Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Program Kreatif untuk Menciptakan Masyarakat Literasi di Kawasan Pesisir Desa Potanga Kabupaten Boalemo Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Aries, Nur Sakinah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1733

Abstract

Peningkatan literasi masyarakat di kawasan pesisir merupakan tantangan tersendiri karena keterbatasan akses informasi dan pendidikan formal. Program kreatif menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mendorong terbentuknya masyarakat literasi yang berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis efektivitas program kreatif dalam meningkatkan literasi masyarakat di Desa Potanga, Dusun 4, Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kreatif seperti perpustakaan desa, kegiatan bercerita bersama, dan pelatihan keterampilan berbasis literasi berhasil meningkatkan minat baca dan keterampilan menulis masyarakat pesisir. Program ini juga menunjukkan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial.
Analisis Penggunaan Bahasa pada Anak Tidak Sekolah (ATS) di Masyarakat Bajo Kecamatan Lemito Monoarfa, Fidya; Aries, Nur Sakinah; Ismail, Reska Putri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa pada Anak Tidak Sekolah (ATS) di masyarakat Bajo, Kecamatan Lemito, serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak-anak. Masyarakat Bajo dikenal sebagai komunitas pesisir yang memiliki mata pencaharian utama di sektor perikanan, yang sering kali menyebabkan anak-anak tidak melanjutkan pendidikan formal karena orang tua lebih mengutamakan keterlibatan dalam pekerjaan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Penelitian dilakukan terhadap anak-anak ATS di masyarakat Bajo serta orang tua dan aparat desa setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa pada anak-anak ATS lebih banyak dipengaruhi oleh konteks pekerjaan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesisir. Kosa kata yang digunakan sebagian besar berhubungan dengan aktivitas perikanan, kehidupan di laut, bahasa daerah dan bahasa gaul (Slank) yang diserap dari media sosial. Sementara penguasaan bahasa formal yang biasanya diperoleh melalui pendidikan formal cenderung terbatas. Keterbatasan akses terhadap pendidikan formal berdampak pada perkembangan bahasa anak, baik dari segi struktur, kosakata, maupun fungsi komunikasi. Bahasa yang digunakan lebih bersifat praktis dan langsung terkait dengan kebutuhan keluarga, yang mencerminkan dinamika sosial-budaya masyarakat Bajo.
PENGEMBANGAN E-BATAR (ELEKTRONIK BAHAN AJAR BANGUN DATAR) BERBASIS PEMBELAJARAN DEEP LEARNING KELAS V DI SD Lestari, Priscya Ayu; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Marshanawiah, Andi; Arif, Rifda Mardian; Aries, Nur Sakinah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v5i2.6167

Abstract

This research developed Deep Learning-based E-Batar (Electronic Teaching Materials for Two-Dimensional Shape) to improve student's learning outcomes at SDN No. 89 Sipatana, Gorontalo City. This Research and Development (R&D) applied the ADDIE development model, which included five stages (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Experts in their fields validated the development of this learning media. The data in this research were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Based on the validation analysis, media validators gave 97.5% (very feasible), material validators 1 86%, material validators II 88% (very feasible), user experts 97.8% (very feasible), and student learning outcomes 68.6% (quite effective). In conclusion, the E-Batar (Electronic Teaching Materials for Two-Dimensional Shape) media developed is suitable to be a learning and prove the learning outcomes of grade V elementary school students ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif E-Batar (Elektronik Bahan Ajar Bangun Datar) berbasis Deep Learning, dengan harapan media ini dapat digunakan secara layak untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di SDN No. 89 Sipatana Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang mencakup lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Untuk memastikan kelayakan dari E-Batar yang dikembangkan, dilakukan proses validasi oleh para ahli di bidangnya. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: validator media 97,5% (sangat layak), validator materi I 86%, validator materi II 88% (sangat layak), ahli pengguna 97,8% (sangat layak), serta hasil belajar peserta didik 68,6% (cukup efektif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media E-Batar (Elektronik Bahan Ajar Bangun Datar) yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PECAHAN EDUKATIF CERDAS AKRILIK HARIAN (PECAH) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI Pratiwi, Ni Putu Citra; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Aries, Nur Sakinah; Husain, Rusmin; Marshanawiah, Andi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6135

