Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

POTENSI KARBON AKTIF KULIT NANAS (Ananas comosus) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT Pb DENGAN PERBANDINGAN AKTIVATOR NaOH DAN HCl Rusli, Rusli; Fatimah, Siti; Gusti, Herdi Idriawien; Jumrah, Elfira
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i1.6078

Abstract

The increasing need for activated carbon with biological raw materials in Indonesia is very rapid, supported by technological and industrial advances. Activated carbon is quite important in the industrial world which is used as an adsorbent. This research uses pineapple skin as a raw material for making activated carbon. The purpose of this study was to determine the potential and adsorption capacity of activated carbon from pineapple peels. Activated carbon is prepared by carbonating pineapple skin at 600oC for 5 minutes and then activated with HCl and NaOH activators by soaking for 24 hours. Furthermore, the absorption of Pb was tested using AAS to determine the absorption potential of pineapple peel activated carbon for heavy metalsThe test results showed that activated carbon using HCl had a yield of 9.2%, moisture content of 12.68%, and ash content of 35.88%. Meanwhile, activated carbon using NaOH had a yield of 9.5%, moisture content of 32.38%, and ash content of 21.03%. The adsorption capacities were 0.0045 mg/g (HCl) and 0.0053 mg/g (NaOH). These results indicate that pineapple peel has strong potential as a raw material for activated carbon in heavy metal adsorption, in accordance with SNI 06-3730-1995.
Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Lotion Ekstrak Daun Lahuna (Chromolaena odorata) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Alda, Nurfadhilah; Astuti, Kartika Novi; Jumrah, Elfira; Abubakar, Andi Nur Fitriani
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 1 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i1.1418

Abstract

Daun lahuna atau yang dikenal dengan nama ilmiah Chromolaena odorata adalah tumbuhan digunakan secara tradisional untuk mengobati luka, obat batuk, dan penyakit kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi ekstrak daun lahuna sebagai sumber senyawa aktif dan aktivitas antibakteri sediaan lotion ekstrak daun lahuna terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Pada skrining fitokimia, senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstra etanol daun lahuna adalah fenolik, flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid. Formulasi sediaan lotion dibuat tiga variasi konsentrasi yaitu 2 gram (F1), 3 gram (F2), dan 4 gram (F3). Hasil menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri pada bakteri Staphlococcus aureus setelah diformulasikan dalam sediaan lotion memiliki zona hambat berturut-turut 12.428 mm, 12.89 mm, dan 14.255 mm.
Peningkatan Keterampilan Guru dalam Memanfaatkan Lesson Study di SDN 112 Inpres Bontomanai Cahyani, Vika Puji; Ahmad, Fandi; Indah Sari, Nur; Jumrah, Elfira; Munawwarah
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i5.11222

Abstract

Lesson Study menjadi alat yang sangat berharga dalam memperkaya pengalaman pendidikan bagi guru dan siswa. Namun, di SDN 112 Inpres Bontomanai, penerapan Lesson Study masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru, keterbatasan waktu, serta rendahnya budaya kolaboratif dalam merancang dan mengevaluasi pembelajaran. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru tentang Lesson Study. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan Utama yaitu Sosialisasi, Pelatihan dan Workshop, Pendampingan dan Evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metode wawancara dengan guru, serta pengukuran pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru terhadap Lesson Study. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SDN 112 Inpres Bontomanai, yang berlokasi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman guru, kemampuan observasi, kerja sama antar guru, motivasi, serta kualitas perencanaan pembelajaran. Semua indikator mengalami peningkatan yang cukup tinggi setelah kegiatan dilakukan.
PENYULUHAN PEMBUATAN MINYAK CENGKEH PADA MASYARAKAT DI DESA TACCORONG KEC. GANTARANG islawati, islawati; Jumrah, Elfira; Salnus, Subakir
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/abdi.v1i2.2456

Abstract

Abstrak: Penyuluhan pembuatan minyak cengkeh pada Masyarakat desa Taccorong Kec. Gantarang merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan manfaat kesehatan dari minyak cengkeh serta memperkuat keterampilan praktis dalam memanfaatkannya. Dalam konteks penelitian sebelumnya, minyak cengkeh telah terbukti memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, dan analgesik yang dapat mendukung perawatan kesehatan yang holistik dan alami. Kegiatan penyuluhan ini melibatkan berbagai langkah, termasuk persiapan materi, demonstrasi langsung pembuatan minyak cengkeh, dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman yang maksimal. Masyarakatberperan sebagai fasilitator dalam menyampaikan informasi dan keterampilan praktis kepada peserta, dengan didukung oleh modul pembelajaran yang terstruktur. Melalui kegiatan penyuluhan, peserta dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang manfaat kesehatan dari minyak cengkeh serta memperoleh keterampilan praktis dalam pembuatannya. Evaluasi kegiatan menunjukkan respons yang positif dari peserta, dengan adanya peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam menggunakan minyak cengkeh untuk perawatan kesehatan pribadi dan keluarga. Penyuluhan pembuatan minyak cengkeh pada Masyarakatadalah langkah yang efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat serta memberdayakan individu untuk mengambil peran aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri. Dengan memperkuat koneksi antara ilmu pengetahuan dan praktik, kegiatan ini memiliki potensi untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam masyarakat.
Analysis of Vitamin Content in Tropical Fruits Jumrah, Elfira
Hayyan Journal Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v1i1.1145

