Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH UMUR SAAT HAMIL PERTAMA DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI SAAT KEHAMILAN TERHADAP RISIKO TERJADINYA STUNTING PADA BALITA DI DESA SIGAM KABUPATEN KOTABARU Zaitun, Siti; Iswandari, Novita Dewi; Palimbo, Adriana
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.956

Abstract

. Permasalahan gizi yang terjadi secara global yang mengganggu kesehatan fisik dan mental anak yaitu stunting. Data seluruh balita usia 13-60 bulan pada tahun 2022 sebanyak 311 orang balita, dengan jumlah stunting 20 balita (6,43%). Hal ini mengidentifikasikan bahwa Desa Sigam turut menyumbang kejadian stunting, yang harus di atasi dan dicegah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh umur saat hamil pertama dan pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan terhadap risiko terjadinya stunting. Metode penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 orang. Pengumpulan data berasal dari data primer yaitu hasil kuesioner yang dianalisis menggunakan uji deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian yaitu umur ibu saat hamil pertama masuk dalam umur beresiko (<20/>35 tahun) 17 orang (56,7%), ibu berpengetahuan kurang 13 orang (43,3%), tidak risiko terjadinya stunting 17 orang (56,7%). Ada pengaruh umur saat hamil pertama terhadap risiko terjadinya stunting (p.value= 0,002<0,05). Ada pengaruh pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan terhadap risiko stunting (pvalue= 0,000<0,05). Kesimpulannya adalah umur saat hamil pertama dan pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan berpengaruh terhadap risiko stunting.
Studi Deskriptif Luaran Persalinan Dari Ibu Hamil Dengan Positif Hepatitis B Di Puskesmas Muara Teweh Raudah, Normila; Handayani, Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor; Palimbo, Adriana
Sains Medisina Vol 3 No 6 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i6.809

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data SIHEPI 2020 jumlah ibu hamil yang positif hepatitis B di Kabupaten Barito Utara sebanyak 45 orang dari 1.724 orang ibu hamil yang melakukan skrining hepatitis B. Ibu hamil dengan positif hepatitis B dapat menyebabkan terjadinya berat badan lahir rendah yang berdampak pada pertumbuhan yang lambat, gangguan mental dan fisik pada tumbuh kembangnya. Risiko lain yang dapat terjadi pada ibu hamil dengan hepatitis B positif adalah dapat mengalami abortus, persalinan prematur, perdarahan dan asfiksia. Tujuan: Mengetahui gambaran luaran persalinan dari ibu hamil dengan positif hepatitis B di Puskesmas Muara Teweh. Metode: Jenis dan rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh dari lembar ceklist yang bersumber dari data rekam medis ibu pasca bersalin dengan riwayat hepatitis B tahun 2021-2022 sebanyak 29 orang. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dari masing-masing variabel. Hasil: Penelitian ini menghasilkan data penelitian, yaitu luaran persalinan berdasarkan usia kehamilan, kejadian Abortus terjadi pada 2 orang(6,9%). Berat badan lahir rendah (BBLR) 1 orang (3,4%). Jenis persalinan Per abdominal terjadi pada 5 orang (17,2%). kejadian Asfiksia 2 orang (6,9%). Perdarahan pasca salin 1 orang(3,4%). Simpulan: Luaran persalinan dari ibu hamil dengan positif hepatitis B di Puskesmas Muara Teweh adalah Abortus, berat badan lahir rendah, jenis persalinan per abdominal, asfiksia dan perdarahan.
Husband support, compliance in consuming Fe tablets and incident of anemia in pregnant women Latifah; Rhamadayanti, Rizka Novia; Palimbo, Adriana; Fetriyah, Umi Hanik
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.58

Abstract

Background: Anemia in pregnancy, particularly iron deficiency anemia, is a major public health concern with significant maternal and fetal implications. In Indonesia, anemia prevalence among pregnant women remains high, largely influenced by insufficient iron supplementation compliance and limited support systems. Husband support has been identified as a critical factor influencing maternal health behaviors, including compliance with consuming iron (Fe) tablets. Objective: This study aims to analyze the relationship between husband support, compliance in consuming Fe tablets, and the incidence of anemia among pregnant women. Method: A cross-sectional study was conducted involving 33 third-trimester pregnant women selected through purposive sampling. Data were collected using a validated questionnaire to assess husband support and maternal compliance with Fe tablet consumption. Hemoglobin levels were extracted from maternal health records. Statistical analysis included univariate and bivariate tests using the Fisher Exact Test and Chi-Square Test. Result: The study found significant relationships between husband support and anemia (p = 0.035) and between compliance with Fe tablet consumption and anemia (p < 0.001). Pregnant women with good husband support were less likely to experience anemia (6.1%) compared to those with poor support (18.2%). Similarly, none of the compliant participants developed anemia, while 24.2% of non-compliant women were anemic. Conclusion: Husband support and compliance with Fe tablet consumption are key factors in reducing anemia among pregnant women. Interventions should focus on enhancing spousal involvement and promoting adherence to iron supplementation to improve maternal and fetal health outcomes.
Birth history as a predictor of stunting incidence among toddlers Sari, Afrina Aulia; Palimbo, Adriana; Ningrum, Novalia Widiya; Salmarini, Desilestia Dwi; Jannah, Raudhatul
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 2: August 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i2.75

