Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Sikap Anti-cyberbullying pada Siswa SMP di Banjarmasin Fahriannor, Akhmad Fadillah; Sari, Nina Permata; Ainah, Noor
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i2-16

Abstract

Purpose – This study aims to examine the relationship between social media use and anti-cyberbullying attitudes among junior high school students. Methods – This research employed a quantitative approach using a cross-sectional survey design. The sample consisted of 121 seventh-grade students of SMP Negeri 13 Banjarmasin selected through purposive sampling. Data were collected using self-administered questionnaires measuring social media use and anti-cyberbullying attitudes. Social media use was operationalized as a multidimensional construct, including intensity, types of activities, socio-emotional experiences, and online interaction norms. Data was analyzed using Pearson correlation and simple linear regression with the assistance of SPSS 29, after fulfilling assumption tests including normality and linearity. Findings – The results showed a significant positive relationship between social media use and anti-cyberbullying attitudes (r = 0.442; p < 0.001), indicating a moderate level of association. Regression analysis further revealed that social media use significantly contributes to anti-cyberbullying attitudes (? = 0.359; p < 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.196. This indicates that social media use accounts for 19.6% of the variance in anti-cyberbullying attitudes. These findings suggest that social media use is associated with the development of preventive attitudes toward cyberbullying, without implying a causal relationship.Research Implications – This study highlights the importance of digital interaction experiences in shaping adolescents’ preventive attitudes toward cyberbullying. However, the findings should be interpreted with caution due to the cross-sectional design, single-site sample, and reliance on self-reported data, which may introduce bias.
Hubungan Penerapan Permainan Konselopoly Quest dengan Karakter Disiplin Siswa di Sekolah Menengah Atas Salimah, Salimah; Sulistiyana, Sulistiyana; Sari, Nina Permata
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.72750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara penerapan permainan Konselopoly Quest dengan karakter disiplin siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Subjek penelitian berjumlah 52 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling . Instrumen pengumpulan data berupa angket skala likert penerapan permainan Konselopoly Quest dan angket karakter disiplin. Setelah dilakukan uji perenungan, data dianalisis menggunakan statistik inferensial dengan uji korelasi rank Spearman melalui program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan permainan Konselopoly Quest dengan karakter disiplin siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001 (< 0,05) dan koefisien korelasi positif sebesar 0,437 yang berada pada kategori cukup kuat. Oleh karena itu, hasil penelitian ini disarankan dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam layanan Bimbingan dan Konseling untuk menerapkan permainan edukatif sebagai media alternatif yang efektif dalam pembentukan karakter disiplin siswa di sekolah.