p-Index From 2021 - 2026
13.664
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Sains dan Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Jurnal Nurse Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Nursing Applied Journal Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Borneo Nursing Journal Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Claim Missing Document
Check
Articles

Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Fraktur Tertutup Dengan Pemberian Terapi Kompres Dingin Di Ruangan IGD RSUD Prof. Dr. H. ALOEI SABOE Jerliawanti Tuna; Pipin Yunus
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v3i1.2237

Abstract

The research aims to determine the reduction in pain intensity in closed fracture patients by administering cold compress therapy in the emergency room at RSAS Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City. Students are able to apply cold compress therapy to reduce the intensity of pain in closed fracture patients. Knowing the intensity of pain in closed fracture patients before giving cold compress therapy. Knowing the intensity of pain in closed fracture patients after giving cold compress therapy. This research method is quantitative research using a quasi-experimental design that provides treatment or intervention to research subjects and then the effects of the treatment are measured and analyzed. The research design used was a pre post test group design approach. This design was used to compare pain levels before and after applying cold compresses to closed fracture patients. The results of the research that has been carried out show: The subject's pain scale before applying the cold compress was included in the moderate pain scale where in subject I the pain scale was 7 and respondent II's pain scale was 9. After applying the cold compress, there was a decrease in the pain scale in both respondents to a moderate level. where in subject I the pain scale was 5 and in subject II the pain scale was 6. Giving cold compress therapy could reduce the intensity of pain in closed fracture patients in the emergency room at RSAS Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City.
THE EFFECT OF BASIC LIFE SUPPORT FIRST AID TRAINING ON CLEANING SERVICES AT MUHAMMADIYAH UNIVERSITY GORONTALO Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Farel Novriyanto W. Kahar
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 11 No 01 (2026): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Basic Life Support is the initial treatment for patients experiencing cardiac arrest, respiratory arrest or airway obstruction. Skills in this initial aid action aim at emergency oxygenation to maintain cardiopulmonary function through artificial ventilation and circulation. The aim of this research was to determine the effect of basic life support first aid training on cleaning service skills at Muhammadiyah University Gorontalo. Methods: This research method is quantitative and uses a quasi-experimental design with a one group pre test – post test design. Samples were taken using a total sampling technique with a total of 22 respondents. Data collection uses assessment observation sheets and basic life support SOPs. Data analysis used the paired t-test. Results: The research results showed that there were differences and improvements before and after treatment with a p-value of 0.000 (p<0.05). Conclusion: So it can be concluded that there is an influence of basic life support first aid training on 3 respondents with skilled skills and 19 respondents with quite skilled skills on cleaning services at Muhammadiyah University Gorontalo.
THE EFFECT OF AUDIOVISUAL ROLE PLAY EDUCATION ON THE LEVEL OF DISASTER KNOWLEDGE IN SMPN 01 BOTUMOITO STUDENTS Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Ikram Wahyudinn Mantu
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 11 No 01 (2026): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Disaster as an event or series of events that endanger and disrupt the lives and livelihoods of the community. The causes can come from natural factors, non-natural factors, or a mixture of both, which result in loss of human life, environmental damage, material losses, and have an impact on mental health. The purpose of this study is to determine the effect of Audiovisual Role Play Education on the Level of Disaster Knowledge in SMPN 01 Botumoito Students. Methods: Quantitative research design using the One Group Pre-test and Post-Test Approach. Sampling using Purposive Sampling with a sample size of 32 respondents. Data collection techniques using questionnaires and data obtained from schools.  Results: The results of this study obtained a good level of student knowledge of 20 respondents in disaster knowledge, a sufficient level of student knowledge was obtained by 1 respondent, and a poor level of student knowledge was obtained by 11 respondents in disaster knowledge. The results of statistical tests using the Paired T-test obtained a p-Value value = 0.00> Value a = <0.05 then Ha is accepted and Ho is rejected. Conclusion: Meaning that there is an influence of audiovisual role play education on the level of disaster knowledge in students of SMPN 01 Botumoito.
Analisis Tingkat Keterampilan Triage Bencana Pada Anggota KSR PMI Unit 02 UMGO Vionitra Saputri Lingude; Abdul Kadim Masaong; Pipin Yunus; Arifin Umar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1410

