Ussy Andawayanti
Unknown Affiliation

Published : 47 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Metode NRECA untuk Estimasi Debit Menggunakan Data Curah Hujan CHIRPS di DAS Rejoso Zahrani, Nafisah; Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.117

Abstract

DAS Rejoso yang terletak di Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah yang mengalami fluktuasi debit sungai, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya air yang tepat. Namun, terbatasnya data hujan aktual di DAS ini menjadi kendala dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemodelan alih ragam hujan menjadi debit sungai menggunakan data hujan satelit sebagai solusi atas keterbatasan data hujan aktual di wilayah tersebut. Pemodelan alih ragam hujan menjadi debit dilakukan menggunakan data hujan satelit CHIRPS yang dikalibrasi dan dikonversi menjadi debit sungai dengan metode NRECA. Penelitian ini menggunakan data hujan harian CHIRPS periode 2004 – 2023 serta data debit sungai dari pos duga air (AWLR) di DAS Rejoso. Parameter utama metode NRECA, yaitu PSUB dan GWF diperoleh melalui proses kalibrasi menggunakan Algoritma Genetik. Validasi dilakukan dengan membandingkan hasil debit model dengan debit observasi menggunakan indikator Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) dan Koefisien Korelasi (R). Hasil uji menunjukkan nilai NSE sebesar 0,522 dan R sebesar 0,724 yang diinterpretasikan sebagai “memenuhi” dan “kuat”. Selain itu, debit andalan yang dihitung dengan distribusi probabilitas Weibull menunjukkan potensi ketersediaan air yang cukup stabil.
Strategi Pengendalian Sedimen yang Efektif di Daerah Aliran Sungai Mangakang, Kota Semarang Apritaputra, Rayza Widyadhana; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.122

Abstract

Erosi dan sedimentasi merupakan isu lingkungan utama yang memengaruhi Daerah Aliran Sungai (DAS) Mangkang di Kota Semarang, terutama akibat perubahan tata guna lahan yang berdampak pada meningkatnya laju erosi dan sedimentasi di wilayah tersebut. Peneilitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai laju erosi dan laju sedimen, yang dijadikan landasan dalam perencanaan bangunan pengendali sedimen pada DAS Mangkang. Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) digunakan untuk menganalisis laju erosi dan sedimen menggunakan, serta memberikan rekomendasi perencanaan bangunan pengendali sedimen dalam studi ini. Hasil analisis menunjukkan laju erosi di DAS Mangkang mencapai 80.010,52 ton/ha/tahun, sedangkan laju sedimen berdasarkan nilai Sediment Delivery Ratio (SDR) sebesar 2.648,195 ton/tahun. Temuan ini menunjukkan adanya potensi degradasi lahan dan peningkatan risiko pendangkalan sungai yang dapat memengaruhi keberlanjutan fungsi hidrologis DAS. Berdasarkan estimasi laju sedimen, direkomendasikan pembangunan bangunan pengendali sedimen dengan volume tampungan sebesar 5.390,70 m³ dan 4.580,67 m³ untuk menahan sedimen sebelum mencapai hilir. Upaya pengendalian ini diharapkan dapat mengurangi risiko pendangkalan sungai dan memperpanjang umur infrastruktur air, serta perlu didukung oleh penerapan teknik konservasi lahan dan kerjasama lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan DAS Mangkang.
Analisis Upaya Pengendalian Banjir Sungai Banjir Kanal Barat Kota Semarang Shevananda Arifianto; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.123

