Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERALATAN TERPADU STERILISASI ALAT PELINDUNG DIRI (APD) COVID-19 Wegig Murwonugroho; Muhammad Burhanudinnur; Astri Rinanti; Sangayu Ketut Laksemi Nilotama; Asih Retno Dewanti; Virginia Suryani Setiadi; Gihon Nugrahadi; Atridia Wilastrina; Mustamina Maulani
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9533

Abstract

Petugas kesehatan sebagai garda depan dalam penanganan pasien Covid-19 memerlukan perlindungan dari risiko terpapar virus. Seusai menjalankan tugasnya, para petugas medis melakukan tindakan sterilisasi diri dengan cara memasuki arena disinfectant chamber, membungkus hazmad sekali pakai untuk dibuang dan mengembalikan APD (Alat Pelindung Diri) lain dalam wadah yang telah tersedia untuk dicuci kembali. Namun demikian terlihat fasilitas yang tersedia belum nampak optimal, dan terlihat kumuh. Sehingga beberapa APD yang akan dikenakan kembali beresiko terpapar virus COVID-19.  Selain itu beberapa peralatan yang memungkinkan dipakai kembali tercampur, resiko hilang, dan kacamata resiko patah atau kaca lebih buram. Alhasil APD para petugas mulai menipis.Latar belakang ini menjadi alasan pentingnya dirancang fasilitas sterilisasi yang terpadu. Kegitaan dilakukan di RSUD Pademangan, Jakarta Utara merupakan salah rujukan pasien COVID-19. Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan seperangkat alat terpadu sterilisasi Alat Pelindung Diri (APD) yang efektif dan praktis.  Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Design Thinking, yang terdiri atas emphatize, define, ideate, prototype, dan testing. Hasil penelitian ini adalah peralatan terpadu steriliasi APD Covid-19 yang terdiri atas disinfectan chamber, bak penampugan APD, ozone chamber, dan almari kompartemen dua arah. Berdasarkan serangkaian pengujian, hasilnya adalah: 1) disinfectant chamber dapat bekerja dengan baik. Ini ditandai oleh: disinfectant chamber dapat menyemprot secara otomatis setelah sensor diberi isyarat/pemicu, kekuatan tekanan cairan optimal, bak penampung untuk menampung sisa cairan berfungsi dengan baik, dan kontruksi lebih ergonomis. 2)  bak penampungan berfungsi dengan baik (mudah dibuka untuk diambil dan dibersihkan, dan terbagi sesuai kelengkapan APD. 3) ozone chamber memenuhi kriteria keberhasilan. Indikasinya adalah  ozon chamber menyemprot otomatis setelah sensor diberi isyarat/pemicu, kekuatan tekanan asap optimal, terdapat bak penampung yang menampung sisa cairan ozon, dan konstruksi lebih ergonomis. 4)  Nilai inovasi dari almari dua kompartemen solutif bagi masalah dan memenuhi kebutuhan petugas medis. Pencapaian ini disebabkan oleh berfungsinya semua fitur sebagaimana dalam desainnya. Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa peralatan sterilisasi APD Covid-19 dalam penelitian ini efektif dan layak untuk digunakan, utamanya untuk membersihkan diri dan APD petugas medis. Oleh sebab itu, produk peralatan sterilisasi dalam penelitian ini pantas untuk diproduksi secara massal dan dipergunakan di berbagai pusat layanan kesehatan.
DEGRADASI MIKROPLASTIK PADA EKOSISTIM PERAIRAN OLEH BAKTERI KULTUR CAMPURAN Clostridium sp. DAN Thiobacillus sp. Melati Ferianita Fachrul; Astri Rinanti; Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki; Afferdo Agustria; Dini Amalia Naswadi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9935

