p-Index From 2021 - 2026
7.289
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Jurnal Sendratasik Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JURNAL PENA EDUKASI Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Academy of Education Journal Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Jurnal Pendidikan dan Konseling Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik Jurnal Peduli Masyarakat Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Madani : Indonesian Journal of Civil Society Jurnal Scientia Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal Pendidikan PKn LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Journal of Education Research Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Mebang Journal Of Human And Education (JAHE) Cinematology Journal Anthology of Film and Television Studies Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni
Claim Missing Document
Check
Articles

Teknik Miking Spaced Pair: Penggunaan Mikrofon dalam Proses Rekaman Instrumen Baby Grand Piano Putra, Zakarias Aria Widyatama
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v13i1.56469

Abstract

Piano merupakan instrumen akustik dengan organologi dan konstruksi bunyi yang rumit. Proses rekaman instrumen piano terutama pada baby grand piano memiliki berbagai opsi dan alternatif yang perlu untuk diujicobakan. Pianis dan sound engineer yang dalam penelitian ini disasarkan oleh mahasiswa, belum mengetahui secara yakin akan proses perekaman dan teknik miking. Oleh karena itu, menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik spaced pair dan penggunaan mikrofon dalam proses rekaman instrumen baby grand piano yang dilakukan di Ruang Piano Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Tanjungpura. Metode kualitatif dengan strategi studi kasus mencoba mengungkap penelitian semi eksperimen ini secara naratif. Temuan data penelitian yang menggunakan aktivitas maupun tindakan proses rekaman serta observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudiaan ditindak dalam kesahihan data secara perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber. Penulisan hasil penelitian dikonstruksi berdasarkan model interaktif. Tuaian ujicoba teknik miking spaced pair dari penelitian ini menempatkan posisi kedua sebagai pilihan terbaik dan benar. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil rekaman pada EQ FLS yang menerangkan gelombang frekuensi stabil pada aspek lower, middle, dan high secara stabil dan kuat serta penggunaan mikrofon kondensor stereo. Penelitian ini memiliki kekuatan untuk menambah literasi akan teknik miking, penggunaan mikrofon, dan proses perekaman instrumen musik akustik bagi pianis, sound engineer, maupun mahasiswa yang memiliki keterampilan serupa.
DYNAMICS OF TRADITIONAL MUSIC IN SOCIETY: A CASE STUDY ON THE STRATEGY OF SILOTUANG HERITAGE IN JAGOI VILLAGE BENGKAYANG REGENCY Mastri Dihita Sagala; Zakarias Aria Widyatama Putra; Imam Ghozali; Yudhistira Oscar Olendo
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the existence, dynamics, and strategies of the inheritance of traditional Silotuang music in Jagoi Village, Bengkayang Regency. Using a qualitative approach with case studies, this research reveals that Silotuang remains an important part of various traditional ceremonies and music festivals in the village. However, the socio-cultural dynamics have brought changes to the number of players, the form of the instruments, and the frequency of Silotuang performances. The inheritance strategy implemented so far includes extracurricular activities at school and involvement in the festival. Data were obtained through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis using the interactive Miles and Huberman model, which includes data collection, data condensation, data presentation, and data verification. The validity of the data uses source and technique triangulation accompanied by prolonged observation. The result of this study highlights the importance of Silotuang as a cultural identity and urges continuous efforts from various parties to preserve it. roader efforts in preserving traditional music so that Silotuang remains a cultural heritage that is preserved and sustainable are the hope for further research, and developing the Silotuang instrument in the real of multidisciplinary sciences and creative product development.
Peran Mandolin sebagai Instrumen Melodis dalam Musik Dangdut: Studi Kasus pada Sarana Hiburan di Kota Pontianak Nisa, Hayatun; Zakarias Aria Widyatama Putra
Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik dan Pendidikan Musik Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/mebang.v5i1.132

Abstract

The mandolin, a type of chordophone instrument originating from Italy and was introduced to Indonesia in the 19th century. Recognized for its melodic character, the mandolin warrants in-depth exploration, particularly regarding its function as a secular musical instrument. Its presence significantly influences public appreciation in Pontianak, especially when featured in dangdut performances as a form of entertainment. This study aims to examine the role of the mandolin as a melodic instrument in dangdut music used for entertainment purposes in Pontianak City. A qualitative research approach was adopted, utilizing a case study method. The case was explored descriptively through data obtained from observations, in-depth interviews, and documentation. Data validity was ensured through methodological triangulation and extended observation. Data analysis involved reduction, presentation using mind maps, and drawing conclusions. The findings reveal that the mandolin plays a vital role as both a musical identity and a reinforcing element in dangdut music. In its role as an entertainment medium, the mandolin contributes to the enthusiasm and appreciation of the Pontianak community for dangdut music. This research is significant as it highlights the mandolin’s legitimizing role and distinctive contribution to dangdut, offering an alternative model for incorporating melodic instrument variations into similar musical performances.
Revitalization Analysis of Forms, Songs, and Functions of Presenting Traditional Music Srawung Krumpyung in Kulon Progo Regency Putra, Zakarias Aria Widyatama
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.42065