Abstract

This research is motivated by students' low understanding of the concept of fractions, which is abstract and difficult to visualize, especially in the material of multiplication and division of fractions. This research aims to develop an innovative learning media called PECAH Media (Pecahan Edukatif Cerdas Acrylic Harian) to help students understand the concept of fractions concretely. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the feasibility test showed that the media was classified as very feasible with a feasibility score of 94.1%, then the practicality test showed that the media was classified as very practical with a practicality score of 100% from teachers and 88.96% from students. From the effectiveness aspect, this media was able to improve student learning outcomes significantly, with an N-Gain value of 0.96 (high category) and an effectiveness of 96.77% with an effective category. These findings indicate that PECAH Media is a feasible, practical, and effective learning media in improving students' understanding of the operation of multiplication and division of fractions. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan, khususnya pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media PECAH (Pecahan Edukatif Cerdas Akrilik Harian) guna membantu siswa memahami konsep pecahan secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 94,1%, kemudian uji kepraktisan menunjukkan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 88,96% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,96 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 96,77% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa Media PECAH merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pengoprasian materi perkalian dan pembagian pecahan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Karakter pada Era Digital bagi Siswa Sekolah Dasar di Kota Gorontalo Ismail, Reska Putri; Aries, Nur Sakinah; Monoarfa, Fidyawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan berbasis karakter pada era digital bagi siswa Sekolah Dasar di Kota Gorontalo. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan pada generasi muda, terutama di tengah dinamika era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan kualitatif lebih cocok digunakan pada penelitian yang mengedepankan pemahaman mendalam tentang suatu fenomena, seperti kebutuhan pengembangan bahan ajar pendidikan kewarganegaraan berbasis karakter pada era digital. Hasil analisis menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan pengembangan bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam konteks digital. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya menyelaraskan pendidikan kewarganegaraan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan karakteristik siswa di era digital. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, untuk merancang dan mengembangkan bahan ajar yang relevan dan responsif terhadap konteks saat ini. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pengembangan bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi di era digital.
Pemanfaatan Google Docs dan Klinik Virtual dalam Pembelajaran Menulis Kreatif Mahasiswa Monoarfa, Fidyawati; Aries, Nur Sakinah; Ismail, Reska Putri; Nurainun, Nurainun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13220

