Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI DI SMAN 1 SUELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Arif - Mulyanto; Nurchayati Nurchayati; Nasmi Herlina Sari; Agus Dwi Catur; Emmy Dyah Sulistyowati
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 2 (2020): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.526 KB)

Abstract

Sumber energi fosil semakin menipis seiring dengan pertumbuhan penduduk, perkembangan pembangunan dan teknologi. Upaya pencarian dan pemanfaatan sumber energi alternatif sangat diperlukan. Sumber energi terbaharukan yang sangat sesuai untuk diteliti dan dikembangkan serta disosialisasikan di Indonesia, terutama di NTB adalah energi matahari. Energi ini murah dan kesediaanya di NTB cukup berpotensi untuk dimanfaatkan, dipraktekan secara nyata dan di kembangkan.Pengenalan dan demo Sel surya diberikan pada Siswa-siswi SMAN 1 Suela sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil terlihat semangat peserta penyuluhan. Faktor pendorong yang membantu keberhasilan penyuluhan ini adalah kepedulian Sekolah dan keinginan siswa-siswi  untuk mendapatkan pengetahuan dan perkembangan energi matahari.
Aplikasi Alat Penetas Telur Kontrol Suhu dan Kelembaban di Desa Batu Tulis Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Sujita Sujita; Nasmi Herlina Sari; Sinarep Sinarep; Achmad Zainuri; Nur Kaliwantoro
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1257.485 KB) | DOI: 10.29303/jkp.v4i2.136

Abstract

Desa Batu Tulis Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah dikenal  sebagai petani dan peternak itik gamel. Ciri khas telur itik gamel warna telur putih dan besar. Telur asin asal Desa Batu Tulis merupakan produk unggulan, oleh-oleh khas Lombok yang paling banyak dicari oleh wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Karena rasa dan tekstur kuning telur itik yang khas dan bentuk yang besar. Kendala yang  dialami oleh peternak itik di Desa Batu Tulis adalah ketersediaan DOD berkurang, karena saat penetasan telur itik sering mengalami permasalahan. Telur itik hanya dapat  disimpan selama 3 – 6 hari di dalam suhu kamar (25–27°C). Apabila telur disimpan lebih dari waktu tersebut, telur akan fertil lalu mati. Salah satu cara mengatasi kendala tersebut dengan cara penyuluhan, sekaligus menerapkan alat tetas telur itik dengan kontrol suhu dan kelembaban (Thermostat-Hygrostat)  dengan sensor suhu dan kelembaban  DHT11. Hasil dari kegiatan jumlah telur yang bisa ditetaskan mencapai 80% (160 DOD), yang tidak bisa  menetas 20 % (40 butir). Walaupun demikian penggunaan alat penetuas telur bisa mengatasi masalah, kurangnya ketersediaan DOD dan meningkatkan harga jual telur itik.
Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik untuk Kompos Tanaman Salman Salman; Nurpatria Nurpatria; Yesung Allo Padang; Emmy Dyah Sulistiowaati; Nasmi Herlina Sari
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 1 (2021): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.485 KB)

Abstract

Untuk meningkatkan kesuburan media tanam, petani atau penggiat usaha tanaman membutuhkan pupuk. Salah satu permasalahan yang dihadapi petani atau penggiat usaha tanaman di tanah air adalah pengadaan pupuk yang berkesinambungan. Di sisi lain, Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi ketersediaan bahan-bahan organik yang dapat dimanfaatkan menjadi pupuk alternatif. Karena itulah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tim pelaksana memberikan penyuluhan kepada penggiat usaha tanaman mengenai pemanfaatan sampah dan bahan-bahan organik lain menjadi pupuk kompos.  
Pemanfaatan energy baru terbarukan di SMAN 1 Taliwang Arif - Mulyanto; N. - Nurchayati; Nasmi Herlina Sari; Achmad - Zainuri
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 2 (2019): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.898 KB)

Abstract

Energy source of fossil decrease while population , development and technology growth increase, so its important to seek and use renewable energy. The tipically renewable sources for west Nusa Tenggara are solar energy and wind energy. Thess energy are cheap and amount that can developt dan use to reduce of oil demand. Sosialisaton of solar energy dan wind energy is needed. The student, who is continue to developt the nation, will be target as member of sosialisation, especially SMAN 1 Taliwang. The students respon are good and fun indicate that the ssialisation is success. The helpful factor are school contribution and student curiosity to get knowledge of renewable energy. Keywords : renewable energy, solar energy, wind energy
Penerapan Mesin Penyuling Pada Pengusaha Kayu Gaharu Agus Dwi Catur; Sugiman Sugiman; Nasmi Herlina Sari; Rudy Sutanto; I Kade Wiratama
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 2 (2019): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.495 KB)

