Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran Orang Tua untuk Meningkatkan Kompetensi Bahasa Anak di Era Digital Ulfah, Ulfah; Na'imah, Na'imah; Rohmah, Lailatu; Putri, Habibah Afiyanti; Maharani, Teni Marlina
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v5i1.26652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan kompetensi bahasa anak usia dini di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan aktif orang tua dalam aktivitas literasi digital di rumah berpengaruh terhadap keterampilan berbahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, menggunakan instrumen berupa pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua, seperti mendampingi anak saat menggunakan media digital yang edukatif serta membacakan cerita digital, berkontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak, baik dari segi kosakata, struktur kalimat, maupun kelancaran berbicara. Selain itu, penggunaan teknologi yang bijak oleh orang tua, termasuk pemilihan konten digital yang sesuai usia dan interaksi verbal selama aktivitas digital, terbukti turut mendorong perkembangan kemampuan komunikasi anak secara signifikan.
Inclusive Quality Education in Rural Areas: A Case Study of Ledug Pintar Fatur, Fatur Fahrezi; Rohmah, Lailatu; Shodiq, Muhammad Ja’far
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2025.v5i3-8

Abstract

Purpose – This study explores how inclusive quality education can be realized in rural areas through a grassroots edupreneurship model. It addresses a gap in current literature by examining how community-led educational initiatives can offer equitable and sustainable learning alternatives outside formal systems in underserved regions.Method – A qualitative case study was conducted in Ledug Village, Banyumas Regency, utilizing participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman framework, involving data condensation, display, and conclusion drawing. Findings – The Ledug Pintar initiative presents a model of inclusive and flexible learning that accommodates children, youth, and elderly learners in a rural context. By merging educational goals with community-based social entrepreneurship, it provides affordable and accessible services that promote inclusive education at the village level. Key strengths include youth leadership, local relevance, and intergenerational access to learning. Research Implications – This study highlights the potential of community-driven approaches to achieving inclusive quality education in rural areas. It suggests practical implications for local governments and NGOs to support similar models in other underserved contexts. However, findings remain context-bound, and further research is required to evaluate transferability and long-term outcomes.
Digitalisasi Dan Edupreneurship Pada Transformasi Paud Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global Zulfa, Nadia Aliyatuz; Sari, Nurita; Munastiwi, Erni; Rohmah, Lailatu
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): December 2025 in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.943

Abstract

Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi isu penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan edupreneurship dalam meningkatkan daya saing PAUD. Menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di lima lembaga PAUD di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa lembaga telah mengadopsi teknologi dan konsep edupreneurship, kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi tenaga pendidik masih menjadi tantangan utama. Studi ini mengimplikasikan perlunya pelatihan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan dan daya saing global PAUD.
Analysis of Financial Management of PAUD Institutions: Case Study at TK Batik PBBI Yogyakarta Mala, Lilik Sofwatul; Rohmah, Lailatu; Munastiwi, Erni
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i1.116

