Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Knowledge, Attitudes, and Practices (KAP) of Communities toward Rabies Prevention in Indonesia: A Literature Review Kale, Maria Laurenci Fanny Permata; Riwu, Audrey Gracelia; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Veteriner Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jvn.v8i2.25098

Abstract

Rabies remains a serious zoonotic threat in Indonesia, with thousands of animal bite cases and dozens of human deaths annually. This review article aims to identify the level of community knowledge, attitudes, and practices (KAP) regarding rabies prevention in Indonesia and highlight the importance of a socio-cultural approach in supporting the national rabies elimination program. Data have been collected from scientific articles published between 2015 and 2025. Results indicate that the community’s basic knowledge about rabies is quite high, but there is still a gap between knowledge and actual practice, especially in rural and eastern Indonesia. The involvement of traditional leaders and a One Health approach is recommended to improve the effectiveness of education and compliance with rabies prevention.
Pendidikan Berbasis Masyarakat Tentang Pentingnya Aplikasi Biosecurity Terhadap Penyakit Rabies dan African Swine Fever Simarmata, Yohanes T.R.M.R.; Gelolodo, Maria A.E.G.A; Oswin Primajuni Wuhan, Yustinus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2777

Abstract

Hewan peliharaan yang diperlihara oleh masyarakat tidak terlepas dari masalah kesehatan penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak. Terdapat beberapa penyakit ternak yang dapat menular ke manusia yang dikenal dengan zoonosis. Penyakit ini dapat membahayakan Kesehatan manusia. Beberapa penyakit yang merugikan manusia terutama di daerah Timor Tengah Selatan adalah rabies dan African Swine Fever. Kurangnya infromasi dan pengetahuan mengenai penyakit Rabies dan African Swine Fever pada babi serta pemahaman pencegahan di masyarakat yang masih kurang sehingga perlu dilakukan pengabdian masyarakat melalui pendidikan berbasis masyarakat dengan tujuan masyarakat teredukasi dan mendapat pengetahuan. Konsep pendidikan berbasis masyarakat ini merupakan usaha meningkatkan rasa kesadaran, kepedulian, kepemilikan, keterlibatan, dan tanggung jawab masyarakat.  Sosialisasi mengenai aplikasi biosekuriti penyakit rabies dan African swine dilakukan dengan menggunakan phamplet jenis penyakit dan menayangkan video animasi mengenai bagaimana penanganan terhadap gigitan anjing rabies dan vaksinasi terhadap anjing guna mencegah penularan lebih luas di daerah Timor Tengah Selatan. Sosialiasi ini berjalan dengan lancar dimana masyarakat dapat memahami materi yang diberikan dengan menjawab pertanyaan berkaitan dengan pencegahan penyakit Rabies dan Afrcan Swine Fever.  
Pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Kesadaran Gizi dan Mengurangi Angka Stunting pada Anak SD Inpres Naibonat Primajuni Wuhan, Yustinus Oswin; TRMR Simarmata, Yohanes; Aping Dangur, Fransiska; Astika Putri, Nur Layla
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3021

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) karena kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama di periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin sampai anak berusia dua puluh tiga bulan. Prevalensi stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 43,6 persen yang menunjukkan bahwa NTT merupakan provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Faktor yang menjadi dasar terjadinya stunting adalah pendidikan dan pengetahuan serta faktor sosio ekonomi yang menyebabkan kurangnya pemberian makanan bergizi pada anak. Oleh karena itu,  peningkatan pengetahuan menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kejadian stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi dan pembagian telur omega 3. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa-siswi Sekolah Dasar Inpres Naibonat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang yang dapat mencegah terjadinya stunting. Kesimpulan yang diperoleh adalah peningkatan pengetahuan tentang stunting dan keterampilan pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting.
Pemanfaatan Antihelmintik bagi Ternak Kambing di Desa Napan Luji, Jovan Adiarsa; Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael; Tangkonda, Elisabet; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4599

Abstract

Program ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan antihelmintik, khususnya Nemasol (Levamisole), dalam mengatasi infestasi cacing pada ternakkambing di Desa Napan. Kambing merupakan sumber protein hewani yang penting bagi masyarakat, namun sering mengalami masalah kesehatan akibat helminthiasis, yang dapat mengganggu kemampuan pencernaan dan pertumbuhan mereka. Infestasi cacing parasit, seperti Oesophagostomum, Trichuris, dan Haemonchus, dapat berdampak signifikan pada kesehatan kambing, mengakibatkan kehilangan nutrisi dan produktivitas. Program pembagian obat cacing dilakukan secara door to door dan mendapatkan respons antusias dari warga, banyak di antaranya yang belum pernah memberikan obat cacing sebelumnya. Hasil monitoring satu minggu setelah pemberian obat menunjukkan bahwa banyak kambing mengalami peningkatan kesehatan dan nafsu makan. Beberapa kambing juga berhasil mengeluarkan cacing melalui feses. Meskipun sebagian besar responden melaporkan hasil positif, terdapatbeberapa peternak yang belum memberikan obat cacing karena kesibukan. Oleh karena itu, disarankan agar program pelayanan kesehatan hewan dilaksanakan secara rutin dengan pendekatan yang lebih sistematis, sehingga peternak lebih sadarakan pentingnya pemberian obat cacing secara berkala untuk meningkatkankesehatan dan produktivitas kambing secara berkelanjutan.
Profil Hematologi dan Urinalisis pada Kambing Kacang yang Terinfeksi Sarcoptes scabiei Deran Ola, Elisa Albertine Rahmita; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Veteriner Nusantara Vol 7 No 1 (2024): April, 2024
Publisher : Program Studi Kedokteran Hewan, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jvn.v7i1.15152

