Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Media Pop Up Book dalam Menstimulasi Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Krisma, Krisma; Satriana, Malpaleni; Kartika, Wilda Isna
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.991

Abstract

Program Penilaian Anak  Internasional (PISA) 2022 menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai nilai rata-rata kemampuan membaca sebesar 359, yaitu peringkat 71 dari 81 negara. Kajian Perpustakaan Nasional mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 25,1%. Ketika anak berusia antara 5 hingga 6 tahun mereka mulai mengenali serta memahami simbol-simbol huruf yang berbeda, mereka memasuki fase membaca permulaan. Tujuan untuk mendalami bagaimana media pop up book mempengaruhi keterampilan membaca anak. Sampel berjumlah 6 anak, karena anak-anak tersebut tidak memenuhi kriteria kemampuan membaca. Studi ini memanfaatkan metodologi kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pretest-posttest, serta analisis statistik menggunakan SPSS 26.0 for windows. Perolehan analisa dihasilkan skor sig sejumlah 0,000 < 0,05 serta skor thitung = 31,000 > ttabel = 2,131. Berdasarkan temuan tersebut Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pop up book berpengaruh terhadap keterampilan membaca awal anak usia 5 hingga 6 tahun. karena anak beralih dari tidak tahu huruf dan membaca menjadi bisa memahami bacaan. Menurut penelitian ini, guru harus mendorong penggunaan media pop up book dalam pembelajaran interaktif untuk mengoptimalkan kemampuan membaca permulaan anak.
Dampak Media Busy Board terhadap Perkembangan Motorik Halus Usia 2-3 Tahun Yuniar, Alfhina; Satriana, Malpaleni; Isna Kartika, Wilda; Kale, Sartika
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.999

Abstract

Perkembangan motorik halus menjadi faktor penting yang perlu dikembangkan dari anak usia dini sebab kemampuan motorik amat berperan demi membantu anak itu sendiri (self help skilss). Tujuan dari penelitian ini guna melihat seberapa dampak media busy board akan perkembangan anak usai 2-3 tahun baik sebelum dan sesudah diterapkan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis studi pre-eksperimen yang menerapkan desain one group pretest dan posttest dengan sampel sejumlah 8 anak. Pengujian statistik dengan uji Liliefors, uji Levene, dan Paired Sample T test. Berdasarkan analisis data penelitian, tingkat signifikansi ditemukan sebesar 0,000<0,05, dan nilai thitung = 27,290> ttabel = 2,160. Hasil ini mengindikasikan media busy board  yang diberikan kepada anak usia 2-3 tahun di posyandu Maluhu, Tenggarong telah berhasil meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Peningkatan skor rata-rata dari perhitungan rata-rata Posttest - rata-rata Pretest 21,33. Temuan ini menunjukkan efektivitas media dalam menjangkau misi pembelajaran yang telah ditetapkan, melalui kegiatan berulang-ulang anak mulai memahami konsep bermain memutar kunci, meremas kain, memasukkan stop kontak, memindahkan manik-manik, membuka sabuk tas, melipat kain, menggunting kertas tanpa pola, dan hal lain yang dapat membantu anak dalam dalam memecahkan masalah di setiap aktivitas sehari-hari anak.
Pengaruh Media Boneka Tangan Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Alfitriani, Linda; Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.994

Abstract

Kemampuan berbicara menjadi faktor yang sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia dini, sebab dengan kemampuan berbicara yang baik maka dapat memudahkan anak berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media boneka tangan sebelum dan sesudah menggunakan serta mengetahui pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen desain One Group Pretest and Posttest. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis memakai uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, uji normalitas, uji homogenitas, analisis stastistik deskriptif dan uji hipotesis mengunakan uji T. Subyek penelitian yaitu 9 anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian diperoleh bahwa media boneka tangan dapat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak. Hasil analisis paired samples test menunjukkan nilai 0,00 < 0,05. Dengan ini dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Bermain Geometri Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Fitriyani, Luluk Farida; Palenewen, Evie; Satriana, Malpaleni
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1019

