Thamrin Kamaruddin, Thamrin
Unknown Affiliation

Published : 76 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI AUDIOVISUAL DENGAN SOFTWARE GOANIMATE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA Iskandar, Wido; Kamaruddin, Thamrin; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.11176

Abstract

Software Goanimate adalah software gratis berbasis online yang dirancang dengan fitur-fitur animasi yang menarik. Goanimate dapat digunakan dalam bentuk presentasi berformat video, dengan menggunakan goanimate presentasi dapat dibuat se-kreatif mungkin dengan menggunakan berbagai karakter, latar belakang musik dan alur cerita yang berbeda. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui (1) Peningkatan dalam hasil belajar siswa; (2) Aktivitas pembelajaran guru dan siswa; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa setelah proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan media solfware animasi goanimate. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Peukan Bada sejumlah 158 siswa sedangkan sampel yang diteliti yaitu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Paukan Bada sejumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan (1) Perangkat tes (pre-test dan post-test); (2) Instrumen pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Instrumen pengamatan keterampilan guru; dan (4) Angket respon siswa. Analisis data dengan statistik deskriptif persentase. Hasil yang diperoleh dari penelitian (1) Hasil ketuntasan individual pada siklus I sebesar 40% meningkat pada siklus II sebesar 72% meningkat pada siklus III menjadi 88%. Hasil ketuntasan klasikal yang diperoleh pada siklus I sebesar 40% meningkat 60% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Hasil pengamatan aktivitas guru dan siswa 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I meningkat menjadi 7 aktivitas sesuai pada siklus II dan 8 aktivitas sesuai di siklus III. (3) Keterampilan guru dari hasil pegamatan 2,3 kategori sedang pada siklus I menjadi 2,8 kategori baik pada siklus II dan 3,2 kategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 90% siswa setuju dengan penerapan model pembelajaran examples non examples menggunakan animasi software goanimate menyenangkan dan membantu siswa memahami materi pembelajaran.Kata Kunci: Penerapan , Examples Non Examples, Software Goanimate, Hasil belajar, IPS
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA BERASRAMA DAN NON ASRAMA DI KELAS XI IPS SMA ISLAM TERPADU AL-FITYAN ACEH BESAR Usrah, Vergi Raudatul; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10783

Abstract

Penelitan ini dilakukan pada SMA Islam Terpadu Al-Fityan Kabupaten Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar siswa yang berasrama dan siswa non asrama dalam mata pelajaran geografi pada kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan. Hipotesis dalam penelitan ini adalah prestasi belajar geografi siswa berasrama lebih tinggi dari pada siswa non asrama di SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk penelitan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan yang berjumlah 43 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes sebanyak 25 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yaitu memberikan soal yang sama kepada siswa yang berasrama dan siswa non asrama. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 3,01 dn ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 41, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mata pelajaran Geografi siswa berasrama lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik non asrama pda sswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar.Kata Kunci: perbandingan, prestasi belajar, berasrama, non asrama, geografi
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN FISIK TEMPAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Munasti, Raudhah; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10662

Abstract

Pola tingkah laku dan kepribadian anak orang tua juga seharusnya melihat lingkungan fisik belajar, dengan cara memperhatikan lingkungan yang harus selalu nyaman dan baik, mempengaruhi siswa lebih giat dalam belajar. Lingkungan fisik tempat belajar yaitu semua yang berkaitan dengan tempat proses pembelajaran dilakukan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa besar hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi sebab akibat. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu kelas X IS1 dan X IS2yang berjumlah 53 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Pengolahan data memakai statistik korelasi ganda, hasil kofisien korelasi 0,75 kategori kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 56,25%. Uji hipotesis menunjukkan Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 3,21 3,18 artinya Ha diterima. Simpulannya ada hubungan yang sesuai perhatian orang tua dan lingkunga fisik tempat belajar dengan hasil belajar Geografi siswa SMAN 3 Banda Aceh.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH DAN SCRAMBLE PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Musniati, Musniati; Kamaruddin, Thamrin; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10659

