Claim Missing Document
Check
Articles

Micro Teaching Berbasis Kesalahan (Error-Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengoreksi Gerakan Olahraga Tomi Setiadi; Iren Tasya; Arya Yuhandika; Yogi Van Lee Pernando Purba; M Azmi Dwipa Mayhilmi; Siraj Al Muntasir Billah; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan micro teaching berbasis kesalahan (error-based learning) terhadap peningkatan kemampuan mengoreksi gerakan olahraga pada mahasiswa pendidikan jasmani. Pendekatan error-based learning menempatkan kesalahan sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik yang benar, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusi terhadap kesalahan gerak yang terjadi. Dalam konteks micro teaching, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi mengajar dengan skala terbatas, di mana mereka berperan sebagai pengajar yang harus mampu memberikan instruksi dan umpan balik secara tepat. Proses ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keterampilan pedagogik, khususnya dalam hal observasi gerak, analisis kesalahan teknik, serta penyampaian koreksi yang efektif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti kegiatan micro teaching. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kemampuan mengoreksi gerakan yang mencakup aspek identifikasi kesalahan, analisis penyebab, kejelasan instruksi, dan ketepatan pemberian umpan balik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi gerakan olahraga setelah diterapkan pendekatan error-based learning dalam micro teaching. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kesalahan dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa pendidikan jasmani, terutama dalam mengembangkan kemampuan memberikan koreksi teknik gerakan secara tepat, kritis, dan terstruktur.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN PANJANG LENGAN TERHADAP TINGGI LONCATAN (VERTICAL JUMP) PEMAIN BOLA VOLI Yuda Natanael Bangun; Rahmad Lubis; Surya Sah Putra Ginting; Borisman Zebua; Priaman Jaya Nazara; Dewi Endriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14815

Abstract

This study aims to analyze the relationship between leg muscle strength and arm length on the vertical jump ability of volleyball players based on previously published research findings. The method used in this study was a literature review by examining various scientific journals, books, and other relevant academic sources. Data were collected through literature searches in academic databases and analyzed descriptively through identification, selection, classification, and synthesis of information. The results of the review indicate that leg muscle strength plays a crucial role in determining the vertical jump performance of volleyball players, as it serves as the primary source of force during take-off movements. In addition, arm length provides biomechanical advantages by increasing the player's reach during game techniques such as spiking and blocking. Based on the analysis of previous studies, it can be concluded that leg muscle strength and arm length are closely related to the vertical jump ability of volleyball players. Therefore, physical conditioning and anthropometric considerations should be important aspects in volleyball athlete development programs.
MODEL PEMBINAAN BOLA VOLI TERPADU: EVALUASI MENYELURUH DARI ASPEK TEKNIK, TAKTIK Daramendra; Habibi; Ignasius Kristiando; Khairul Anwar; Mario Carolus; Risky Nasution; Risky Ramadani; Dewi Endriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15225

Abstract

Developing excellence in volleyball requires a systematic and integrated approach. This study aims to formulate and evaluate an Integrated Volleyball Development Model that emphasizes the integration of basic technical skills and game tactics. The research method used is qualitative descriptive with an evaluative study approach applied to a youth volleyball club. Data were collected through field observations, in-depth interviews with the head coach, and motor skill tests of the athletes. The evaluation results indicate that the integrated development model, which combines physical technique training with real-time tactical simulations, improves attack accuracy efficiency by 25% and defensive effectiveness by 30%. The conclusion of this study confirms that the rigid separation of technical and tactical training has a negative impact on athletes’ decision-making on the court. The integrated model is recommended as a new standard in youth volleyball training curricula.
TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER Fauziah Rahmayanti Matondang; Dandi Dantri Lubis; Faisal Tahan Siagian; Rimbun Gustiadi Purba; Niko Purba; Fadlan Albi; Dewi Endriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15788

Abstract

This study aims to determine the level of basic technical skills in volleyball among students participating in extracurricular activities. This is a quantitative descriptive study using a survey method with data collection techniques in the form of physical tests (battery test). The study sample consisted of 20 students selected using total sampling. The instruments used included four basic skill test items: the overhand/underhand serve test, the underhand pass test, the overhand pass test, and the smash test. Data analysis employed quantitative descriptive statistical analysis using percentages. The results of the study indicate that the level of basic volleyball skills among students participating in the extracurricular program is predominantly in the “Fair” category (50%), the “Good” category (25%), and the “Poor” category (25%). Based on these results, there is a need for a more intensive evaluation of the training program, particularly for the smash and serve techniques, which are still rated low.
Pengaruh Penerapan Micro Teaching terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Cindy Ketrina Br Ketaren; Halim Hasibuan; Teuku Ryan Rizki; Alfarido Haloho; Dewilda Rangkuti; Evitamaria Simbolon; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8224