Abstract

Background: Stunting remains a critical public health challenge in Indonesia, with a national prevalence of 21.6%, reflecting long-term nutritional deprivation and irreversible developmental impairments. Despite lower stunting rates (4.3%) at Pemurus Baru Community Health Center, local disparities persist, necessitating investigation into perinatal determinants like birth weight, length, and gestational age, which may establish biological pathways to stunting. Objective:  This study aimed to analyze the association between adverse birth history and stunting incidence among toddlers aged 12–60 months. Methods: A case-control design was employed, retrospectively comparing 63 stunted children (cases) with 63 non-stunted controls matched by age and location. Data were extracted from perinatal records (2019–2023) and analyzed for birth weight, length, and preterm status. Results: The study revealed significant differences in birth history between stunted and non-stunted toddlers. The case group showed higher prevalence of low birth weight (36.5% vs 12.7%), short birth length (60.3% vs 39.1%), and preterm birth (36.5% vs 14.3%) compared to controls. All three birth parameters demonstrated substantial disparities between groups, with the case group consistently exhibiting worse outcomes across all measured indicators. Conclusion:  Intrauterine growth restriction, maternal malnutrition, and premature delivery are stronger predictors of stunting than postnatal factors alone. Prevention strategies must prioritize early interventions during the first 1,000 days, including prenatal nutritional supplementation and fetal growth monitoring, supported by policy reforms integrating birth history into surveillance systems.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesiapan Wanita Usia Subur dalam Pemeriksaan IVA Di UPT Puskesmas Pasar Sabtu Jamilah, Jamilah; Rahmayani, Dini; Palimbo, Adriana
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v4i0.184

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks adalah kanker yang paling banyak ditemukan pada wanita di Negara berkembang, dimana sebanyak tiga perempat dari estimasi setengah juta kasus baru terjadi setiap tahun. Kematian akibat kanker serviks akan terus meningkat dalam 10 tahun ke depan jika tidak dilakukan tindakan dan pengobatan yang memadai. Kanker serviks dapat dicegah melalui deteksi dini salah satunya dengan metode IVA, namun persentase cakupan deteksi dini kanker serviks (IVA) masih rendah dari rencana Kementrian Kesehatan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPT Puskesmas Pasar Sabtu. Metode: Kuantitatif deksriptif dengan desain cross sectional. Sampel adalah WUS yang sudah menikah, berjumlah 100 orang, diambil dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil:  Tidak terdapat hubungan antara pendidikan (p-value 0,090 Lebih dari 0,05) dan pekerjaan (p-value 0,416 Lebih dari 0,05) dengan kesiapan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPT Puskesmas Pasar Sabtu. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000 Kurang dari 0,05) dan dukungan suami (p-value 0,000 Kurang dari 0,05) dengan kesiapan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPT Puskesmas Pasar Sabtu. Kesimpulan: Pengetahuan dan dukungan suami memiliki hubungan dengan kesiapan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di UPT Puskesmas Pasar Sabtu.
Midwifery Project Semangat Baramian (Seduh Hangat Bayam Merah Anti Anemia) Olahan Bahan Alam Di Puskesmas Teluk Dalam Kota Banjarmasin Lestari, Nisya Fitriani; Palimbo, Adriana; Mahdiyah, Dede
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.566

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan  masalah nasional karena mencerminkan  kesejahteraan sosial ekonomi  dan berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada ibu hamil disebut dapat menimbulkan bahaya bagi ibu dan anak, sehingga semua tenaga medis perlu memberikan perhatian serius terhadap anemia. Anemia pada ibu hamil disebut potencial danger for mother of child (potensial membahayakan bagi ibu dan anak). Ibu hamil mampu melakukan upaya pencegahan untuk menurunkan risiko kejadian anemia dalam masa kehamilan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal bayam merah yang dikeringkan, diolah menjadi serbuk dan diseduh sebagai minuman yang kaya zat besi. Kegiatan dilakukan dengan sasaran Ibu hamil diwilayah kerja puskesmas teluk dalam. Berdasarkan hasil pengkajian data serta permasalahan yang diangkat, lalu dilaksanakan midwifery project penyuluhan memanfaatkan bahan pangan lokal Bayam Merah yang dikeringkan dan diolah menjadi seduhan hangat untuk cegah anemia. Hasil kegiatan pengabdian ini dihadiri > 50% target peserta sebanyak 25 orang dan mendapat apresiasi positif dari aparat pemerintah maupun dari pihak Puskesmas yang saat pelaksanaan kegiatan ikut berhadir. Peserta juga sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir terlihat tanya jawab dari peserta saat penyuluhan cara pengolahan bayam merah sebagai seduhan anti anemia. Data pengetahuan peserta sesudah diberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dalam kategori baik (89,6%), dalam kategori cukup (10,4%). Hal ini dapat diartikan ada peningkatan  yang signifikan untuk pengetahuan sesudah dilakukan edukasi pencegahan anemia. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil  mengenai perbaikan pola makan dan kebiasaan untuk mencegah anemia dengan makanan atau minuman tinggi zat besi dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar.
PENGARUH PEMBERIAN LABU KUNING TERHADAP ANEMIA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SAPALA Dewi, Hanggari Shinta; Dewi, Hangggari Shinta; Palimbo, Adriana; Oktaviannor, Husda
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 12 No 2 (2023): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v12i2.2506

