Articles
Perbedaan Tingkat Kontrol Diri (Self Control) Siswa Laki-Laki dan Perempuan dari Urutan Kelahiran
Islami, Celsi Maslina;
Umari, Tri;
Donal, Donal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11603
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kontrol diri laki-laki dan perempuan berdasarkan urutan kelahiran dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan uji beda independent sample t-test dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kontrol siswa laki-laki berada pada kategori tinggi. Begitu juga dengan siswa perempuan memiliki kontrol diri pada kategori sangat tinggi pula. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan tingkat kontrol diri siswa laki-laki dan perempuan di SMPN 40 Pekanbaru dengan nilai uji t menunjukkan Sig. sebesar (0,00) < (0,05) yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.
Hubungan Self Efficacy dengan Kecemasan Komunikasi di Depan Umum pada Siswa SMA
Nurfitriyani, Syarifah;
Umari, Tri;
Donal, Donal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11987
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara self efficacy dengan kecemasan komunikasi didepan umum pada siswa SMAN 1 Mandah. Self efficacy merupakan keyakinan individu mengenai kemampuan dirinya dalam mekukan tugas atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil tertentu. Sedangkan kecemasan komunikasi didepan umum adalah suatu keadaan tidak nyaman yang dialami seseorang ketika berbicara didepan umum yang ditandai dengaan reaksi psikologis dan fisiologis. Hal tersebutlah yang menjadi dasar untuk melakukan penelitian ini yaitu dengan mengungkapkan apakah terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara self efficacy dengan kecemasan komunikasi pada siswa tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi peneliian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMAN 1 Mandah dengan jumlah sampel 117 siswa, penarikan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self efficacy dengan kecemasan komunikasi dibuktikan dengan hasil uji korelasi product moment diperoleh nilai signifikasi (sig. 2 tailed) adalah 0,03 yang memiliki arti bahwa nilai < 0,05. Dengan demikian berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kecemasan komunikasi.
Supervisi Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kompetensi Calon Guru BK
Safitri, Dea;
Aristi, Enjelika;
Nur Najhiha Izzaty;
Sara Deshannum;
Umari, Tri;
Kiki Mariah;
Munawir
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 2 No 3 (2024): Juni
Publisher : Kampus Akademik Publiser
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61722/jipm.v2i3.139
Abstrak.Penelitian ini dilatar belakangi pelaksanaan supervisi bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kompetensi calon guru BK. Meskipun penting, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan supervisi BK. Dalam proses supervisi yang efektif, calon guru dapat mengembangkan keterampilan profesional, terlibat dalam pembelajaran berkelanjutan, dan menerima umpan balik yang konstruktif. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. literature review merupakan pendekatan yang melibatkan penelusuran mendalam terhadap berbagai sumber literature yang relevan. Kata kunci: Supervisi Bimbingan dan Konseling, Kompetensi Calon guru BK
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Talk Untuk Meningkatkan Kesadaran Diri (Self Awareness) pada Siswa Kelas VIII Tingkat SMP
Mayora, Refa;
Syafriafdi, Non;
Umari, Tri
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4888
This research aims to determine whether group counseling services using the self-talk technique have an effect on improving self-awareness in class VIII of Junior High School Level. This research is a quantitative study using an experimental method with a one-group pretest-posttest design involving a single subject group. Data collection was carried out through the distribution of a self-awareness scale, which was then analyzed using the Wilcoxon test with the help of SPSS Version 25. The results of this study indicate that there is a difference in the level of self-awareness of students before and after receiving group counseling services with the self-talk technique. Furthermore, the study found that the contribution of group counseling services with the self-talk technique to students' self-awareness was 49%, while the remaining 51% was influenced by other factors such as family support, social interactions, education, and cultural values.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing terhadap Peningkatan Kematangan Emosional Siswa SMAS YKPP Dumai
Fiza, Nur;
Umari, Tri;
Donal, Donal
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.2945
Kematangan emosional memainkan peran penting dalam kehidupan, maka penting diketahui bagaimana perkembangan dan pengaruh emosional terhadap penyesuaian pribadi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan kematangan emosional siswa SMAS YKPP Dumai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Subjek penilitian ini dipilih secara purposive sampling, sampel diambil sebanyak 8 siswa yang memiliki kematangan emosional rendah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji analisis statistik non parametic uji wilcoxon dan n gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,012 α (0,05) yaitu adanya pengaruh antara bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kematangan emosional siswa. Hasil penelitian terdapat perbedaan hasil skor siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. Dimana setelah diberikan treatment 86% siswa berada dalam kategori kematangan emosional tinggi dan 14% di kategori sedang.
