Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang Karya Nuril Basri : Kajian Psikoanalisis Carl Jung Rahman, Fadkur; Nugroho, Bayu Aji; Hanum, Irma Surayya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 9, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v9i4.22272

Abstract

Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra yang mampu menggali kompleksitas kepribadian dan psikologi manusia secara mendalam, sehingga menarik untuk dikaji melalui pendekatan psikologi sastra. Salah satu teori yang relevan untuk mengkaji permasalahan tersebut adalah psikoanalisis Carl Gustav Jung. Novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang merupakan objek yang berpotensi mengungkap struktur kepribadian tokoh-tokoh dalam cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama I, baik struktur kesadaran maupun ketidaksadaran dengan menggunakan psikoanalisis Carl Gustav Jung. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari kalimat dan paragraf yang terdapat dalam sumber data yaitu novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang karya Nuril Basri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan kajian psikoanalisis Carl Gustav Jung melalui langkah-langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Struktur kesadaran tokoh Aku terdiri atas tipologi-tipologi kepribadian yang terbentuk dari sikap jiwa dan fungsi jiwa. Terdapat tujuh tipologi kepribadian pada tokoh Aku, yaitu: mind-introversion, mind-extroversion, feeling-introversion, feeling-extroversion, sensory introversion, sensory extroversion, dan introversion-intuition. Tipologi kepribadian yang paling aktif pada tokoh Aku adalah introversion-feeling. (2) Struktur alam bawah sadar tokoh Aku terdiri atas alam bawah sadar pribadi dan alam bawah sadar kolektif. Alam bawah sadar pribadi tokoh Aku muncul dalam bentuk kenangan-kenangan buruk yang pernah terjadi padanya. Alam bawah sadar kolektif tokoh Aku terbentuk karena adanya 5 arketipe, yaitu: persona, shadow, anima, dan self.
Respons Pembaca terhadap Tokoh Utama Wanita dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF: Kajian Resepsi Sastra Trianingsih, Arsidah; Hanum, Irma Surayya; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 9, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v9i4.14322

Abstract

Literary works are created for enjoyment and as a means of authorship. Mommy ASF's novel "Layangan Putus" describes a strange problem in household life experienced by a woman as a wife and mother. The novel was very famous at the beginning of 2022 and has attracted much attention of Indonesian public in particular to the problems experienced by the main woman in the story, named Kinan. The study aims to describe the reader's response to the female protagonist in Mommy ASF's novel "Layangan Putus" through a literary reception study. This research is a kind of field research with a qualitative descriptive approach and using the Sinkrois reception method. The research data is a survey of readers from Eastern Kalimantan, in Samarinda Seberang district, with 20 respondents. The results of the interview were subsequently submitted and a summary withdrawal was made from the literary reception analysis. In this study the object used is the reader's response to the novel through the results of the interview.Based on the results of the research concluded the reaction of most of the respondents to the novel "Layangan Putus" by Mommy ASF assumed that the main character of the woman in the novel is inherent a strong, wise, self-sufficient and patient attachment in the face of the test. In the analysis of the attachment, the main characters of women belong to the round characters who have a good character, firm, religious, but have a soft weak side easy to frail in silence which makes her more likely to mimic complex life. It was revealed to readers as proof that readers succeeded in accepting, appreciating and giving statements of admiration for the main character of the woman in the novel "Layangan Putus" by Mommy ASF.
Representasi politik Dayak: Kajian ideologi dan kekuasaan dalam cerita rakyat Kalimantan Timur Nugroho, Bayu Aji; Yusriansyah, Eka
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22568

