Articles
Pembelajaran Identifikasi Pendekatan Kajian Sastra melalui Bahan Ajar Berbasis Google Form Menggunakan Teknik Ganda
Damayanti, Welsi;
Lushinta, Istiqomah Putri
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55909/jpbs.v3i6.653
Google form memiliki banyak fungsi dalam dunia pendidikan. Di antara fungsi itu adalah dapat dijadikan media untuk menempatkan bahan ajar dan strategi pembelajaran seperti teknik tugas menyalin dan teknik tes dalam suatu pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini betujuan untuk mengeksplorasi: 1) prosedur pembelajaran identifikasi pendekatan kajian sastra melalui bahan ajar berbasis google form menggunakan teknik ganda; 2) hasil belajar identifikasi pendekatan kajian sastra melalui bahan ajar berbasis google form menggunakan teknik ganda. Penelitian ini dilakukan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Indonesia pada semester ganjil tahun akademis 2024/2025. Populasi penelitian ini adalah para mahasiswa semester-1 yang mengikuti prosedur pembelajaran identifikasi pendekatan kajian sastra melalui bahan ajar berbasis google form menggunakan teknik ganda. Mereka berjumlah 24 mahasiswa yang submit dari 27 mahasiswa. Seluh anggota populasi diikutsertakan menjadi anggota sampel. Data pembelajaran dikumpulkan menggunakan teknik tes via google form. Data pembelajaran dianalisis secara tematik sedangkan data hasil belajar dianalisis menggunakan prosedur statistik deskriptif. Hasil penelitian: 1) prosedur pembelajaran identifikasi pendekatan kajian sastra melalui bahan ajar berbasis google form menggunakan teknik ganda melibatkan 3 kegiatan awal, 35 kegiatan inti, dan 5 kegiatan akhir; 2) hasil belajar identifikasi pendekatan kajian sastra melalui bahan ajar berbasis google form menggunakan teknik ganda mencapai nilai mean A.
Frekuensi Aktivitas Fisik terhadap Tingkat Indeks Masa Tubuh Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia
Putri, Dewi Arras;
Damayanti, Welsi;
Rasyid, Diva Khadijah
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36086/jgk.v4i2.2667
The purpose of this study is to analyze the relationship between the frequency of physical activity and Body Mass Index (BMI) among students at the Universitas Pendidikan Indonesia. The method employed in this research is a qualitative approach, where data is presented descriptively through the collection of information using questionnaires distributed to students. The results indicate that students with low levels of physical activity have a higher proportion in the underweight and obesity categories, while those who are physically active show better BMI status. These findings highlight the importance of physical activity in maintaining health and preventing obesity. Therefore, efforts are needed to raise awareness among students regarding the significance of exercising and healthy eating habits to achieve an ideal BMI.
Kualitas Pantun menurut Penilaian Mahasiswa melalui Instrumen Kuesioner Berbasis Google Form
Damayanti, Welsi;
Lushinta, Istiqomah Putri;
Dewi, Yulis Sulistiana
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55909/jpbs.v4i1.680
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) kualitas pantun menurut penilaian mahasiswa; 2) sama-tidaknya kualitas pantun menurut penilaian mahasiswa per kelompok sampel. Penelitian ini berlangsung di semester genap tahun akademis 2024/2025 di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia. Populasi penelitian ini adalah para mahasiswa angkatan 2023 S-1 Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengisi kuesioner berbasis google form via WhatsApp. Mereka berjumlah 74 mahasiswa yang terbagi dari 3 kelas paralel. Penelitian ini menggunakan sampel total karena jumlah anggota per kelompok sampel relatif kecil. Para mahasiswa diminta memilih yakni menilai kualitas pantun dengan sistem tertutup: 1) sangat tidak berkualitas; 2) tidak berkualitas; 3) berkualitas; 4) sangat berkualitas. Daftar cek-ricek digunakan untuk memvalidasi hasil jawaban mahasiswa dari lembar excel dan memvalidasi hasil analisis data kualitas pantun menurut penilaian mahasiswa. Data penilaian kualitas pantun menurut penilaian mahasiswa dianalisis menggunakan prinsip modus dari kelompok statistik deskriptif. Hasil penelitian: 1) pantun-1 tidak berkualitas menurut penilaian mahasiswa; 2) pantun-2 berkualitas menurut penilaian mahasiswa; 3) pantun-3 berkualitas menurut penilaian mahasiswa; 4) pantun-4 berkualitas menurut penilaian mahasiswa; 5) pantun-5 berkualitas menurut penilaian mahasiswa; 6) tidak terdapat perbedaan kualitas pantun menurut penilaian mahasiswa per kelompok sampel.
Keterampilan Menangkap Makna Artikel Ilmiah Jurnal Online melalui Google Forms
Damayanti, Welsi;
Razak, Abdul;
Hamidah, Siti
VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33830/vokal.v3i2.10267.