Student Academic Resilience Survey in View of Social Support
Khasanah, Nur;
Umari, Tri;
Khadijah, Khairiyah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 3, No 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/qistina.v3i2.3588
Academic resilience is an individual's ability to persist in completing education even in difficult situations. To maintain stable academic resilience, social support is needed. Social support is an interaction or feedback from other people that shows that the individual is appreciated, loved, respected, cherished, and involved in communication with others. Social support in this research comes from the family, because the family is the main and first person close to the individual. Family attitudes that can be a good predictor of student academic resilience are direction from the family, support, and opportunities for parental involvement for students at risk. Social support plays an important role in increasing academic resilience. The research entitled academic resilience survey in terms of social support, aims to determine the level of student academic resilience and the level of student social support as well as the level of student academic resilience in terms of social support. This research is descriptive quantitative research and matches qualitative research with survey methods. The population of this research is class Then it was matched with qualitative research in the form of interviews with guidance and counseling teachers regarding the implications for guidance and counseling in schools. Data collection was carried out by distributing the academic resilience scale and social support scale, then analyzed using the SPSS Version 25 for Windows program.
Social Support and Psychological Well-being of Students who are Compiling their Final Assignments
Umari, Tri;
Yakub, Elni;
Munawir, Munawir;
Hayati, Isnaria Rizki
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 3 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51214/002024061115000
The thesis is task end students whose nature must be a condition for graduation. During the work thesis, students experience various obstacles that disturb their psychological well-being. Support social is one of the factors that contribute to Psychological Well-Being. When stressed with academic demands in the form of a thesis, students try to look for support social from the environment family, or friends. Research This uses the approach of descriptive correlational. The population and Sample are Riau University FKIP students. The retrieval technique sample with the Snowball Sampling Technique obtained a sample of 96 samples. The instrument used was the Social Support and Self-Adaptation questionnaire with the results of the instrument validity test with SPSS showing that all the statement items got a value of r-count > r-table, so they were declared valid, and the reliability test with the Cronbach's Alpha test got a value greater than 0.06, so that both The questionnaire was declared reliable.The results of the study found that there is a significant relationship between social support social Psychological Well-Being of students who are doing a thesis.
Perbedaan Resistensi Siswa Laki-laki dengan Siswa Perempuan di SMP Telekomunikasi Pekanbaru
Priadi, Galgian;
Umari, Tri;
Donal, Donal;
Mansor, Rosnidar
Jurnal Psikologi Terapan Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jpt.v6i1.11327
This study aimed to investigate the differences in resistance levels exhibited by male and female students towards their teachers. The research employed a quantitative approach with a comparative design, involving 75 students from a Junior High School named SMP Telekomunikasi Pekanbaru. The resistance levels of the students were measured using a resistance scale composed of various indicators. The validity and reliability of the research instrument were established through validity and reliability tests. The obtained data were subjected to Independent T-Test analysis to determine if there were significant differences in resistance between male and female students. The results indicated that both male and female students exhibited moderate levels of resistance towards their teachers. However, the analysis of the Independent T-Test revealed that there was no significant difference in resistance levels between the two genders (p > 0.05). These findings suggest that gender did not play a significant role in influencing the resistance behaviors displayed by the students. In conclusion, the study contributes to the understanding of student resistance towards teachers, indicating that both male and female students exhibit moderate levels of resistance. The absence of significant gender-based differences in resistance levels suggests that other factors, such as teaching methodologies, classroom dynamics, and student perceptions, might be more influential in shaping resistance behaviors. These results highlight the importance of fostering positive teacher-student interactions and creating an environment where students feel heard and understood, regardless of their gender.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Role Playing terhadap Peningkatan Kematangan Emosional Pada Siswa SMAS YKPP Dumai
Nur Fiza;
Umari, Tri;
Donal
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/INSIGHT.132.02
Abstrak Kematangan emosional memainkan peran penting dalam kehidupan, maka penting diketahui bagaimana perkembangan dan pengaruh emosional terhadap penyesuaian pribadi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan kematangan emosional siswa SMAS YKPP Dumai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Subjek penilitian ini dipilih secara purposive sampling, sampel diambil sebanyak 8 siswa yang memiliki kematangan emosional rendah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji analisis statistik non parametic uji wilcoxon dan n gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,012 < α (0,05) yaitu adanya pengaruh antara bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kematangan emosional siswa. Hasil penelitian terdapat perbedaan hasil skor siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. Dimana setelah diberikan treatment 86% siswa berada dalam kategori kematangan emosional tinggi dan 14% di kategori sedang.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Dam-daman Terhadap Peningkatan Keterbukaan Diri Siswa Kelas X di SMA Negeri 15 Pekanbaru
Hanifah, Bunga;
Umari, Tri;
Donal, Donal
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6062
Keterbukaan diri memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, maka penting diketahui bagaimana perkembangan dan pengaruh keterbukaan diri terhadap penyesuaian pribadi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan permainan dam-daman untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa SMA Negeri 15 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Subjek penilitian ini dipilih secara purposive sampling, sampel diambil sebanyak 6 siswa yang memiliki kematangan emosional rendah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji analisis statistik non parametic uji wilcoxon dan n gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,028 α (0,05) yaitu adanya pengaruh bimbingan kelompok dengan permainan dam-daman terhadap keterbukaan diri siswa. Terdapat perbedaan hasil skor siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. Dimana sebelum diberikan trestment 100% siswa berada dalam kategori keterbukaan diri rendah. Setelah diberikan treatment 83,3% siswa berada dalam kategori keterbukaan diri tinggi dan 16,7% di kategori sedang.