Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Teknik dan Uji Kinerja Mesin Pengolah Kopi (Pulper dan Huller) Mobile pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) Pengolahan Kopi (Studi Kasus di PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia, Kab. Bogor, Jawa Barat) Fadzar Bagas Akbar; Asep Yusuf; Ahmad Thoriq; Wahyu K Sugandi
Agroteknika Vol 3 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/agroteknika.v3i1.65

Abstract

Mesin pengupas kulit buah kopi (pulper) dan gabah kopi kering (huller) yang telah ada di pasaran bersifat tidak mudah untuk dipindah-pindahkan (statis). Oleh karena itu perlu adanya mesin pengolah kopi yang dapat mobile atau terintegrasi pada kendaraan seperti pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) pengolahan kopi, mencakup pulper dan huller. Kedua mesin tersebut merupakan hasil perancangan home industry sehingga belum memiliki spesifikasi aktual dan data uji kinerjanya, padahal data tersebut penting untuk mengetahui spesifikasi teknis mesin dan produksi massal dapat dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan melakukan pengukuran, pengamatan, dan perhitungan untuk menganalisis teknik dan menguji kinerja mesin. Hasil analisis teknik pada kedua mesin menunjukkan sudah layak secara teknis, dengan parameter pada mesin pulper berupa kebutuhan daya 4,08 HP dan umur bantalan 27.660 jam. Sedangkan pada mesin huller yaitu kebutuhan daya 6,09 HP dan umur bantalan 11.743 jam. Hasil uji kinerja kedua mesin juga menunjukkan sebagian besar sudah memenuhi standar yang berlaku, namun perlu evaluasi untuk tingkat kebisingan dan getarannya. Hasil uji kinerja mesin pulper yaitu kapasitas aktual 390,1 kg/jam, rendemen pengupasan 64,2%, konsumsi bahan bakar 0,72 liter/jam, tingkat kebisingan 87,5 dB, dan getaran mesin 11,26 m/s2. Sedangkan pada mesin huller yaitu kapasitas aktual 107,4 kg/jam, rendemen pengupasan 75,1%, konsumsi bahan bakar 0,95 liter/jam, tingkat kebisingan 85,1 dB, dan getaran mesin 11,04 m/s2.
STUDI PRETREATMENT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN KARAKTERISASI PEMANFATAANNYA MENJADI KAIN TENUN DAN NIRTENUN TEKSTIL Ahmad Thoriq; Muhamad Mas’ud; Sita Halimatus Sa’diyah; Bonie Pamungkas
Arena Tekstil Vol 37, No 1 (2022)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v37i1.7178

Abstract

Tandan Kosong Kelapa Sawit saat ini dibuang secara langsung ke kebun sawit atau diolah lebih lanjut menjadi kompos. Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang berada di kebun membutuhkan waktu penguraian yang lama, sedangkan jika diolah labih lanjut menjadi kompos diperlukan biaya yang tinggi. Alternatif lain pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit adalah mengolahnya menjadi kain. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi proses pretreatment serat TKKS paling baik dan membandingkan karakteristik kain tenun dan nirtenun dari serat TKKS setelah proses pretreatment. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dan Duncan Multiple Range Test untuk mengetahui tingkat kecerahan serat tandan kosong kelapa sawit setelah diberi perlakuan delignifikasidan bleaching menggunakan NaOH dan KOH pada konsentrasi 0,5; 1; dan 1,5%, serta H2O2 pada konsentrasi 4, 8, dan 12% . Hasil analisis Duncan Multiple Range Test menunjukkan bahwa perlakuan terbaik delignifikasi dan bleaching adalah A3, yaitu pretreatment dengan 1,5% NaOH selama 3 jam dan 12% H2O2  selama 1,5 jam pada suhu 85– 95°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tarik kain tenun serat TKKS adalah 18,73 ± 2,06 kgf dan mulur 83,87 ± 5,52%, sedangkan kuat tarik kain nirtenun berkisar antara 1,21 - 4,59 kgf dan mulur berkisar antara 5,12 - 13,20%. 
Desain Kalkulator Analisis Usaha Tani Berbasis Android Adittia Hary Nugraha; Ahmad Thoriq; Mutia Safira
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.05

Abstract

Analisis usaha tani merupakan suatu hal yang penting dalam perencanaan usaha tani untuk mengetahui harga pokok produksi, titik impas dan keuntungan usaha. Umumnya analisis usaha tani dilakukan menggunakan Microsoft excel dan hanya sebagian petani yang memahami perhitungan penentuan harga pokok produksi, titik impas dan keuntungan usaha tani. Penelitian ini bertujuan melakukan desain dan pembuatan Kalkulator Analisis Usaha Tani berbasis android. Metode yang digunakan adalah metode prototype. Hasil peneltian menunjukkan aplikasi Kalkulator Analisis Usaha Tani dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan untuk melakukan perhitungan analisis usaha tani.
Kelayakan Usaha Produksi Selada Romaine dengan Sistem Smart Watering di Greenhouse FTIP Universitas Padjadjaran Daffa Khoiris; Ahmad Thoriq
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.06

