Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Akselerasi Budidaya Jeruk Berkelanjutan di Kelompok Tani Ngudi Rejeki berbasis Kolaborasi dengan TEFA Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember Refa Firgiyanto; Fandyka Yufriza Ali; Leli Kurniasari; Mochamat Bintoro; Estin Roso Pristiwaningsih
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i2.709

Abstract

Indonesia memiliki potensi strategis dalam pengembangan komoditas jeruk, khususnya jeruk Siam (Citrus nobilis) yang menjadi komoditas unggulan subsektor hortikultura. Namun, produktivitas di tingkat petani masih belum optimal. Di Kabupaten Jember, Kelompok Tani Ngudi Rejeki hanya mencapai produksi rata-rata ±25 kg/pohon, jauh di bawah potensi produktif 40–60 kg/pohon. Rendahnya produktivitas tersebut dipengaruhi oleh usia tanaman yang telah menua, tingginya serangan organisme pengganggu tanaman seperti CVPD dan lalat buah, terbatasnya penerapan teknologi budidaya modern, serta lemahnya fungsi kelembagaan petani. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program pengabdian Akselerasi Pengembangan Budidaya Jeruk Berkelanjutan diinisiasi melalui kemitraan strategis dengan Teaching Factory (Tefa) Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember. Tefa berperan sebagai pusat pembelajaran aplikatif yang mendukung proses transfer pengetahuan, penelitian terapan, pelatihan teknis, dan praktik langsung di lapangan, sehingga mampu mempercepat adopsi teknologi hingga 45% dibanding metode penyuluhan konvensional. Rangkaian kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul berbasis literatur, penyuluhan, pelatihan teknik rejuvenasi tanaman, penerapan Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu (PHT), pendampingan implementasi, penguatan kelembagaan, serta evaluasi berkala. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis petani hingga 80%, menurunkan intensitas serangan hama 20–25%, serta meningkatkan produksi jeruk berkualitas sebesar 30%. Kolaborasi berbasis Tefa terbukti efektif dalam mempercepat transformasi budidaya jeruk dan memperkuat keberlanjutan agribisnis di tingkat kelompok tani.
PENGARUH RASIO PENYEDUHAN DAN LAMA WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP KESUKAAN KONSUMEN MINUMAN COLD BREW KOPI ARABIKA Fandyka Yufriza Ali; Bima Syarliandi; Annisa Lutfi Alwi; Hatmiyarni Tri Handayani; Eva Rosdiana; Rizky Nirmala Kusumaningtyas
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.42874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio penyeduhan dan lama waktu ekstraksi terhadap kesukaan konsumen pada minuman cold brew kopi Arabika (Coffea arabica) Ijen. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian (PHP) Politeknik Negeri Jember pada Mei–Juni 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu rasio penyeduhan (1:15, 1:20, dan 1:25) dan lama waktu ekstraksi (10, 20, dan 30 jam). Variabel yang diamati meliputi uji organoleptik (warna, aroma, rasa, body, aftertaste, dan overall) menggunakan 31 panelis, serta pengukuran pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio penyeduhan berpengaruh nyata terhadap parameter rasa, body, aftertaste, overall, dan pH, sedangkan lama waktu ekstraksi berpengaruh nyata terhadap warna, body, aftertaste, overall, dan pH. Interaksi antara keduanya hanya berpengaruh nyata terhadap pH. Perlakuan terbaik diperoleh pada rasio 1:25 dengan lama ekstraksi 20 jam (K2P1) yang menghasilkan pH tertinggi (4,517) serta nilai kesukaan tertinggi pada aftertaste dan overall. Penelitian ini memberikan referensi bagi pelaku usaha dan konsumen dalam menentukan teknik penyeduhan cold brew kopi yang optimal.