Abstract

Metode belajar juga disebut sebagai rencana belajar untuk mencapai hasil. Adapun metode balajar juga bisa diterap pada mata pelajaran di sekolah agar bisa memberi peluang bagi peserta didik dalam mengemukakan pendapat baru, saling kerja sama dan mampu mengemukakan pemikiran-pemikiran yang cemerlang yaitu metode make a match dan model pembelajaran scramble. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan nilai dari peserta didik diajarkan dengan metode make a match melebihi dari pada menggunakan metode scramble pada mata pelajaran geografi kelas X SMAN 12 Banda Aceh. Pengambilan data menggunakan desain eksperimen quasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 280 peserta didik. Pengumpulan data dibuat dengan cara Purposive Sampling, yaitu eksperimen 1 berjumlah 24 peserta didik juga eksperimen II berjumlah 21 peserta didik. Cara pengambilan sampelnya dengan memberi pre-test yang diberikan untuk peserta didik, yaitu tes awal dan tes akhir. Hasil pengumpulan data didapatkan thitung = 9 dan ttabel =1,68 dengan kesalahan 0,5% dan dk = 43, berarti thitung ttabel maka Ha diterima. Dari pengolahan data membuktikan belajar dengan metode make a match memiliki nilai peserta didik lebih baik dari pada belajar dengan metode scramble dalam mata pelajaran geografi SMAN 12 Banda Aceh. Yaitu hasilnya make a match 76,75 dan model scrimble 71
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 BANDA ACEH Rusliana, .; Kamaruddin, Thamrin; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9899

Abstract

Model pembelajaran Teams Games Tournament atau pertandingan tim merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran Teams Games Tournament divariasikan dengan menggunakan media teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan respon siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS-1 SMA Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal pre-test dan soal post-test, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan lembar angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara individual dan klasiklal, aktivitas guru, aktivitas siswa dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada setiap siklus penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan serta pada umumnya atau sebanyak 96% siswa menyatakan setuju bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Teams Games Tournament berbantuan media teka-teki silang sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan media teka-teki silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING CHIPS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII-2 SMPN 8 BANDA ACEH Febrian, Risda Dian; Kamaruddin, Thamrin; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9897

Abstract

Pembelajaran model Talking Chips adalah salah satu model pembelajaran kooperatif dan menuntut para siswa untuk bisa bekerja sama dalam satu kelompok. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa, (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa, (3) Keterampilan guru ketika mengelola pembelajaran, dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model Talking Chips berbantuan media gambar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan dalam bentuk penelitian tindakan kelas (Classroom process research). Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-2 SMP Negeri 8 banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan (1) persentase ketuntasan individual meningkat dari 7 siswa yang tuntas pada siklus I, 16 siswa yang tuntas pada siklus II, dan 19 siswa yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 27% pada siklus I, 67% pada siklus II, dan 87% pada siklus III; (2) Jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 9 aktivitas sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 1,76 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 2,9 pada siklus II dengan kategori baik,dan skor 3,4 pada siklus III dengan kategori baik; (4) sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa model pembelajaran Talking Chips adalah baru diterapkan dan membantu siswa dalam memhami materi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan hasil belajar mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menerapkan model Talking Chips berbantuan media gambar di kelas VIII-2 SMP Negeri 8 Banda Aceh.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DAN QUICK ON THE DRAW DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 INGIN JAYA Fatahillah, Nur; Bardi, Syamsul; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9893

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan membandingkan hasil belajar siswa dari penerapan dua model pembelajaran yaitu model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) dan model pembelajaran quick on the draw pada mata pelajaran Geografi di SMAN Ingin Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah murid kelas XI-IS SMAN 1 Ingin Jaya yang berjumlah 63 siswa. Untuk mendapatkan sampel menggunakan dengan teknik purposive sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas XI-IS 2 yaitu 22 siswa dan kelas XI-IS 3 yaitu 18 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni, pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian didapat thitung = 6,58 dan ttabel = 1,59 pada taraf signifikan 5% dan dk = 40, sesuai dengan kriteria uji jika thitung ttabel maka Ha diterima. Berdasarkan perolehan data tersebut jelas bahwa Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil yaitu hasil belajar yang menerapkan model pembelajaran CIRC lebih baik daripada hasil belajar yang menerapkan model pembelajaran quick on the draw pada mata pelajaran Geografi Kelas XI-IS di SMAN 1 Ingin Jaya.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GALLERY WALK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER SESSION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Muzakkir, .; Abdi, Abdul Wahab; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9892