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan pilar utama bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga dalam menjalankan peran sebagai calon guru Pendidikan Jasmani yang profesional, terampil, dan mampu mengelola dinamika pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh penerapan micro teaching terhadap peningkatan kompetensi pedagogik calon guru, mengingat pentingnya simulasi pengajaran dalam menjembatani teori akademik dengan praktik instruksional yang nyata. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, studi ini mengevaluasi berbagai aspek kemampuan mengajar, mulai dari perencanaan program latihan, penguasaan teknik gerak, hingga kemampuan evaluasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan micro teaching yang terstruktur memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan diri dan kesiapan pedagogik mahasiswa, terutama dalam hal identifikasi kesalahan teknik gerakan dan pemberian umpan balik konstruktif kepada peserta didik. Melalui siklus latihan yang repetitif dan berbasis evaluasi, calon guru dapat mengoreksi ketidakseimbangan metode pengajaran mereka sebelum terjun ke lingkungan sekolah yang sesungguhnya. Dapat disimpulkan bahwa micro teaching bukan sekadar mata kuliah praktik, melainkan investasi strategis untuk membangun ketahanan dan profesionalisme calon pendidik di bidang olahraga agar mampu meminimalkan hambatan instruksional dan memaksimalkan potensi atlet atau siswa di masa depan
Pengaruh Penerapan Micro Teaching Terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Tekkun Bancin; Alfonsus Ferdyn Telaumbanua; Novi Antika Nasution; Rizky Arfandi Tarigan; Wahyu Sitorus; Brema Valentino Sebayang; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan microteaching terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani melalui pendekatan systematic review. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai penelitian empiris yang menggunakan desain eksperimen, quasi-eksperimen, maupun studi evaluatif yang memuat data kuantitatif terkait perubahan kompetensi pedagogik. Proses seleksi artikel dilakukan secara sistematis berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, meliputi relevansi topik, kejelasan desain penelitian, serta ketersediaan data hasil yang terukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola pengaruh serta kecenderungan temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan microteaching memberikan pengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani. Peningkatan paling signifikan terjadi pada keterampilan dasar mengajar yang bersifat prosedural, seperti kemampuan membuka dan menutup pembelajaran, menjelaskan materi, serta mengelola kelas. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan skor yang signifikan dalam berbagai studi, termasuk hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan. Namun demikian, beberapa dimensi kompetensi pedagogik yang lebih kompleks, seperti pemahaman karakteristik peserta didik, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pembelajaran, masih menunjukkan perkembangan yang relatif terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa microteaching efektif sebagai fondasi pembentukan kompetensi pedagogik, tetapi memerlukan penguatan melalui pendekatan reflektif, kolaboratif, dan integrasi dengan praktik lapangan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan desain microteaching yang lebih komprehensif agar tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mampu membentuk kompetensi pedagogik yang lebih mendalam dan kontekstual.
Efektivitas Model Micro teaching dalam Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa PJOK Ririn Idamanta Br Sembiring; Ronald Gunawan Sihotang; Andriano Gulo; Adam Juelham Baim; Irfan Pasaribu; Putri Nadila⁠; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8317

Abstract

Keterampilan dasar mengajar merupakan kompetensi krusial yang harus dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk menjamin penyampaian materi gerak yang aman, efektif, dan sistematis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model micro teaching dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa, mengingat tantangan spesifik dalam instruksi olahraga yang memerlukan sinkronisasi antara penjelasan verbal dan demonstrasi visual. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental (one-group pretest-posttest), studi ini mengevaluasi delapan komponen keterampilan mengajar, mulai dari keterampilan membuka pelajaran, menjelaskan teknik dasar olahraga, hingga keterampilan mengelola kelas di ruang terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi micro teaching secara signifikan meningkatkan skor rata-rata keterampilan mengajar mahasiswa, terutama pada aspek pemberian umpan balik korektif dan kemampuan demonstrasi gerak yang presisi. Melalui siklus latihan yang terukur dan berbasis evaluasi sejawat, mahasiswa mampu mengidentifikasi kesalahan instruksional dan membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi lingkungan sekolah yang sesungguhnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model micro teaching merupakan instrumen pedagogik yang efektif dan esensial dalam meminimalkan risiko kesalahan instruksional serta mengoptimalkan kesiapan profesional calon guru PJOK dalam menghadapi dinamika pembelajaran jasmani yang kompleks
ANALISIS PERKEMBANGAN PENGUASAAN TEKNIK DASAR BOLA VOLI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA UNIMED MELALUI PEMBELAJARAN PRAKTIK Hashemi Rafsanjani; Fitri Fadila Hasibuan; Muhammad Rizky Hutabarat; Jovan Atmananda Sinambela; Luga Marcelino Sinaga; Paulus Siagian; Dewi Endriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18362