Abstract

This research examines the representation of power and ideology in Dayak folklore from East Kalimantan using the theoretical frameworks of Michel Foucault and Antonio Gramsci. Folklore is understood as a symbolic arena that records power relations in spiritual, customary, moral-ecological, and political forms. Data were collected from Dayak folktales circulating in East Kalimantan and analyzed qualitatively through a descriptive thematic approach. The findings reveal that spiritual power (as in the tale of Danau Aco), customary authority (Temputn Tolakng), and moral-ecological power (Anak Buaya) function to establish social rules and cultural legitimacy. Meanwhile, the tale of Sumbang Lawing emphasizes the importance of political legitimacy through counter-hegemony against tyrannical figures, Ikan Baung Putih generates moral-ecological regulations in the form of river taboos, and Sri Bangun illustrates colonial trauma shaping a defensive communal identity. This study concludes that Dayak folklore is not merely a moral narrative but also a political-cultural text that represents hegemony, resistance, and collective identity. It highlights folklore as both a medium of negotiating power and a cultural archive in the context of social change in East Kalimantan. 
REPRESENTASI MULTIKULTURALISME ANTAR ETNIS DI KOTA SAMARINDA MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL IBU KOTA NEGARA NUSANTARA Nugroho, Bayu Aji
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Vol 11, No 2 (2025): CaLLs, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i2.18980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi keragaman budaya pada masyarakat khususnya di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu dan untuk mengetahui hubungan antar etnis penduduk yang terjadi serta nilai-nilai yang berkembang dalam sudut pandang Multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan pada masyarakat Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu yang dipilih secara proporsional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) representasi multikulturasime yang terjadi di kota Samarinda, khususnya di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu ditunjukkan dengan masyarakat yang terdiri dari beberapa etnis yang selalu mengedepankan dan mendalami makna harmoni serta kepedulian sosial yang tumbuh dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Capaian selanjutnya yaitu adanya sebuah implikasi didalamya, adanya perkembangan pola pikir masyarakat antar etnis di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu lebih menghargai keberagaman. (2) hubungan antar etnis sebagai penduduk di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu yang direfleksikan dari interaksi sosial dan proses sosial terjadi dalam beberapa bentuk dan nilai-nilai yang berkembang di dalamnya merupakan representasi multikulturalisme untuk mewujudkan harmonisasi sosial menjelang didirikannya Ibu Kota Negara Nusantara.
PERJUANGAN TOKOH LARASATI DALAM NOVEL LARASATI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KAJIAN FEMINISME MARXIS Jubaidah, Siti; Dahlan, Dahri; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i4.9504

Abstract

Novel Larasati menampilkan perjuangan tokoh perempuan yang tangguh juga berani. Larasati berjuang untuk mendapatkan kesetaraan. Walau tergolong dalam keluarga kelas menengah ke bawah, tidak melonggarkan semangat Larasati untuk terus berusaha. Ketidakadilan yang sering perempuan alami memunculkan sebuah gerakan feminisme. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kisah perjuangan tokoh utama dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan feminisme marxis. Fakta cerita yang terdiri atas tokoh dan penokohan, alur dan latar. Dengan tokoh utama Larasati juga beberapa tokoh pendukung lainnya. Alur maju yang disajikan menggambarkan bagaimana panasnya keadaan di jaman tersebut.
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO Safitri, Febria; D, Dahri; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i4.7599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan bentuk perubahan novel menjadi film. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa kutipan (frasa, klausa, atau kalimat) yang terdapat dalam novel dan film Teman Tapi Menikah serta screenshoot adegan dalam film. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion dan film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik membaca, menonton, dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif terhadap data yang dikumpulkan melalui tahapan membaca dan menonton film Teman Tapi Menikah, mencatat data penting berupa kutipan dan dialog, membandingkan novel dan film Teman Tapi Menikah, mengamati gejala-gejala atau indikasi transformasi yang muncul antara novel dan film Teman Tapi Menikah, kemudian memasukannya dalam aspek penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang terjadi dari novel ke film Teman Tapi Menikah yaitu: 1) Penciutan atau pengurangan alur cerita dari novel ke film Teman Tapi Menikah sehingga munculnya perbedaan alur cerita baik dari segi alur, tokoh maupun latar dalam cerita. 2) Penambahan dari novel ke film Teman Tapi Menikah dilakukan sehingga muncul perbedaan dari segi alur, tokoh dan latar. 3) Perubahan Variasi dilakukan pada alur, tokoh, dan latar dari novel ke film Teman Tapi Menikah.
RASIONALITAS TINDAKAN SOSIAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KIRANA CINTA KARYA ANJAR ANASTASIA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Wahyuningsih, Diana; Hanum, Irma Surayya; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7142

