Claim Missing Document
Check
Articles

Teknis Pelaksanaan dan Penyusunan Laporan Sebagai Bekal Mahasiswa Dalam Melaksanakan Program Praktik Pengalaman Lapangan Universitas PGRI Silampari Supriyanto Supriyanto; Isbandiyah Isbandiyah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v6i2.2855

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah mahasiswa memiliki pemahaman tentang teknis pelaksanaan dan penyusunan laporan melaksanakan praktik pengalaman lapangan di sekolah agar mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan pendidikan di masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Ceramah merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan penyajian materi melalui penjelasan lisan oleh pemateri kepada peserta. Metode ini sangat efektif digunakan untuk menghadapi peserta dalam jumlah banyak. Sementara Tanya jawab dalam hal ini adalah peserta dipersilahkan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti terkait dengan materi pendidikan karakter. Hasil dari kegiatan ini adalah tingkat pemahaman mahasiswa peserta praktik pengalaman lapangan sangat baik, dilihat dari perolehan nilai tes sebanyak 397 mahasiswa yang mendapat nilai 91-100 sebanyak 176 mahasiswa dengan nilai rata-rata 93,47, nilai 81-90 sebanyak 202 mahasiswa dengan nilai rata-rata 86,86, nilai 71-80 sebanyak 18 mahasiswa dengan nilai rata-rata 78,55, dan nilai 61-70 sebanyak 1 mahasiswa dengan nilai rata-rata 66,15. Selain itu, dari pengamatan terlihat mahasiswa sangat antusias, berperan aktif menyimak dan aktif bertanya.
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Powtoon di SMA Negeri Tugumulyo Supriyanto Supriyanto; Isbandiyah Isbandiyah; Ratna Wulan Sari
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3466

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah sangat diharuskan untuk melibatkan peserta didik dengan media digital. Namun sebagian besar guru terbiasa menggunakan buku pelajaran yang diberikan oleh sekolah tanpa menggunakan sumber pembelajaran lain. Sehingga, guru hanya fokus pada topik materi yang tersedia dalam buku pelajaran yang diberikan oleh sekolah, sehingga siswa cenderung bosan dan tidak tertarik dengan apa yang diajarkan oleh guru. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pemahaman tentang media pembelajaran serta melatih dan mendampingi dalam pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi powtoon. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi dan latihan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dapat disampaikan bahwa pelaksanaan “Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Powtoon di SMA Negeri Tugumulyo”, baik proses maupun hasil, dapat dikatakan berhasil dengan baik. Hal ini dilihat dari hasil evaluasi yang meliputi kehadiran peserta dalam mengikuti kegiatan, antusiasme peserta, dan tanggapan terhadap pelaksanaan kegiatan. Adapun luaran yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu publikasi artikel di Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Pelatihan Teknik Pelestarian Sejarah dan Budaya Lubuk Linggau Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Pada Komunitas Sarisejaya Isbandiyah Isbandiyah; Supriyanto Supriyanto; Khilyatul Jannah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4294

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejarah dan kemampuan masyarakat dalam melestarikan sejarah dan budaya lokal Lubuk Linggau melalui pelatihan teknik pelestarian pada Komunitas Sarisejaya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, serta mengelola warisan sejarah dan budaya secara sistematis. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi, praktik pelestarian, serta evaluasi dan pendampingan. Materi pelatihan mencakup konsep kesadaran sejarah, pentingnya pelestarian budaya lokal, teknik dokumentasi sejarah, sejarah lisan, inventarisasi warisan budaya, serta pemanfaatan media digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi sumber sejarah lokal serta kemampuan melakukan dokumentasi sederhana terhadap objek sejarah dan budaya di lingkungan mereka. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran sejarah yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif, antusiasme diskusi, dan komitmen komunitas untuk melakukan tindak lanjut pelestarian secara mandiri. Kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pelestarian budaya. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran sejarah masyarakat serta memperkuat peran komunitas sebagai agen pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan.
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau Emi Herawati; Supriyanto Supriyanto; Sulistiyono Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning (PBL) dan mengetahui kelayakan, serta pengaruhnya terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang melibatkan validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar termasuk dalam kategori sangat baik dari aspek materi skor 48, baik dari aspek media skor 33, dan sangat baik dari aspek bahasa skor 39. Bahan ajar hasil pengembangan dapat meningkatkan minat belajar siswa dilihat dari hasi angket diperoleh hasil sebelum mengikuti pembelajaran sebesar 67,93% (kategori tinggi) menjadi 84,32% (kategori sangat tinggi). Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran karena materi disajikan dalam bentuk permasalahan nyata yang relevan dengan kehidupan mereka. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 7,46 dan post-test sebesar 10,84 serta standar gain sebesar 0,65 (kategori sedang). Selain peningkatan nilai, juga terjadi perkembangan pada kemampuan membaca, menyusun kalimat, dan menulis teks sederhana. Dengan demikian, bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Pendekatan PBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, menumbuhkan motivasi intrinsik, dan meningkatkan penguasaan materi secara bermakna.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS IV SD NEGERI 28 LUBUKLINGGAU Shodikin Hidayat; Donni Pestalozi; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3823