Abstract

Manajemen keuangan sekolah merupakan keahlian suatu lembaga sekolah dalam merancang kegiatan secara terstruktur seperti merencanakan, melaksanakan, melaporkan dan mempertanggungjawabkan kegiatan keuangan pendidikan agar berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen keuangan pada lembaga sekolah di TK Batik PBBI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, bendahara dan wali kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat langkah-langkah dalam manajemen keuangan sekolah yaitu dalam perencanaan keuangan sekolah dilakukan pada setiap awal tahun ajaran baru yaitu dilakukan dengan cara mengadakan rapat internal untuk melakukan musyawarah bersama yang dihadiri oleh kepala sekolah, bendahara sekolah dan wali kelas, memilih kegiatan dalam perencanaan tersebut sesuai kalender akademik dan mempertimbangkan dana yang akan digunakan setelah dilakukan kesepakatan maka kepala sekolah akan memberitahukan kepada orang tua siswa dan menyusun RAPBS. Pelaksanaan manajemen keuangan sekolah terdapat dua bagian yaitu penerimaan dana dan pengeluaran dana. Langkah-langkah pembukuan pengelolaan keuangan di TK Batik PBBI Yogyakarta berupa pembukuan yang sederhana, lengkap dan mudah dipahami sehingga nantinya akan memudahkan dalam pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sekolah. Langkah selanjutnya yaitu laporan pertanggungjawaban dilakukan dalam dua tahap pelaksanaan yaitu setiap bulan dan akhir tahun ajaran, laporan dan pertanggungjawaban terkait BOP berada di bawah pengawasan Kementerian Agama, sedangkan terkait tunjangan anak berada di bawah naungan paguyuban pedagang batik kota Yogyakarta. ______________________________________________________________________________________ School financial management is the expertise of a school institution in designing activities in a structured manner such as planning, implementing, reporting and being accountable for educational financial activities so that they run effectively and efficiently. The aim of this research is to determine financial management in school institutions at TK Batik PBBI Yogyakarta. The research uses descriptive qualitative research. The research subjects were the principal, treasurer and class teacher. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The results of the research show that there are steps in school financial management, namely in school financial planning carried out at the beginning of each new school year, which is carried out by holding internal meetings to hold joint deliberations attended by the principal, school treasurer and class teachers, selecting activities in the planning according to the academic calendar and Considering the funds that will be used after the agreement is taken, the school principal will notify the student's parents and prepare the RAPBS. The implementation of school financial management has two divisions, namely receipt of funds and expenditure of funds. The steps for financial management bookkeeping at the Batik PBBI Yogyakarta Kindergarten school are in the form of simple, complete and easy to understand bookkeeping so that later it will make it easier to report and account for school financial management. The next step is that accountability reports are carried out in two implementation stages, namely every month and at the end of the school year, reports and accountability related to BOP is under the supervision of the Ministry of Religion, while related to child support is under the auspices of the batik traders' association in the city of Yogyakarta.
Inovasi Edupreneurship dalam Mendukung Keberhasilan Akademik Mahasiswa: Studi Kasus pada Lembaga Akadimiya Pro Alamsyah, Firman; Rohmah, Lailatu; Shodiq, Muhammad Jafar
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v5i1.5087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model edupreneurship yang diterapkan oleh Akadimiya Pro, sebuah lembaga nonformal berbasis digital yang menyediakan layanan akademik bagi mahasiswa. Fokus utama penelitian adalah menganalisis inovasi layanan, strategi operasional, serta kontribusi lembaga terhadap keberhasilan akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik tematik untuk menggali pola layanan, strategi, serta dampaknya secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akadimiya Pro berhasil mengembangkan model edupreneurship yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, melalui layanan seperti bimbingan skripsi, olah data, paraphrase, serta publikasi jurnal. Strategi digital yang diterapkan mencakup pemanfaatan WhatsApp untuk komunikasi layanan, serta Instagram dan TikTok untuk promosi dan edukasi akademik berbasis konten pendek. Selain itu, pendekatan personal antara mentor dan peserta turut meningkatkan efektivitas layanan. Akadimiya Pro terbukti memberikan dampak positif terhadap pencapaian akademik mahasiswa, termasuk peningkatan kepercayaan diri, keterampilan akademik, dan efektivitas waktu studi; salah satunya ditunjukkan oleh estimasi 70% peserta yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Temuan ini mengindikasikan bahwa edupreneurship dalam bentuk layanan akademik informal berpotensi menjadi alternatif solusi atas keterbatasan pendampingan di lingkungan pendidikan formal.
Eksistensialisme dalam Pendidikan Rohmah, Lailatu
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 5 No. 1 (2019): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v5i1.960

Abstract

The philosophy of existentialism, is a philosophy with the main thought being "existence precedes the essence" that man exists first, then in life he gives meaning or essence to his life by focusing on individual experiences. Existentialism gives individuals a way of thinking about life, what it means to me, what is true for me. Existentialist epistemology assumes that individuals are responsible for their own knowledge. The main source of knowledge is personal experience. An idealist teacher according to existentialists is a teacher who provides an open dialogue space for students to find their meaning. Students get broad opportunities to learn something that interests them, so they can find their identity. Appropriate learning methods according to existentialists are dialogue, role playing, and other methods that give freedom for students to explore meaning in themselves. Because the main task of education is to stimulate every human being to be aware of the responsibility to create meaning and definition of himself.