Abstract

Permasalahan akibat akumulasi mikroplastik di lingkungan terjadi karena plastik merupakan polimer sintetis yang sulit untuk terdegradasi, salah satunya disebabkan karena plastik mempunyai kerapatan massa molekul yang tinggi. mikroplastik tersebar di lingkungan dan menimbulkan masalah bagi lingkungan dan biota air dan tanah seperti laut, muara, sungai, danau, tanah. Biodegradasi plastik berbahan dasar minyak bumi konvensional dipengaruhi oleh faktor abiotik terjadi dalam waktu lama, dan tidak dapat sepenuhnya terurai dan faktor biotik dipengaruhi oleh mikroorganisme pengurai yang ada di lingkungan yang dapat mempercepat penguraian. Pendekatan untuk mengendalikan pencemaran mikroplastik dapat dilakukan dengan pendekatan teknologi bioremediasi, dengan memanfaatkan potensi mikroba atau bakteri indigenous yang ditumbuhkan dalam lingkungan media yang terpapar mikroplastik. Faktor abiotik (radiasi UV, suhu, tekanan atmosfer) terjadi dalam waktu lama, dan tidak dapat sepenuhnya terurai. Faktor biotik dipengaruhi oleh mikroorganisme pengurai yang ada di lingkungan yang dapat mempercepat penguraian.
IMPLIKASI DAN MANFAAT PELAKSANAAN KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS TRISAKTI Winnie Septiani; Astri Rinanti; Triwulandari Satitidjati Dewayana; Melati Feuranita Fachrul; Mohammad Ischak; Wegig Murwonugroho
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i1.12711

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan tantangan dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, kapasitas dan kebutuhan mahasiswa di luar program studi dan di luar Perguruan Tinggi selama tiga semester.  Kebijakan MBKM yang sesuai dengan Permendikbud No 3 tahun 2020 mulai dilaksanakan pada beberapa Program Studi di Universitas Trisakti pada semester Gasal 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pemahaman mahasiswa terhadap kebjiakan MBKM dan menganalisis implikasi serta manfaat kebijakan MBKM bagi mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan survey dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berasal dari dua sumber yaitu survey Spada yang dilakukan oleh Dikti dan survey yang dirancang oleh universitas trisakti.  Penelitian ini dilakukan pada semua civitas akademika, akan tetapi pada paper ini bahasan dibatasi pada survey yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Trisakti S1, seluruh angkatan dan semua program studi. Hasil analisis menunjukan  bahwa pemahaman mahasiswa tentang MBKM ini masih kecil, akan tetapi 60.87% menyatakan tertarik untuk mengikuti program MKBM. Tiga Program MBKM yang diminati mahasiswa adalah pertukaran pelajar, Magang/Praktik kerja dan kewirausahaan. Mahasiswa menilai implikasi pelaksanaan MBKM ini pada keterampilan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks, memperluas perspektif, bekal bekerja setelah lulus, peningkatan soft skill dan persiapan menghadapi masa paska kampus.
Pemanfaatan Mikroalga Blooming dalam Produksi Bioethanol tanpa Proses Hidrolisis (Utilization of Blooming Microalgae in Bioethanol Production without Hydrolysis Process) Astri Rinanti; Ronny Purwadi
Seminar Nasional Kota Berkelanjutan 2018: Prosiding Seminar Nasional Kota Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/psnkb.v1i1.2908

Abstract

Blooming mikroalga dalam suatu perairan dapat menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem akibat terhalangnya penetrasi sinar matahari, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan ekosistem perairan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dengan memanfaatkan kelimpahan mikroalga blooming sebagai bahan baku bioenergi dalam rangkaian penelitian mengenai bioflokulasi yang dapat memberikan efek efisiensi dalam proses pembentukan bioenergi. Penelitian pada skala laboratorium ini menitikberatkan pada produksi pati yang dapat diubah menjadi bioethanol melalui tahap hidrolisis yang dilanjutkan dengan tahap fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya pati tanpa proses hidrolisis lebih rendah dibandingkan dengan banyaknya pati akibat proses hidrolisis. Proses fermentasi pada suhu kamar tetap menghasilkan pati.Namun demikian, dapat disimpulkan bahwa produksi bioethanol tanpa penambahan senyawa kimia dalam proses hidrolisis dan berlangsungnya proses fermentasi pada suhu kamar tetap berpotensi untuk meningkatkan kelayakan ekonomi dalam rangkaian proses pembentukan bioenergi, sebagai kelanjutandari proses pemanenan secara bioflokulasi.Kata Kunci: blooming mikroalga, bioflokulasi, bioenergi, bioethanol, pemanenan
Bioremediasi Pencemar Mikroplastik di Ekosistim Perairan Menggunakan Bakteri Indigenous (Bioremediation of Microplastic Pollutant in Aquatic Ecosystem by Indigenous Bacteria) Melati Ferianita Fachrul; Astri Rinanti
Seminar Nasional Kota Berkelanjutan 2018: Prosiding Seminar Nasional Kota Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/psnkb.v1i1.2910

