Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengelolaan Kelas: Pengaruh Penataan Tempat Duduk pada Hasil dan Motivasi Belajar Anak di Kelas 3 SD Puji Ayu Handayani; Winti Ananthia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan suatu faktor yang sangat penting pada saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Di mana posisi tempat duduk juga sangat berdampak pada hasil serta motivasi belajar siswa, hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui posisi tempat duduk yang sesuai. Dengan tempat duduk yang sesuai akan meningkatkan keaktifan serta kreatifitas siswa di dalam kelas, sehingga hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar yang di dapatkan oleh siswa. Pengelolaan kelas yang baik akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak. Guru juga sangat berperan penting dalam pengelolaan kelas, karena tugas guru bukan hanya mengajar tetapi guru juga harus bisa mengarahkan peserta didik agar mencapai tujuan yang diharapkan. Pentingnya penataan tempat duduk agar terjalin interaksi yang baik antara guru dan siswa sehingga hal tersebut dapat mengoptimalkan proses pembelajaran di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penataan tempat duduk terhadap hasil belajar dan motivasi belajar anak pada siswa kelas 3 sekolah dasar
Upaya Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Siswa SD dalam Berbicara Melalui 3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, dan Terima Kasih Alvira Oktavia Safitri; Winti Ananthia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan dari penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya pendidikan moral terhadap kesopanan dan kesantunan siswa SD. Pada era modern seperti saat ini, sangat mempengaruhi tingkat kesopanan dan kesantunan anak dalam berbicara, terutama anak usia sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan, untuk mengetahui apa pengaruh dari pembiasaan dan pendidikan moral mengenai kesantunan berbicara untuk meningkatkan perilaku sopan dan santun siswa SD melalui 3 kata ajaib yakni kata maaf, tolong, dan terima kasih. Lokasi penelitian difokuskan pada siswa kelas 4 SDN Jatinangor, dengan jumlah sampling sebanyak 12 anak yang salah satunya diwawancarai untuk data yang diperlukan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, dimana penjabarannya diuraikan dengan kata-kata, tidak menggunakan angka statistik dan kajian dari hasil studi literature berdasarkan artikel ilmiah, buku, serta jurnal yang relevan. Teknik dari pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara. Peneliti mencatat setiap kegiatan yang terjadi selama proses berbicara dan berbahasa pada siswa SD dan mengamati secara langsung juga memberikan pemahaman kepada siswa di SDN Jatinangor mengenai sopan santun dalam berbicara.
Pembiasaan Gerakan Pungut Sampah (GPS) untuk Menanamkan Nilai Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Siti Aisyah Nurfatimah; Winti Ananthia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara maju merupakan negara yang memiliki dan mampu menghasilkan SDM yang berkualitas, sehingga bisa menunjang tumbuh kembang dari negaranya ke arah yang baik. SDM yang berkualitas ialah individu yang mempunyai nilai karakter yang kuat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menunjukkan pentingnya penanaman nilai karakter peduli lingkungan bagi siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang dipakai ialah metode pendekatan tinjauan pustaka. Metode ini mampu menghasilkan data deskriptif dan analisis disertai dengan interpretasi kedalam sebuah tulisan atau lisan, baik dari individu ataupun dari perilaku yang diamati. Penelitian ini menghasilkan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai karakter peduli lingkungan di sekolah dasar, melalui gerakan pungut sampah. Hal ini dilakukan karena banyaknya siswa sekolah dasar yang kurang peka terhadap lingkungannya dan masih banyak siswa yang membuang sampah sembarangan. Nilai karakter peduli lingkungan di sekolah dasar adalah hal penting yang bisa menyadarkan siswa terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan bagi kehidupan. Gerakan pungut sampah ini harus dibiasakan mulai dari sejak dini, karena bentuk usaha untuk menghasilkan SDM yang berkualitas adalah dengan memiliki calon generasi penerus bangsa yang mempunyai karakter kuat, salah satunya adalah nilai karakter peduli lingkungan.
Problematika dan Strategi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kelas Satu Sekolah Dasar Ratih Novi Septian; Winti Ananthiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia tak jarang menjumpai problematika-problematika di dalam pelaksanaannya, khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas satu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika apa saja yang terjadi dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas satu dan strategi apa yang guru kelas terapkan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2023. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Jatinangor dengan partisipan dalam penelitian ini di antaranya guru kelas 1 sebagai narasumber wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa problematika yang dijumpai siswa dalam pembelajaran antara lain mudah kehilangan fokus serta konsentrasi, kesulitan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kesulitan untuk membaca dan menulis.
Penggunaan Media Roda Putar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Aulia Nur Hakim; Winti Ananthia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca merupakan salah satu keterampilan yang perlu dikuasai oleh setiap orang untuk bisa mendapatkan informasi serta ilmu pengetahuan. Keterampilan membaca memiliki peran penting dalam keberhasilan siswa menjalani proses belajar. Dengan membaca, siswa akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi dari berbagai sumber yang tertulis. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum bisa membaca. Hal tersebut tentu saja sangat memprihatinkan mengingat bahwa siswa yang belum bisa membaca akan kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu membuat sebuah media pembelajaran yang dapat membantu siswa belajar membaca. Salah satunya yaitu dengan menggunakan media roda putar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pengaruh media roda putar dalam meningkatkan kemampuan membaca. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data dari berbagai jurnal ilmiah dan buku. Hasil penelitian menyatakan bahwa media roda putar dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa serta meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Sehingga penggunaan media roda putar ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi guru untuk mengajarkan siswa membaca
MEDIA GAMBAR BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI Desyanti Kemalasari; Ening Widaningsih; Winti Ananthia
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 7, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.572 KB) | DOI: 10.17509/cd.v7i1.10541