Abstract

Capra aegagrus hircus are local goats native to Indonesia with great potential to be developed to meet animal protein needs. The success of Capra aegagrus hircus rearing is closely related to husbandry management. Health management is an important factor in the livestock industry as it has a direct impact on productivity, animal welfare, and public health. To maintain animal health, it is necessary to conduct routine clinical examinations such as hematology and urinalysis. In this case, a Capra aegagrus hircus less than 1 year old, belonging to Undana's dry land, had been sick for 3 weeks. The clinical symptoms that appeared referred to the incidence of scabiosis. The examinations performed were skin scraping, hematological examination, and urinalysis. The results of the Capra aegagrus hircus examination were positive for Sarcoptes scabiei infection with hypochromic normocytic anemia and urinalysis results found struvite crystal sedimentation and suspected methemoglobin compounds in the urine
Hematologic Profile of Local Dogs Post-Rabies Vaccination in Kupang City Simarmata, Yohanes T.R.M.R.; Gelolodo, Maria Aega; Kale, Maria Laurenci Fanny Permata; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i2.25786

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang fatal dan tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat di wilayah berisiko tinggi seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota Kupang sebagai salah satu wilayah di NTT dengan upaya vaksinasi intensif memerlukan data ilmiah terkait keamanan vaksin rabies pada anjing lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan parameter hematologi pada anjing lokal berusia lebih dari satu tahun sebelum dan setelah vaksinasi rabies. Sebanyak 10 ekor anjing sehat dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sampel darah dikumpulkan sebelum vaksinasi, satu bulan setelah vaksinasi, dan tiga bulan setelah vaksinasi. Analisis hematologi dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk normalitas, One-Way ANOVA untuk data berdistribusi normal, dan Kruskal–Wallis untuk data non-normal, dengan batas signifikansi ditetapkan pada p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada parameter RBC, HGB, PCV, MCV, MCH, MCHC, dan WBC (p > 0,05), dan meskipun terdapat fluktuasi ringan antar waktu, seluruh nilai tetap berada dalam kisaran fisiologis normal. Temuan ini mengindikasikan bahwa vaksin rabies aman secara hematologis bagi anjing lokal yang sehat dan tidak menimbulkan respon inflamasi sistemik hingg tiga bulan setelah vaksinasi. Berdasarkan penelusuran literatur, penelitian ini merupakan kajian awal yang mengevaluasi respons hematologi pasca-vaksinasi rabies pada anjing lokal di Kota Kupang. Penelitian lanjutan disarankan untuk menilai titer antibodi dan faktor nutrisi guna memahami hubungan antara status hematologi, respons imun, dan efektivitas vaksinasi.
SOSIALISASI KESIAPSIAGAAN HADAPI RABIES DI LINGKUNGAN SMP NEGERI 6 KUPANG Pandarangga, Putri; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni; Saputra, Agus; Amalo, Maria Elizabeth; Dangur, Fransiska Aping; Adeventino, Raul; Repi, Ermelinda Ue; Hoban, Michaelis Conchita Fatima; Prakameng, Dandy
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i2.24964

Abstract

Rabies is a zoonotic disease caused by Lyssavirus with a case fatality rate reaching 100%. Lack of public understanding is the main factor in the transmission of rabies to humans. The purpose of this activity is to increase students' preparedness at SMPN 6 Kupang to prevent and treat rabies through educational outreach. The educational approach includes outreach, poster distribution, and educational songs about rabies. Evaluation was carried out using a pre-test and post-test. The outreach activities showed an increase in students' understanding of the definition of rabies, namely from 57.1% to 90.4%; symptoms of rabies in animals from 90% to 93.8%, animals that transmit rabies from 71.9% to 89%, and various other aspects of rabies prevention and treatment. Based on the comparison of pre-test and post-test results, there was an increase in knowledge about rabies, but the difference was not significant. This demonstrates the success of efforts by various parties to communicate about the dangers of rabies to the children of SMPN 6. However, an educational approach through structured, interactive socialization remains effective in increasing the school community's preparedness to face the threat of rabies.
MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN KESEHATAN HEWAN BERBASIS ONE HEALTH: PELATIHAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL BAGI DOKTER HEWAN GARIS DEPAN DI PULAU TIMOR, ROTE, DAN SABU Gelolodo, Maria Aega; Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael; Kallau, Novalino Harold Geoffrey; Tabali, Zulkifli; Sitompul, Yeremia Yobelanno; Loe, Fhady Risckhy; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i2.25844

