Pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan peluang usaha baru yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain dominasi pembelajaran teoritis, keterbatasan pengalaman bisnis nyata, serta belum optimalnya integrasi pengembangan kompetensi kewirausahaan dalam sistem pengelolaan SDM perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengembangan SDM berbasis kompetensi kewirausahaan pada mahasiswa Program Studi Manajemen dalam mempersiapkan kompetensi sebagai pencipta bisnis baru yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 20 mahasiswa dari populasi 250 mahasiswa Program Studi Manajemen yang memenuhi kriteria telah menempuh mata kuliah kewirausahaan, pernah mengikuti program kewirausahaan kampus, memiliki pengalaman merintis atau menjalankan usaha, serta bersedia mengikuti wawancara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, studi dokumentasi, dan telaah literatur. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan model pengembangan SDM berbasis kompetensi kewirausahaan yang mengintegrasikan experiential entrepreneurship learning, laboratorium bisnis, inkubator usaha, pendampingan mentor, serta real market exposure sebagai strategi peningkatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Model tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa Program Studi Manajemen untuk menjadi entrepreneur muda yang mampu menciptakan bisnis baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.