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang meningkatnya kemampuan berbicara anak khususnya dalam mengemukakan pendapat, bercerita ataupun merespon guru. Hal tersebut dikarenakan kurang stimulus dari guru, media kurang bervariatif dan lingkungan kurang kondusif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Al-Danazar Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang khususnya pada Kelas A dengan jumlah partisipan sebanyak 14 orang yang terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Permasalahan yang ada di kelas A ini diselesaikan dengan menggunakan media gambar bercerita. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan penggunaan media gambar bercerita, (2) menggambarkan aktivitas peningkatan kemampuan berbicara anak melalui media gambar bercerita serta (3) memaparkan hasil peningkatan kemampuan berbicara anak setelah menggunakan pembelajaran dengan media gambar bercerita. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian model Elliot. Peneliti mengumpulkan data menggunakan penilaian performa, observasi, wawancara, catatan lapangan serta dokumentasi. Dalam penilaian performa, peneliti menggunakan indikator ketercapaian untuk melihat dan mengukur ketercapaian perkembangan kemampuan berbicara anak. Berdasarkan data yang diperoleh, ada dua cara penggunaan media gambar bercerita yakni dibuat oleh peneliti dan dibuat oleh anak serta diceritakan sendiri oleh ank. Selanjutnya aktivitas anak mengalami peningkatan. Pada siklus III, anak yang mau merespon sebanyak 75,67%, antusiasme anak sebanyak 91,89%, tidak bermain saat pembelajaran sebanyak 78,37%, mau berpendapat sebanyak 64,84% dan mau mengikuti seluruh kegiatan sebanyak 100%. Lalu rata-rata kemampuan berbicara anak sebagai berikut: siklus I rata-rata kemampuan berbicara anak sebesar 10,43%, siklus II menjadi sebesar 35,26% dan siklus III menjadi 44,55%. Dari hasil persentase tersebut, media gambar bercerita dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Adapun rekomendasi yang peneliti ajukan yaitu penggunaan media gambar bercerita untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak akan lebih optimal jika didukung oleh metode yang lebih bervariatif dan lebih menarik serta melibatkan anak dalam setiap kegiatannya. Kata kunci: Kemampuan Berbicara, Media Gambar Bercerita
“SHOULD I SPEAK IN ENGLISH ALL THE TIME?”: TEACHER’S TALK PADA PENGENALAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK USIA DINI Winti Ananthia
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 6, No 2 (2015): November 2015
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.563 KB) | DOI: 10.17509/cd.v6i2.10521