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana tinggi, sehingga keterampilan triage sangat penting untukmemilah korban sesuai tingkat kegawatan, namun anggota KSR PMI Unit 02 UMGO masih memilikiketerbatasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh simulasi triage bencana terhadap pengetahuan,keterampilan, dan sikap anggota KSR. Metodologi penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen denganrancangan one group pre-test post-test pada 40 responden, instrumen berupa kuesioner pengetahuan, sikap, danlembar observasi keterampilan, dengan analisis data menggunakan uji paired t-test. Setelah dilakukan penelitian,dari hasil analisis terdapat pengaruh simulasi triage bencana dengan peningkatan signifikan pada semua aspek,yaitu rata-rata pengetahuan meningkat dari 21,95 menjadi 31,95, keterampilan dari 18,28 menjadi 25,30, dansikap dari 18,18 menjadi 24,60 (p=0,000). Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan, keterampilan, dansikap pada anggota KSR PMI Unit 02 UMGO setelah dilakukan simulasi triage bencana.
Hubungan Teman Sebaya Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Nur Raihana Alamri; Pipin Yunus; Nur Uyuun I. Biahimo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1465

Abstract

Teman sebaya dapat dianalogikan sebagai lingkungan sosial perdana, di mana seseorang remajaberlatih untuk berinteraksi dan menunjukkan rasa hormat kepada individu lain yang bukan berasal darilingkungan rumahnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan teman sebaya dengankesehatan mental pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Metode penelitian menggunakanmetode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 74 respondenyang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner Peer Relationship Scale dan kuesioner Strenght Difficulties Questionnaire(SDQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya kategori sedang sebanyak 34 responden(45,9%) dan kategori tinggi sebanyak 40 responden (54,1%). Kesehatan mental kategori normalterdapat 3 responden (4,1%), kategori borderline terdapat 13 responden (17,6%), dan kategoriabnormal sebanyak 58 responden (78,4%). Hasil bivariat menggunakan uji Spearman Rankmenunjukkan nilai p-value = 0,002 (p &lt; 0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan antara temansebaya dengan kesehatan mental pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LENGTHE OF STAY (LOS) PASIEN DI IGD RSUD. PROF.Dr.H.ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Sri Afniati Datuela
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar belakang ; Lengthe Of Stay merujuk pada rentang waktu yang dibutuhkan pasien mulai dari kedatangannya hingga dipindahkan atau ditransfer ke unit lain.Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi Lenghte Of Stay pasien di IGD.   Metode: Desain penelitian menggunakan descriptif, Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan 44 responden, pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pengolahan data analisis statistik Chi Square tingkat signifikan α = (0,05)   Hasil: hasil penelitian faktor pemeriksaan penunjang Laboratorium didapatkan nilai p value = 0,000, pemeriksaan penunjang electrocardiogram nilai p value = 1,000, tenaga kesehatan Dokter didapatkan nilai p value = ,044,tenaga kesehatan Perawat didapatkan nilai p value = 0,596, tenaga Evakuasi didapatkan nilai p value = ,092, Tempat Tidur di IGD didapatkan nilai p value = 0,000, dari keenam didapatkan variabel pemeriksaan penunjang Laboratorium dan tempat tidur di IGD memiliki nilai signifikan (P-value) sebesar 0,000 (<0,05)   Kesimpulan: disimpulkan bahwa faktor pemeriksaan penunjang Laboratorium dan tempat tidur di IGD yang paling dominan terhadap pengaruh Lengthe Of Stay pasien di IGD 
PENGARUH TERAPI DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP EFEKTIVITAS SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD TOTO KABILA BONE BOLANGO Haslinda Damansyah; Pipin Yunus; Susanti Monoarfa; Firli Friyani Ahmad
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/1h4rtx42

Abstract

Latar belakang: Asma merupakan penyakit kronis saluran napas yang ditandai dengan inflamasi dan hiperreaktivitas bronkus, menyebabkan gejala seperti sesak napas, batuk, dan penurunan saturasi oksigen. Menurut WHO, pada tahun 2022 terdapat 235 juta penderita asma, dengan 68% pasien yang dirawat di rumah sakit memiliki saturasi oksigen di bawah 95%. Di RSUD Toto Kabila Bone Bolango, data menunjukkan bahwa 17 dari 31 pasien asma mengalami saturasi oksigen rendah (85-95%). Terapi deep breathing exercise (DBE) merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat meningkatkan ventilasi paru dan saturasi oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas DBE dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma. Tujuan Penelitian Mengetahui pengaruh terapi deep breathing exercise terhadap efektivitas saturasi oksigen pada pasien asma di instalasi gawat darurat RSUD Toto Kabila Bone Bolango. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Sampel terdiri dari 15 pasien asma dewasa yang dipilih secara purposif. Intervensi DBE diberikan sebanyak 5 kali sehari selama 5 menit. Saturasi oksigen diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan pulse oximetry. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan saturasi oksigen setelah intervensi DBE. Sebelum intervensi, 93,3% pasien memiliki saturasi oksigen rendah (90-94%) dan 6,7% sangat rendah (85-89%). Setelah intervensi, 100% pasien mencapai saturasi oksigen normal (95-100%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05) mengindikasikan bahwa DBE berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen. Kesimpulan:  Terapi deep breathing exercise efektif meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi pendamping untuk meningkatkan kualitas pernapasan pasien asma di instalasi gawat darura
PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK BOWLLING BALLON TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN DYSPNEA DIRUANGAN IGD RSUD. PROF. DR. HI. ALOEI SABOEKOTA GORONTALO Pipin Yunus; Widitha Indah Prasitika Kadjim
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/cpbchh39