Abstract

Traditional music Krumpyung is a local arts from Kulon Progo. The declining quality coupled with the lack of performers, containers, and limited performance time made the revitalization of Krumpyung happen. The objective of this research is to describe the result of revitalization analysis of the form, song, and function of presenting traditional music that done by Srawung Krumpyung as a step of regeneration and conservation efforts. This research is using qualitative research with narrative study and case study methods to determine that revitalization can be used as a step of regeneration and conservation efforts. Data collection technique that used in this research is snowball sampling by doing deep interview, collect data from Dinas Kebudayaan Kulon Progo Regency, or watching video documentations. The validity data form this research is measured by triangulation of sources. Data analysis technique that used in this research is interactive model by Huberman and Miles. Result of this research is revitalization can be used a step regeneration and conservation efforts by: (1) reconstruction, (2) refunctionalization, (3) representation, (4) reformation, (5) reinterpretation, (6) reorientation, and (7) recreation. The value of step regeneration and conservation efforts manifested in: (1) creativity, (2) love of the homeland, and (3) environmental care.
Teknik Miking Spaced Pair: Penggunaan Mikrofon dalam Proses Rekaman Instrumen Baby Grand Piano Putra, Zakarias Aria Widyatama
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v13i1.56469

Abstract

Piano merupakan instrumen akustik dengan organologi dan konstruksi bunyi yang rumit. Proses rekaman instrumen piano terutama pada baby grand piano memiliki berbagai opsi dan alternatif yang perlu untuk diujicobakan. Pianis dan sound engineer yang dalam penelitian ini disasarkan oleh mahasiswa, belum mengetahui secara yakin akan proses perekaman dan teknik miking. Oleh karena itu, menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan teknik spaced pair dan penggunaan mikrofon dalam proses rekaman instrumen baby grand piano yang dilakukan di Ruang Piano Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, FKIP, Universitas Tanjungpura. Metode kualitatif dengan strategi studi kasus mencoba mengungkap penelitian semi eksperimen ini secara naratif. Temuan data penelitian yang menggunakan aktivitas maupun tindakan proses rekaman serta observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudiaan ditindak dalam kesahihan data secara perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber. Penulisan hasil penelitian dikonstruksi berdasarkan model interaktif. Tuaian ujicoba teknik miking spaced pair dari penelitian ini menempatkan posisi kedua sebagai pilihan terbaik dan benar. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil rekaman pada EQ FLS yang menerangkan gelombang frekuensi stabil pada aspek lower, middle, dan high secara stabil dan kuat serta penggunaan mikrofon kondensor stereo. Penelitian ini memiliki kekuatan untuk menambah literasi akan teknik miking, penggunaan mikrofon, dan proses perekaman instrumen musik akustik bagi pianis, sound engineer, maupun mahasiswa yang memiliki keterampilan serupa.
Dynamics of Traditional Music in Society: A Case Study on The Strategy of SilotuangHeritage in Jagoi Village Bengkayang Regency Sagala, Mastri Dihita; Putra, Zakarias Aria Widyatama; Ghozali, Imam; Olendo, Yudhistira Oscar
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the existence, dynamics, and strategies of the inheritance of traditional Silotuang music in Jagoi Village, Bengkayang Regency. Using a qualitative approach with case studies, this research reveals that Silotuang remains an important part of various traditional ceremonies and music festivals in the village. However, the socio-cultural dynamics have brought changes to the number of players, the form of the instruments, and the frequency of Silotuang performances. The inheritance strategy implemented so far includes extracurricular activities at school and involvement in the festival. Data were obtained through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis using the interactive Miles and Huberman model, which includes data collection, data condensation, data presentation, and data verification. The validity of the data uses source and technique triangulation accompanied by prolonged observation. The result of this study highlights the importance of Silotuang as a cultural identity and urges continuous efforts from various parties to preserve it. roader efforts in preserving traditional music so that Silotuang remains a cultural heritage that is preserved and sustainable are the hope for further research, and developing the Silotuang instrument in the real of multidisciplinary sciences and creative product development.
ANALISIS MORAL LAGU PENGANGGURAN OLEH KELOMPOK SWARA RATAN Wulanda *, Gigih Alfajar Novra; Putra, Zakarias Aria Widyatama
TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Vol 4, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tacet.v4i2.96798