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketercapaian hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV  SD Negeri 28 Lubuklinggau setelah diterapkan model pembelajaran role playing.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pre-experimental one group pre-test post-test group. Subjek penelitian ini adalah 23 siswa kelas IV di SD Negeri 28 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji t, berdasarkan analisis data, diketahui hasil pre-test memiliki nilai rata-rata sebesar 61,52 dan hasil post-test memiliki nilai rata-rata sebesar 81,13. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test lebih besar daripada nilai rata-rata pre-test dengan selisih nilai sebesar 19,61. Setelah dihitung dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 5,41 yang dibandingkan dengan nilai ttabel dengan taraf signifikan 0,05 adalah 1,71. Jadi nilai thitung > ttabel atau 5,41 > 1,7. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran Role Playing pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 28 Lubuklinggau Secara signifikan mencapai KKTP.
MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK UNTUK MENGATASI BULLYING DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SD Isbandiyah Isbandiyah; Supriyanto Supriyanto; Tri Diyah Lestari
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 9, No 3 (2024): VOLUME 9 NUMBER 3 SEPTEMBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v9i3.5047

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian dari berbagai literatur, dengan tujuan mengkonstruk model pembelajaran resolusi konflik untuk mengatasi bullying dalam pembelajaran IPS di SD. Hasil kajian ini dapat dikemukakan bahwa model resolusi konflik merupakan suatu model pembelajaran yang bisa digunakan sesuai kebutuhan melalui penanganan konflik yang konstruktif, seperti perilaku bullying di SD. Proses penerapan model resolusi konflik ini adalah melalui pengajuan masalah dalam bentuk simulasi dan kesempatan untuk belajar sambil bermain, siswa akan memiliki kesempatan belajar yang luas dan mendalam di bawah arahan dan fasilitas guru. Model pembelajaran resolusi konflik lebih melibatkan siswa secara aktif dalam belajar IPS dan siswa menjadi tahu bagaimana mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapi ketika berinteraksi dengan teman-teman yang lain. Dalam hal ini siswa tahu bagaimana menyelesaikan masalah bullying yang dihadapinya. Selain itu, dalam pelaksanaan model pembelajaran resolusi konflik, guru harus menanamkan dalam diri siswa bahwa tidak boleh mengejek teman, tidak boleh mengancam teman, tidak boleh membeda-bedakan teman, tidak boleh menyiksa teman, tidak boleh memalak te­man, jangan membeda-bedakan teman lagi, tidak mau berbuat kasar lagi dan tidak boleh membully teman lagi. Hal ini menggambar­kan bahwa program resolusi konflik ini mengajarkan siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan, berempati kepada orang lain. Dengan demikian, model pembelajaran resolusi konflik dalam pembelajaran IPS di SD, efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah sosial pada siswa.
INTEGRASI AKSARA DAERAH KE DALAM SISTEM INFORMASI KOMPUTER SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN AKSARA DAERAH Supriyanto; Isbandiyah; Tiara Anggra Yeni
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.56