Abstract

Latar belakang: Respirasi merupakan proses pertukaran gas dalam paru. Oksigen berdifusi kedalam darah dan pada saat yang sama karbon dioksida dikeluarkan dari darah. Udara dialirkan melalui unit pertukaran gas melalui jalan napas. Dyspnea atau sering disebut sebagai sesak napas adalah sebuah sensasi subjektif dari pernapasan yang tidak normal seperti sensasi bernapas dengan intesitas yang berbeda-beda. Gejala umum dyspnea mempengaruhi manifestasi penyakit pernapasan, jantung, neuromuscular, psikogenik, sistemik, atau kombinasi dari semuanya. Dalam penatalaksaan pada pasein yang mengalami gangguan sistem pernapasan dengan gejala sesak napas (Dyspnea) melibatkan terapi non farmakalogi juga mengendalikan beberapa terapi non farmakologi salah satunya adalah teknik bowling ballon. Teknik blowing ballon berguna untuk mencegah terjadinya sesak napas dan kelemahan oksigen yang masuk ke dalam tubuh menyediakan energy untuk sel dan otot dengan mengeluarkan karbondioksida. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperimen semu dengan one grop pre post test desain. Penelitian ini dilaksanakan diruangan IGD RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Populasi pada penelitian adalah pasien yang mengalami dyspnea. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 13 responden Saturasi oksigen sebelum dilakukan intervensi Teknik Bowlling Ballon  memiliki nilai rata-rata 1,23 yang berarti tingkat saturasinya mengalami penurunan yang disebabkan sesak napas. Berdasarkan hasil penelitian dari 13 respondent Saturasi oksigen sesudah dilakukan intervensi Teknik Bowlling Ballon  memiliki nilai rata-rata 1,92 yang berarti tingkat saturasinya mengalami peningkatan Kesimpulan: Hasil analisis paired t-test antara nilai sebelum dan sesudah dilakukan Pemberian Teknik Bowlling Ballon memiliki p-value = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh Teknik Blowing Ballon Terhadap peningkatan Saturasi oksigen Pada Pasien Dypsnea diruangan IGD Di RSUD Prof. Dr. Hi. Aloei Saboe Kota Gorontalo
GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER PADA MASYARAKAT DI MASA PANDEMI DI KECAMATAN KOTA TENGAH Susanti Monoarfa; Pipin Yunus; Nur Oktaviani A. Datau; Desi I. Yantiko
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v1i2.1067

Abstract

The use of masks during the Covid-19 pandemic is very important to protect yourself and others from the risk of transmitting this virus. As it is known that most of the transmission of Covid-19 is through droplets, it is felt necessary to protect yourself. Masks can be a barrier for droplets both coming from within and from others. The purpose of research was to determine the description of compliance with the use of masks in the community during the pandemic in Kota Tengah District. This research method uses a quantitative descriptive approach with a cross sectional design. Samples were taken using cluster random sampling technique, Data was collected using a questionnaire sheet and data analysis was carried out using a frequency distribution table. The results showed that most of the people of Kota Tengah district were obedient in using masks but there were still many who did not comply with using masks
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA TB PARU YANG MENJALANI PENGOBATAN DI PUSKESMAS KECAMATAN LEMITO KABUPATEN POHUWATO Amelia Pakaya; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1196