Abstract

Fruits are pointed out as natural sources of antioxidants, playing protective roles against aging, and chronic and degenerative pathologies. In this review it is shown that virtually unknown edible tropical fruits present significantly higher antioxidant activity when compared to temperate fruits considered to be good sources of antioxidantsThe tropical fruits, namely, Psidium Guajava L, Mangifera Indica L, and Carica Papaya L, are tropical fruits that have many benefits for the human body. They are rich in vitamin C, with three times the amount found in oranges, ten times the quantity found in papaya, and thirty times that found in bananas. Papaya is one of the fruit commodities that can be used almost as much. Crystal guava is a tropical fruit that is known to contain a large amount of vitamin A, and can be consumed regularly as a good antioxidant. It has various health benefits, such as antioxidant properties, improving digestive health, helping to lose weight, relieving flu symptoms, maintaining eye health, and nourishing the skin. It is also known that mango is an important source of micronutrients, vitamins, and other phytochemicals. Mango is called mango plants originate from India. The fruit is rich in vitamins A, C, D, and E, and it is also rich in antioxidants. The content of vitamin C is also high. The antioxidant activity test of ethanolic extract from solanum family leaves using methanol is used to reduce inflammation and protect body cells from the effects of free radicals that have the potential to cause various diseases. Further research is needed to better know the content of vitamins and pharmaceutical science natural ingredients with the ultimate goal, fruits that can overcome various health problems.
Uji Antioksidan Formulasi Pasta Gigi Herbal Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatrhopa Curcas L.) Dan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Jumrah, Elfira
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11542922

Abstract

Masyarakat Indonesia menggunakan ramuan herbal dari berbagai tanaman untuk mengobati berbagai penyakit. Jarak pagar dan sirih adalah tanaman pekarangan yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional seperti sakit gigi, sariawan, anti kandidiasis vagina dan mulut. Tanaman yang memiliki khasiat obat merupakan tanaman yang secara alami menghasilkan bahan aktif terapeutik sehingga potensial dimanfaatkan sebagai sumber bahan aktif pada pembuatan pasta gigi herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa aktif dalam daun jarak pagar dan daun sirih serta menguji aktivitas antioksidan yang diformulasi dalam bentuk pasta gigi herbal. Berdasarkan hasil penelitian daun jarak pagar mengandung senyawa flavonoid, saponin, tannin dan steroid sedangkan daun sirih mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tannin dan steroid. uji aktivitas antioksidan ketiga formulasi menujukkan aktivitas lemah masing-masing % Inhibisi F1 (8%), F2 (10%) dan F3 (8%).
(Review Article) Identification of Endophytic Bacteria by 16S rRNA Analysis Elfira Jumrah; Islawati, Islawati; Salnus, Subakir
Jurnal Sains dan Teknik Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknik Terapan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, AK-Manufaktur Bantaeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

16S rRNA analysis has been used for decades to identify and identify phylogenetic relationships for microorganisms, for instance bacteria. 16S rRNA analysis can identify at the genus and species level. One of the most frequently identified microorganisms using 16S rRNA analysis is endophytic bacteria. Endophytic bacteria have a symbiotic relationship with plants and can synthesis the same compounds as their hosts. The existence of endophytic bacteria benefits their hosts because it can protect plants against insects or pathogens and can help plant growth by producing plant growth regulator compounds, such as IAA, GA3, and cytokinins. In addition, some endophytic bacteria such as Bacillus Burkholderia Enterobacter species, and Staphylococcus sp have antibacterial, antioxidant and anticancer activity. Hence endophytic bacteria need to be identified molecularly. Literature studies show that endophytic bacteria have been successfully isolated from various plants such as Bacillus cereus, Baicillus pumilus, Baicillus siamensis, Burkholderia Enterobacter, and Staphylococcus sp. These endophytic bacteria have antibacterial activity, especially on pathogenic bacteria such as Klebsiella pneumonia, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, and Salmonella sp.
Analisis Kualitatif Kandungan Formalin dan Boraks pada Daging Ayam Di Beberapa Pasar Makassar Husain, Halimah; jumrah, elfira
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to qualitatively analyze the presence of formalin and borax in chicken meat sold in several traditional markets in Makassar City. The method used is a qualitative test using specific reagents for detecting formalin and borax on five chicken meat samples randomly collected from five different markets. The results show that no borax was detected in any of the tested samples. However, four out of five chicken meat samples were found to contain formalin. These findings indicate that there are still vendors or producers using hazardous substances that are prohibited in food processing. This highlights the need for increased supervision by relevant authorities and public education on the dangers of consuming food products containing harmful chemicals. This study is expected to serve as a reference for policymaking to ensure food safety in Makassar City.
Pemanfaatan Buah Tropis Lokal (Pepaya, Buah Naga, Mangga, dan Nanas) dalam Pembuatan Selai Inovatif Berbasis Pektin Alami Husain, Halimah; Jumrah, Elfira; Ilyas, Nita Magfirah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.81094

