Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pemberdayaan Remaja dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Mencapai Kesehatan Mental di MAN Kota Mojokerto Prasetiowati, Lucky; Yuliawati, Tri Hartini; Purwantari, Kusuma Eko; Sakina, Sakina; Syulthoni, Zain Budi; Qorib, Muhammad Fathul; Sari, Dewi Ratna
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2765

Abstract

Keberadaan media sosial di kalangan remaja telah menjadi gaya hidup. Media sosial memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya, Salah satu dampak negatif yaitu munculnya fenomena cyberbullying. Cyberbullying mengacu pada perilaku perundungan, seperti penghinaan, pelecehan, pencemaran nama baik, dan tindakan serupa yang dilakukan secara daring dan dapat berlangsung terus-menerus. Kurangnya pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh remaja berkontribusi pada keberlanjutan tindakan ini, sehingga menimbulkan dampak psikologis yang signifikan pada korban. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai cyberbullying guna memberdayakan peran mereka dalam kegiatan pencegahan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan mental dan penugasan karya video edukasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan di MAN Kota Mojokerto secara luring dengan sasaran 100 siswa – siswi. Sebelum dan sesudah edukasi, peserta diminta mengisi kuesioner pre-test dan post-test. Kemudian dilanjutkan dengan lomba video edukasi satu bulan setelah edukasi dengan tema “stop cyberbullying”. Hasil kegiatan didapatkan bahwa pemberian edukasi kesehatan mental berpengaruh pada peningkatan pengetahuan peserta mengenai cyberbullying secara signifikan (p<0,001). Setelah mendapatkan edukasi, siswa berperan membuat media promosi kesehatan yang berupa video edukasi untuk disebarkan media sosial guna mencegah kejadian cyberbullying untuk mencapai kesehatan mental remaja yang optimal
Upaya peningkatan pola pengasuhan guru dan orang tua penyandang disabilitas di Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PK-LK) Shafa Mojokerto Rimbun, Rimbun; Yuliawati, Tri Hartini; Faizah, Zakiyatul; Hamidah, Berliana; Amanda, Bella; Prasetiowati, Lucky; Sari, Dewi Ratna; Purwantari, Kusuma Eko; Wungu, Citrawati Dyah Kencono; Darsini, Ninik; Fepiosardi, Raihenette Amirasanti; Fathimatuzzahroh; Parmanto, Christian Melka
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8095

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang mengalami keterbatasan ataukeluarbiasaan, baik fisik, mental-intelektual, sosial, maupun emosional. Keberadaanpendamping bagi siswa ABK memiliki makna yang berarti bagi proses perlindungandan tumbuh kembangnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuanuntuk meningkatkan pengetahuan guru dan orang tua mengenai pola asuh bagi siswapenyandang disabilitas di Sekolah Shafa Mojokerto. Sebanyak 23 siswa berkebutuhankhusus diberikan asesmen kognitif, sosioemosional dan psikomotor lengkapdengan saran bagi stimulasi tumbuh kembangnya, yang dilakukan oleh psikologklinis dari Layanan Psikologi Rumah Kumbang. Diantaranya, sebanyak 4 siswapenyandang tuna daksa (cerebral palsy) diberikan asesmen fisik yang dilakukan olehDokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari RSUD Dr. Soetomo. Selainitu juga diberikan penyuluhan mengenai cerebral palsy, pemeriksaan genetik danpola pengasuhan yang tepat bagi guru dan orang tua siswa. Luaran dari kegiatanPkM yang telah tercapai antara lain tersedianya laporan asesmen psikologis siswadan peningkatan pengetahuan guru dan orang tua yang dibuktikan dengan peningkatanrerata nilai posttest test (80, 63 ± 14, 36) dibanding pretest (61, 88 ± 20, 07)secara signifikan ( ? = 0, 010). Kesiapan dan kesiagaan guru dan orang tua siswaABK merupakan kunci sukses penanganan, ditambah dukungan dari masyarakat danpemerintah dalam menyediakan lingkungan dan fasilitas yang ramah terhadap ABK.