik. Pada uji efektifitas dilakukan dengan dua test yaitu pre test dan pro test dengan hasil 58% yang berarti media ini masuk dalam kategori sedang
Pengujian Usability pada Aplikasi E-SAKIP Kabupaten Buleleng Menggunakan Metode Usability Testing Sadewa, I Gusti Bagus Bogi; Divayana, Dewa Gede Hendra; Pradnyana, I Made Ardwi
INSERT : Information System and Emerging Technology Journal Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Sistem Informasi, FTK, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/insert.v1i2.25975

Abstract

Kabupaten Buleleng telah menerapkan Aplikasi E-SAKIP dalam menerapkan akuntabilitas kepada lembaga pemerintah. Untuk mengoptimalkan tingkat Usability dari Aplikasi E-SAKIP kita perlu melakukan pengujian Usability. Pengujian Usability dalam Aplikasi E-SAKIP Buleleng dilakukan dengan menggunakan metode Usability Testing berdasarkan tiga aspek Usability yang diuji, yaitu efektivitas, efisiensi, dan kepuasan. Teknik yang digunakan meliputi: Teknik Performance Measurment yang digunakan untuk mengukur aspek efektivitas dan efisiensi, sedangkan teknik RTA dan kuesioner QUIS digunakan untuk mengukur aspek kepuasan. Pengujian Usabilitydilakukan pada 16 responden operator menggunakan Aplikasi E-SAKIP di Kabupaten Buleleng. Hasil pengujian menunjukkan bahwa: (1) Aplikasi E-SAKIP memiliki tingkat efektifitas dan efisiensi yang baik, dan juga tingkat kepuasan yang termasuk dalam kategori baik karena nilai akhir melebihi batas nilai yaitu 6,60. (2) Rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan Aplikasi E-SAKIP diperoleh dari hasil pengujian Usabilityresponden dan dari delapan teori aturan emas yang berkaitan dengan disiplin ilmu yang fokus pada desain, evaluasi dan implementasi interaksi sistem yang digunakan oleh manusia.  
Co-Authors ., Alif Satria Egar Santosa ., EKA SEPHARMI PUTRI ., Erlan A Simarmata ., Gede Taruna Saputra ., I Kadek Suteja Putra ., I Ketut Adhi Krisnayana ., I Kt Bento Suartawan ., I Nengah Agus Arimbawa Dwijayadi ., I Putu Ngurah Mertayasa ., Luh Putu Harta Widiyanti ., Ni Komang Yesiati ., Ni Made Krisnamurti Udayani ., Pande Komang Saputra ., Putu Yuni Prema Santi ., Wahyu Restu Aji Ade Prayoga, I Made Adie Wahyudi Oktavia Gama Afriani, Desak Agus Adiarta,ST,MT . Alif Satria Egar Santosa . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ananta Wijaya, Gde Indra Andayani, Made Susi Lissia Anop Sudiatmika Antara Kesiman, Made Wisnu Ariawan, Ketut Sinda Ariyadi, David Juli arsini, kadek budi Arso, Norsa Yudhi Arta Suyasa, P. Wayan Arya Udayana, Ngurah Nyoman Aryani, Ketut Arlin Biantara, I Gede Dody Okta Budiarta, I Kadek Edi Dedi Suardika, I Made Desak Afriani Dewa, I Dewa Gede Darma Permana Diatmika, Ni Luh Emi Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dwi Sandyika EKA SEPHARMI PUTRI . Erlan A Simarmata . Gede Aditra Pradnyana Gede Indrawan Gede Rasben Dantes Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs . Gede Taruna Saputra . Gede Yogi Wiryawan Gili Pratama P. Gusti Ayu Putu Achintya Dewi Gusti Ayu Putu Budi Aryati Gusti Komang Pradhana Hariana, Made Satya Heni Pujiastuti I Gde Wawan Sudatha I Gede Aris Gunadi I Gede Hendrayana I Gede Kembar Arthayasa I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Margunayasa I Gede Ratnaya I Gede Satya Mulyawan I Gede Sudirtha I Gst Ngr Nyoman Gde Suadnyana I Gusti Ngurah Triyana I Kadek Edi Budiarta I Kadek Suteja Putra . I Ketut Adhi Krisnayana . I Ketut Resika Arthana I Komang Priatna I Kt Bento Suartawan . I Made Ardana I Made Ardwi Pradnyana I Made Candiasa I Made Gede Sunarya I Made Mudiartana I Made Putrama I Made Suwastika Dharma Arta I Made Tegeh I Made Yudana I Nengah Agus Arimbawa Dwijayadi . I Nyoman Natajaya I Nyoman Pasek Nugraha I Nyoman Sukajaya I Putu Darmayasa I Putu Ngurah Mertayasa . I Putu Okta Priyana I Putu Wisna Ariawan I Wayan Aries Agetia I Wayan Gede Suweca Antara I Wayan Sudiarta I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Mahadewi Ida Bagus Gede Surya Abadi Indrawan, Gede Indrawan Intan Pebriyanti Januharsa, Agus Jaya, I Nyoman Surya kadek budi arsini Kadek Yota Ernanda Aryanto Ketut Agustini Ketut Arlin Aryani Ketut Gede Turangga Ketut Sinda Ariawan Komang Agus Deny Sukma Komang Ary Sudewa Komang Setemen Luh Joni Erawati Dewi Luh Putu Harta Widiyanti . M.Cs ., Gede Saindra Santyadiputra, S.T., M.Cs M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Kevin Ihza Mahendra Made Kurnia Widiastuti Giri Made Satya Hariana Made Winardana, Made Winardana Made Windu Antara Kesiman Mahendra, Made Kevin Ihza Meiliana, Komang Gita Mutiara Rushita Adi, Luh Putu Ngurah Nyoman Arya Udayana Ni Kadek Winda Patrianingsih Ni Ketut Agustini Ni Ketut Widiartini Ni Komang Theda Febrina Subagia Ni Komang Yanti Suartini Ni Komang Yesiati . Ni Made Asri Sasmita Ni Made Ayu Juli Astari Ni Made Dwi Antari NI MADE DWI ANTARI Ni Made Krisnamurti Udayani . Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Sugihartini Ni Wayan Nursarita Prasistayanti Ni Wayan Rena Mariani Nita Rianadewi Nyoman Jaya Wardhana Nyoman Santiyadnya Oka Mahendra, Ida Bagus Oktavia Fairy, Siluh Nyoman Princes P. WAYAN ARTA SUYASA P., Gili Pratama Pande Komang Saputra . Parwata, I Ketut Pebriyanti, Intan Prasistayanti, Ni Wayan Nursarita Priatna, I Komang Putu Yuni Prema Santi . Rianadewi, Nita Rizki Anom Raharjo S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sadewa, I Gusti Bagus Bogi Sandyika, Dwi Sasmita, Ade Seftian Rusditya seftian rusditya Setiarini, Ni Nyoman Sindu, I Gede Partha Sri Utami, Luh Putu Suadnyana, I Gst Ngr Nyoman Gde Sudewa, Komang Ary Sudiatmika, Anop Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Sukawijana, I Komang Gede Sukayana, I Wayan Sukma, Komang Agus Deny Sunarya, I Made Arisetiawan Sunarya, I Made Arisetiawan Suratmin Suweca Antara, I Wayan Gede Turangga, Ketut Gede Wahyu Restu Aji . Wardhana, Nyoman Jaya Wayan Subagiarta Wayan Sugandini Wiguna, I Kadek Arta Wiradika, I Nyoman Indhi Yudi Purnawan, I Komang Yuliana Dharmayani, Ni Ketut