The skill of reading comprehension of scientific articles in online journals is very important for students. Through this written literacy skill, students gain an understanding according to the focus and scope of the journal in question. This research is to review the Indonesian Language liberal art lectures when they are in their first year of college. The research uses a quantitative method by describing the score of the skill of capturing the meaning of scientific articles in online journals through parametric inferential statistical procedures. The research took place in the middle of the even semester of the 2022/2023 academic year. The subjects of this study were 83 students from the Indonesian Education University; divided into 29 students from the Communication Science Study Program, 26 students from the Physics Study Program, and 28 students from the Computer Science Study Program. The sample consisted of 69 students, divided into 24 students from the Communication Science Study Program, 22 students from the Physics Study Program, and 23 students from the Computer Science Study Program. The research instrument was in the form of a multiple-choice test via Google Forms media. The findings of the study: 1) the skill of reading comprehension of scientific articles in online journals via Google Forms media is in the moderate category; 2) there are differences in the skill reading comprehension of scientific articles in online journals via Google Forms media per sample group. Therefore, an effective strategy to improve students' meaning-making skills is written literacy skills with online media.
LITERATURE REVIEW ON DIGITAL LITERACY: BUILDING BASIC COMPETENCE AMONG STUDENTS IN DEVELOPING COUNTRIES
Welsi Damayanti;
Nur Rahmad Yahya Wijaya;
Rasuki, Rasuki
Indonesian Journal of Education (INJOE) Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to analyse digital literacy and efforts to build basic competencies among learners in developing countries. Digital literacy includes the technical ability to use digital devices and applications, as well as critical skills in evaluating information and understanding the ethical implications of technology. While access to information and communication technologies has increased, many learners in developing countries still lack adequate digital literacy skills. Factors such as limited infrastructure, inequality of educational resources and low levels of teacher training are significant barriers. Literature studies show that a holistic approach that incorporates technical, critical and ethical aspects is essential in developing digital literacy. Digital literacy should be integrated into the education curriculum systematically and supported by adequate training for educators. In addition, collaboration between the government, educational institutions, non-governmental organisations and the private sector is needed to create an ecosystem that supports the development of digital literacy. Thus, there is a need for coordinated policies and initiatives to improve digital literacy among learners in developing countries. Investments in technology infrastructure, training programmes and the provision of quality educational resources are key to preparing young people for the challenges and opportunities of the digital age. With adequate digital literacy, learners in developing countries can more effectively contribute to the economic and social development of their communities.
MAKNA BUDAYA TRADISI PALANG PINTU BETAWI SEBAGAI PEMBUKA PENGHALANG CALON PENGANTIN
Fadia, Rahma;
Damayanti, Welsi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.30266
Palang Pintu is one of the traditional traditions of the Betawi people which still has a very strong culture today and is still often used at weddings. The Betawi people's doorstop tradition provides various values in it, one of which is cultural value or cultural meaning, with various series of processions in it which makes the Betawi people use or use this tradition in the wedding procession of their sons and daughters which is also a sign gratitude to God and preserving the culture of previous ancestors so that this procession can continue to be preserved for future generations. The doorstop is also a symbol for the prospective groom to open a barrier or open the door of blessing to the prospective bride before getting married, there are many series The procession includes martial arts fighting, reading the Koran, beating the tambourine, carrying offerings to lighting firecrackers which is a sign that the groom has arrived or will enter the bride's area. The various series of events have their own meanings or meanings in them. .The purpose of this research is to find out the cultural meanings contained in the Palang Pintu traditional traditions of the Betawi people. The research method used is a qualitative descriptive research method. Data collection uses the interview method. The conclusion of this research is that there are many cultural values contained in the Palang Pintu traditional traditions of the Betawi people. ABSTRAK Palang Pintu merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Betawi yang masih sangat kental budaya nya sampai saat ini dan juga masih sering dipakai dalam sebuah pernikahan. Tradisi palang pintu masyarakat betawi memberikan berbagai nilai-nilai di dalam nya, salah satunya adalah nilai budaya atau makna budaya nya, dengan berbagai rangkaian prosesi di dalamnya yang membuat kalangan masyarakat betawi menggunakan atau memakai tradisi ini dalam prosesi pernikahan putra-putrinya yang juga sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan serta melestarikan budaya para leluhur terdahulu agar prosesi ini dapat terus dilestarikan kepada generasi-generasi berikutnya.Palang pintu juga sebagai simbol bagi calon mempelai pria untuk membuka penghalang atau membuka pintu restu kepada pihak calon mempelai wanita sebelum melangsungkan pernikahan, banyak sekali serangkaian prosesi di dalamnya dari mulai beradu silat, membaca Al-Qur’an, menabuh rebana, membawa seserahan hingga menyalakan petasan yang menjadi sebuah pertanda bahwa calon pengantin pria telah sampai atau akan memasuki daerah calon pengantin wanita. Dari berbagai rangkaian acara tersebut memiliki makna-makna atau arti tersendiri di dalamnya. .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna-makna budaya yang terkandung dalam tradisi adat Palang Pintu masyarakat Betawi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah banyak nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi adat Palang Pintu masyarakat Betawi.
