Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Farmaka

PRODUKSI ENZIM METIONIN GAMMA-LYASE (MGL) SEBAGAI ANTIKANKER DAN PENGEMBANGAN KEJU DENGAN TEKNOLOGI DNA REKOMBINAN Reza Laila Najmi; Tina Rostinawati
Farmaka Vol 17, No 1 (2019): Farmaka (Supplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.718 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i1.22278

Abstract

Metionin gamma-lyase (MGL) adalah enzim yang mendegradasi asam amino yang mengandung belerang yang berperan dalam proses biologis . Enzim MGL ditemukan di beberapa bakteri anaerob, protozoa parasite, dan tumbuhan. MGL telah digunakan dan dikembangkan untuk kebutuhan terapetik terutama sebagai antikanker dan pengembangan keju dengan cara teknologi DNA rekombinan. Pengujian dilakukan dengan elektroforesis atau SDS PAGE dengan memisahkan DNA berdasarkan massa molekular . 
REVIEW ARTIKEL : Penggunaan Antivirus pada Pasien Covid-19 Athiyagusti Ponco Putri; Tina Rostinawati
Farmaka Vol 20, No 2 (2022): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i2.34941

Abstract

SARS CoV-2 merupakan virus yang menyebabkan penyakit pada saluran pernafasan. Saat ini,  belum tersedia obat antivirus khusus untuk melawan infeksi COVID 19 untuk terapi potensial pada manusia. Tujuan dibuatnya review artikel ini adalah untuk menghimpun tata laksana antivirus pada pasien Covid-19 dengan memaparkan data penggunaan dan bagaimana mekanisme antivirus tersebut bekerja terhadap virus SARS CoV-2 melalui metode review 36 jurnal penelitian. Sehingga dapat diketahui terkait respon dan efektivitas penggunaan antivirus terhadap pasien Covid-19 yang merupakan penyakit yang belum ditemukan pengobatan spesisiknya, serta dapat membantu penentuan penggunaan antivirus terhadap pasien Covid-19.Kata Kunci: SARS CoV-2, penyakit pada saluran pernafasan, Antivirus
REVIEW: POTENSI TANAMAN OBAT SEBAGAI TERAPI DERMATITIS SEBOROIK Fadhlurrahman, Ahmad Fahim; Mustarichie, Resmi; Rostinawati, Tina
Farmaka Vol 20, No 1 (2022): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i1.37989

Abstract

ABSTRAKDermatitis seboroik adalah gangguan kulit yang biasanya muncul pada bagian tubuh yang memiiki kelenjar sebasea dengan kepadatan yang tinggi, seperti pada wajah, dada, dan kulit kepala. Manifestasi klinis yang umumnya muncul seperti kulit bersisik dan eritema. Pengobatan yang dapat digunakan pada dermatistis seboroik yaitu antijamur, antiinflmasi, karatolitik, dan tar batubara. Muncul kehawatiran terkait kepatuhan yang buruk, resistensi, dan beberapa efek samping dari obat-obatan yang telah digunakan dalam terapi dermatitis seboroik. Menanggapi kondisi tersebut, berbagai penelitian telah dilakukan untuk menemukan agen antijamur baru yang efektif dan banyak penelitian telah dilakukan dengan tanaman obat. Ulasan ini membahas potensi beberapa tanaman obat yang dapat digunakan untuk pengobatan dermatitis seboroik. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Taylor & Francis, dan SpringerLink menggunakan Boolean Operator sehingga didapatkan 25 artikel yang cocok dengan kata kunci yang digunakan. Dari 25 artikel, enam artikel adalah studi in vivo pada manusia, sedangkan 19 artikel adalah studi in vitro terhadap Malassezia. Beberapa tanaman memiliki potensi sebagai agen terapeutik yang menjanjikan untuk terapi dermatitis seboroik melalui penghambatan terhadap pertumbuhan Malassezia, penurunan sekresi sebum, dan penurunan terkait gejala pada dermatitis seboroik seperti gatal, nyeri atau sensasi terbakar, dan kemerahan.ABSTRACT Insulin is a hormone that plays an important role in the treatment of diabetes mellitus. Generally, the used of insulin therapy is given subcutaneously, causing discomfort or inconveniences to the patient and various other side effects Various studies have developed oral insulin preparations as a solution to this problem. However practically, oral insulin administration is hampered by the character of insulin which is easily degraded in the gastrointestinal tract. Therefore, another study found another solution by applying a nano-carrier system as an insulin carrier. This review article aims to discuss the formulation of insulin preparations with nano-carrier systems. The data sources used as references in this article review consist of 25 international journals. From the review of this article, it was found that the nano-carrier system has good potential to be further developed as an oral insulin delivery system. Several oral insulin formulations with good nanoparticle characteristics are nano-carrier systems based on PLGA-lipid-PEG, TMC-PLGA, Ch-PLGA, Ch-PSS-PGA, CMCD-g-Ch, TMC-β-cyclodextrin, and Ch-TGA-based SNEDDS.
Review Artikel: Metode Analisis Kontaminasi Aflatoksin Dalam Produk Pangan Lestari, Adinda Putri; Rostinawati, Tina
Farmaka Vol 21, No 2 (2023): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i2.46807