Abstract

Kayu gaharu diperdagangan dengan harga jual yang tinggi terutama dengan kandungan minyak (resin) yang tinggi.   Untuk mendapatkan minyak dan senyawa aromatik yang terkandung di dalamnya, kayu gaharu diperlakukan dengan mengekstrak minyak terpisah dari kayu.  Mitra menanam gaharu sejak 15 tahun yang lalu, merawat dan berhasil melakukan inokulasi pada tanaman gaharu dan mulai memanen. Kayu gaharu yang telah dihasilkan mitra dijual ke pengepul yang kemudian dijual kembali kepada ahli penyulingan minyak di luar pulau.  Hal tersebut membuat harga jualnya sangat rendah.  Mitra mempunyai keinginan mengolah kayu gaharu menjadi minyak, namun mitra belum menguasai teknologi mengekstrak minyak dari kayu gaharu tersebut.  Atas situasi tersebut perlu dilakukan pola pemberian bantuan teknologi kepada mitra.  Tujuannya adalah agar nilai ekonomi gaharu meningkat dengan cara mengolah kayu gaharu menjadi minyak gaharu.Teknologi yang akan diterapkan adalah menggunakan teknik distilasi (penyulingan) dengan menggunakan media uap air jenuh.  Perancangan peralatan destilasi dilakukan dengan melibatkan mitra agar hasilnya sesuai dengan harapan mitra.  Pembuatan  peralatan destilasi dilakukan di Laboratorium Produksi Fakultas Teknik.  Training pengoperasian peralatan destilasi dilakukan kepada mitra agar mampu mengoperasikan alat dengan benar.  Cara merawat peralatan destilasi juga perlu diajarkan kepada mitra agar mesin lebih awet dan kalaupun ada kerusakan mitra dapat segera melakukan perbaikan.Program pengabdian ini berhasil membuat mesin penyuling yang digunakan oleh mitra untuk menyuling minyak gaharu.  Mesin yang dibuat mampu memisahkan gaharu dari kayunya dalam bentuk cairan coklat kehitaman.       Kegiatan pengabdian ini juga mampu melatih mitra untuk mengoperasikan dan merawat mesin penyuling minyak gaharu.
Penyuluhan Pembuatan Briket dari Sampah Biomassa untuk Bahan Bakar di Lingkungan Batu Ringgit, Mataram Salman Salman Salman; Syharul Syahrul .; Nasmi Herlina Sari; Emmy Dyah Sulistyowati; Nur Kaliwantoro .
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 1 (2023): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i1.138

Abstract

Salah satu cara pemanfaatan sampah biomassa adalah dengan mengolahnya menjadi briket sampah biomassa.Karena itulah dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini tim pelaksana pengabdian melakukan penyuluhan pembuatan briket sampah biomassa di depan kelompok tani di Linkungan Batu Ringgit Selatan, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekabela, Kotamadya Mataram. Saat ini kelompok tani tersebut belum memanfaatkan sampah biomassa mereka yang tersedia secara melimpah di sekitar mereka.Hasil pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini meliputi pengadaan alat pencacah sampah organik, penyuluhan pembuatan briket sampah organik, dan produksi briket. Dari kegiatan ini tim pelaksana berhasil memproduksi briket. Hasil pembuatan briket sampah biomassa ini bisa ditawarkan konsumen baik skala rumah tangga, industri maupun sesuai tujuan awal yaitu PLTU sebagai target pemasaran dalam skala besar.
Aplikasi Alat Tanam Padi Sistem Jarwo di Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah Sujita Sujita; Nasmi Herlina Sari; Sinarep Sinarep; Achmad Zainuri; Rudy Sutanto
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 1 (2023): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i1.148

Abstract

Batunyala Village, Praya Tengah District, Central Lombok Regency is known as a rice barn area in Central Lombok Regency. In general, their livelihood is rice farming. The characteristics of rice from Batunyala Village are fluffier and fragrant with fragrant pandan wangi. So many local and foreign rice traders are looking for it to be sold again. The obstacle experienced by farmers is when planting rice. Planting is an important activity in rice cultivation which requires about 25% of labor. Most of the agricultural workforce is now entering the non-productive age, while the interest of the younger generation to get involved in agriculture is getting lower, especially with traditional farming systems. This situation has raised deep concern for the government in achieving reliable food security. One way to overcome these obstacles is by counseling, as well as applying the rice transplanter (Rice Transplanter) of the Jajar Legowo (Jarwo) Planting Method. The application of Rice Transplanter technology with the Jarwo method can increase time and cost efficiency. The production of Pandan Wangi variety rice produces an average of 4.0 tons/ha and manually produces an average of 3.64 tons/ha. Can increase production by 9.89% compared to the manual system.
Introduksi Pemanfaatan Legum Lamtoro Tarramba (Leucaena leucocephala cv. tarramba) Sebagai Pakan Sumber Protein Pada Kelompok Peternak Sapi Sambik Elen Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Yusuf Akhyar Sutaryono Sutaryono; Dahlanuddin; Mardiansyah; Harjono; Nasmi Herlina Sari; Sukarne
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4358

