Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang Karya Nuril Basri : Kajian Psikoanalisis Carl Jung Rahman, Fadkur; Nugroho, Bayu Aji; Hanum, Irma Surayya
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 9, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v9i4.22272

Abstract

Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra yang mampu menggali kompleksitas kepribadian dan psikologi manusia secara mendalam, sehingga menarik untuk dikaji melalui pendekatan psikologi sastra. Salah satu teori yang relevan untuk mengkaji permasalahan tersebut adalah psikoanalisis Carl Gustav Jung. Novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang merupakan objek yang berpotensi mengungkap struktur kepribadian tokoh-tokoh dalam cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama I, baik struktur kesadaran maupun ketidaksadaran dengan menggunakan psikoanalisis Carl Gustav Jung. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dari kalimat dan paragraf yang terdapat dalam sumber data yaitu novel 49 Hari Kisah Penantang Gelombang karya Nuril Basri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan kajian psikoanalisis Carl Gustav Jung melalui langkah-langkah analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Struktur kesadaran tokoh Aku terdiri atas tipologi-tipologi kepribadian yang terbentuk dari sikap jiwa dan fungsi jiwa. Terdapat tujuh tipologi kepribadian pada tokoh Aku, yaitu: mind-introversion, mind-extroversion, feeling-introversion, feeling-extroversion, sensory introversion, sensory extroversion, dan introversion-intuition. Tipologi kepribadian yang paling aktif pada tokoh Aku adalah introversion-feeling. (2) Struktur alam bawah sadar tokoh Aku terdiri atas alam bawah sadar pribadi dan alam bawah sadar kolektif. Alam bawah sadar pribadi tokoh Aku muncul dalam bentuk kenangan-kenangan buruk yang pernah terjadi padanya. Alam bawah sadar kolektif tokoh Aku terbentuk karena adanya 5 arketipe, yaitu: persona, shadow, anima, dan self.
Respons Pembaca terhadap Tokoh Utama Wanita dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF: Kajian Resepsi Sastra Trianingsih, Arsidah; Hanum, Irma Surayya; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 9, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v9i4.14322

Abstract

Literary works are created for enjoyment and as a means of authorship. Mommy ASF's novel "Layangan Putus" describes a strange problem in household life experienced by a woman as a wife and mother. The novel was very famous at the beginning of 2022 and has attracted much attention of Indonesian public in particular to the problems experienced by the main woman in the story, named Kinan. The study aims to describe the reader's response to the female protagonist in Mommy ASF's novel "Layangan Putus" through a literary reception study. This research is a kind of field research with a qualitative descriptive approach and using the Sinkrois reception method. The research data is a survey of readers from Eastern Kalimantan, in Samarinda Seberang district, with 20 respondents. The results of the interview were subsequently submitted and a summary withdrawal was made from the literary reception analysis. In this study the object used is the reader's response to the novel through the results of the interview.Based on the results of the research concluded the reaction of most of the respondents to the novel "Layangan Putus" by Mommy ASF assumed that the main character of the woman in the novel is inherent a strong, wise, self-sufficient and patient attachment in the face of the test. In the analysis of the attachment, the main characters of women belong to the round characters who have a good character, firm, religious, but have a soft weak side easy to frail in silence which makes her more likely to mimic complex life. It was revealed to readers as proof that readers succeeded in accepting, appreciating and giving statements of admiration for the main character of the woman in the novel "Layangan Putus" by Mommy ASF.
Representasi politik Dayak: Kajian ideologi dan kekuasaan dalam cerita rakyat Kalimantan Timur Nugroho, Bayu Aji; Yusriansyah, Eka
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22568