Pembelajaran Keterampilan Menemukan Isi Artikel Ilmiah Menggunakan Strategi Inovasi melalui Google Form Opsi File Upload
Dewi, Yulis Sulistiana;
Damayanti, Welsi
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55909/jpbs.v4i2.703
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi: 1) prosedur pembelajaran menemukan isi artikel ilmiah jurnal online menggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload; 2) hasil belajar menemukan isi artikel ilmiah jurnal online menggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload. Penelitian ini berlangsung di semester genap tahun akademik 2024/2025. Populasi penelitin ini adalah para mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Pendidikan Indonesia dan Jurusan Ilmu Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang mengikuti pembelajaran dan submit di google form opsi file upload. Mereka berjumlah 66 mahasiswa; 34 mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan 32 mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum. Sampel ditetap sebanyak 57 mahasiswa berdasarkan formula statistik. Pedoman observasi digunakan untuk mengumpulkan data prosedur pembelajaran. Instrumen tes digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menemukan isi artikel ilmiah jurnal online menggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload yang disusun secara objektif dan sistematis. Data prosedur pembelajaran menemukan isi artikel ilmiah jurnal online menggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload dianalisis secara tematik. Data hasil belajar dianalisis menggunakan prosedur statistik inferensial parametrik yakni uji t satu sampel dan uji t sampel independen. Hasil penelitian: 1) prosedur pembelajaran menemukan isi artikel ilmiah jurnal online menggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload melibatkan 3 kegiatan awal, 55 kegiatan inti, dan 3 kegiatan akhir; 2) hasil belajar menemukan isi artikel ilmiah jurnal online fmenggunakan strategi inovasi melalui bahan ajar berbasis google form opsi file upload mencapai target mean baku 85,00.
PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD DALAM CERPEN SENTIMENTALISME CALON MAYAT DAN INSOMNIA KARYA SONY KARSONO
Permana, Rafli;
Rohendi, Hikmah Putra;
Damayanti, Welsi
Jurnal Bindo Sastra Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Bindo Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/jbs.v8i2.9087
Cerpen merupakan sebuah akronim dari kata cerita pendek, yaitu salah satu jenis karya sastra yang menyajikan cerita yang singkat, padat, dan jelas dengan ruang pengembangan tokoh yang relatif terbatas karena unsur-unsur pembangun ceritanya yang terpusat pada satu cerita, sehingga memberikan kesan tunggal dalam cerita. Pada cerpen Sentimentalisme Calon Mayat dan Insomnia karya Sony Karsono, tokoh yang dihadirkan pada cerpen tersebut memiliki aspek psikologis yang unik dalam memengaruhi tindakan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian pada tokoh cerpen Sentimentalisme Calon Mayat dan Insomnia Karya Sony Karsono menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan dalam menganalisis cerpen ini ialah metode penelitian kualitatif dengan teknik simak catat. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 tokoh dalam cerpen Sentimentalisme Calon Mayat dan 3 tokoh pada cerpen Insomnia karya Sony Karsono, yang didominasi oleh struktur kepribadian id pada masing-masing cerpen.
Analisis Kebudayaan Tradisi Seren Di Sindangbarang Kabupaten Bogor
Irlani Pratiwi;
Welsi Damayanti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/menulis.v1i1.4
Upacara Sérén Taun merupakan sebuah ritual adat yang diadakan setiap tahun oleh petani Sunda sebagai ungkapan terima kasih atas hasil panen padi mereka. Ritual ini didedikasikan untuk menghormati Nyi Pohaci sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan dan sebagai doa agar hasil panen tahun ini dan mendatang akan lebih baik. Selain itu, upacara ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar masyarakat Sindangbarang dan sekitarnya, dengan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah sehari-hari mereka. Intinya, tujuan utamanya adalah agar masyarakat bisa memahami dan merasakan nilai-nilai simbolis dalam upacara tersebut, sambil menikmati berbagai aspek yang ada dalam ritual tersebut.
ANALISIS NILAI KEKELUARGAAN WARGA SUNDA TERHADAP CERITA RAKYAT SANGKURIANG DAN SEMBOYAN SILIH ASAH, SILIH ASIH, DAN SILIH ASUH
A Embhun Nurani Dwi Sari Heryanto Heryana;
Welsi Damayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36277/basataka.v7i2.416
Kebudayaan lahir karena adanya kebiasaan manusia sehingga terbentuklah masyarakat. Banyak jenis hasil dari kebudayaan masyarakat, salah satunya yakni cerita rakyat. Cerita rakyat merupakan dongeng dari leluhur masyarakat yang berisi nilai-nilai yang baik untuk ditiru oleh generasi selanjutnya. Cerita rakyat dapat ditemui di berbagai daerah, salah satunya di daerah Jawa Barat memiliki banyak cerita rakyat, salah satunya cerita Sangkuriang. Cerita Sangkuriang mengandung nilai yang positif diantaranya nilai kekeluargaan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis cerita Sangkuriang dengan semboyan warga Sunda yaitu silih asah silih asih dan silih asuh atau disebut 3S. Hasil menunjukan cerita Sangkuriang lebih banyak mengandung nilai kasih sayang atau silih asih dan silih asuh. Diharapkan adanya penelitian ini mampu membuat semakin sadar bahwa nilai kekeluargaan diperlukan di kehidupan.