Abstract

EDUKASI PENCEGAHAN RABIES BAGI PEGAWAI PEMERINTAH SEBAGAI UPAYA PENGUATAN LITERASI KESEHATAN DI KECAMATAN MOLLO SELATAN, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael; Gelolodo, Maria Aega; Wuhan, Yustinus Oswin Primajuni; Kale, Maria Laurenci Fanny Permata; Putri, Mariana Febrilianti Resilinda; Malelak, Marlin Cindy Claudya
Jurnal Media Tropika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Media Tropika
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mediatropika.v5i2.26418

Abstract

Pengaruh Pemberian Ivermectin Terhadap Perubahan Sel Darah Putih pada Kambing Kacang yang Dipelihara Secara Intensif Christvando Rendi Leba Tagu Bore; Frans Umbu Datta; Nemay Anggadewi Ndaong; Yustinus Oswin Primajuni Wuhan
JURNAL KAJIAN VETERINER Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kajian Veteriner
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jkv.v13i2.22628

Abstract

This study aims to determine the effect of Ivermectin on the differential picture of white blood cells of pea goats before and after endoparasite treatment in a semi-intensive rearing system. The study used 11 pea goats placed in individual pens with a platform and fed with KGP 709 concentrate. Ivermectin was given at a dose of 2.5 ml/head. Tools used included a microscope, EDTA tube, syringe, centrifuge, glass slide and cover, and dropper pipette. Parameters observed were white blood cell profile and gastrointestinal parasite infection based on faecal examination. Data were analysed using One Way ANOVA and presented descriptively. Faecal examination results showed gastrointestinal parasite infection with dominant species Haemonchus contortus (5, TPG 1-33), Trichuris spp. (3, maximum TPG 11), Strongyloides spp. (4, maximum TPG 61), Eimeria spp. (6, mild to severe infection), and Cystotoma spp. (5). Ivermectin administration significantly affected the percentage of neutrophils, eosinophils and basophils (p0.05), indicating that Ivermectin did not affect all white blood cell types equally. In conclusion, this study showed that pea goats were infected with gastrointestinal parasites with a predominance of Haemonchus contortus, Trichuris spp., Strongyloides spp., Eimeria spp. and Cystotoma spp. Ivermectin administration was shown to affect neutrophils, eosinophils and basophils, reflecting the immune response to parasitic infection.
Co-Authors Adeventino, Raul Aji Winarso, Aji Amalo, Maria Amalo, Maria Elizabeth Aping Dangur, Fransiska Aris Haryanto Aris Haryanto Arjuna Purba Astika Putri, Nur Layla Audrey Gracelia Riwu Banggur, Mikael Christvando Rendi Leba Tagu Bore Dangur, Fransiska Aping Deran Ola, Elisa Albertine Rahmita Dwi Priyowidodo Elisabet Tangkonda Fhady Risckhy Loe Filphin Adolfin Amalo Foeh, Nancy Diana Frederika Katerina Foitová, Ivona Frans Umbu Datta Gaina, Cynthia Dewi Gelolodo, Maria A.E.G.A Heny Nitbani Hoban, Michaelis Conchita Fatima I Gede Semarabawa Ida Tjahajati Ida Tjahajati Jannah, Insani Fitrahulil Jayusman A. Joesoef Jayusman Arsiyanti Joesoef Joesoef, Jayusman Arsiyanti Kale, Maria Laurenci Fanny Permata Kallau, Novalino Harold Geoffrey Korbinianus Feribertus Rinca Loe, Fhady Rischky Loe, Fhady Risckhy Luji, Jovan Adiarsa Maha, Inggrid Trinidad Malelak, Marlin Cindy Claudya Maria Aega Gelolodo Maria Laurenci Fanny Permata Kale Nemay Anggadewi Ndaong Nitbani, Heny Novian, Dede Rival Nurcahyo, Raden Wisnu Olivia Claudya Lalo Prakameng, Dandy Pua Upa, Nurul Fatmawati Putri, Mariana Febrilianti Resilinda Repi, Ermelinda Ue Riwu, Katty Hendriana Priscilia Saputra, Agus Selan, Yulfia Nellymalik Simarmata, Yohanes T.R.M.R. Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata, Yohanes Timbun Raja Mangiut Ronael Simarmata, Yohanes TRMR Sitompul, Yeremia Yobelanno Tabali, Zulkifli Tarsisius Considus Tophianong Tri Utami TRMR Simarmata, Yohanes Wada, Flaviana Donakrist Peni Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata Yohanes Timbun Raja Mangihut Ronael Simarmata