Abstract

This research examines the representation of power and ideology in Dayak folklore from East Kalimantan using the theoretical frameworks of Michel Foucault and Antonio Gramsci. Folklore is understood as a symbolic arena that records power relations in spiritual, customary, moral-ecological, and political forms. Data were collected from Dayak folktales circulating in East Kalimantan and analyzed qualitatively through a descriptive thematic approach. The findings reveal that spiritual power (as in the tale of Danau Aco), customary authority (Temputn Tolakng), and moral-ecological power (Anak Buaya) function to establish social rules and cultural legitimacy. Meanwhile, the tale of Sumbang Lawing emphasizes the importance of political legitimacy through counter-hegemony against tyrannical figures, Ikan Baung Putih generates moral-ecological regulations in the form of river taboos, and Sri Bangun illustrates colonial trauma shaping a defensive communal identity. This study concludes that Dayak folklore is not merely a moral narrative but also a political-cultural text that represents hegemony, resistance, and collective identity. It highlights folklore as both a medium of negotiating power and a cultural archive in the context of social change in East Kalimantan. 
REPRESENTASI MULTIKULTURALISME ANTAR ETNIS DI KOTA SAMARINDA MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL IBU KOTA NEGARA NUSANTARA Hanum, Irma Surayya; Nugroho, Bayu Aji; Gunawan, Sindy Alicia; Muttaqin, Khalifaturrahman
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Vol 11, No 2 (2025): CaLLs, December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i2.18980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi keragaman budaya pada masyarakat khususnya di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu dan untuk mengetahui hubungan antar etnis penduduk yang terjadi serta nilai-nilai yang berkembang dalam sudut pandang Multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan pada masyarakat Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu yang dipilih secara proporsional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) representasi multikulturasime yang terjadi di kota Samarinda, khususnya di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu ditunjukkan dengan masyarakat yang terdiri dari beberapa etnis yang selalu mengedepankan dan mendalami makna harmoni serta kepedulian sosial yang tumbuh dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Capaian selanjutnya yaitu adanya sebuah implikasi didalamya, adanya perkembangan pola pikir masyarakat antar etnis di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu lebih menghargai keberagaman. (2) hubungan antar etnis sebagai penduduk di Kelurahan Sidodadi Samarinda Ulu yang direfleksikan dari interaksi sosial dan proses sosial terjadi dalam beberapa bentuk dan nilai-nilai yang berkembang di dalamnya merupakan representasi multikulturalisme untuk mewujudkan harmonisasi sosial menjelang didirikannya Ibu Kota Negara Nusantara.
PERJUANGAN TOKOH LARASATI DALAM NOVEL LARASATI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER KAJIAN FEMINISME MARXIS Jubaidah, Siti; Dahlan, Dahri; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i4.9504

Abstract

Novel Larasati menampilkan perjuangan tokoh perempuan yang tangguh juga berani. Larasati berjuang untuk mendapatkan kesetaraan. Walau tergolong dalam keluarga kelas menengah ke bawah, tidak melonggarkan semangat Larasati untuk terus berusaha. Ketidakadilan yang sering perempuan alami memunculkan sebuah gerakan feminisme. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan kisah perjuangan tokoh utama dalam novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer berdasarkan feminisme marxis. Fakta cerita yang terdiri atas tokoh dan penokohan, alur dan latar. Dengan tokoh utama Larasati juga beberapa tokoh pendukung lainnya. Alur maju yang disajikan menggambarkan bagaimana panasnya keadaan di jaman tersebut.
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO Safitri, Febria; D, Dahri; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i4.7599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan bentuk perubahan novel menjadi film. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa kutipan (frasa, klausa, atau kalimat) yang terdapat dalam novel dan film Teman Tapi Menikah serta screenshoot adegan dalam film. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion dan film Teman Tapi Menikah sutradara Rako Prijanto. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik membaca, menonton, dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif terhadap data yang dikumpulkan melalui tahapan membaca dan menonton film Teman Tapi Menikah, mencatat data penting berupa kutipan dan dialog, membandingkan novel dan film Teman Tapi Menikah, mengamati gejala-gejala atau indikasi transformasi yang muncul antara novel dan film Teman Tapi Menikah, kemudian memasukannya dalam aspek penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang terjadi dari novel ke film Teman Tapi Menikah yaitu: 1) Penciutan atau pengurangan alur cerita dari novel ke film Teman Tapi Menikah sehingga munculnya perbedaan alur cerita baik dari segi alur, tokoh maupun latar dalam cerita. 2) Penambahan dari novel ke film Teman Tapi Menikah dilakukan sehingga muncul perbedaan dari segi alur, tokoh dan latar. 3) Perubahan Variasi dilakukan pada alur, tokoh, dan latar dari novel ke film Teman Tapi Menikah.
RASIONALITAS TINDAKAN SOSIAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KIRANA CINTA KARYA ANJAR ANASTASIA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Wahyuningsih, Diana; Hanum, Irma Surayya; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7142