Abstract

Sungai Banjir Kanal Barat merupakan salah satu sungai yang termasuk dalam DAS Garang dan sebagai salah satu sungai di Kota Semarang dengan Panjang sebesar 9,30 km yang tercatat mengalami banjir di setiap tahunnya. Dalam penanganan pengendalian banjir yang sudah dilakukan oleh pemerintah setempat berupa pembangunan tanggul. Namun, upaya penanganan ini belum dapat menangani banjir sepenuhnya sehingga diperlukan perencanaan dan upaya pengendalian banjir pada Sungai Banjir Kanal Barat. Dalam studi ini berupa analisis hidrologi dan analisis hidraulika. Pemodelan banjir menggunakan analisis aliran 1D dan 2D pada software HEC-RAS 6.5 dengan simulasi unsteady flow berupa debit banjir rancangan HSS Nakayasu Q25, Q50, dan data tinggi pasang surut air laut. Analisis dilakukan dengan nilai manning sebesar 0,028. Upaya pengendalian banjir yang direncanakan dengan beberapa skenario berupa perencanaan normalisasi dan rehabilitasi tanggul dan pembangunan tanggul dengan perencanaan sepanjnag 4,62 km. Perencanaan menggunakan modifikasi layer terrain pada menu RAS-Mapper terbukti efektif dalam pengendalikan banjir pada Sungai Banjir Kanal Barat.
Evaluasi Saluran Drainase dan Penerapan Eco Drainage Terhadap Penanggulangan Banjir Pada Kecamatan Genuk Kota Semarang Hamdani, Octasub'hi Ramadhan; Ussy Andawayanti; Rahmah Dara Lufira
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.126

Abstract

Genuk adalah salah satu Kecamatan pada Kota Semarang yang memiliki permasalahan drainase sehingga menyebabkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi permasalahan banjir yang masih terjadi hingga saat ini dengan penerapan konsep Eco Drainage serta untuk mengetahui rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk menanggulangi permasalahan banjir tersebut. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah dimulai dari analisa hidrologi yang terdiri dari Uji Konsistensi dengan metode RAPS, Uji Ketiadaan Trend dengan metode Spearman, Uji stasioner dengan melakukan Uji F dan Uji T, Uji Persistensi, dan Uji Outlier. Setelah seluruh pengujian data dilakukan, dilanjutkan dengan melakukan analisa curah hujan rancangan dengan metode Gumbel dan Log Pearson III untuk mendapatkan hujan dengan kala ulang tertentu, lalu dilakukan pengujian kesesuaian distribusi menggunakan Chi Square dan Smirnov-Kolmogorov, serta dibutuhkan perhitungan analisis hujan jam-jaman dengan metode Mononobe. Setelahnya, dilakukan pemodelan dengan software SWMM 5.2 dengan kala ulang 10 tahun yang menghasilkan 8 dari 21 saluran mengalami luapan dikarenakan saluran tidak dapat menampung limpasan air hujan sehingga dibutuhkan penanggulangan yang berupa penerapan parit resapan dan rehabilitasi saluran. Penanggulangan banjir tersebut membutuhkan biaya sebesar 3.522.700.000,00 untuk penanggulangan banjir secara keseluruhan pada skema objek penelitian.
Studi Penyusunan Dan Penentuan Sempadan Situ Jatijajar Untuk Pengendalian Banjir Di Kota Depok Provinsi Jawa Barat Wolok, Karlieza Stephiani; Ery Suhartanto; Ussy Andawayanti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.050

Abstract

Situ yang tersebar di wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Tanggerang mengalami penurunan luas, serta mengalami penurunan daya tampung dikarenakan pendangkalan, ekspansi areal pertanian, sampah, ekspansi gulma, alih fungsi lahan daerah tangkapan situ. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sempadan Situ Jatijajar dan memperoleh efektifitas pengendalian banjir pada area sempadan situ. Analisis yang digunakan pada studi yaitu analisis spasial dan analisis profil muka air aliran steady dengan menggunakan data bathimetri, DEM, debit banjir, foto udara, serta RTRW Kota Depok. Hasil studi menunjukkan area sempadan Situ Jatijajar memiliki luas sebesar 19,10 ha dengan tingkat efektifitas pengendalian banjir 21,93 % untuk debit puncak, dan 12,39 % untuk luas genangan di luas situ.
Pemodelan Hidrologi DAS Gandong dengan Soil and Water Assessment Tool (ArcSWAT) Ade Liya Intan Sari; Donny Harisuseno; Ussy Andawayanti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.069