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan awal seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran sehingga hasil belajar menjadi optimal. Beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan yaitu model pembelajaran gallery walk dan poster session. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran poster session pada mata pelajaran geografi kelas X IS di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran poster session pada mata pelajaran geografi kelas X IS di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian yang dilaksanakan ini seluruh siswa kelas X IS berjumlah 68 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik sampling purposive, diambil hanya du akelas yaitu kelas X IS 1 berjumlah 22 serta kelas X IS 2 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemeberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 6,96 dan ttabel = 1,68 untuk taraf signifikan 5% dengan dk = 41, artinya sesuai dengan kriteria thitung ttabel atau 6,96 1,68 sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa mata pelajaran Geografi yang diajarkan dengan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran poster session pada siswa kelas X di SMA Negeri 11 Banda Aceh.Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, gallery walk, poster session, geografi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Parasati, Maysila; Kamaruddin, Thamrin; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9891

Abstract

Model pembelajaran Team Assisted Individualization merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang menuntut para siswa untuk bisa bekerja sama dalam satu kelompok tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa (2) kesesuaian aktivitas guru dan siswa (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran (4) respon siswa terhadap pembelajran menggunakan model Team Assisted Individualization berbantuan media powerpoint. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu dalam bentuk penelitian tindakan (Classroom process research). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 yang berjumlah 27 siswa. Data di analisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 21 siswa yang tuntas pada siklus II, dan 25 siswa yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 7 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,56 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,2 pada siklus II dengan kategori baik,dan skor 3,36 pada siklus III dengan kategori baik; (4) sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa model pembelajaran Team Assited Individualization adalah baru membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan prestasi belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media powerpoint di kelas VIII-4 SMP Negeri 16 Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 1 INGIN JAYA Yuswar, Edi; Taher, Alamsyah; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9889

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. Diantara model pembelajaran adalah model student facilitator and explaining dan model think talk write. Kedua model pembelajaran ini menjadikan siswanya untuk dapat berperan aktif dalam kelompok, melatih cara berfikir siswa dan melatih keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar IPS Terpadu dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik dari pada dengan menggunakan model think talk write dengan berbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar IPS Terpadu menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik daripada dengan menggunakan model pembelajaran think talk write dengan berbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang menjadi sampel yaitu siswa kelas VIII-A berjumlah 21orang dan siswa kelas VIII-B berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan test kepada peserta didik, tes terdiri dari pre-test dan post-test. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil perhitungan diperoleh thitung = 3,67 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 39 yaitu 1,67. Maka thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar IPS Terpadu dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran think talk writeberbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya.
Co-Authors . Hasmunir, . . Ikram . Muzkan, . Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab Afzal, Zamalun Agus Maulana Agustina, Liana Alamsyah Taher, Alamsyah amalia husna, amalia Amalia, Nabila Amsal Amri Anggia Murni Anggrainy, Silvya Anggrela, Mera Arhas, Fahmi Rija Askari, Rinda Kemala Asra, Siti Ayu Safitri Bayangkara, Andika Daiyana, Ully Daska Azis Daska Aziz, Daska Dewi Melati Dwiyanniza, Alfina Ekawati, . . Ermilawati, . Fatahillah, Nur Febrian, Risda Dian Fiki Munazar, Fiki Fitri, Dita Hanum, Lailisa Harun, Muhammad Yusuf Harun, Yusuf Haryani, Putri Husna, Aswatul Irha, M. Firman Iskandar, Wido Kasihani, . M. Yusuf Harun, M. Yusuf Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulidin, . Mirza Desfandi Mirza Fuadi, Mirza Mirza, Muhammad MJ, Rizqi Amalia Muhammad Rizki Muhammad Sarif Muhsinah, . Muliani Muliani, Muliani Munasti, Raudhah Musniati, Musniati Muzakkir, . Natasya Keumala, Cut Lidya Nataya, Dina Nisak, Khairun Nufus, Vivi Hayatun Nurasma, Cut Octavia, Ade Ira Rahayu Parasati, Maysila Patikawa, Nince Penona, Sara Purnomowati, Diah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putra, Arifsah Qamarina, Nur Rahmani, Dyah Rahmatul Husna, Rahmatul Rangga, Yuswardi Crysia Ridha, Muhammad Okta Ridha, Rahmat Ritonga, Rini Hardiyanti Rusliana, . Santi, Yuni Sari, Mega Novita Sasri, Jumaida Siti Hasanah Supri Ariu, Supri Sutriani, . Syaidil Ade Triannur, Syaidil Ade Syamsul Bardi, Syamsul Syarifuddin, Idami Tri Puji Astuti Tusyifa, Lina Usrah, Vergi Raudatul Uwaimir, Ummu Winda Fahrunnisa, Winda Winda Maulina, Winda Yana, Ulli Yulisa, Arfa Yuswar, Edi