Claim Missing Document
Check
Articles

Sintesis Teori Cost-Shifting dalam Penarifan Pasien Umum sebagai Kompensasi Tarif JKN di Rumah Sakit: Sebuah Tinjauan Pustaka Regi Faula Sari; Defrika Muharani; Primacaeria Amri; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12098

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, namun di sisi lain menimbulkan tantangan finansial bagi rumah sakit akibat adanya perbedaan antara biaya riil pelayanan dengan tarif pembayaran berbasis Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs). Kondisi tersebut mendorong rumah sakit menerapkan berbagai strategi untuk menjaga keberlanjutan keuangan, salah satunya melalui praktik cost-shifting, yaitu penyesuaian tarif pasien umum sebagai kompensasi terhadap keterbatasan tarif JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis teori dan temuan empiris mengenai praktik cost-shifting dalam penarifan pasien umum sebagai bentuk kompensasi tarif JKN di rumah sakit. Metode penelitian menggunakan literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan yang dipublikasikan pada periode 2015–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa praktik cost-shifting dipengaruhi oleh selisih antara tarif INA-CBGs dan biaya riil pelayanan, struktur pasar pelayanan kesehatan, daya tawar rumah sakit, serta kemampuan masyarakat dalam membayar pelayanan kesehatan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa strategi ini dapat meningkatkan Cost Recovery Rate (CRR) dan membantu menjaga keberlanjutan finansial rumah sakit apabila diterapkan secara proporsional dan didukung oleh analisis biaya yang akurat. Namun demikian, efektivitasnya dipengaruhi oleh karakteristik pasar, komposisi pasien, serta kemampuan rumah sakit dalam melakukan efisiensi operasional. Kesimpulannya, cost-shifting merupakan salah satu strategi adaptif yang dapat digunakan rumah sakit dalam menghadapi keterbatasan tarif JKN, tetapi penerapannya perlu diimbangi dengan efisiensi operasional, analisis biaya yang akurat, serta kebijakan penetapan tarif yang transparan agar keberlanjutan pelayanan kesehatan tetap terjaga.
Dampak Implementasi Sistem Informasi Laboratorium terhadap Efisiensi Waktu Tunggu (Turnaround Time) Pelayanan Rumah Sakit: Sebuah Literature Review Bertua Novita Ayu; Renny Anggraini; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12100

Abstract

Sistem Informasi Laboratorium (Laboratory Information System/LIS) merupakan salah satu komponen penting dalam transformasi digital pelayanan kesehatan yang berperan dalam meningkatkan efisiensi proses pemeriksaan laboratorium di rumah sakit. Implementasi LIS memungkinkan integrasi data pemeriksaan laboratorium dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), sehingga mempercepat proses registrasi, pengolahan spesimen, validasi hasil pemeriksaan, hingga distribusi hasil kepada tenaga medis. Salah satu indikator utama keberhasilan pelayanan laboratorium adalah turnaround time (TAT) atau waktu tunggu penyelesaian hasil pemeriksaan, karena berpengaruh terhadap kecepatan pengambilan keputusan klinis dan kualitas pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Sistem Informasi Laboratorium terhadap efisiensi turnaround time pelayanan rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan tinjauan pustaka dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional, pedoman organisasi kesehatan, serta publikasi akademik yang diterbitkan pada periode 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LIS mampu mempercepat turnaround time melalui otomatisasi alur kerja, integrasi data, serta pengurangan kesalahan administrasi. Berbagai literatur juga menunjukkan bahwa implementasi LIS yang dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, pengembangan sistem, integrasi dengan SIMRS, pelatihan pengguna, implementasi bertahap, serta evaluasi berkelanjutan memberikan dampak yang lebih efektif terhadap efisiensi pelayanan laboratorium. Kesimpulannya, implementasi Sistem Informasi Laboratorium merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pelayanan laboratorium serta mendukung mutu pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.
Analisis Efisiensi Biaya Logistik Farmasi terhadap Optimalisasi Laba Rugi dan Arus Kas Rumah Sakit Regi Faula Sari; Defrika Muharani; Primacaeria Amri; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12357