Abstract

Wawasan peternak merupakan salah satu penyebab utama rendahnya ketersediaan nutrisi di dalam pakan dalam usaha pembibitan sapi potong di Indonesia. Sistem pemeliharaan sapi di tingkat peternak masih dilakukan secara tradisional tanpa pernah memperhatikan kebutuhan pakan yang diperlukan oleh ternak, hal tersebut disebabkan karena keterbatasan ketersediaan hijauan pakan dan tidak adanya penyediaan hijaun pakan secara khusus, pada musim kemarau terjadi kesulitan memperoleh bahan pakan terutama hijauan pakan yang berkualitas. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas nutrisi dalam pakan untuk sapi potong adalah dengan mencari bahan pakan alternatif. Tanaman legume lamtoro varietas tarramba (leucaena leucocephala cv. tarramba) memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan cepat, dapat beradaptasi pada daerah tropis dan dapat bertahan di berbagai kondisi tanah. Lamtoro memiliki kandungan nutrisi diantaranya, karbohidrat 40 %, protein 25,9 %, tannin 4 %, mimosin 7,17 %, kalsium 2,36%, fosfor 0,23%, dan nitrogen 4,2 %. Informasi ini perlu untuk dibagikan kepada masyarakat. Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan adalah wilayah yang memiliki populasi sapi potong yang cukup signifikan di Kabupaten Lombok Utara. Sebagai bentuk pembagian informasi, maka dilakukanlah kegiatan Pengabdian introduksi manfaat lamtoro tarramba sebagai hijauan sumber protein bagi ternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan peternak mengenai potensi lamtoro tarramba untuk meningkatkan produktivitas ternaknya. Kegiatan pengabdian berhasil dilaksanakan dengan mencapai target luaran. Masyarakat menguasai teknik penanaman dan manajemen pemeliharaan tanaman lamtoro, masyarakat telah menyadari dan mengaplikasikan lamtoro sebagai basis pakan ternaknya, dan masyarakat menguasai teknologi pengawetan pakan dan pembuatan pellet untuk meningkatkan hasil produktivitas ternaknya.
Evaluation of the Impact Strength and Morphology Properties of Musa Acuminata Fiber Composite/CaCo3 Powder Nasmi Herlina Sari; Salman; Suteja; Yusuf Akhyar Sutaryono; Joni Iskandar
Journal of Fibers and Polymer Composites Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Fibers and Polymer Composites
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jfpc.v2i1.63

Abstract

Banana stem (Musa Acuminata, MA) fiber is a free agricultural waste obtained after harvesting the fruit. When compared to synthetic fibers, banana fiber has significant weaknesses in composite production, such as low interfacial bond strength between the fiber and the matrix. The purpose of this research is to improve the impact strength of banana stem fiber composites by adding CaCO3 powder. The hot press technique is used to create composites. In the production of polyester composites, woven MA and CaCO3 stem fibers are prepared. An impact testing machine and a scanning electron microscope were used to investigate the effect on morphological properties and impact strength. The study's findings revealed that a polyester composite containing 10% banana stem fiber and 25% CaCO3 had the highest impact strength of 45.27 KJ/m2, which was associated with strong adhesion between the CaCO3-fiber and the polyester matrix. Fiber pullout, matrix cracking, and fiber debonding were all observed in the composite fracture morphology. The resulting composite properties could be used to replace palm fiber/fiber glass composites.
The Mechanical Properties of a Water Hyacinth/Rice Husk Powders Composite for Tissue Engineering Applications Nasmi Herlina Sari; Suteja Suteja; Yusuf Akhyar Sutaryono
Journal of Fibers and Polymer Composites Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Fibers and Polymer Composites
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jfpc.v2i2.123

