Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PRIMAFORM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI FPB DAN KPK DI SEKOLAH DASAR Pasambuna, Sri Yunarni; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Arif, Rifda Mardian
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5354

Abstract

This study aims to develop Primaform learning media that meets the criteria of feasibility, practicality, and effectiveness in learning Mathematics to improve students' problem-solving abilities in FPB and KPK materials in class V of SDN 9 Kabila. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes the stages of analyze, design, development, implement, and evaluate. The feasibility of Primaform media was tested through expert validation, with an average percentage result of 89%, which is included in the "Very Feasible" category. The practicality of Primaform media obtained an average percentage score of 96.42% and was categorized as "Very Practical". The effectiveness of the media is seen from the increase in the average value of students from 48.60 (pretest) to 87.47 (posttest), with an NGain Score of 0.76 which is included in the "High" category and a media effectiveness level of 76.11% in the "Effective" category. These results indicate that Primaform media is effective in improving students' problem-solving abilities, which is marked by an increase of 38.87%. In addition, the number of students in the high ability category increased from 1 person (pretest) to 13 people (posttest). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Primaform yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan dalam pembelajaran Matematika guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi FPB dan KPK di kelas V SDN 9 Kabila. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap analyze, design, development, implement, dan evaluate. Kelayakan media Primaform diuji melalui validasi ahli, dengan hasil rata-rata presentase sebesar 89%, yang termasuk kategori “Sangat Layak”. Kepraktisan media Primaform memperoleh skor rata-rata presentase 96,42% dan dikategorikan “Sangat Praktis”. Keefektifan media dilihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari 48,60 (pretes) meningkat menjadi 87,47 (postes), dengan NGain Score sebesar 0,76 yang tergolong dalam kategori “Tinggi” dan tingkat efektifitas media sebesar 76,11% dalam kategori “Efektif". Hasil ini menunjukkan bahwa media Primaform efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, yang ditandai dengan peningkatan sebesar 38,87%. Selain itu, jumlah siswa yang masuk pada kategori kemampuan tinggi meningkat dari 1 orang (pretes) menjadi menjadi 13 orang (postes).
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU RUANG VIRTUAL BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS II SD Liliernawati, Liliernawati; Arifin, Irvin Novita; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus; Aries, Nur Sakinah
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5359

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah Terdapat Pengaruh Penggunaan Media Kartu Ruang Virtual Berbasis Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Ruang Kelas II SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo?”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif one group pretest-posttest dengan dua variabel yaitu media kartu ruang virtual berbasis augmented reality sebagai variabel X dan hasil belajar sebagai variabel Y. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara, tes serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN No. 75 Kota Tengah. Berdasarkan studi pendahuluan hasil belajar siswa rendah dan kurangnya pemanfaatan media dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil data tes sebelum dan tes sesudah diberikan perlakuan. Nilai skor rata- rata sebelum adanya perlakuan media adalah 48,82 dan nilai skor rata- rata setelah adanya perlakuan media 84,11 maka µ1 ? µ2, artinya H0 ditolak sedangkan H1 diterima. Hasil uji hipotesis berbasis uji-t yang didapatkan nilai sig 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak sedangkan H1 diterima, dan rata-rata hasil N-gain termasuk dalam kriteria tinggi dengan nilai 0,7 artinya terdapat pengaruh penggunaan media kartu ruang virtual berbasis augmented reality terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang Kelas II SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS APLIKASI SMART SPLIT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dukei, Nurain; Katili, Sukri; Aries, Nur Sakinah; Arif, Rifda Mardian; Pulukadang, Wiwy Trianty
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5122