Abstract

Mastery of basic techniques is a fundamental aspect of volleyball learning. Basic techniques including underhand passing, overhead passing, smash, service, and blocking are essential skills that must be possessed by students of Sports Coaching Education as prospective educators and sports coaches. This study aimed to analyze the development of volleyball basic technique mastery among Sports Coaching Education students through practical learning. The study employed a qualitative descriptive approach using observation methods. The research subjects were Sports Coaching Education students of the 2025 cohort enrolled in the Basic Volleyball Skills course at the Faculty of Sports Science and Health, Universitas Negeri Medan. Data were collected through direct observation during fourteen learning sessions. The results indicated improvements in all observed technical aspects. Underhand passing and overhead passing developed more rapidly than other techniques, while smash and blocking required longer adaptation periods due to their complex movement coordination demands. Factors contributing to skill improvement included systematic training, consistent movement repetition, proper technical demonstrations, and the use of video-based learning media. The findings suggest that structured practical learning effectively enhances students' mastery of volleyball basic techniques in a gradual and sustainable manner.
Co-Authors Abil Mansyur, Abil Adam Juelham Baim Agustin Sastrawan Harahap Akhmad, Imran Alfarido Haloho Alfonsus Ferdyn Telaumbanua Alghifary, Rezi Andarias Ginting Andriano Gulo Ardi Nusri Arya Yuhandika Berkat Notatema Gulo Borisman Zebua Brema Valentino Sebayang Cindy Ketrina Br Ketaren Dandi Dantri Lubis Daramendra Daulay, Basyaruddin Dedy Husrizal Syah, Dedy Husrizal Deo Demonta Panggabean Dewilda Rangkuti Dina Aulia Evitamaria Simbolon Fadlan Albi Fahmi, Mhd Faisal Tahan Siagian Fauziah Rahmayanti Matondang Fitri Fadila Hasibuan Gonzales Nainggolan, Rahul Gratama Purba, Febrindo Gulo, Berkat Notatema Gultom, Syamsul Habibi Halim Hasibuan Halomoan, Putri Nailah Harun Sitompul Hashemi Rafsanjani Hendrik Hasibuan Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Ignasius Kristiando Ilmi, Muti’ah Indah Verawati Iren Tasya Irfan Pasaribu Irfandi Irfandi Irfandi Irfandi, Irfandi Jovan Atmananda Sinambela Khairul Anwar Kristian Valentino Tarigan Lola Hotria Manurung Luga Marcelino Sinaga M Azmi Dwipa Mayhilmi Manurung, Lola Hotria Mario Carolus Marselo Surbakti, Rendi Mufida Aulia Muhammad Idris Siregar Muhammad Reza Destya Muhammad Rizky Hutabarat Muhammad Zaini Mukti Hamjah Harahap, Mukti Hamjah Muti’ah Ilmi Nadzalan, Ali bin Md Neza Sembiring, Boy Nicodemus Hutagaol Niko Purba Novi Antika Nasution Padang, Juanda Paulus Siagian Priaman Jaya Nazara Puji Ratno, Puji Putri Nadila⁠ Putu Darma Wisada R Mursid Rafika Ardilla Rahma Dewi Rahmad Lubis Rimbun Gustiadi Purba Ririn Idamanta Br Sembiring Risky Nasution Risky Ramadani Rizka Hayati Rizky Arfandi Tarigan Ronald Gunawan Sihotang Rudi Salman Rudi Salman Rudi Salman Sahputra, Ramlan Samsidar Tanjung Sembiring, Rinawati Simanjuntak, Sadrak Sinurat, Uli Artha Aprilia Siraj Al Muntasir Billah Siregar, Alvin Wahyudi Sitanggang, Samuel Suharta, Asep Supriadi, Amir Surya Sah Putra Ginting Syamsul Gultom Syamsul Gultom Tambunan, Albert Jonathan Tarigan, Krisdayanti Br Tarigan, Kristian Valentino Tekkun Bancin Teuku Ryan Rizki Tomi Setiadi Wahyu Sitorus winsyahputra Ritonga Yogi Van Lee Pernando Purba Yuda Natanael Bangun Zakarian, Ucok Nifandi