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan buah tropis lokal pepaya (Carica papaya L.), buah naga (Hylocereus polyrhizus), mangga (Mangifera indica L.), dan nanas (Ananas comosus L.) dalam pembuatan selai inovatif berbasis pektin alami. Buah-buahan tersebut dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia serta kandungan pektinnya yang berperan penting dalam pembentukan tekstur gel pada produk selai. Metode penelitian meliputi tahapan persiapan bahan, penghalusan, pencampuran dengan gula dan asam, pemanasan, serta pengujian pH dan organoleptik. Pektin, gula, dan asam diketahui menjadi faktor utama yang menentukan kualitas fisik dan sensorik selai, seperti kekentalan, kestabilan gel, warna, aroma, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh buah tropis yang digunakan menghasilkan selai dengan karakteristik organoleptik yang baik. Selai memiliki tekstur lembut, mudah dioles, warna menarik, aroma khas buah yang segar, serta cita rasa manis-asam yang seimbang. Dari keempat jenis buah, masing-masing memberikan keunikan tersendiri terhadap warna dan aroma akhir produk. Kesimpulannya, pemanfaatan buah tropis lokal berpotensi besar dalam menghasilkan produk selai inovatif berbasis pektin alami yang bernilai ekonomi tinggi, ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian Indonesia.Kata Kunci: Buah tropis lokal, Selai, Pektin alami, OrganoleptikABSTRACTThis study aims to explore the potential utilization of local tropical fruits papaya (Carica papaya L.), dragon fruit (Hylocereus polyrhizus), mango (Mangifera indica L.), and pineapple (Ananas comosus L.) in the production of innovative jams based on natural pectin. These fruits were selected due to their abundance in Indonesia and their natural pectin content, which plays a crucial role in the formation of gel texture in jam products. The research method included several stages: preparation of raw materials, blending, mixing with sugar and acid, heating, and testing for pH and organoleptic properties. Pectin, sugar, and acid were identified as the key components determining the physical and sensory qualities of the jam, such as viscosity, gel stability, color, aroma, and taste. The results showed that all tropical fruits used produced jams with favorable organoleptic characteristics. The jams exhibited a soft and spreadable texture, attractive color, fresh fruity aroma, and a balanced sweet-sour taste. Each fruit contributed its own distinctive color and aroma to the final product. In conclusion, the utilization of local tropical fruits has great potential in producing innovative, natural-pectin-based jams that are economically valuable, environmentally friendly, and capable of enhancing the added value of Indonesia’s agricultural products.Keywords: Local tropical fruits, Jam, Natural pectin, organoleptic 
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Syahdam Karneng; Agustina, Ayu Safitri; Elfira Jumrah; Fitriani Abubakar, Andi Nur; Herdie Idriawien Gusti; Jihad Talib; Sri Sumiati; Nur Ismi; Putri Ramadani Hasra
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11304

Abstract

Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemari lingkungan. Berdasarkan hal tersebut maka, pengabdian ini dilakukan untuk memanfaatkan daun sirih dan daun binahong sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring yang ramah lingkungan dan dapat menciptakan peluang usaha baru yang memberikan pendapatan kepada warga desa. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan kelompok PKK Desa Balong Kec. Ujung Loe Kab. Bulukumba, yang terdiri dari 20 orang anggota. Kegiatan yang diusulkan pada PKM ini adalah sosialisasi kandungan senyawa aktif daun sirih dan daun binahong, pelatihan teknik pembuatan dan proses produksi pengolahan daun sirih dan daun binahong menjadi sabun cuci piring, pelatihan teknik pengemasan dan pelabelan produk, pelatihan manajemen usaha dan pemasaran produk, evaluasi program, serta pendampingan. Hasil: Pengolahan daun sirih dan daun binahong menjadi sabun cuci piring sangat memberikan dampak positif terhadap ibu PKK di Desa Balong, selain mereka dapat membuat sabun cuci piring sendiri, mereka juga dapat memanfaatkan tanaman yang mereka tanam selama ini yang kurang dimanfaatkan. Daun sirih dan daun binahong termasuk tanaman yang mengandung senyawa-senyawa kimia dengan bioaktivitas sebagai antibakteri. Kesimpulan: Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, melalui sosialisasi dan pelatihan ibu-ibu PKK dapat mengetahui manfaat penggunaan daun sirih dan daun binahong dalam pembuatan sabun cuci piring yang ekonomis dan ramah lingkungan.