Kopi Leong merupakan salah satu brand kopi lokal Lombok yang memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar regional, namun masih menghadapi tantangan dalam membangun identitas merek dan kedekatan emosional dengan konsumen muda. Persaingan industri kopi yang semakin ketat menuntut strategi brand campaign yang tidak hanya menonjolkan kualitas produk, tetapi juga mampu menyampaikan nilai budaya, proses produksi, dan pengalaman konsumsi secara komunikatif dan persuasif. Penelitian ini bertujuan merancang strategi brand campaign Kopi Leong berbasis visual multimedia storytelling melalui pembuatan video iklan sinematik yang mengangkat pesan “Setiap Cangkir Punya Cerita.” Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kerangka Design Thinking yang meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data diperoleh melalui observasi perilaku visual konsumen usia 18–40 tahun, wawancara dengan pengelola Kopi Leong, serta studi literatur terkait brand campaign, storytelling visual, dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen menginginkan narasi visual yang autentik, estetis, dan merepresentasikan identitas lokal Lombok. Video kampanye yang dihasilkan menampilkan alur perjalanan kopi mulai dari lanskap Gunung Rinjani, proses pemetikan oleh petani, tahapan roasting, hingga pengalaman sosial konsumen menikmati kopi. Uji coba prototipe kepada responden menunjukkan bahwa pendekatan visual multimedia storytelling mampu meningkatkan pemahaman pesan merek, daya tarik visual, serta potensi brand recognition. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi metode Design Thinking dan consumer journey efektif dalam menghasilkan kampanye visual yang relevan dan berdampak bagi penguatan positioning Kopi Leong sebagai kopi lokal berkualitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan strategi brand campaign multimedia bagi UMKM kopi lokal lainnya.