Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

Pengaruh Senam Hamil Pada Primigravida Terhadap Perubahan Psikofisiologi Ibu Dan Berat Badan Lahir di Puskesmas Pagarsih Dan Padasuka Kota Bandung Hernawati, Yeti; Suryani, Ida
Sehat MasadaJurnal Vol 11 No 1 (2017): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya keluhan ketidaknyamanan ibu pada saat hamil terutama pada ibu primigravida dapat meningkatkan kecemasan ibu serta berdampak merugikan bagi bayi yang dilahirkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan ketidaknyamanan adalah dengan senam hamil teratur. Manfaat melakukan senam hamil dapat memperlancar peredaran darah, mempersiapkan pernapasan serta meningkatkan kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh senam hamil teratur pada primigravida terhadap perubahan psikofisiologis ibu dan berat badan lahir bayi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil primigravida yang mengikuti senam hamil. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-random sampling dengan metode consecutive sampling. Jumlah sampel 50 responden yang dibagi menjadi 25 responden kelompok perlakuan dan 25 responden kelompok kontrol,pengolahan dan analisis data menggunakan uji kai kuadrat,eksak fisher, Mann-whitney dan T-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh senam hamil teratur terhadap penurunan skor kecemasan (nilai p=0,026), perubahan tekanan darah diastolik (nilai p=0,014) dan perubahan pernapasan (nilai p<0,001) yang memperlihatkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Tetapi tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada tekanan darah sistolik(p>0,05), penambahan berat badan ibu(p>0,05) dan berat badan lahir bayi (p>0,05). Simpulan dalam penelitian ini adalah senam hamil teratur berpengaruh terhadap penurunan kecemasan, perubahan tekanan darah, dan perubahan pernapasan. Dan tidak terdapat pengaruh senam hamil yang teratur terhadap perubahan Tekanan darah sistolik, penambahan berat badan ibu dan berat badan lahir bayi.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan pada masa Pandemi Covid-19 di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Suryani, Ida; Seutiya Wati, L'mira
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 1 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i1.262

Abstract

Kecemasan adalah keadaan perasaan keprihatinan, rasa gelisah, ketidaktentuan, atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman normal terjadi dalam berbagai keadaan, seperti pertumbuhan, adanya perubahan dan pengalaman baru merupakan perasaan takut yang tidak jelas penyebabnya dan tidak didukung oleh situasi yang ada. Kecemasan ibu selama hamil dan menjelang persalianan dapat dipengaruhi oleh faktor usia maupun sosial ekonominya, karena kedua faktor tersebut akan turut menentukan kesiapan ibu dan keluarga dalam menjalani kehamilan serta mempersiapkan proses persalinan. jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 40 ibu hamil trimester III sesuai dengan kriteria inklusi yaitu ibu hamil trimester 3 bersedia menjadi responden. Teknik sampling dengan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72.5% responden memiliki kecemasan ringan dengan kesiapan melahirkan yang baik. Ibu hamil mengalami kecemasan disebabkan oleh pandemi takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Hasil uji analisis statistic menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan ibu hamil trimester 3 dengan kesiapan melahirkan di masa pandemic (p = 0.005).
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN Suryani, Ida; Febrianti, Ayu
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v16i2.358

Abstract

Ibu hamil tercatat sebagai salah satu kelompok rentan terinfeksi covid-19 dikarenakan pada masa kehamilan terjadinya perubahan fisiologi yang mengakibatkan penurunan kekebalan parsial. Kunjungan pada saat kehamilan penting untuk mendeteksi dini komplikasi pada saat kehamilan dan persalinan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care dengan frekuensi kunjungan antenatal ibu hamil di PMB Bd. E pada masa pandemi covid-19. Rancangan Penelitian ini menggunakan observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 35 responden dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat ibu yang melakukan kunjungan antenatal care di PMB Bd. E. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil dari penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tetang kunjungan antenatal care sebesar 77,1%. Hasil analisis chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan antental care dengan frekuensi kunjungan antenatal care (p Value = 0,000). Dengan adanya hasil penelitian ini, diharapkan mampu meniingkatkan program edukasi terhadap ibu-ibu yang hamil untuk memeriksakan kehamilannya agar jika ada faktor-faktor risiko terhadap kehamilannya dapat dipantau secara dini.
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL KB PIL DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI PMB BD W KABUPATEN SUMEDANG Suryani, Ida; Crhistinawati, Asrini; Diani, Indah
Sehat MasadaJurnal Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v17i2.428

Abstract

Kontrasepsi Oral (OC) diketahui dapat menguras nutrisi utama menyangkut asam folat, vitamin B2, B6, B12, vitamin C dan E dan mineral magnesium pembentuk haemoglobin, sehingga apabila oral kontrasepsi terus menguras nutrient dalam tubuh maka pembentukan haemoglobin akan terhambat sehingga dapat menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal KB pil dengan kejadian anemia di PMB Bd W Kabupaten sumedang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampel total sampling dengan instrument penelitian menggunakan alat ukur Easy Touch GCHb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal kb pil dengan anemia di PMB Bd. W ρ = 0,001 < 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal kb pil dengan kejadian anemia di PMB Bd W. Kandungan estrogen dan progestin pada kontrasepsi hormonal KB Pil diketahui dapat menguras nutrient dalam tubuh, sehingga apabila kontrasepsi hormonal kb pil digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama maka akan semakin banyak nutrient dalam tubuh yang terkuras sehingga menyebabkan terjadinya anemia.
HUBUNGAN SIKAP DAN PERILAKU AKSEPTOR TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG PENGGUNAAN KB SUNTIK 1 BULAN DI TPMB S KABUPATEN KARAWANG 2024 Iriani, Oktarina Sri; Oktapiani, Santi; Meliyanti, Mira; Suryani, Ida
Sehat MasadaJurnal Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Family Planning (FP) program aims to control the birth rate, one of which is through the use of the 1-month injectable contraceptive method. This study aims to determine the correlation between acceptors’ attitudes and behaviors with compliance to follow-up visits for the 1-month injectable contraceptive at the Independent Midwife Practice (TPMB) S in Karawang Regency in 2025. This research uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consists of all 1-month injectable contraceptive acceptors at TPMB S, totaling 50 respondents using a total sampling technique. Data were analyzed using the chisquare test. The results showed that the majority of acceptors had negative attitudes (68%) respondents 34 and positive behaviors (64%) respondents 32. However, the level of compliance with follow-up visits was very low, with only 8% being compliant. The chi-square statistical test showed no significant correlation between attitudes and visit compliance (p = 1.000), as well as between behaviors and visit compliance (p = 1.000). In conclusion, there is no significant correlation between the attitudes and behaviors of FP acceptors and their compliance with follow-up visits for the 1-month injectable contraceptive at TPMB S in Karawang Regency.