Abstract

Rasionalitas salah satu tindakan manusia yang masuk akal dan dilakukan dengan keadaan yang sadar. Penelitian ini menggunakan novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia dan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dan rasionalitas tindakan sosial tokoh utama di dalam novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia. Dalam penelitian ini membahas novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia karena tokoh utama dan tokoh lain mempunyai hubungan sosial, Rana sebagai tokoh utama yang peduli, membantu dan mementingkan kehidupan orang lain dibandingkan kehidupannya sendiri.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan, dengan penelitian pendekatan kualitatif deskriptif. Data dan sumber data didapatkan dari novel Kirana Cinta yang ditulis oleh Anjar Anastasia (2014). Data penelitian dikumpulkan dengan cara membaca dan mencatat kata atau kalimat yang berupa kutipan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan tokoh utama dalam novel Kirana Cinta Karya Anjar Anastasia adalah Rana sebagai penyiar radio yang mempunyai tindakan sosial peduli dan mementingkan kehidupan orang lain dibandingkan kehidupan dirinya sendiri. Dalam tindakan Rana ditemukan Rasionalitas tindakan sosial ada empat aspek yang dalam novel berupa tindakan rasional instrumental yaitu dilakukan dengan pertimbangan dan pilihan yang sadar, tindakan rasional berorientasi nilai yaitu dipertimbangkan secara sadar untuk mencapai tujuan, tindakan tradisional  yaitu tindakan karena kebiasaan, tradisi dan adat istiadat dan tindakan afektif yaitu tindakan yang didominasi perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan yang sadar.Kata Kunci: rasionalitas, tindakan sosial, novel
KEPRIBADIAN NEUROTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MAYSURI KARYA NADJIB KARTAPATI: KAJIAN PSIKOANALISIS SOSIAL KAREN HORNEY Noviana, Hana; Kiftiawati, Kiftiawati; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta cerita, mendeskripsikan faktor penyebabterjadinya kepribadian neurotik tokoh utama melalui analisis psikoanalisis sosial Karen Horneydan menguraikan bentuk pemenuhan dorongan kompulsif tokoh utama dalam novel Maysurikarya Nadjib Kartapati. Penulis tertarik mengkaji novel Maysuri, karena novel ini mengisahkananak pelacur yang tidak segan untuk tidak menyembunyikan latar belakang ibunya yangmerupakan seorang pelacur. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaituuntuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kepribadian neurotik dan bentuk pemenuhandorongan kompulsif tokoh utama dalam novel Maysuri. Penelitian ini menggunakan pendekatanpsikoanalisis sosial Karen Horney. Sumber data penelitian adalah novel Maysuri karya NadjibKartapati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisisdata menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa fakta cerita novel Maysuri karya Nadjib Kartapati terdiri atas tokoh, alurdan latar. Tokoh Maysuri digambarkan selalu berkelakuan baik tetapi menderita kepribadianneurotik. Alur yang digunakan dalam cerita ini yaitu alur maju. Latar cerita ini yaitu Jakarta,kamar Maysuri, rumah nomor 59, rumah Ayah Fandi, dan kontrakan Maysuri. Faktorterbentuknya kepribadian neurotik Maysuri disebabkan oleh tiga pengaruh kultur modern danpengabaian pada masa kanak-kanak. Hal tersebut mengharuskan Maysuri untuk memenuhidorongan kompulsif sebagai usaha untuk melawan kecemasan dasar dan melawan konflik dasaryang terdiri dari delapan kubutuhan neurotik dan tiga kecenderungan neurotik yangmemunculkan mekanisme pertahanan ego.
Kesantunan Berbahasa dalam Siaran Iklan RRI Samarinda: Kajian Pragmatik Asraini, Asraini; Wahyuni, Ian; Nugroho, Bayu Aji
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7290