Abstract

Aflatoksin merupakan toksin bersifat karsinogenik yang dihasilkan dari spesies jamur Aspergillus. Toksisitas dari aflatoksin berbahaya bagi kesehatan, dan telah diklasifikasikan oleh International Agency for Research on Cancer (IARC) sebagai senyawa kelompok 1 yang bersifat karsinogenik. Analisis dan penentuan kadarnya dalam pangan menjadi hal yang sangat penting, namun jumlahnya yang sangat sedikit dalam produk pangan menjadi suatu tantangan. Oleh karena itu dibutuhkan metode analisis yang sangat sensitif, spesifik, dan mudah dalam penanganannya. Ulasan yang dibahas memuat beberapa metode yang digunakan untuk analisis aflatoksin. Metode yang digunakan dalam penulisan review artikel ini, yaitu dengan studi literatur dari jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dilakukan secara online.  Metode yang sering digunakan dalam analisis aflatoksin diantaranya Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT), Mass Spectroscopy, dan yang berbasis immunoassay seperti Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Dari perbandingan masing-masing metode tersebut, terdapat kelebihan dan kekurangan dalam analisisnya. Untuk mengatasi masalah dari metode sebelumnya, dikembangkan metode pembaruan lain. Kata Kunci: Teknik analisis, aflatoksin, produk pangan
REVIEW: PERKEMBANGAN RESISTENSI ANTIBIOTIK MEROPENEM TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA, ACINETOBACTER BAUMANNNII, SERTA KLEBSIELLA PNEUMONIAE DI INDONESIA SANTOSO, IVANA; ROSTINAWATI, TINA
Farmaka Vol 20, No 3 (2022): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i3.40708