Abstract

Manajemen logistik farmasi merupakan komponen penting dalam pengelolaan rumah sakit karena menyerap proporsi biaya operasional yang besar dan berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Pengelolaan logistik yang tidak efisien dapat menyebabkan peningkatan biaya persediaan, obat kedaluwarsa, dead stock, stock out, serta terganggunya arus kas rumah sakit. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan laba operasional dan efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi biaya logistik farmasi terhadap optimalisasi laba rugi dan arus kas rumah sakit melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2026. Analisis difokuskan pada penelitian mengenai pengelolaan logistik farmasi, manajemen persediaan, efisiensi biaya operasional, profitabilitas, dan pengelolaan arus kas rumah sakit. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan strategi efisiensi logistik farmasi melalui pengendalian persediaan, digitalisasi sistem informasi, serta optimalisasi proses pengadaan mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Penghematan biaya tersebut dapat dialokasikan untuk pengembangan layanan, investasi fasilitas, dan peningkatan produktivitas sehingga mendukung peningkatan pendapatan rumah sakit. Selain itu, efisiensi logistik berkontribusi terhadap peningkatan laba operasional melalui penurunan beban biaya serta memperbaiki arus kas dengan meningkatkan perputaran persediaan dan likuiditas. Dengan demikian, efisiensi biaya logistik farmasi berperan strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan rumah sakit sekaligus mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan melalui pengelolaan logistik yang terintegrasi, berbasis data, efektif, dan berorientasi pada peningkatan nilai organisasi.
Kesiapan Finansial Rumah Sakit dalam Akselerasi Transformasi Digital: Tinjauan Pustaka tentang Capital Budgeting untuk Rekam Medis Elektronik (RME) Primacaeria Amri; Regi Faula Sari; Defrika Muharani; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12462

Abstract

Transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, namun membutuhkan investasi finansial yang besar dan perencanaan anggaran yang matang. Keberhasilan implementasi RME tidak hanya dipengaruhi oleh kesiapan teknologi dan sumber daya manusia, tetapi juga oleh kemampuan finansial rumah sakit dalam mendukung investasi serta operasional jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan finansial rumah sakit dalam mengadopsi RME serta mengevaluasi peran capital budgeting dalam memitigasi risiko keuangan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 40 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2026 dari berbagai basis data terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan finansial merupakan aspek multidimensional yang meliputi kemampuan menyediakan investasi awal, menjaga keberlanjutan biaya operasional, mengelola arus kas, dan meningkatkan efisiensi siklus pendapatan. Penerapan metode penganggaran modal seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Return on Investment (ROI) terbukti membantu pengambilan keputusan investasi secara lebih efektif dengan mempertimbangkan manfaat finansial maupun nonfinansial. Selain itu, integrasi RME dengan sistem klaim kesehatan digital mampu mempercepat proses verifikasi dan pencairan klaim BPJS Kesehatan sehingga mendukung stabilitas keuangan rumah sakit. Disimpulkan bahwa sinergi antara kesiapan finansial, perencanaan capital budgeting, dan integrasi sistem digital merupakan faktor utama dalam mewujudkan implementasi RME yang berkelanjutan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mengembangkan sistem jembatan data otomatis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan finansial.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Agustina Agustina Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alfani Ghutsa Daud Alfani Ghutsa Daud Alfani Ghutsa Daud Alfani Gutsa Daud Alfi Hidayati Anggi Wahyuni Arnawilis Arnawilis Arnawilis Asfeni Asfeni Asmala Sari Astri Nurlestari Awaliyah Ulfa Ayuliana Angraini Azzah Rawani Bertua Novita Ayu Defrika Muharani Defrika Muharani Devis, Yesica Dimas Aqiel Baihaqi P Ennimay Harvandy Anwar Harvandy Anwir Hashifah Faizah Hendri Hendri Hendrisman Herman Sudirman Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Ilma Wizraa Indra Kurniawan Istiana Auliani Jeanny Susana Magretta Jeanny Susana Margaretta Jepisah, Doni Johanes Jakri Johanes Jakri Kamali Zaman Kartika Destya Arini Khleg Gamal Mohammed Al-Yamani Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Komala Sari Leonita, Emy Lita Mahmudah Maimun, Nur Marlina, Hastuti Melnia Anisya Meri Sartika Raharta* Mitra Mitra Monika Sandra Muhajiriansyah Muhamad Dedi Widodo Muhammad Rafli Ramadhan Muhardi Muhardi N. Imas Susanti Nadya Hasnafi Inra Nailul Fithri Arrasily Neng Kasmiati Neni Suryani Novita Rani Nur Eka Sanfitri Nur Husna Dewi Nur Laili Farhiyah Nur'Aina Basir Nurafni Marissa Nurfarahin Nurfarahin Oktavia Dewi Petty Rismawati Primacaeria Amri Primacaeria Amri Putri Setyawati Rahayu, Endang Purnawati Rany, Novita Regi Faula Sari Renaldi, Reno Renny Anggraini Riauni Syaputri Rika Media Elna Rika Media Elona Rizal Husfaudin Rizki Samur Rosi Amalia Rosmita Sherly Firsta Rahmi Rahmi Sri Indah Kusumawati Sumengen Sutomo Syafrani Syafrani Telpa Abdi Tri Jenny Minarsih Tri Jenny Minarsih Tri Krianto Tri Kurniati Ubaidillah Ubaidillah Vidia Putri Maharani Wahyu Purnama Dewi Yalesvitri Yalesvitri Yang Ma Aisyah Yeyen Iscasari Yorismanto Yorismanto Yulia Mandayanti Sijabat Yulianto Ade Prasetya Yunita, Jasrida Zaenal Abidin Zulfan Sa'am