Abstract

Aksara adalah sebuah sistem simbol visual yang tertoreh pada satu media, yang memiliki fungsi untuk mengungkapkan unsur-unsur yang mengekspresikan suatu bahasa. Aksara daerah merupakan kebudayaan yang menjadi alat komunikasi melalui media tulis. Sebagai salah satu identitas budaya, aksara daerah mengalami dampak dari zaman digital saat ini, yaitu penurunan penggunaan aksara daerah karena tidak tersedianya di sistem digital. Hal tersebut memerlukan solusi untuk menghindari aksara daerah hanya menjadi bagian dari sejarah. Salah satu upaya yang digunakan untuk melestarikan aksara daerah adalah dengan mengintegrasikan aksara daerah ke dalam sistem informasi komputer. Untuk mengintegrasikan aksara daerah ke dalam sistem informasi elektronik adalah dengan merancang dan membuat sebuah program font aksara daerah dan program keyboard aksara daerah. Selanjutnya, mengajukan proposal untuk mendaftarkan aksara daerah ke Unicode. Sehingga setiap orang dapat menulis aksara daerah dengan menggunakan komputer. Upaya tersebut, diharapkan aksara daerah dapat tumbuh subur dan dipergunakan dalam berkomunikasi sehari-hari, sehingga aksara latin dapat berdampingan dengan aksara-aksara daerah. Dengan demikian, aksara daerah dapat terus dilestarikan.
HUBUNGAN DISIPLIN SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SELANGIT Hasri Hidayatullah; Supriyanto; Sarkowi
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.502

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara disiplin siswa dengan hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit yang terdiri dari dua kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh, yang menjadikan seluruh populasi sebagai sampel yang berjumlah 47 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik angket dan teknik dokumen berupa nilai Ujian Tengah Semester(UTS) siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi pearson dengan bantuan aplikasi SPSS IBM 20. Berdasarkan analisis korelasi Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS IBM 20, diperoleh nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,383, nilai tersebut lebih besar dari 0,05, dengan demikian hipotesis yang di ajukan ditolak. Sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin siswa dengan hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Selangit.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) PADA HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 35 REJANG LEBONG Leni Marlina; Supriyanto; Yeni Asmara
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.509

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition.Desain penelitian berbentuk eksperiment semu kategori pre-test and post-test group. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 35 Rejang Lebong dengan populasinya yaitu siswa kelas VIII. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel jenuh sehingga sampel yang diambil adalah adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong. Telnol pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yang terdiri dari 30 soal.Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-Z.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan nilai rata-rata, nilai rata-rata pada pre-test sebesar 61,11meningkat menjadi 86,19pada pos-test dimana ada peningkatan sebesar 17,07. Sedangkan pada perhitungan uj-t diperoleh bahwa Zhitung = 7,173 maka Zhiitung (7,173) > Ztabel (1,960) sehingga terbukti bahwa Ha diterima dan H0 di tolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Rejang Lebong setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition secara signifikan tuntas.
IMPLIKASI HASIL-HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN TERHADAP TEORI DAN PRAKTIK PENDIDIKAN Supriyanto; Isbandiyah
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.147

Abstract

Artikel ini menganalisis dan mendeskripsikan hasil-hasil penelitian pendidikan terhadap teori dan praktik pendidikan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah dengan pendekatan studi literasi. Hasil kajian ini dapat dikemukakan bahwa penelitian pendidikan merupakan suatu cara untuk menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dalam bidang pendidikan, yang berperan memberikan gambaran dan uraian secara lebih detail tentang suatu objek atau benda, keadaan atau peristiwa; membuktikan suatu pernyataan hipotesis yang diajukan; dan menghasilkan pengetahuan baru dalam bidang pendidikan dan dalam proses pembelajaran di kelas. Implikasi hasil penelitian pendidikan terhadap teori dan praktik pendidikan dapat dilihat dari hasil-hasil penemuan penelitian pendidik terutama yang ditujukan untuk digunakan dan diaplikasikan didalam konteks dimana kajian itu dilakukan, yang dapat berbentuk peningkatan kerangka kerja secara konseptual, praktik mengajar yang inovatif, atau bahkan bisa berbentuk rekonstruksi kurikulum. Penelitian yang baik harus mempunyai kontribusi atau manfaat kepada pemakai hasil riset. Kontribusi riset juga harus berhubungan dengan isu yang diteliti. Kontribusi riset dapat didefinisikan sebagai manfaat dari isu yang diteliti kepada pemakai riset.