Abstract

Rasionalitas salah satu tindakan manusia yang masuk akal dan dilakukan dengan keadaan yang sadar. Penelitian ini menggunakan novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia dan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dan rasionalitas tindakan sosial tokoh utama di dalam novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia. Dalam penelitian ini membahas novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia karena tokoh utama dan tokoh lain mempunyai hubungan sosial, Rana sebagai tokoh utama yang peduli, membantu dan mementingkan kehidupan orang lain dibandingkan kehidupannya sendiri.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan, dengan penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Data dan sumber data didapatkan dari novel Kirana Cinta yang ditulis oleh Anjar Anastasia (2014). Data penelitian dikumpulkan dengan cara membaca dan mencatat kata atau kalimat yang berupa kutipan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan tokoh utama dalam novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia adalah Rana sebagai penyiar radio yang mempunyai tindakan sosial peduli dan mementingkan kehidupan orang lain dibandingkan kehidupan dirinya sendiri. Dalam tindakan Rana ditemukan Rasionalitas tindakan sosial ada empat aspek yang dalam novel berupa tindakan rasional instrumental yaitu dilakukan dengan pertimbangan dan pilihan yang sadar, tindakan rasional berorientasi nilai yaitu dipertimbangkan secara sadar untuk mencapai tujuan, tindakan tradisional  yaitu tindakan karena kebiasaan, tradisi dan adat istiadat dan tindakan afektif yaitu tindakan yang didominasi perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan yang sadar.Kata Kunci: rasionalitas, tindakan sosial, novel
KEPRIBADIAN NEUROTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MAYSURI KARYA NADJIB KARTAPATI: KAJIAN PSIKOANALISIS SOSIAL KAREN HORNEY Noviana, Hana; Kiftiawati, Kiftiawati; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta cerita, mendeskripsikan faktor penyebabterjadinya kepribadian neurotik tokoh utama melalui analisis psikoanalisis sosial Karen Horneydan menguraikan bentuk pemenuhan dorongan kompulsif tokoh utama dalam novel Maysurikarya Nadjib Kartapati. Penulis tertarik mengkaji novel Maysuri, karena novel ini mengisahkananak pelacur yang tidak segan untuk tidak menyembunyikan latar belakang ibunya yangmerupakan seorang pelacur. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaituuntuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kepribadian neurotik dan bentuk pemenuhandorongan kompulsif tokoh utama dalam novel Maysuri. Penelitian ini menggunakan pendekatanpsikoanalisis sosial Karen Horney. Sumber data penelitian adalah novel Maysuri karya NadjibKartapati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisisdata menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa fakta cerita novel Maysuri karya Nadjib Kartapati terdiri atas tokoh, alurdan latar. Tokoh Maysuri digambarkan selalu berkelakuan baik tetapi menderita kepribadianneurotik. Alur yang digunakan dalam cerita ini yaitu alur maju. Latar cerita ini yaitu Jakarta,kamar Maysuri, rumah nomor 59, rumah Ayah Fandi, dan kontrakan Maysuri. Faktorterbentuknya kepribadian neurotik Maysuri disebabkan oleh tiga pengaruh kultur modern danpengabaian pada masa kanak-kanak. Hal tersebut mengharuskan Maysuri untuk memenuhidorongan kompulsif sebagai usaha untuk melawan kecemasan dasar dan melawan konflik dasaryang terdiri dari delapan kubutuhan neurotik dan tiga kecenderungan neurotik yangmemunculkan mekanisme pertahanan ego.