Abstract

In this study, composites made from water hyacinth powder (WPH) and rice husk powder (RH) were created using the hot press method, and the composites were characterized to determine their suitability for biomedical applications such as tissue engineering. The mixing ratio of WPH/RH was investigated. Fourier transmission infrared spectroscopy (FTIR) revealed the presence of chemical bonds in the composites under investigation. Tensile tests were used to investigate the mechanical properties of the composite, which revealed that adding water WPH to the rice husk composite reduced the composite's strength. A composite with a 5% WPH content had the highest tensile strength of 32.72 MPa. Meanwhile, the mechanical strength of the other composites studied ranged from 25,537 MPa to 29.43 MPa. However, the elastic modulus of the composite increased with the addition of WPH. The SEM image shows that the powder distribution is less even, the interface between WPH-RH and polyester is quite tight, and the composite contains a number of voids. Characterization of the developed composite demonstrates that the WPH/RH addition ratio can be adjusted to achieve the desired composite properties for tissue engineering and cartilage regeneration applications.
Co-Authors Achmad - Zainuri Achmad Zainuri Achmad Zainuri Achmad Zainuri Agil Trieanto Agus Dwi Catur Agus Dwi Catur Ahmad Akromul Huda Ahmad Akromul Huda Ahmad Ilyas Rushdan Ahmad Safii Ahmad Syafruddin Zohri, Ahmad Ahmad Syafruddin Zohri, Ahmad Syafruddin Ahmad Taufan Ainun Asmawati Anindito Purnowidodo Anindya Aisyatur Amini Arif Mulyanto Arif Mulyanto, Arif Arif Surya Darmawan D.P Arif Surya Darmawan, Arif Surya Arya Muliana Baiq Elmaliana Baiq Tasya Carrisa Catalin Iulian Pruncu Dahlanuddin Denda Ayu Febriani Riaz Putri Dewa Gede Pertama Putra Dewa Gede Pertama Putra, Dewa Gede Pertama Dhea Amalia Didit Yudhanto Difa Salsabila Fakhrunnisa Dimas Juniarto Dina Muliyani Djarot B. Darmadi, Djarot B. Dwi Setyawan Edi Syafri Edi Syafri Emmy dyah S Emmy Dyah Sulistiowaati Emmy Dyah Sulistyawati, Emmy Dyah Emmy Dyah Sulistyowati Emmy Dyah Sulistyowati Emmy Dyah Sulistyowati Emmy Dyah Sulistyowati, Emmy Dyah Evelyn Carolina Sentosa Fitratul Wahyu, Fitratul Fitri Febrianti Gunawan Refiadi H. Harsi, H. Harjono Herlinasari, Nasmi Hidayatulah, Syarif Huda, Ahmad Akromul Huriyani I Gede Widiartha I Gede Widiartha, I Gede I Gusti Bagus Indra Permana I Kade Wiratama I Made Suartika I Made Wirawan I Putu Krishna Artha Sastra I Putu Krishna Artha Sastra, I Putu Krishna Artha I Putu Lokantara I.D.K. Okariawan Ida Bagus Alit IDK Okariawan, IDK IGNK Yudhyadi IGNK. Yudhyadi Insan Andrian, Insan Jamaluddin Jamaluddin Jauhar Fajrin Jauhar Fajrin Jauhari Muslim, Jauhari Joni Iskandar Kadriyan, Hamsu Karyanik, Karyanik Khan, Moonish Ali Kiki Dewanti Lalu Abdurrahman Wahid Lalu Tumbuh Prasetya Lalu Wahyu Alam Ludia Margrith Suseray M. irawan Apriandi M. Wirya Dirjan M. Wirya Dirjan, M. Wirya Maharsa Pradityatama Mardiansyah Maryam Soleha Bahar Muhammad Ali Azmi Muhammad Edi Nasution Muhammad Nabil Fadhlurrohman Rivlan Muhammad Nabil Fadhlurrohman Rivlan Muhammad Rama Setiyadi Muhammad Subbanul Mujahiddin Muhammad Zaidan Fadhlurrahman Rivlan Muji Setiyo N. Nurchayati Namira Risqi Putri Muquita Nur Kaliwantoro Nurhasanah Nurhasanah Nurpatria Nurpatria Nurrochman Hartadi Dasrien Pandri Pandiatmi Pandri Pandiatmi Panji Saputra Anggara Paryanto Dwi Setyawan Pnadri Pandiatmi, Pnadri Putu Lokantara R.C. Lelio Ragil Widyorini Retno Setyowati, Ety Risa Wardani Rivlan, Muhammad Nabil Fadhlurrohman Rivlan, Muhammad Zaidan Fadhlurrohman Rozan Hermansyah Rudy Sutanto S Sinarep, S S Sujita, S S. Sinarep, S. Saiful Askar, Saiful Salman Salman Salman Salman Salman Salman Salman Salman Sanjay Mavinkere Rangappa Sari, Suteja Senthil Muthu Kumar Thiagamani Sinarep Sinarep - Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Sinarep Siti Zulaeha Sugiman . Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita Sujita, Sujita Sukarne Sukarne Sukarne Sulhaini Sutaryono, Yusuf Akhyar Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja Suteja, Suteja Syafri, Edi Syahrul Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Syarif Hidayatullah Syharul Syahrul . T Topan, T T. Topan, T. Tawaqqal, Akbar Thiagamani, Senthil Muthu Kumar Thiagamani, Sentil Muthu Kumar Topan Gusti Wibowo Ulfa Handayani Wibi Wahid Muharram Yayan Gunanto Yayat Indra Saputra Yesung Allo Padang Yogi Prayudi Yudi Ahmad Efendi Yusuf Ahyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Sutaryono Zahratul Laili