Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Metode SWOT-QSPM dalam Menentukan Strategi Pengembangan di CV. XYZ Kabupaten Sidoarjo Sintya Tri Wahyuni; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Septine Brillyantina
Journal of Economic and Business Advancement Vol. 2 No. 1 (2026): : September: Ascendia: Journal of Economic and Business Advancement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/4kdwwr73

Abstract

CV. XYZ is an MSME in Sidoarjo Regency engaged in food processing, established in 2019 with dimsum skin as its main product. This study aims to formulate development strategies by applying the SWOT-QSPM method. The research uses a descriptive qualitative approach supported by quantitative analysis through IFE, EFE, SPACE, SWOT, and QSPM matrices. The SPACE Matrix analysis indicates that CV. XYZ is positioned in quadrant I, requiring an aggressive strategy by utilizing internal strengths to capture external opportunities. The SWOT analysis produces alternative strategies related to digital marketing expansion, retail partnerships, government collaboration, product innovation, packaging improvement, storage optimization, supplier diversification, and operational efficiency. The QSPM analysis identifies strengthening product branding through the establishment of a marketing team as the priority strategy with a Total Attractiveness Score of 6.48. The findings recommend structured marketing development and continuous evaluation to improve competitiveness, market expansion, and business sustainability  
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Bakso dengan Metode Statistical Process Control (Spc): Studi Kasus UMKM Bakso Mandiri di Sidoarjo Muhammad Luthfi Khumaidi; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Julia Agustina
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 4 (2026): May: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/4ts9wv75

Abstract

Product quality is an important factor in maintaining competitiveness and customer satisfaction. This study aims to identify product defects, analyze production process stability, determine the causes of defects, and propose improvements at Bakso Mandiri SME in Sidoarjo using the Statistical Process Control (SPC) method. Data were collected from 4.000 meatballs through 20 observations and analyzed using check sheets, p-control charts, Pareto diagrams, Ishikawa diagrams, and attribute process performance analysis. The results showed that the dominant defect was texture defects (7%), followed by size defects (5.59%), color defects (5.5%), and shape defects (4.9%). The production process was generally under statistical control, although on observation point for texture defects exceeded the upper control limit. The causes of defects were related to human factors, methods, materials, machines, environment, and measurement. Recommended improvements include consistent implementation of srandard operating procedures (SOPs), stricter raw material supervision, employee training, and continuous application of SPC to reduce product defects and improve product quality.
PENENTUAN PRIORITAS STRATEGI BAURAN PEMASARAN 4P PRODUK KUE KERING MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS CV XYZ KAB SIDOARJO) Dito Dwi Prasetyo; Dini Nafisatul Mutmaina; Sekar Ayu Wulandari; Rahmat Dhandy
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 8 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i8.12591

Abstract

CV XYZ merupakan usaha produksi kue kering di Kabupaten Sidoarjo yang menghadapi permasalahan penjualan musiman, keterbatasan jangkauan pemasaran, dan pemanfaatan media digital yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas strategi pemasaran produk kue kering berdasarkan peningkatan penjualan, peningkatan pendapatan, pembangunan brand awareness, dan perluasan jangkauan promosi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, FGD, dan kuesioner perbandingan berpasangan kepada responden ahli yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan Perluasan Jangkauan Promosi menjadi kriteria prioritas terbesar sebesar 0,445, diikuti Pembangunan Brand Awareness sebesar 0,374, Peningkatan Penjualan sebesar 0,102, dan Peningkatan Pendapatan sebesar 0,080. Alternatif strategi utama adalah Testimoni dengan bobot global 0,465 atau 46,50%, diikuti Konten Promosi, Program Loyalitas Pelanggan, dan Promosi Media Sosial. Berdasarkan hasil tersebut, CV XYZ perlu memprioritaskan perluasan jangkauan promosi dengan Testimoni sebagai strategi utama yang didukung strategi promosi lainnya secara terpadu untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan penjualan.
PENENTUAN LOKASI ALTERNATIF UNTUK INDUSTRI PENGOLAHANBAYAM DENGAN METODE LQ DAN GIS DI KABUPATEN SIDOARJO Siti Eka Nur Julianti; Julia Agustina; Rahmat Dhandy; Dini Nafisatul Mutmainah; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 5 (2026): Oktober
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i5.2948

Abstract

Pengembangan industri pengolahan bayam di Kabupaten Sidoarjo memerlukan penentuan lokasi yang tepat agar mampu meningkatkan nilai produk, efisiensi produksi, dan kekurangan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah produksi bayam berbasis dan nonbasis serta menganalisis potensi persebaran wilayah sebagai alternatif lokasi industri pengolahan bayam di Kabupaten Sidoarjo melalui pendekatan Location Quotient (LQ) dan Geographic Information System (GIS). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan fokus pada identifikasi wilayah berdasarkan tingkat produksi bayam dan visualisasi spasial menggunakan GIS. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa Kecamatan Krembung, Prambon, dan Tanggulangin merupakan wilayah basis produksi bayam, sedangkan kecamatan lainnya termasuk wilayah nonbasis. Visualisasi GIS menampilkan bahwa wilayah basis tersebut terletak di bagian barat–selatan Kabupaten Sidoarjo, sementara wilayah nonbasis tersebar di beberapa kecamatan dengan tingkat produksi yang relatif lebih rendah. Berdasarkan hasil analisis tersebut, Kecamatan Krembung ditetapkan sebagai lokasi alternatif yang paling potensial untuk pengembangan industri pengolahan bayam di Kabupaten Sidoarjo karena memiliki keunggulan dalam ketersediaan bahan baku serta mendukung efisiensi operasional industri. Kata kunci : Bayam; Industri Pengolahan; LQ; GIS; Kabupaten Sidoarjo.