Abstract

Kemampuan kognitif anak usia dini mencakup aspek daya ingat, pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir logis yang penting untuk perkembangan akademik dan sosial. Namun, masih ditemukan kendala stimulasi kognitif yang optimal di beberapa PAUD, seperti kurangnya media dan minimnya penerapan metode pembelajaran berbasis eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun setelah diberikan stimulasi melalui permainan geometri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta tes kognitif menggunakan pretest dan posttest. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan kognitif, dengan skor rata-rata meningkat dari 38,00 menjadi 69,53 dan N-gain sebesar 0,5287 (kategori sedang). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa eksplorasi bentuk geometri tidak hanya meningkatkan daya ingat dan pemahaman konsep, tetapi juga melatih anak dalam memecahkan masalah serta mengenali hubungan spasial dengan lebih baik.
Pengaruh Kegiatan Kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun di TK Al Raudah Samarinda tia, Siti Mutia Tasyah; Satriana, Malpaleni; Maghfirah, Febry
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4732

Abstract

Kemampuan menempel menjadi suatu faktor yang penting untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak. Tujuan dilangsungkannya studi ini yakni untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui jenis studi pra-eksperimen yang menerapkan desain one grup pre-test and post-test dan menerapkan sampel yakni sejumlah 19 anak di TK Al Raudah Samarinda. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas instrumen, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis mengunakan uji T. merujuk pada temuan studi ini, kemampuan menempel sebelum diberi perlakuan pre-test adalah 21.16 dan sesudah perlakuan post-test 58,53 sehingga kemampuan menempel anak meningkat 37,37 dan berpengaruh signifikan terbukti bahwa skor Sig. = 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat dilihat bahwa ada pengaruh kegiatan kolase dengan bahan loose part terhadap kemampuan menempel anak usia 5-6 tahun.
Innovation of Educational Table Game Tools in Stimulating Developmental Aspects of Early Childhood Malpaleni Satriana; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Yeni Solfiah; Sri Tatminingsih; Antung Dewi Nurliana Sagita; Diva Shally Mayumi; Rina Pujiati Pertiwi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v12i3.85655

Abstract

Learning innovation is needed to overcome various challenges in the world of education, particularly in efforts to improve the quality of stimulation for early childhood development. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of an educational game tool in the form of an educational table called “My Development Aspects” as a stimulation medium that supports six aspects of child development. This study is a research and development (R&D) study that adopts the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The limited trial subjects involved early childhood children and teachers as the primary users of the medium. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and expert validation questionnaires, using instruments that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results of the study indicate that this educational table is designed with several activities on each side of the table, which is flexible for use indoors or outdoors, can be played individually or in groups, and allows for the replacement of materials according to the learning theme. This media is considered effective and efficient in supporting the stimulation of six aspects of child development, namely religious and moral values, physical motor skills, cognitive skills, language skills, social-emotional skills, and artistic skills. The conclusion of this study indicates that the “Aspek Perkembanganku” educational table has significant potential as an adaptive and applicable learning media innovation for early childhood educators.
Pelatihan Pemberdayaan Sumber Daya Alam Hutan Kalimantan dalam Pembuatan APE Bagi Pendidik PAUD di Kota Samarinda Wilda Isna Kartika; Heny Djoehaeni; Febry Maghfirah; Adharina Dian Pertiwi; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Malpaleni Satriana; Hasbi Sjamsir; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.969

Abstract

Pemberdayaan sumber daya alam dapat menghasilkan beragam alat permainan edukatif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk melatih pendidik PAUD di kota Samarinda dalam pemberdayaan sumber daya alam hutan kalimantan menjadi APE. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Pelaksana kegiatan adalah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah 116 pendidik PAUD di kota Samarinda. Kegiatan PkM ini menghasilkan sembilan APE berbahan dasar sumber daya alam Kalimantan yang dapat menstimulasi berbagai kemampuan anak, diantaranya kemampuan matematika, literasi, motorik, dan pemecahan masalah. Kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sumber daya alam Kalimantan lainnya utuk menstimulasi perkembangan anak.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif pada Siswa Kelas IX SMP Samarinda Febry Maghfirah; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Raihan Febriana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2461