Abstract

Permasalahan lingkungan hidup yang menjadi isu dan belum banyak terpecahkan adalah kontaminasi pencemar mikroplastik yang bersifat persisten pada ekosistim perairan baik di sungai maupun di lautan. Pada umumnya sumber mikroplastik berasal dari air limbah rumah tangga dan industri. Mikroplastik adalah partikel plastik yang mempunyai diamater kurang dari 5 milimeter (mm) hingga 330 mikron (0,33 mm). Proses dekomposisi sampah plastik menjadi mikroplastik berlangsung sangat lama bahkan memerlukan waktu hingga ratusan tahun melalui berbagai proses fisik, kimiawi, maupun biologi. Di dalam partikel plastik terkandung bahan kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik. Pencemar mikroplastik ini dapat masuk ke dalam rantai makanan pada berbagai tingkat trofik yang pada akhirnya berdampak pada lingkungan maupun kesehatan manusia. Demikian luas dampak dari pencemaran mikroplastik ini, maka diperlukan penelitian yang mendalam mengenai dekomposisi mikroplastik di perairan. Untuk mereduksi pencemar mikroplastik tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan bioteknologi. Strategi untuk mengendalikan pencemaran mikroplastik dapat dilakukan dengan pengembangan teknologi remediasi dengan memanfaatkan potensi bakteri indigenous yang ditumbuhkan dalam lingkungan yang terkontrol.Kata Kunci: bakteri indigenous, mikroplastik, pencemaran, perairan, remediasi
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin dan Sabun di Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat Astri Rinanti; Melati Ferianita Fachrul; Diana Irvindiaty Hendarawan; Rini Setiati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 2 No 2 (2022): I-Com: Indonesian Community Journal (Agustus 2022)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.58 KB) | DOI: 10.33379/icom.v2i2.1383

Abstract

Konsumsi minyak goreng di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga menyebabkan limbah minyak jelantah juga semakin meningkat. Minyak jelantah merupakan limbah minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dengan kandungan senyawa bersifat karsinogenik dan persisten. Kedua sifat tersebut berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan jika minyak jelantah dikonsumsi dan dibuang ke lingkungan tanpa adanya pengolahan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat khususnya Ibu PKK dan Karang Taruna akan dampak negatif dari minyak jelantah bagi kesahatan dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai dampak negatif minyak jelantah dan memberikan pelatihan pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.. Melalui kegiatan ini, sebanyak 30 peserta dapat memahami dampak negatif dari minyak jelantah. Peserta juga mendapatkan keterampilan dalam memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan produk ekonomis seperti lilin dan sabun.
PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PENYERAPAN GAS KARBONDIOKSIDA OLEH MIKROALGA TROPIS Ankistrodesmus sp. DALAM FOTOBIOREAKTOR Amalia Muchammad; Edwan Kardena; Astri Rinanti
Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jtl.2013.19.2.1

