Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Miskonsepsi Siswa melalui Five-Tier Diagnostic Test pada Materi Kinematika Gerak Berbasis Quizziz Ria Ananda; Fajrul Wahdi Ginting; Arlin Maya Sari; Safriana Safriana; Tulus Setiawan
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1388

Abstract

The study investigated high school students' misconceptions regarding the concept of Kinematics, using the Five-Level Diagnostic Test to identify and analyze these misconceptions. The core problem discussed is the constant misunderstanding of basic physics concepts, which hinders student learning outcomes and conceptual understanding. This study uses a qualitative descriptive methodology, combining diagnostic tests, interviews, and observations to collect comprehensive data on student misconceptions. This multi-faceted approach allows for a deeper understanding of the factors that contribute to these misconceptions, including pedagogical and environmental influences. The findings revealed that a large number of students struggled with the concept of Kinematics, especially in determining speed and speed changes. The study concluded that misconceptions arise not only from cognitive limitations but also from inadequate teaching strategies. To address this problem, the study recommends the implementation of Problem-Based Learning (PBL) with scaffolding techniques to improve conceptual understanding and reduce misunderstandings effectively
Pengaruh Model Pembelajaran VAK (Visualization, Auditory, Kinesthetic) Berbantuan Aplikasi Crossword LABS untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Annisa Khaliza Damanik; Nanda Novita; Deassy Siska; Halimatus Sakdiah; Arlin Maya Sari
Kappa Journal Vol 9 No 2 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i2.31852

Abstract

Research on the Effect of Learning Models (Visualization, Auditory, Kinesthetic) Assisted by the Crossword LABS Application to Improve Concept Understanding has been conducted. This study aims to determine the effect of the VAK learning model (Visualization, Auditory, Kinesthetic) assisted by the Crossword LABS application on students' conceptual understanding and to determine the improvement in students' conceptual understanding. The type of research used is an experiment with a research design used by researchers is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population used is class X students of SMA which consists of 3 classes with a total of 75 people. The research sample is class X-2 students as the experimental class and class X-1 students as the control class. The average pretest result of students in the experimental class is 37.2 and the average posttest result is 77.2. Based on the Independent Samples Test, the posttest value with sig. (2-tailed) 0.004 <0.05. This means that H0 is rejected and Ha is accepted. The N-gain score for the experimental class was 64.54, which is categorized as moderate, with the interpretation of N-Gain being quite effective. Therefore, it can be concluded that the Crossword LABS application-assisted VAK (Visualization, Auditory, Kinesthetic) learning model has an impact on improving conceptual understanding.
Penerapan Mindfulness untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa sebagai Upaya Mengurangi Math Anxiety Siswa Nurul Afni Sinaga; Fitri Ayu Ningtiyas; Rifaatul Mahmuzah; Yulia Zahara; Arlin Maya Sari
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25025

Abstract

Matematika seringkali menimbulkan kecemasan mendalam bagi siswa, sehingga diperlukan kondisi yang dapat memaksimalkan ketangguhan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan mindfulness untuk meningkatkan resiliensi siswa sebagai upaya mengurangi kecemasan matematis (math anxiety) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 10 Banda Sakti, Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui angket resiliensi siswa yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest) yang kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan mindfulness memiliki peningkatan resiliensi yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan mindfulness efektif dalam membantu siswa mengelola emosi, mempertahankan fokus, serta menghadapi tekanan akademik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa praktik mindfulness berperan penting dalam meningkatkan resiliensi siswa dan secara tidak langsung dapat menurunkan tingkat kecemasan terhadap matematika.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality Menggunakan MilleaLab Arlin Maya Sari; Nurul Afni Sinaga; Ucia Mahya Dewi; Fitri Ayu Ningtiyas
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.880

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung proses pembelajaran adalah Virtual Reality (VR) karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang imersif dan membantu peserta didik memahami konsep secara lebih konkret. Namun, pemanfaatan teknologi VR di sekolah masih terbatas akibat rendahnya keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis VR. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality menggunakan platform MilleaLab. Pelatihan dilaksanakan di SMAN 1 Lhokseumawe dengan melibatkan 32 orang guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahapan, yaitu persiapan, penguatan materi, pelatihan praktik, serta evaluasi. Peserta memperoleh pendampingan secara langsung dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran menggunakan MilleaLab. Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui observasi, penilaian produk, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality, sedangkan 96,9% media yang dihasilkan telah siap diimplementasikan dalam pembelajaran. Tingkat kepuasan terhadap materi pelatihan mencapai 94,9%, sedangkan kepuasan terhadap sesi praktik mencapai 93,8%, yang keduanya termasuk kategori sangat puas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru serta keterampilan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality menggunakan MilleaLab. Meskipun pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality, efektivitas media yang dihasilkan terhadap motivasi, keterlibatan, maupun hasil belajar peserta didik masih perlu dikaji melalui penelitian lanjutan, seperti Classroom Action Research (PTK) atau penelitian eksperimen yang mengimplementasikan media tersebut secara langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
Pendampingan Pembelajaran Numerasi melalui Aktivitas Reflektif dan Eksploratif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri serta Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Nurul Afni Sinaga; Arlin Maya Sari; Yulia Zahara; Fitri Ayu Ningtiyas; Rifaatul Mahmuzah
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v3i1.882