Abstract

Lahan merupakan salah satu kebutuhan penting manusia untuk menunjang aktivitas manusia setiap hari. Peningkatan pertumbuhan penduduk yang terjadi secara langsung dapat mempengaruhi perubahan penggunaan lahan dan perubahan luasnya. Adanya perubahan penggunaan lahan dapat menyebabkan perubahan dan ketidangseimbangan proses hidrologi yang terjadi di suatu daerah. Pemodelan hidrologi adalah alat yang efektif untuk pengelolaan sumber daya lahan dan air serta mempelajari perilaku hidrologi DAS. Soil and Water Assessment Tool (SWAT) merupakan suatu model yang bekerja secara harian yang dapat dikombinasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) (ArcGIS) untuk memprediksi limpasan permukaan, debit sungai, sedimen dan kimia dari lahan dengan berbagai skenario manajemen lahan. Hasil simulasi dari model menunjukkan di DAS Gandong tahun 2021 menghasilkan air (water yield) sebesar 58.7% dari total curah hujan, dengan 41.27% nya berubah menjadi limpasan permukaan, 28.9% menjadi aliran dasar dan 27.9% menjadi aliran lateral. Evapotranspirasi yang terjadi dari simulasi model SWAT yakni 38.25% dari hujan yang jatuh di DAS Gandong. Model SWAT dapat diterapkan di DAS Gandong, berdasarkan uji statistik yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja model menggunakan NSE, koefisien determinasi, dan PBIAS termasuk dalam Satisfactory yang artinya simulasi model yang dilakukan cukup akurat dan konsisten.
Studi Evaluasi Saluran Drainase di Desa Kuang, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat Ivan Bintang Arfiansyah; Ussy Andawayanti; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.057

Abstract

Desa Kuang Kecamatan Taliwang yang terletak di Kota Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah yang sering terjadi banjir. Pertambahan penduduk dan perkembangan wilayah, ditambah dengan topografi yang cenderung datar menyebabkan penyimpanan saluran drainase yang ada sudah tidak cukup untuk menangani jumlah curah hujan yang tidak dapat diserap oleh tanah. Pada penelitian ini perlu dilakukan analisis intensitas curah hujan rencana dengan rentan waktu 5 tahun (R5). Selanjutnya menganalisis penyimpanan saluran drainase eksisting dengan memodelkan aplikasi EPA SWMM 5.2. Setelah mendapatkan informasi dari model, perlu dilakukan evaluasi terhadap saluran drainase eksisting. Saluran yang tidak mencukupi atau meluap akan diubah ukurannya seperti yang terjadi pada saluran C7, C16, C25, C20, C34, C27, C21, C22, C23, C31, C32 dan C37. Saluran C38 memiliki kekurangan kapasitas terbesar dengan total debit mencapai 0,184 m3/s. Untuk aliran tak terdukung total di lokasi studi adalah 0,37 m3/dt. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi besaran saluran pada titik banjir dengan U-Ditch. Perkiraan dana yang dibutuhkan dalam pembangunan drainase sejumlah Rp. 851.741.000
Kajian Evaluasi Genangan pada Saluran Drainase di Desa Menala Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Reviko, Mikhaillieno; Ussy Andawayanti; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.099

Abstract

Banjir merupakan permasalahan lingkungan yang seringkali terjadi di kota-kota besar Indonesia, termasuk di Desa Menala, Kabupaten Sumbawa Barat. Penyebabnya adalah kurangnya perhatian terhadap sistem drainase, penyempitan dan pendangkalan saluran drainase, serta perubahan tata guna lahan yang pesat. Sistem drainase berperan penting dalam mengatasi banjir, dan mengubahnya dapat berdampak buruk pada infrastruktur. Untuk mengevaluasi permasalahan banjir, pemodelan dengan perangkat lunak HEC-RAS menjadi solusi yang diusulkan. Pemodelan ini membantu dalam mengevaluasi sistem drainase perkotaan dan merancang solusi efektif. Studi ini menyajikan hasil penelitian menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.2 satu dimensi untuk mengevaluasi permasalahan banjir di Desa Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa debit banjir dengan kala ulang 5 tahun berkisar antara 0,005 m3/detik hingga 1,016 m3/detik. Ditemukan 30 saluran drainase yang tidak mampu menangani debit banjir, menyebabkan ketinggian banjir berkisar antara 15 cm hingga 50 cm. Solusi alternatif berupa perbaikan dimensi saluran dengan beton precast U-Ditch berhasil mengatasi masalah, dan perkiraan biaya untuk implementasi solusi ini sekitar Rp 2.007.342.165.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Konstruksi Main Dam Bendungan Cibeet Kabupaten Bogor Pramudya, Rafi Rizky; Ussy Andawayanti; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.079