Abstract

Pada tahun 2017, WHO mengeluarkan daftar bakteri yang sangat membutuhkan antibiotik baru akibat tingkat resistensi yang tinggi, diantaranya yaitu Pseudomonas aeruginosa, Acinetobacter baumannnii, serta Klebsiella pneumoniae. Ketiga bakteri ini telah resisten terhadap sejumlah besar antibiotik, termasuk karbapenem yang merupakan lini terakhir dalam pengobatan (broad spectrum). Salah satu karbapenem yang seringkali digunakan adalah meropenem, yang digunakan untuk mengatasi infeksi pada kulit dan jaringan, infeksi saluran cerna, serta infeksi lainnya. Saat ini, penggunaan meropenem di rumah sakit semakin meningkat dan mengakibatkan resistensi pada bakteri gram negatif. Review ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan dari resistensi meropenem terhadap bakteri P. aeruginosa, A. baumannii, K. pneumoniae serta terapi yang telah digunakan untuk resistensi meropenem di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan peninjauan literatur yang terkait. Berdasarkan hasil penelusuran, ketiga bakteri tersebut telah mengalami resistensi terhadap meropenem dengan mekanisme resistensi pada mutasi gen pompa efflux pada P. aeruginosa, penurunan permeabilitas dan pembentukan biofilm pada A.baumanii, serta produksi karbapenemase oleh K. pneumoniae. Terapi yang telah digunakan saat ini terdiri dari kolistin, kombinasi seftolozan/tazobaktam, polimiksin serta fosfomisin.
Co-Authors Adinda Putri Lestari, Adinda Putri Adnyanaschah, Rahadhyan AMALIA, NISA AYU Ami Tjitraresmi, Ami Anas Subarnas Anggita Putri Unggaran Anis Yohana Chaerunisaa, Anis Yohana Anna Safarrida, Anna Annisa Khalilah ANNISA MAYANGSARI Apriani, Diana Kurnia ASMAN SADINO, ASMAN Assyifa, Fahroziah Astrina Fuji Nurfadilah ATHIYAGUSTI PONCO PUTRI Atmedi Surendra Atmedi Surendra Auliya A. Suwantika AZIZA, SYAFILA ZAHRA NUR Cynthia Retna Sartika, Cynthia Retna Cysilia K Hindarto Debbie Retnoningrum, Debbie Debbie S Retnoningrum DEBBIE SOEFIE RETNONINGRUM DEBBIE SOFIE RETNONINGRUM Devinna Kang Dihan Laziba Dika P. Destiani Driyanti Rahayu Dudi Hardianto, Dudi Dwiya, Reiva Farah Efrida Martius Elfahmi Elfahmi, Elfahmi ERLIN ELISABETH HUTAPEA Ernawati Giri Rahman, Ernawati Giri ERVITA INDRIANI Facicilia, Geofanny Fadhlillah, Muhammad Fadhlurrahman, Ahmad Fahim Fajar, Desi Reski Fajrin, Maulida FEBBY VALENTINE PURWADI Fitri Qoriawaty Hotma Hutapea, Hotma IIS NURAENI Imam Adi Wicaksono IMAM ADI WICAKSONO, IMAM ADI Irma Melyani Puspitasari Ismail, Dzava Prawinsyah Fairus JAMES PRASETYO LAKSONO Jutti Levita Juwartina Ida Royani, Juwartina Ida K Hindarto, Cysilia Kang, Devinna KENNY DWI SIDHARTA Kevin Gabriel Kusumastuti, Pinastya Purwakaning Laniyati Hamijoyo, Laniyati Lestari, Hilda Shinta Mahardika, Bintang Satrio Melisa Intan Barliana Moelyono Muktiwardojo Mohammad R. Akbar Muchtaridi Muchtaridi Mutakin Mutakin Ningrum, Sri Rahayu Widya Norisca A. Putriana Nugrahani, Hanny Nugrahani, Hanny Nuraeni, Yen Yen Ade Pamungkas, Barolym Tri Putri, Yolla Adellia Rano K. Sinuraya Renggana, Hesti Resmi Mustarichie Reza Laila Najmi Risrina Nur Ekawati Rizky Abdulah Ronny Lesmana S Retnoningrum, Debbie Salma Tri Octaviany SANTOSO, IVANA SARAH SYAFIRA Shafa, Nafis Sinuraya, Rano K. Sitinjak, Bernap Dwi Putra Sri Adi Sumiwi Sri Agung Fitri Kusuma, Sri Agung Steffi Liem Sulistyaningsih, Widya Ayu Sumirtapura, Yeyet Cahyati Surendra, Atmedi Suryana, Shendi Suryanto Suryanto Suwandi, Deden Winda Taofik Rusdiana TIANA MILANDA Woro Supadmi Yasmiwar Susilawati Yen Yen Ade Nuraeni Zakia, Syifa