Abstract

Kemampuan numerasi dan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar bermakna bagi siswa. Namun, proses pembelajaran matematika di sekolah masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengembangkan kemampuan berpikir strategis, keberanian mencoba berbagai penyelesaian, dan keterlibatan aktif siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran numerasi melalui aktivitas reflektif dan eksploratif untuk mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta kepercayaan diri siswa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru sebagai mitra utama melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pendampingan perancangan pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru sekolah dasar dan 40 siswa sebagai penerima manfaat program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa. Rata-rata kompetensi guru meningkat dari 59,5% menjadi 85,75% setelah program pendampingan. Implementasi pembelajaran menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis, serta kepercayaan diri dalam belajar matematika. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan kolaboratif berbasis refleksi dan eksplorasi dapat menjadi alternatif strategi untuk memperkuat kualitas pembelajaran numerasi di sekolah dasar.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MGMP MATEMATIKA DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MELALUI PELATIHAN GEOGEBRA 3D Yulia Zahara; Zalfie Ardian; Rifaatul Mahmuzah; Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Arlin Maya Sari
PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Elfarazy Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64068/03w8k570

Abstract

Kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembelajaran matematika yang interaktif di era Society 5.0. Namun, sebagian besar guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, khususnya menggunakan aplikasi GeoGebra 3D. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif melalui pelatihan GeoGebra 3D. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Training and Mentoring yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, praktik pengembangan media, pendampingan, implementasi, serta evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 24 guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe dan dilaksanakan melalui kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on practice), dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra 3D sesuai dengan materi yang diampu, serta mengalami peningkatan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran matematika. Media yang dihasilkan memiliki potensi untuk meningkatkan visualisasi konsep-konsep matematika yang abstrak sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pelatihan GeoGebra 3D terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendukung implementasi pembelajaran matematika yang inovatif dan berkelanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Reading, Questioning, And Answering (RQA) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Dalam Pembelajaran Fisika Latifah Hanum Br Pandia; Muliani Muliani; Deassy Siska; Syarifah Rita Zahara; Arlin Maya Sari
Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 12 No 2 (2026): Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan (In Press)
Publisher : FKIP Universitas Alwashliyah Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/pedagogi.v12i2.1451

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Nisam dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Reading, Questioning And Answering (RQA) terhadap kemampuan literasi sains peserta didik dalam pembelajaran fisika. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas VIII/A sebagai kelas eksperimen dan 32 siswa kelas VIII/B sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Reading, Questioning, and Answering (RQA), sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes Pre-test dan Post-test, kemampuan literasi sains peserta didik diukur berdasarkan beberapa indikator yaitu: menjelaskan fenomena secara ilmiah, menafsirkan data dan bukti ilmiah, menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah, dan mengidentifikasi masalah ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor literasi sains di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata pada Post-test sebesar 73,75 sedangkan pada kelas kontrol skor Post-test 62,18. Dari hasil skor tersebut menunjukkan bahwa literasi sains pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol, terutama pada indikator menafsirkan data dan bukti ilmiah. Model pembelajaran RQA dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas literasi sains dalam pembelajaran fisika.
Integrasi Augmented Reality Dalam Pembelajaran Kimia SMA Untuk Mendorong Literasi Sains Berkelanjutan Arlin Maya Sari; Nurul Afni Sinaga; Husnul Ridho Matondang; Adinda Hasanah; Ucia Mahya Dewi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.907

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Pemanfaatan Metaschool Augmented Reality (AR) pada Pembelajaran dalam Upaya Mendukung SDGs (Sustainable Development Goals) pada Forum MGMP Kimia SMA Kota Lhokseumawe telah dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital berbasis AR untuk pembelajaran kimia. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan implementasi, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, guru diperkenalkan dengan berbagai aplikasi pendukung pembelajaran digital, yaitu Assembler Edu dan Canva. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan berjalan efektif. Dari 32 guru peserta, sebanyak 30 guru (93,75%) memperoleh nilai di atas 80, menandakan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan. Survei kepuasan juga memperlihatkan bahwa lebih dari 80% peserta memberikan respon “Setuju” dan “Sangat Setuju” terhadap aspek relevansi materi, keterampilan praktik, kualitas narasumber, dan manfaat pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa program sangat bermanfaat, meningkatkan kepercayaan diri guru, serta mendorong produktivitas dalam menghasilkan media pembelajaran berbasis AR. Dampak kegiatan ini adalah terciptanya suasana belajar lebih interaktif dan kreatif.
Classical and Modern Techniques for Liquid Refractive Index Measurement: Working Principles, Performance Comparison, and Applications Arlin Maya Sari; Maulina Tanjung
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 7 No 2 (2026): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v7i2.2890

Abstract

The refractive index is a key physicochemical property of liquids, essential for quality control, chemical analysis, biomedical diagnostics, and environmental monitoring. Advances in optical instrumentation have led to the development of refractive index measurement techniques, evolving from conventional prism-based refractometers to automated, high-sensitivity optical systems. Despite this progress, comprehensive comparisons between classical and modern refractometric techniques are limited. This review compares four widely used liquid refractive index measurement techniques: the Abbe refractometer, the Pulfrich refractometer, the digital refractometer, and interferometric methods, focusing on their principles, advantages, limitations, performance, and applications. A structured literature review was conducted to analyze studies on measurement principles, instrumentation, operational characteristics, and practical applications. The findings show that classical refractometers remain reliable for routine measurements due to their simplicity, robustness, and cost-effectiveness. Digital refractometers offer improved automation, repeatability, and efficiency, while interferometric methods provide superior sensitivity and spatial resolution for high-precision applications, though they require more complex instrumentation and data processing. The choice of technique should be based on measurement accuracy, sample characteristics, operational requirements, and intended application.