Abstract

Abstrak Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21 memberikan tantangan bagi generasi mendatang untuk beradaptasi terhadap tantangan tersebut, sehingga tantangan ini juga dapat menjadi syarat bagi mereka untuk menguasai pemanfaatan teknologi. Dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan siswa kelas IX SMP Samarinda dalam membuat media pembelajaran multimedia interaktif. Format kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab dan latihan kemahasiswaan. Pengabdian dilaksanakan di SMP Samarinda. Hasil dari kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman, pengetahuan dan keterampilan baru dalam penggunaan aplikasi pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia. Hal ini juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu keberhasilan kegiatan ini juga terlihat dari respon positif siswa dalam praktiknya. Berdasarkan temuan yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah dilaksanakan dengan lancar dan berhasil memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Kata Kunci: media pembelajaran, multimedia interaktif, pelatihan Abstract The rapid development of science and technology in the 21st century provides challenges for future generations to adapt to these challenges, so that these challenges can also become a requirement for them to dominate the use of technology. In the field of education, technological developments can be used as a learning media for students. The aim of this community service is to improve the skills of ninth grade students at Samarinda junior high school in creating interactive multimedia learning media. The format of this activity is lecture, question and answer and student activities. The service was carried out at Samarinda junior high school. As a result of this activity, students gain new experience, knowledge and skills in using multimedia-based interactive learning media creation applications. This can also increase students' learning motivation. Apart from that, the success of this activity can also be seen from the students' positive responses in practice. Based on the findings obtained, it can be concluded that the training was carried out smoothly and successfully met the established success criteria. Keywords: learning media, interactive multimedia, coaching
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Literasi dan Numerasi Berbasis ICT Pada Guru PAUD Febry Maghfirah; Malpaleni Satriana; Wilda Isna Kartika; Reyzia Anggriani Hasnur
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2517

Abstract

Kesuksesan akademik selama pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada perolehan awal keterampilan literasi dan numerasi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keterampilan literasi dan numerasi adalah media pembelaran, salah satunya media pembelajaran berbasis Information and Communication Technologies (ICT). Siswa abad ke-21 membutuhkan kompetensi yang memungkinkan mereka untuk menyesuaikan diri dengan jenis baru dari informasi. Namun, beberapa penelitian melaporkan pengetahuan guru PAUD terkait ICT sebagai hal yang langka sehingga perlunya pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis ICT untuk dilakukan. Tim pengabdi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada guru PAUD di TK Negeri 03 Tenggarong dan KB Alam Al-Fatah Samarinda dengan tujuan agar guru mendapat pemahaman dan dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis ICT. Metode kegiatan pengabdian ini diantaranya survei lokasi pengabdian, pelaksanaan kegiatan pelatihan, dan evaluasi kegiatan pelatihan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan. Hasil dari kegiatan ini adalah guru mendapatkan pemahaman dan keterampilan baru dalam membuat media pembelajaran berbasis ICT, dan media pembelajaran diterapkan kepada anak usia dini untuk menstimulasi kemampuan literasi dan numerasi.
Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Deep Learning Ariska Ariska; Fachrul Rozie; Danya Oxsi Pebrianti; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis deep learning pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu sekolah Islam Samarinda pada September–Oktober 2025. Partisipan terdiri dari 4 guru PAUD, waka kurikulum, dan kepala satuan pendidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada tahap berkembang. Guru telah memiliki pemahaman konseptual tentang pembelajaran bermakna dan berpusat pada anak, namun penerapannya belum optimal. Pemanfaatan teknologi masih terbatas dan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan dan kolaborasi sudah tersedia, tetapi belum berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga dimensi kesiapan guru, yaitu konseptual, digital dan teknologi, serta dukungan lembaga, yang perlu diperkuat untuk mengoptimalkan implementasi deep learning di PAUD. Kontribusi penelitian ini menawarkan gambaran kesiapan guru PAUD dalam implementasi pembelajaran Deep Learning secara bermakna.