Abstract

Latar Belakang: Upaya dalam penanggulangan anemia gizi besi pada remaja putri dapat dilakukan melalui pemberia suplementasi tablet besi serta meningkatkan konsumsi bahan makanan dengan tinggi besi dan nilai gizi yang lengkap. Beberapa studi menyebutkan bahwa pemenuhan status gizi remaja putri dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi buah labu kuning. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian labu kuning terhadap anemia remaja putri di wilayah kerja UPT Puskesmas Sapala. Metode: Penelitian quasi eksperimen, dengan rancangan desain one group pretest-posttest design. Sampel sebagian remaja putri di wilayah kerja UPT Puskesmas Sapala sebanyak 20 orang, dengan teknik cluster random sampling Data dianalisis menggunakan uji dependent t test atau disebut paired t test. Hasil: Nilai pre test sebanyak 20 orang (100%) mengalami anemia. Nilai post test 8 orang (40,0%) responden yang mengalami anemia dan 12 orang (60,0%) yang tidak mengalami anemia. Hasil analisis pengaruh p value 0,000 < α 0,05 dan nilai thitung 6,850  > ttabel  2,086. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian labu kuning terhadap anemia remaja putri di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sapala tahun 2023. UPT Puskesmas Sapala diharapkan untuk membuat program pelatihan pemanfaatan labu kuning seperti membuat kue kering, kue basah dan minuman yang berbahan dasar labu kuning yang dapat dikonsumsi sehari-hari sebagai upaya dalam mencegah dan mengatasi anemia.  
Co-Authors Agustin, Nur Syafa Ali Rakhman Hakim Aminuddin Syam Anita Herawati, Anita Arfiah Arum Kartikasari, Arum Bagus Rahmat Santoso, Bagus Rahmat Bamegawati, Ika Melinda Butar Butar, Maria Carolin, Putri Dede Mahdiyah, Dede Dewi, Candra Ratna Dewi, Hanggari Shinta Dewi, Hangggari Shinta dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Eka Asine Waikeh Fadhiyah Noor Anisa Fariana, Yuni Riska Nur Fatmawati Fatmawati Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari, Hairiana Ibrahim Indah Octaviani Istiqamah Jamilah Jamilah Jannah, Fathonatun Karina, Diah Laetare, Tresy Patricia Lathifah, Nur LATIFAH Latifah Latifah Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Nisya Fitriani Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lisda Handayani, Lisda MAHMUDAH, RIFA'ATUL Mahmudah, Rifa’atul Maria Fransiska Mariana, Frani Marlena, Leny Martha, Dhea Yolanda Ma’rifah, Nurul Meidiantri Meldawati Muhammad Aldi, Muhammad Mulyani, AriSetia Nabila, Putri Nasiroh Nastiti, Kunti Nita Hestiyana, Nita nofrizal, deni Noorhaliza Novalia Widiya Ningrum, Novalia Widiya Novita Dewi Iswandari Nur Hidayah Nurdhidayah, Nurhidayah Nurlinda Nurlinda, Nurlinda Oktaviannor, Husda Pebriana, Olvia Putri Prasetia, Yosua Pryhandini, Dwi Sukma Puteri Rahayu, Irma Putri Rahmah, Lailatul Rahman, Luthfia Hidayati Raudah, Normila Raudhatul Jannah Rhamadayanti, Rizka Novia Rianti, Sapta Ridwan Amiruddin Salmahi, Andi Ummu Salmarini, Zulliati Sari, Afrina Aulia Sari, Nita Wulan Silpia, Nana Subhannur Rahman, Subhannur Sumartila Susanti Suhartati, Susanti Syamsul Firdaus Syifa, Umi Tambun, M S M O Siska Selvija Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Uswatun Hasanah Wahdah, Rabia Wahdaniyati, Siti Winda Maolinda, Winda Wineiniati, Noni Yantie, Lisdha YULIANA, TANTI Yulianti, Lisa Yuliyana Yunita, Syafari Zaitun, Siti Zulliati Zulliati Zulliati, Zulliati