Abstract

The objective of this study is to develop a Smart Split application-based media that meets the criteria of feasibility, practicality, and effectiveness in mathematics learning to improve student learning outcomes on the topics of equivalent fractions and comparing fractions in Grade IV at SDN 16 Telaga Biru, Gorontalo Regency. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of the stages analyze, design, develop, implement, and evaluate. The feasibility of the Smart Split application-based media was tested through validation by a team of experts. The validation results showed an average percentage score of 93%, categorized as highly feasible for use by teachers and students in elementary schools. To test practicality, the researcher used teacher observation sheets and student response sheets, which resulted in scores of 98.75% and 91.67%, respectively, both classified as highly practical. Regarding media effectiveness, the media implementation in Grade IV at SDN 16 Telaga Biru was measured using pre-tests and post-tests. The results showed that the average pre-test score of 30 increased to 85 33 in the post-test. The N-Gain score was 0.78, which falls into the "high" category. Based on these findings, the Smart Split application-based media is proven to improve student learning outcomes and is effective for use in elementary school learning. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media Smart Split berbasis aplikasi yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan senilai dan membandingkan pecahan di kelas IV SDN 16 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode RnD (Research and Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analyze, design, development, Implement, dan Evaluate. Kelayakan media Smart Split berbasis aplikasi diuji melalui validasi oleh tim ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini memperoleh rata-rata persentase sebesar 93%, yang dikategorikan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di sekolah dasar. Untuk menguji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru dan lembar respon siswa, yang menghasilkan masing-masing skor sebesar 98,75% dan 91,67%, masuk dalam kategori sangat praktis. Dalam aspek efektivitas, penerapan media di kelas IV SDN 16 Telaga Biru diukur melalui pre-test dan post-test. Hasilnya, total nilai rata-rata pre-test sebesar 30 meningkat menjadi 85,33 pada post-test. Perhitungan N-Gain menunjukkan skor 0,78, yang tergolong dalam kategori “tinggi.” Berdasarkan hasil ini, media Smart Split berbasis aplikasi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU PECAHAN BERBASIS QR CODE PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI Patamani, Tri Yulianti; Husain, Rusmin; Marshanawiah, Andi; Pulukandang, Wiwy Triyanty; Aries, Nur Sakinah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5949

Abstract

The purpose of this study was to develop a fraction card learning media based on QR Code that meets the criteria of practicality and effectiveness in learning mathematics on fraction material, especially on fractions with the same denominator in class V SDN No.66 Kota Timur, Gorontalo City. This study is a development research using the ADDIE development model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility of the fraction card media based on QR Code was tested by a team of experts. The validation results showed that this media obtained an average percentage of 92.27% which was categorized as very feasible for use by teachers and students in elementary schools. To test the practicality, the researcher used a teacher observation sheet, which showed a total score of 38 out of a maximum score of 40, with an average practicality reaching 95%, falling into the very practical category and the student instrument sheet showed a total average score of 37.5% falling into the practical category. In terms of effectiveness, the application of media in class V SDN No.66 Kota Timur, Gorontalo City was measured through pretest and posttest. As a result, the average pretest score of 43.2 increased to 84 in the posttest, with a difference in increase of 40.8 %. The level of effectiveness of the QR Code-based fractional card media based on calculations reached 72%, indicating that the QR Code-based fractional card media is included in the effective category. Based on these results, the QR Code-based fractional card media has proven to be effective and feasible to use in learning in elementary schools. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran kartu pecahan berbasis QR Code yang memenuhi kriteria kelayakan kepraktisan, dan efektifitas dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan khususnya pada pecahan berpenyebut sama di kelas V SDN No.66 Kota Timur Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahap analysis, design, development, Implementation, dan Evaluation. Kelayakan media kartu pecahan berbasi QR Code diuji oleh tim ahli. Hasil Validasi menunjukkan bahwa media ini memperoleh rata-rata presentase sebesar 92,27 % yang dikategorikan sebagai sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Untuk menguji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru, yang menunjukkan total skor 38 dari skor maksimal 40, dengan rata-rata kepraktisan mencapai 95%, masuk dalam kategori sangat praktis dan lembar instrument siswa menujukkan total skor rata-rata 92.8 % masuk dalam kategori sangat paraktis. Dalam aspek efektivitas, penerapan media di kelas V SDN No.66 Kota Timur Kota Gorontalo diukur melalui pretest dan posttest. Hasilnya, rata-rata nilai pretest sebesar 43,2 meningkat menjadi 84 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 40,8 %. Tingkat efektivitas media kartu pecahan berbasis QR Code berdasarkan perhitungan mencapai 72 %, menunjukkan bahwa media kartu pecahan berbasis QR Code termasuk dalam kategori efektif. Berdasarkan hasil ini, media kartu pecahan berbasis QR Code terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran di SD.
Pendampingan Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah Dalam Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepada Guru PKG PJOK Gorontalo Aries, Nur Sakinah; Amri, Muhammad Faisal Lutfi; Hidayat, Joni Taufik; Isnanto, Juni
Jambura Arena Pengabdian Vol 3, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jardian.v3i1.32638