Abstract

Ditengah anjuran bagi guru untuk selalu menggunakan bahasa Inggris selama pembelajaran, guru seringkali merasa tidak nyaman tentang hal ini. Ketidaknyamanan ini dapat disebabkan koleh berbagai faktor. Faktor pertama dapat disebabkab karena guru memiliki kemampuan bahasa Inggris yang terbatas. Faktor berikutnya dapat juga karena kemampuan bahasa Inggris anak yang masih sangat terbatas. Faktor ini membuat guru khawatir anak tidak dapat memahami guru ketika guru menggunakan bahasa Inggris. Sumber utama input bahasa dalam proses pembelajaran adalah teacher’s talk yang dihasilkan guru. Artikel ini membahas peranan serta fungsi teacher’s talk dalam proses pengenalan bahasa Inggris bagi anak usia dini. Dibahas pula tentang bahaimana karakteristik anak sebagai pembelajar bahasa, penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pada pengenalan bahasa Inggris bagi anak usia dini. Artikel ini juga membahas mengenai boleh atau tidaknya penggunaan bahasa Indonesia dalam proses pengenalan dan pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Terhadap Sikap Nasionalisme Peserta Didik Dalam Pembelajaran PKN Nabila Cahyaningtiyas; Winti Ananthia; Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol 1 No 4 (2023): November: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i4.1983

Abstract

In the current era of globalization, foreign cultures can enter freely and influence students so that the value of nationalism in students fades, this is indicated by the behavior of students who deviate from the objectives of national education, especially when the teacher does not innovate the learning model used can cause students to be bored during learning. This study aims to determine the effect of the VCT learning model on the nationalism attitude of students and the difference in increasing the attitude of nationalism between classes using the VCT model and classes using conventional methods. This research uses a quasi-experimental method with a quantitative approach using a Non-equivalent control group design, the subjects of this research are students of grades VA and VB SDN Pantai Bahagia 01 in the 2022/2023 school year. The instruments used in this research are observation, test and questionnaire. The results of this study indicate that the effect of the VCT model on the nationalism attitude of students can be seen from the N-Gain test which states that the experimental class obtained the N-Gain value in the medium category, meaning that it experienced a moderate increase, while the control class obtained the N-Gain value in the low category, meaning that it did not experience an increase. The difference in improvement can be seen from the average value of the pretest and posttest of the experimental class which is greater than the control class supported by the mann whitney test which states that there is a difference in increasing the attitude of nationalism between the experimental class and the control class.
Pengaruh Penggunaan E-Booklet “Bahaya Narkoba” Dalam Membina Siswa Sekolah Dasar Untuk Menjadi Generasi Muda Yang Berkarakter Jihan Qotrunada Salsabilla; Winti Ananthia; Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol 1 No 4 (2023): November: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v1i4.2019

Abstract

This research is motivated by the rise of drug abuse in Indonesia, one of which is caused by a lack of understanding of adolescents about the dangers of drugs, therefore understanding the dangers of drugs should be done as early as possible starting from elementary school level and fostering elementary school students to become young people with character and towards the golden generation. Thus, the need for media that can help elementary school students in understanding the dangers of drugs and character generation. The purpose of this study was to determine the effect of the use of e-book “The Dangers of Drugs” and to determine the difference in the ability to understand the dangers of drugs and character generation by using e-book “The Dangers of Drugs”. The research method used is pre-experimental design with research design using one group pre - test-post test design. The population in this study is all students of SDN Tebet Timur 15 morning and SDN Manggarai Selatan 01. The sample was 28 students of Grade 5 SDN Tebet Timur 15 am and 28 students of Grade 5 SDN Manggarai Selatan 01. The results showed 1) the influence of the use of e-book “The Dangers of Drugs” in fostering students to become a younger generation of character based on the results of posttest data analysis and questionnaires and 2) there are differences in the ability to understand the dangers of drugs and character generation by using e-book “The Dangers of Drugs” based on the results of pretest and posttest data analysis.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Scramble Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas II SD pada Pembelajaran PPKn Alyanti, Siti Elni; Ananthia, Winti; Furnamasari, Yayang Furi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.981

Abstract

Problems in class II elementary school students show students' low knowledge of PPKn learning, symbol material and the practice of Pancasila as well as learning models that are not well developed by teachers in class II, which has an impact on students' cognitive learning outcomes. This research aims to measure the influence and differences in the application of the Scramble type cooperative learning model on the cognitive learning outcomes of class II elementary school students in PPKn learning. The research method used is a quasi-experimental design with a pre-test and post-test with non-equivalent control-group design involving experimental and control classes with a quantitative approach. Based on the research results, the scramble type cooperative learning model shows a significant influence on the cognitive learning outcomes of second grade elementary school students in PPKn learning with a significance value of <0.001 (smaller α= 0.05). The results of further research show that the difference in cognitive learning outcomes of students who use the scramble cooperative learning model is greater compared to students who use the conventional learning model, this can be seen from the results of the independent sample t-test with a significant value of 0.004 < 0.05.