Abstract

Suatu manajemen konstruksi serta penjadwalan proyek digunakan dengan tujuan pengaturan kegiatan, pengelolaan sumber daya dan menghadapi konflik dalam pelaksanaan suatu proyek. Studi ini memiliki tujuan untuk pengoptimasian proyek konstruksi Main Dam Bendungan Cibeet dalam pencapaian standar mutu, biaya, maupun penyelesaian konflik jadwal dalam melaksanakan proyek sesuai kesepakatan pelaksanaan proyek. Pada studi ini, pemecahan masalah dilakukan dengan pembuatan jadwal proyek serta memberikan alternatif mengenai percepatan proyek. Adapun dua pilihan alternatif yang akan diimplementasikan dalam memecahkan permasalahan pada studi ini, yakni penambahan durasi jam kerja per harinya serta penambahan jumlah alat berat. Menurut analisis didapatkan bahwasanya bahwa alternatid penambahan durasi kerja per hari memiliki output efisiensi waktu sebanyak 5,67% serta mengurangnya biaya sebanyak 1,41% jika dibandingkan dengan rencana anggaran biaya kontrak. Disamping itu, alternatif penambahan jumlah alat berat menghasilkan output efisiensi waktu sebanyak 4,73% serta mengurangnya biaya sebesar 1,43% jika dibandingkan dengan rencana anggaran biaya kontrak. Dengan demikian, pada studi ini, pilihan alternatif penambahan durasi jam kerja perharinya disimpulkan sebagai pilihan terbaik menurut pertimbangan aspek durasi maupun biaya apabila dibandingkan terhadap alternatif lainnya pada proyek Main Dam Bendungan Cibeet.
Studi Evaluasi dan Penanganan Genangan Menggunakan Aplikasi Swmm 5.1 pada Sistem Drainase Medokan Semampir Kota Surabaya Mohammad Dahlan Firmansyah; Ussy Andawayanti; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.085

Abstract

Sistem Drainase Medokan Semampir di Surabaya, khususnya di Kecamatan Sukolilo, sering mengalami masalah genangan akibat perubahan tata guna lahan dari pertanian menjadi pemukiman. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan analisis drainase komprehensif menggunakan aplikasi SWMM 5.1. Analisis ini mencakup konversi data curah hujan ke intensitas hujan per jam dengan memakai Rumus Mononobe. Disamping itu, analisis ini melibatkan pemetaan daerah tangkapan air dan pembuatan model jaringan drainase yang sesuai dengan kondisi lapangan. Hasil analisis mengidentifikasi empat saluran penting, yaitu C2, C10, C16, dan C22, sebagai daerah yang rawan terjadi banjir. Temuan ini kemudian dikalibrasi secara ketat menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE), dengan nilai rendah sebesar 0,42, menunjukkan kesalahan yang minimal antara debit yang dihitung dan yang terukur, mencerminkan akurasi analisis tersebut. Dalam upaya manajemen banjir, penerapan Rain Harvesting sebagai solusi yang sangat efektif, dengan tingkat pengurangan genangan sebesar 60,22% di saluran C2 mengubah debit menjadi 1,04 m3/detik, dengan biaya sekitar Rp 1.995.626.169. Selain itu, dalam strategi manajemen banjir, ter pilih alternatif lain yaitu dengan meningkatkan dimensi saluran. Tercatat, saluran C22 menunjukkan tingkat pengurangan tertinggi, dengan ketinggian air setelah perbaikan sebesar 1,91 meter, dengan biaya total alternatif solusi perbaikan dimensi sekitar Rp 9.667.016.838.