Abstract

KSR (Kelompok Swara Ratan) adalah grup musik humor yang berasal dari Yogyakarta. Bentuk karya dari grup musik ini mengusung kritik sosial yang actual dipadukan dengan penyampaian satire dalam bingkai komedi. Pemahaman dasar akan kritik sosial selalu dikonotasikan dalam peran negatif namun, perlu dikaji secara nilai moral bentuk karya lagu penggangguran. Metode deksriptif kualitatif digunakan untuk memecahkan analisis dari penelitian ini. Sumber data berdasarkan transkripsi teks lagu pengangguran dan hasil wawancara personil KSR. Instrumen penelitian menggunakan perspektif peneliti dan catatan lapangan. Pengambila data digunakan observasi dan komunikasi langsung. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik serta analisis data menggunakan model interaktif. Adapun hasil analisis moral adalah bahwa sebuah pelajaran berharga atas kodrat pria yang tidak bekerja sementara wanita sebagai istri menjadi tulang punggung. Bentuk satire dari lirik secara tersirat mengisyaratkan kritik moral yang terjadi sekarang bahwa menjadi sebuah paradigma terbaliknya kodrat perempuan dan laki-laki. Pentingnya penelitian ini guna menungkap nilai dan pesan moral dari sebuah karya lagu yang mengusung isu-isu sosial.
Pelatihan Musik Tebah Unop Pada Sanggar Di Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya Putra, Zakarias Aria Widyatama; Olendo, Yudhistira Oscar; Ghozali, Imam
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.806

Abstract

Pelatihan musik Tebah Unop sebagai salah satu musik tradisional Dayak di Kalimantan Barat dilakukan sebagai wujud dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi agenda periodikal dengan tujuan untuk menyebarluaskan seni tradisi yang dimiliki oleh Kalimantan Barat kepada masyarakat. Alasan kegiatan pelatihan ini adalah sebagaimana masyarakat lintas daerah di Kalimantan Barat juga dapat memiliki pengalaman untuk mempraktikkan dan mengembangkan musik tradisional Tebah Unop. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan proses kegiatan mencakup dua tahap yakni sosialisasi materi musik Tebah Unop dan pelatihan musik Tebah Unop. Sasaran pihak mitra pengabdian kepada masyarakat adalah Sanggar Muara Talino dan Malahiya sebagai representasi masyarakat Ambawang di Desa Lingga. Hasil kegiatan adalah bahwa masyarakat Ambawang dan peserta dari Sanggar memberikan apresiasi dan mendukung pelatihan musik Tebah Unop. Bentuk apresiasi adalah dilakukannya pertunjukan kolaborasi dari peserta dan tim pengabdian dalam memainkan musik Tebah Unop sedangkan, dukungan pelatihan disampaikan oleah Dewan Adat Dayak Ambawang maupun perangkat Desa yang berharap dari tim pengabdian dapat memberikan pelatihan seni-seni tradisi yang lain sehingga masyarakat Ambawang dan umumnya masyarakat Kalimantan Barat dapat mengetahui dan mempalajari kesenian tradisional yang dimiliki di tiap daerah serta dapat melestarikannya.
Metode Dan Teknik Vokal Paduan Suara di Kring Santa Katarina Dari Paroki Santa Sesilia Pontianak Aldo Putra Utama; Ghozali, Imam; Putra, Zakarias Aria Widyatama
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 2 No. 2 (2024): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v2i2.221

Abstract

Paduan suara adalah suatu kelompok yang menggabungkan berbagai macam jenis suara ke dalam satu sajian pertunjukan musik yang mengungkapkan jiwa lagu yang dinyanyikan. Dalam melakukan latihan paduan suara tentunya menggunakan beberapa metode dan teknik agar mendapatkan bunyi suara yang diinginkan. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti merumuskan masalah bagaimana metode dan teknik yang digunakan oleh pelatih paduan suara Kring Santa Katarina Dari Siena Paroki Santa Sesilia Pontianak. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara, hasil observasi dan hasil dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pelatih dan anggota paduan suara Kring Santa Katarina dari Siena Paroki Santa Sesilia Pontianak, selanjutnya data yang diperoleh di analisis menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, paduan suara Kring Santa Katarina dari Siena Paroki Santa Sesilia Pontianak menggunakan tiga metode yaitu metode drill, metode demonstrasi dan metode imitasi. Sedangkan untuk teknik vokal yang digunakan adalah intonasi, artikulasi, prasering dan pernapasan.
Pembelajaran Musik dengan Menggunakan Metode Penokohan Pada Anak Usia Dini Sagala, Mastri Dihita; Zakarias Aria Widyatama Putra
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v5i1.11029

Abstract

It is very important to introduce art learning from an early age because it can explore children's potential, so appropriate methods are needed to teach it. This research aims to reveal music learning using the characterization method in early childhood at Favore Music School. When applying this method, children not only listen and hear the story but also take part in acting out the character of a character. This method is found in the Little Musician class which consists of four children aged 3-4 years (toddlers). This research is classified as qualitative research by describing findings that are important to collect, organize, organize and conclude clearly. To obtain these findings, collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation and literacy studies. The results of this research are that the characterization method used in music material in the Little Musician Class can improve musical abilities in young children. Not only skills in identifying sounds and playing musical instruments, this method can train children's self-confidence when carrying out the roles requested by the teacher. Apart from that, children become more active and socialize with friends classmates because role-playing activities require children to interact with their environment.