Abstract

School principals play a strategic role in improving the quality of education through the implementation of effective academic supervision. However, in Gorontalo, many principals still lack a deep understanding and technical skills in carrying out supervisory functions, particularly toward PJOK (Physical Education) teachers. This mentoring program aimed to strengthen the capacity of school principals in designing and implementing structured academic supervision that has a tangible impact on teacher performance. The activities involved training sessions, workshops, supervision simulations, and two days of on-site mentoring held at SMP Negeri 1 Limboto, Gorontalo Regency, involving 15 PJOK teachers from various schools across the province. The results indicated a significant improvement in principals' ability to develop academic supervision programs, provide constructive feedback, and identify teacher needs in instructional practices. Over 80% of participants reported enhanced supervision quality based on established indicators, and PJOK teachers demonstrated a better understanding of active learning methods. In conclusion, the mentoring activities proved effective in improving school principals’ competence in academic supervision and contributed positively to the quality of PJOK learning in Gorontalo.
Meningkatkan Kemampuan Menjumlah Pecahan melalui Model Pembelajaran Cups pada Siswa Kelas V di SD N Minanga Kabupaten Banggai Laut Sulawesi Tengah Mollobi, Harsia; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Aries, Nur Sakinah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.46766

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Menjumlah Pecahan Melalui Model Pembelajaran Conseptual Understanding Procedures (CUPS) Pada siswa kelas V di SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian 10 siswa. Dilihat dari hasil tes belajar siswa, kemampuan siswa dari siklus 1 sampai siklus II melakukan peningkatan hal tersebut dapat dibuktikan mulai dari hasil kemampuan belajar siswa pada pembelajaran siklus 1 dengan hanya 5 orang siswa atau 50% yang tuntas atau memenuhi (KKM) yaitu 75, sedangkan 5 orang siswa atau 50% tidak tuntas atau belum memenuhi (KKM) yaitu 75 dalam menjumlahkan pecahan berbeda penyebut di kelas V SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut dengan nilai tertinggi 83 dan nilai terendah 25 dengan jumlah kehadiran siswa 10 orang. Sedangkan jika kita bandingan dengan hasil kemampuan belajar siswa pada siklus II yaitu ada 9 orang siswa atau 90% yang tuntas atau memenuhi (KKM) yaitu 75, dan hanya 1 orang siswa atau 10% tidak tuntas atau belum memenuhi (KKM) yaitu 75 dalam materi menjumlahkan pecahan berbeda penyebut di kelas V SDN Minanga Kabupaten Banggai Laut, nilai tertinggi siswa mencapai 92 dan nilai terendah 67 dengan jumlah kehadiran siswa 10 orang. Hasil kemampuan belajar siswa dari siklus 1 sampai siklus II mengalami peningkatan sebesar 40% dan hasil yang diperoleh pada siklus II sebesar 80%. Berdasarkan hasil penerapan model pembelajaran Conseptual Understanding Procedures (CUPs) yang telah dilaksanakan terdapat peningkatan kemampuan menjumlahkan pecahan berbeda penyebut dengan tepat pada siswa dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PUPPIM PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN CACAH DI KELAS III SDN NO. 75 KOTA TENGAH Sari, Rani Puspita; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi; Aries, Nur Sakinah; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.6445

Abstract

This research was motivated by the low level of students' understanding of the basic concept of multiplication, particularly in the topic of whole number multiplication. The aim of this research was to develop PUPPIM learning media that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness for teaching whole number multiplication in Grade III at SDN No. 75 Kota Tengah, Gorontalo City. The research employed a development method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subjects were 21 Grade III students. In the feasibility test, PUPPIM was validated by experts. The combined validation results from media, content, and user experts reached 93,1%, categorized as "very feasible." For the practicality test, it used teacher observation sheets, which obtained a percentage of 97,5%, and student observation sheets, which obtained a score of 99,2%, both categorized as "very practical." Effectiveness was evaluated through pre-test and post-test assessments, with the average pre-test score being 49 and post-test 92,8. The difference between the pre-test and post-test scores was 43,8, indicating an improvement of 89,3%. The calculated effectiveness level of the PUPPIM media was 85,9%, categorized as "effective." Therefore, PUPPIM is proven to be effective and feasible for use in primary school learning. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam konsep dasar perkalian, khususnya pada materi perkalian bilangan cacah. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran PUPPIM yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan pada materi perkalian bilangan cacah di kelas III SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN No. 75 Kota Tengah Kota Gorontalo yang berjumlah 21 orang. Pada uji kelayakan, media PUPPIM diuji melalui validasi oleh tim ahli. Rekapitulasi hasil validasi dari 3 ahli yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna diperoleh persentase sebesar 93,1% dengan kategori “sangat layak”. Pada uji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru dengan persentase sebesar 97,5% dan lembar observasi siswa memperoleh persentase sebesar 99,2% dengan kategori “sangat praktis”. Pada uji keefektifan, peneliti menggunakan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil rata-rata nilai pre-test sebesar 49 dan post-test sebesar 92,8. Selisih nilai pre-test dan post-test sebesar 43,8. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan dengan persentase sebesar 89,3%. Berdasarkan hasil tersebut, tingkat efektivitas media PUPPIM berdasarkan perhitungan mencapai 85,9% dengan kategori “efektif”. Dengan demikian media PUPPIM terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PENJUMLAHAN PENGURANGAN PECAHAN Gobel, Agung R.; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6655