Abstract

Penyakit TB paru masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2020 diperkirakan 10 juta kasus (pria 56% kasus; wanita 32% kasus; anak-anak 12% kasus). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kecemasan penderita TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif. Variable yang diidentifikasi tingkat kecemasan penderita TB paru 6 bulan terakhir. Hasil penelitian mayoritas responden mengalami kecemasan ringan akibat jumlah obat yang dikonsumsi dan lama pengobatan agar sembuh sampai tuntas. Kecemasan responden laki-laki disebabkan laki-laki merupakan tulang punggung keluarga. Rentang usia respoden mayoritas antara 26-45 dan 46-65 tahun, sehingga mengakibatkan produktivitas dan aktivitas sosialnya terhambat. Kurangnya wawasan yang mereka miliki, berkembang sesuai pengetahuan yang dimiliki setiap individu. Kesimpulan: Tingkat kecemasan penderita TB paru berdasar penilaian skala HARS, mayoritas kecemasan ringan 19 orang (61,3%), responden kecemasan sedang 7 orang (22,6%), dan 5 orang (16,1%) responden tidak cemas. Karakteristik: Responden mayoritas laki-laki 21 orang (67,74%), mayoritas pada rentang usia 26-45 tahun dan 46-65 tahun masing-masing berjumlah 10 orang (32,26%), mayoritas berpendidikan SD 11 orang (35,48%), dan mayoritas memiliki pekerjaan lainnya 17 orang (54,84%) serta mayoritas telah menjalani pengobatan selama 1-3 bulan sejumlah 15 orang (48,39%).
Co-Authors Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun Abdul Rahman Karim Abdul Wahab Pakaya Abdul Wahab Pakaya Adam, Aqsal Machdi Afan Manjoe Afriani R. Mahmud Alan Yusuf Aldri Frinaldi Alfandi Usman Alkatiri, Ramlah Amelia Pakaya Andi Safutra Suraya Ani Retni Anik Indarwati Aprilia Yahya Apris Tilome Arief Y Salam Arifin R. Umar Arifin Umar Arifin Umar Arifin Umar Arrizka R Saleh Arsyad, Alyatul Islamiah Arum Putri Mohamad Ayuba, Asni Belawati Hadju Biu, Haikal Saputra Blongkod, Sartika Damasnyah, Haslinda Deisy Cintiya Ismail Desi I. Yantiko Dewanti K Hasan Dewi Modjo Diah Amalia Mirzanti Djamil Djafar, Dian K Fadli Syamsuddin Fadly Syamsuddin Fahrianto Djarumia Fandrian Potutu Fara Mida Polapa Farel Novriyanto W. Kahar Fatmawati Bukoi Febriani Hinur Febriyanti Lamusu Fidyawati Aprianti A Hiola Fillah Hardiyanto Firli Friyani Ahmad Firli Friyani Ahmad Firmawati Firmawati Halidun Rauf Hamjati, Nirwati Abdulah Harismayanti, Harismayanti Hartati Inaku Harun, Karmila Haslinda Damansyah Hiola, Fidyawati Aprianti A Ibrahim K Abdullah Ikram Wahyudinn Mantu Indrianingsih, Sofiyah Tri Indrianitami Lihu Irfan Ibrahim Ismulail, Andi Muh Rifqi Jerliawanti Tuna Kasim, Ical Kasim, Salsabila Kristin Tangahu Lipantri Mobihu Lisatriani Kude Lutviana Agustina Abdullah Masaong, Abdul Kadim Megawati Sumuri Mohamad, Indriani Mohammad Ruslan Husain Mohammad, Magfira Monoarfa, Susanti Nadia M. Laukum Narti Pakaya Nggea, Karmila K. Nita M. Talib Noval Ismail Nur Oktaviani A. Datau Nur Rahmatia Mohamad Nur Raihana Alamri Nur Uyuun I. Biahimo Nur Yunita Lasanudin Nurhanisa Salihi Nurlatifa, Nurlatifa Oktafian Mutoneng Pango, Ramdan Pramesti Ardani Paintu puspa mustapa Putri Regina Masi Rahmawati Walahe Rahmawaty Dali Respi Yolanda Magaribu Revalina Abay Rian Y. Kune Rifki Maulana Rini Asnawati Rivabzri Potale Rizal Husain Rosalinda Matiti Rustam Dahiba Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Satrio Kamasi Setiawan Setiawan Siti Nursela Pulogu Siti Qomariah Usu Sri Afniati Datuela Sudirman, Andi Nur Aina Sulastri A. Lahay Suparjo Nasibu Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Syukur, Sabirin B Talib, Ayu Sutraviani Taliki, Verawaty Treziani Nurfadila Sopyan Tui, Lianti Umar, Arifin Vegita D. Imran Vidrian Rajib Kasim Vidya Septiani Ali Vionitra Saputri Lingude Wahyuningsih Wahyuningsih Widitha Indah Prasitika Kadjim Widya Fuji Astuti Sianu Windrawati Ismail Yolanda R. Yusuf Yudi Runtunuwu Yunita Mootalu Zulfikar A. Mokambu Zuriati Muhamad