Abstract

Abstrak: Mekanisme CCS secara biologis didapat dengan menggunakan mikroalga. Ankistrodesmus sp. adalah mikroalga tropis terpilih yang merupakan hasil isolasi dari kolam fakultatif 2b IPAL Bojongsoang. Pada proses fotosintesis, mikroalga menggunakan bahan anorganik yakni CO2 sebagai bahan utamanya yang akan dirombak menjadi bahan organik dan menghasilkan energi. Intensitas cahaya merupakan faktor yang sangat penting dalam mekanisme fotosintesis. Dilakukan penelitian mengenai pengaruh cahaya untuk mengetahui efektifitas penyerapan CO2 yang ditandai dengan respon kultur. Dari penelitian awal diketahui bahwa fase pertumbuhan  Ankistrodesmus sp. memiliki waktu generasi 7.93 per jam, Laju pertumbuhan spesifik (µs) memiliki nilai sebesar 0.9913 sel/hari dan umur inokulum 3 hari. Pada percobaan selanjutnya diperoleh bahwa efisiensi penyerapan CO2 tertinggi terjadi pada konsentrasi 5% pada intensitas 4000 luks (23.38%). Penambahan 5% konsentrasi CO2 menunjukkan pertumbuhan sel yang tinggi bila dibandingkan dengan konsentrasi 2 dan 0 %. Nilai biomassa kering mengalami kenaikan masing-masing 32.3% pada 2% CO2 dan 21.67% pada CO2 5% setelah intensitas dinaikkan menjadi 4000 luks.Pada variasi 2% CO2 terjadi peningkatan kandungan klorofil sebesar 28.24% ketika intensitas cahaya dinaikkan menjadi 4000 lux 24/0. Sebaliknya pada variasi 0 dan 5 % CO2 kandunganklorofil mengalami penurunan. Intensitas cahaya  4000 luks dengan periodisasi 24/0 dapat menyebabkan CO2  terserap secara optimum.
Penguatan Pembelajaran Jarak Jauh Praktikum Mikrobiologi Lingkungan Berbasis Augmented Reality dan Virtual Reality Wegig Murwonugroho; Virginia Suryani; Akkapurlaura Akkapurlaura; Leonardus Aryo; Astri Rinanti
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.1.677-686.2022

Abstract

Untuk membantu menurunkan efek gas rumah kaca (GRK), tim pengabdian masyarakat Universitas Trisakti mengembangkan perangkat AR dan VR sebagai media edukasi digital bagi pengunjung dan masyarakat sekitar Taman Menteng, Jakarta Pusat. Pengabdian ini dilaksanakan dalam skema penyuluhan dan pelatihan pada November 2021 di Taman Menteng. Hasil kegiatan pengabdian ini meliputi: (1) terciptanya produk inovasi berupa perangkat AR dan VR yang terintegrasi dengan internet sehingga penggunaannya bisa dimonitor secara online, (2) peningkatan pemahaman dan kesadaran pengunjung dan masyarakat sekitar Taman Menteng tentang peran microalgae dalam biomitigasi GRK melalaui reduksi gas CO2, dan (3) diperolehnya pengalaman empiris bagi mahasiswa FSRD dan FALTL Universitas Trisakti untuk mengembangkan keilmuan secara praktis untuk kepentingan masyarakat. Berdasarkan analisis atas data yang dihimpun selama pengabdian, dapat disimpulan beberapa hal. Pertama, perangkat AR dan VR yang dikembangkan efektif untuk memahamkan pengunjung dan masyarakat sekitar Taman Menteng tentang peran microalgae dalam mitigasi GRK. Kedua, mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmunya untuk kepentingan masyarakat melalui kolaborasi terpimpin. Ketiga, perangkat AR dan VR perlu dikembangkan ke tingkat lanjut, terutama pada kualitas grafis agar visualisasi objek yang digambarkan oleh perankat AR dan VR menjadi lebih nyata
The application of biopore infiltration holes as groundwater conservation efforts Diana Irvindiaty Hendrawan; Melati Ferianita Fachrul; Astri Rinanti; Sih Andajani; Muhammad Raihan Raivaldi; Tsabita Juliandini Jiwanti; Isti Rahmandani; Eva Gracia
Community Empowerment Vol 6 No 10 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.934 KB) | DOI: 10.31603/ce.5600

Abstract

The reduction in green open space causes its reduction in the surface that can absorb water into the ground in residential areas. An increase in the amount of wasted rainwater that is wasted due to the reduced rate of water infiltration into the soil will cause flooding in the rainy season and drought in the dry season. A solution is needed to absorb water into the soil. Trisakti University in collaboration with Cisalak Village and the Indonesian Water Partnership held the training and counseling on the application of Biopore Infiltration Holes to residents of RW 12. This Community Service activity supports the program target of making 100,000 LRBs in Depok City. The method used was counseling conducted online and offline. After the counseling activity, the team made 80 LRBs equipped with booklets and X-banners containing procedures for making LRBs.
DIAGRAM FILOGENIK HASIL SEKUENS BASA DNA MENGGUNAKAN PROGRAM MEGA-7 (MOLECULAR EVOLUTIONARY GENETICS ANALYSIS) Harumi Yuniarti; Bambang Cholis S; Astri Rinanti
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.292 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v1i2.1457