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas Pemanfaatan Google Docs dan Klinik virtual dalam Pembelajaran Menulis Kreatif Mahasiswa. Pembelajaran menulis kreatif merupakan suatu proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan Mahasiswa dalam mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi mereka melalui tulisan. Pemanfaatan Google Docs dan Klinik virtual dapat dijadaikan media dalam Pembelajaran Menulis Kreatif. Google Docs memungkinkan mahasiswa untuk bekerja bersama secara online, menciptakan kolaborasi yang dinamis dan memberikan aksesibilitas yang tinggi terhadap berbagai sumber daya menulis. Fitur komentar dan revisi Google Docs memberikan sarana efektif bagi Dosen untuk memberikan umpan balik langsung dan membimbing mahasiswa dalam perbaikan teknik dan gaya menulis mereka. Pemanfaatan Klinik virtual sebagai tambahan pada Google Docs menambah dimensi pribadi dalam pembelajaran. Sesi konsultasi pribadi melalui Klinik virtual memungkinkan Dosen memberikan panduan yang lebih mendalam dan fokus kepada mahasiswa terkait dengan proyek menulis kreatif. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah deskripti kajian pustaka. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kajian literatur. Studi literatur adalah cara yang dipakai untuk menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan tema yang diangkat dalam suatu penelitian. Studi literatur ini melibatkan artikel-artikel dari tahun 2018-2023 dan buku yang berhubungan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara menganalisis, mendeskripsikan serta menyimpulkan data berdasarkan penafsiran deskripsi.
Integrasi Pendekatan Open Ended Problem dalam Pengembangan Modul Digital untuk Penguatan Konsep Dasar dan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis pada Calon Guru Sekolah Dasar Aries, Nur Sakinah; Rivai, Samsiar; Monoarfa, Fidyawati; Ismail, Reska Putri; Nurainun, Nurainun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul digital berbasis open ended problem untuk penguatan konsep dasar dan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, angket respon mahasiswa dan tes berpikir kreatif. Uji coba modul digital berbasis open ended problem pada mata kulliah konsep dasar matematika SD dilakukan pada 49 mahasiswa semester 3 jurusan PGSD UNG. Modul digital berbasis open-ended problem yang dikembangkan melalui model pengembangan ADDIE ini sangat valid dan kuat dari penilaian ahli materi dan ahli media. Respon mahasiswa yang ditunjukkan berada pada persentase yang tinggi untuk respon positif terkait modul yang telah diterapkan. Kemampuan berpikir kreatif mahasiswa setelah penggunaan modul digital berbasis open-ended problem berada pada tingkat sangat kreatif dengan persentase sebesar 8%, tingkat kreatif sebesar 63% dan tingkat cukup kreatif sebesar 29% yang memenuhi indikator fluency, flexibility dan originality, dimana pada awal pretest kemampuan mahasiswa hanya berada pada tingkat tidak kreatif. Sehingga disimpulkan bahwa modul digital berbasis open ended problem pada mata kuliah konsep dasar matematika SD berdampak positif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran PKN melalui Smart Box Interaktif Ismail, Reska Putri; Monoarfa, Fidyawati; Aries, Nur Sakinah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di sekolah dasar melalui penggunaan Smart Box Interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami dampak penggunaan Smart Box Interaktif terhadap proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu SD di Gorontalo. Smart Box Interaktif adalah kotak yang berisi kartu pertanyaan yang digunakan dengan cara menscan barcode. Setiap kartu pertanyaan dilengkapi dengan barcode yang dapat dipindai menggunakan perangkat elektronik, sehingga siswa dapat mendapatkan pertanyaan atau tugas yang terkait dengan materi PKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart Box Interaktif secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa, pemahaman konsep-konsep PKN, dan kemampuan berpikir kritis. Peningkatan ini terlihat dari tanggapan positif siswa terhadap metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan keterlibatan aktif dalam diskusi kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar Smart Box Interaktif diintegrasikan secara lebih luas dalam kurikulum PKN untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Acara “Arisan Trans7” terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar Monoarfa, Fidyawati; Aries, Nur Sakinah; Ismail, Reska Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh acara televisi “ARISAN Trans7” terhadap pengembangan media pembelajaran interaktif di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini, menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data dari sejumlah guru Sekolah Dasar yang dipilih sebagai responden. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, terlihat bahwa acara "ARISAN Trans7" memiliki potensi besar sebagai alat yang efektif dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif yang digunakan oleh para guru di Sekolah Dasar. Selain itu, acara ARISAN Trans7 memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu guru menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Mayoritas guru yang berpartisipasi dalam survei ini menyatakan bahwa mereka mendukung penggunaan acara "ARISAN Trans7" sebagai salah satu sumber inspirasi dan referensi dalam pembuatan materi ajar yang inovatif. Misalnya, penggunaan visual dan audio yang menarik dalam acara tersebut dapat diadopsi untuk membuat media pembelajaran interaktif dan membantu siswa lebih mudah memahami materi pelajaran dan lebih tertarik untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Edufraction Magnet Board pada Materi Pecahan Kelas III SDN 04 Botupingge Doloan, Mutiara Damayanti; Halidu, Salma; Aries, Nur Sakinah; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4802

Abstract

Pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Rendahnya pemahaman ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Edufraction Magnet Board (EMB) pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, (2) menguji kelayakan media EMB, (3) mengevaluasi kepraktisan media EMB, dan (4) mengidentifikasi keefektifan penggunaan EMB sebagai media pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar observasi untuk guru dan siswa; serta soal pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif untuk kelayakan dan kepraktisan, serta kualitatif untuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EMB dinilai sangat layak dengan skor rata-rata 92,96% dari validator ahli. Media ini juga dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa dengan skor rata-rata 92,91%. Dari segi keefektifan, hasil N-Gain Score sebesar 78% menunjukkan kategori efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa EMB adalah media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis manipulatif yang tidak hanya menarik perhatian siswa tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Model pengembangan ADDIE yang digunakan juga terbukti relevan dalam menghasilkan media pembelajaran berkualitas