Abstract

Salah satu aspek penting dalam berinteraksi dengan mitra tutur ialah penggunaan kesantunan berbahasa, khususnya dalam siaran iklan radio sebagai media elektronik yang digunakan dalam memperoleh informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk prinsip kesantunan berbahasa dan jenis tindak tutur kesantunan berbahasa yang terdapat dalam siaran iklan RRI Samarinda ditinjau dari pragmatik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa tuturan penyiar dalam siaran iklan RRI Samarinda. Adapun sumber data penelitian, yaitu siaran iklan RRI Samarinda. Waktu penelitian yang digunakan dari bulan Desember tahun 2020 sampai Juli tahun 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, rekam, transkrip, dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk prinsip kesantunan berbahasa dalam siaran iklan RRI Samarinda, terdiri dari pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan. Bentuk pematuhan prinsip kesantunan yang ditemukan dominan dalam pematuhan maksim kebijaksanaan dan maksim permufakatan. Hal ini dikarenakan, siaran iklan RRI Samarinda berusaha untuk menginformasikan sesuatu kepada pendengar dan bermaksud agar pendengar menyetujui informasi yang disampaikan oleh penyiar. Sedangkan pelanggaran maksim yang ditemukan dominan dalam pelanggaran maksim penghargaan yang mengandung tuturan seperti mengkritik, menghina, dan merendahkan pihak lain. Kemudian, jenis tindak tutur kesantunan dalam siaran iklan RRI Samarinda, pada pematuhan maksim-maksim yang ditemukan ditandai dengan jenis tindak tutur representatif dengan maksud memberitahukan, menjelaskan, dan menyatakan. Sedangkan pelanggaran maksim yang ditemukan ditandai dengan jenis tindak tutur ekspresif dengan maksud mengkritik dan menghina.
Kepribadian tokoh utama dalam novel SYNC karya Jysa Nursakinah : kajian psikologi sastra Juliah, Juliah; Nugroho, Bayu Aji; Yusriansyah, Eka
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v10i1.23031

Abstract

ABSTRAKNovel sebagai karya sastra tidak hanya menghadirkan alur dan tokoh, tetapi juga menyimpan representasi kehidupan batin manusia. Konflik, trauma, serta pertarungan emosi yang dialami tokoh sering kali mencerminkan dinamika psikologis yang menarik untuk dikaji. Hal tersebut tampak jelas dalam novel SYNC karya Jysa Nursakinah yang menampilkan dua tokoh utama, Haru dan Jeon dengan kompleksitas batin yang menggambarkan pergulatan antara kesadaran dan ketidaksadaran diri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis arketipe Jung yang mencakup persona, shadow, anima, dan animus, (2) mengidentifikasi manifestasi personal unconscious dan collective unconscious, serta (3) mendeskripsikan bentuk kepribadian tokoh utama dalam novel SYNC karya Jysa Nursakinah.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis isi. Data yang digunakan berupa kutipan naratif, dialog, dan deskripsi peristiwa dalam novel SYNC karya Jysa Nursakinah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca dan catat, sedangkan analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haru dan Jeon memiliki kepribadian yang kompleks dan saling melengkapi. Haru mengalami trauma dan tekanan emosional yang merepresentasikan dominasi shadow, sedangkan Jeon memperlihatkan sisi rasional dan perfeksionis yang menutupi kerentanan emosionalnya. Keduanya menjalani proses individuasi menuju keseimbangan antara kesadaran dan ketidaksadaran. Temuan ini menunjukkan bahwa novel SYNC tidak hanya menyajikan kisah fiksi, tetapi juga merepresentasikan dinamika psikologis manusia berdasarkan teori psikoanalisis Carl Gustav Jung.Kata kunci: Kepribadian Tokoh Utama, Psikologi Sastra, Novel SYNC  ABSTRACTAs a literary work, a novel not only presents plot and characters but also represents the inner life of humans. The conflicts, trauma, and emotional struggles experienced by the characters often reflect psychological dynamics that are interesting to study. This is clearly evident in Jysa Nursakinah's novel SYNC, which features two main characters, Haru and Jeon, whose inner complexities illustrate the struggle between consciousness and the unconscious. This study aims to (1) analyze Jung's archetypes, including the persona, shadow, anima, and animus; (2) identify manifestations of the personal unconscious and collective unconscious; and (3) describe the personality traits of the main characters in Jysa Nursakinah's novel SYNC.This research is a qualitative study with a descriptive content analysis approach. The data used are narrative excerpts, dialogues, and descriptions of events in Jysa Nursakinah's novel SYNC. Data collection techniques used the reading and note-taking method, while analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Haru and Jeon have complex and complementary personalities. Haru experiences trauma and emotional distress that represent the dominance of the shadow, while Jeon displays a rational and perfectionist side that masks her emotional vulnerability. Both undergo a process of individuation toward a balance between consciousness and the unconscious. These findings indicate that the novel SYNC presents not only a fictional story but also represents human psychological dynamics based on Carl Gustav Jung's psychoanalytic theory.Keywords: Main Characters Personality, Literary Psychological, SYNC Novel