Abstract

Sequencing techniques Deoxyribonucleic Acid (DNA) at this time is a method to identify the genetic basis of living beings, including to determine the accurate genetic relationship of several DNA sequence data. Kinship clearly and easily can be expressed in the form of a phylogenetic tree diagram (Phylogenetic Tree). This diagram represents kinship obtained from the elektroferogram process of electrophoresis sequencing of DNA bases. From some sequences experimental results using sequence analysis application program gradually, starting from installing, editing, and alignment so as to obtain the analysis and phylogenetic branching diagram view. This study uses a sequence analysis program Mega-7 (Molecular Evolutionary Genetics Analysis) to obtain a phylogenetic diagram for high accuracy and relatively easy to operate. This program can translate image data into nucleotide bases that shows the kinship of the distance the nearest branch with a standard sequence. The major advantage of this program is that it can do some analysis in a single program.
Co-Authors Afferdo Agustria Agustria, Afferdo Aidian Satriawan Akkapurlaura Akkapurlaura Alexandre Amo F. Viera Amalia Muchammad Amiri, Ouali Ariani Dwi Astuti Asih Retno Dewanti Asih Wijayanti Asih Wijayanti, Asih Atridia Wilastrina Azzahra Magfhira Bambang Cholis Bambang Iswanto Besila, Qurrotu 'Aini Burhanudinnur, Muhammad Della Annisa Widyaningrum Dewayana, Triwulandari Satitidjati Diana Hendrawan Diana Hendrawan Diana Irvindiaty Hendarawan Dini Amalia Naswadi Dipankara, Jackson Dwi Indrawati Eddy Eddy EDWAN KARDENA Eva Gracia Fachrul, Melati Feuranita Gihon Nugrahadi Gihon Nugrahadi, Gihon Harumi Yuniarti Hendrawan, Diana Irvindiaty Ischak, Mohammad Isti Rahmandani Istri Anindya, Anak Agung Jachanan Satriabudi Jochanan Satriabudi Kesnatri, Manuel Romario Kunio Ishikawa Kusumadewi, Riana Ayu Lailatus Siami Lailatus Siami Laras Kurnia Leonardus Aryo Maulani, Mustamina Mawar DS Silalahi Melati Ferianita Fachrul Melati Feuranita Fachrul Mohammad Ischak Muchammad, Amalia Muhammad Burhannudinnur Muhammad Raihan Raivaldi Muhammad Taufiq Fathaddin, Muhammad Taufiq Mustamina Maulani Naswadi, Dini Amalia Nelfia, Lisa Oksri Noor Aida Saad Paulus Suryono Adisoemarta Qurrotu ‘Aini Besila Rahmadhania Rahmadhania Ratnaningsih Ruhiyat Rini Setiati Ronny Purwadi Ronny Purwadi Rositayanti Hadisoebroto Rosmalia Dita Nugraheni S Kasmungin Sabrina S Riswati Sabrina, Lucky Maulina Salmiati Salmiati Sangayu Ketut Laksemi Nilotama Santoso, Hillary Aurenne Sekarningtyas, Nazifa Setia Gunawan Setiadi, Virginia Suryani Sih Andajani Sinthya Desty Sintorini Moerdjoko Sumarno, Agung Tansza Setiana Putri Tarida Surya Marpaung Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki, Tazkiaturrizki Thalia Sunaryo Thi, Bang Le Triwulandari Satitidjati Dewayana Tsabita Juliandini Jiwanti Virginia Suryani Virginia Suryani Setiadi Wegig Murwonugroho Widyatmoko Widyatmoko Widyo Astono Wilastrina, Atridia Winnie Septiani