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. The research method used is Pre-experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design research design. This study uses data collection techniques through observation, descriptive tests, and documentation. The sample in this study were 25 students of class V SDN No. 66 Kota Timur. The hypothesis of this study is that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. Based on the results of the paired sample t-test, the results of the study indicate that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in class V SDN No. 66 Kota Timur. This is proven by the significance value of 0.00 less than 0.05 with an average pretest of 30.88 and an average posttest of 73.28. Thus, H0 is rejected and H1 is accepted. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes uraian, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No.66 Kota Timur sebanyak 25 siswa. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0.00 kurang dari 0.05 dengan perolehan rata-rata pretest 30,88 dan rata-rata posttest 73,28. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI VIDEO ANIMASI BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV Abdullah, Marhama A.; Abdulllah, Gamar; Marshanawiah, Andi; Arif, Rifda Mardian; Aries, Nur Sakinah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.7063

Abstract

This research is conducted based on the issue of low mathematics learning outcomes of grade IV students of SDN 2 Togid, especially on the plane figures topic. Data from pre-observations showed a very low level of learning complections, where only 27% of students achieved the LearningObjective Achievement Criteria (KKTP) at 70. Based on this issue, the study tests the effectiveness of animated video-based leaning media. The objective is to discover how animated video learning media based on discovery learning can improve student learning outcomes on plane figures. This stdy uses the Classroo Action Research (CAR) method, implemented in two cycles. Important stages in this study include planning, implementation of actios, observation, and reflection in each cycle. The research subject were grade IV students, and the data were collected through learning outcome test techniques, observation of the learning process, and documentation. The study results on cycle I show that student learning outcomes that reached the reached the criteria for achieving learning objectives were at least 7 out of students, with a percentage of 45%. This result did not meet the performance indicator criteria set at 80%, so it continued to the next cycle. In cycle II, students achived the learning objective achievement criteria were 14 students, with a percentage of 93% and hand achieved the performance indicators set. Based on the research result, animated videos based on discovery learning can improve learning outcomes of grade IV students at SDN 2 Togid, Bolaang Mongondow Timur Regency. ABSTRAKPenelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 2 Togid, khususnya pada materi bangun datar. Data pada observasi awal menunjukkan tingkat ketuntasan belajar yang sangat rendah, di mana hanya 27% siswa yang mampu mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yaitu 70. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk menguji efektivitas media pembelajaran berbasis video animasi. Adapun tujuan utamanya adalah untuk mengetahui apakah dengan media pembelajaran video animasi berbasis discovery learning hasil belajar siswa pada materi bangun datar dapat meningkat . Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tahapan penting dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, dan data dikumpulkan melalui teknik tes hasil belajar, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi. Hasil penelitian dari 15 siswa menunjukan bahwa dari siklus I hasil belajar siswa yang mencapai kerinteria ketercapaian tujuan pembelajaran minimal sebanyak 7 siswa dengan presentase 47%. Hasil ini belum mencapai kriteria indekator kinerja yang ditetapkan yakni 80%, sehingga dilanjutkan pada siklus selanutnya yakni siklus II. Pada siklus II  siswa yang mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran sebanyak 14 orang sisw dengan presentase 93% dan telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa melalui video animasi berbasis discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 2 Togid kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Implementasi Kampus Mengajar: Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Melalui Peran Aktif Mahasiswa Aries, Nur Sakinah; Amri, Muhammad Faisal Lutfi; Nurainun, Nurainun
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1286

Abstract

Program Kampus Mengajar adalah salah satu program unggulan dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Indonesia, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan dasar sebagai mitra guru. Data yang diperoleh di lapangan dideskripsikan secara kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi selama pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 5. Metode pelaksanaan pembekalan Kampus Mengajar Angkatan 5 menggunakan metode penanaman konsep dan diskusi kasus, sedangkan untuk pelaksanaan penugasan Program Kampus Mengajar dilakukan dengan team-based project dimana mahasiswa akan bekerja sama dalam tim untuk membuat perencanaan program berbasis proyek yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan sekolah tempat penugasan, guna mencapai tujuan dan capaian pembelajaraan yang telah ditentukan khususnya untuk meningkatka literasi dan numerasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi kampus mengajar angkatan 5 berdasarkan program yang disusun memberikan dampak posistif terhadap pembelajaran dan peningkatan literasi dan numerasi siswa.