Abstract

Analisis kelayakan ekonomi usaha agribisnis merupakan sebuah upaya untuk mengetahui tingkat kelayakan dari suatu jenis usaha untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya selada romaine secara hidroponik dengan smart watering. Analisis kelayakan dilakukan dengan menggunakan parameter Net B/C (Net Benefit Cost ratio), NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), dan Payback Period. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Smart watering merupakan alat pengatur aliran fertigasi pada sistem hidroponik dengan menerapkan self-watering system dengan memanfaatkan penerapan gaya gravitasi, prinsip archimedes, dan kapilaritas sebagai energi. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran pada September sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil analisis menunjukkan dengan discount factor 7% menghasilkan NPV yang diperoleh sebesar Rp 31,361,433, Net B/C sebesar 1.85, IRR sebesar 16%, dan Payback Period selama 7 bulan. Oleh karena itu, usaha budidaya selada romaine dengan menggunakan Smart Watering layak untuk dikembangkan. 
Model Prediksi Kadar Air Media Tanam Menggunakan Regresi Linear Berganda (Studi Kasus Kebun Tomat Beef di Serenity Farm Mitra Habibi Garden) Sintia Ayu Listina; Rizky Mulya Sampurno; Drupadi Ciptaningtyas; Ahmad Thoriq
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 16, No 3 (2022): TEKNOTAN, Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol16n3.1

Abstract

Permintaan yang cukup tinggi akan tomat beef kepada Serenity Farm sebagai salah satu produsen tomat beef di daerah Lembang, Kabupaten Bandung masih belum sepenuhnya terpenuhi. Salah satu penyebab hal tersebut adalah kurang optimalnya pengelolaan kadar air pada media tanam yang digunakan. Kadar air media tanam yang stabil dapat mencegah penguapan air berlebih dari permukaan tanah, serta mencegah tanaman mengalami stres. Selain itu, kadar air media tanam dipengaruhi oleh iklim, spesifikasi tanaman dan media tanam itu sendiri, sehingga cukup sulit diprediksi. Kadar air media tanam dapat mencapai titik kritis bila telat melakukan penyiraman dan menyebabkan kelayuan permanen tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi kadar air media tanam budidaya tomat beef di greenhouse Serenity Farm menggunakan machine learning. Model prediksi kadar air ini dikembangkan untuk mencegah tanaman mengalami kekeringan, dengan membantu petani dalam pengambilan keputusan penyiraman. Algoritma pembelajaran yang digunakan adalah regresi linear berganda  dengan variabel bebas yang terdiri dari data Hari Setelah Tanam (HST), jumlah penggunaan air penyiraman (mL/3 jam), suhu media tanam (oC/3 jam), dan kadar air media tanam (%/3 jam) 3 jam sebelumnya. Sedangkan nilai prediksi kadar air media tanam (%/3 jam) 3 jam berikutnya dijadikan variabel terikat. Model yang dibuat telah diuji dan divalidasi dengan tingkat akurasi masing-masing 83,80% dan 72,02%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model prediksi yang dikembangkan dapat diterapkan dalam memprediksi kadar air media tanam tomat beef di Serenity Farm.
ANALISIS KINERJA DAN KELAYAKAN FINANSIAL MESIN PENGUPAS KENTANG TIPE SILINDER ABRASIVE (Performance and Financial Feasibility of Potato Peeler Abrasive Cylinder Type) Ahmad Thoriq; Rizky Mulya Sampurno; Sarifah Nurjanah
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.787 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v6i1.75

Abstract

In producing potato chips mechanically there are two machines that play an important role, i.e. peeler and slicer potato. As a basis in production planning, it is necessary to test the performance of the machines of both units of the machine. The performance of potato slicing machine has been done in the previous research with the slicing capacity reaching 71.160 kg/hour. This study aims to test the performance and financial feasibility of potato peelers. Performance testing of potato peeler begins with the preparation of sweet potato, sorting the shape and size, and weighing. Some parameters measured during the test process consist of: power, effective capacity, weight loss, potato cleanliness, and stripping efficiency. Some of the parameters calculated on the financial feasibility analysis include: HPP, NPV, BCR, PBP and IRR. The result showed that peeling capacity was 396,73 watt, with peeling machine capacity 90.33 kg/hour, stripping efficiency 88.32%, for 2 minute stripping happened weight reduction 11.68% from initial weight 3.06 kg, with a cleanliness level that reaches 100% for potatoes round and 90% for ovalshaped potatoes. In the production capacity of potato peeled 6382,36 kg/month, the cost of production achieved Rp 12,149/kg. When peeled potatoes are sold at market price of Rp 18,000/kg, we get NPV of Rp 1,538,996,547/year, BCR of 1.42, IRR of 33.48% and capital returns in the sixth month. Keywords: machine performance, financial feasibility, peeled potato, potato peeler, sweet potato ABSTRAK Terdapat dua mesin yang berperan penting pada produksi keripik kentang secara mekanis yaitu mesin pengupas dan mesin pengiris kentang. Sebagai dasar dalam perencanaan produksi, perlu dilakukan uji kinerja mesin kedua unit mesin tersebut. Kinerja mesin pengiris kentang telah dilakukan pada penelitian sebelumnya dengan kapasitas pengirisan yang mencapai 71,160 kg/jam. Penelitian ini bertujuan melakukan uji kinerja dan kelayakan finansial mesin pengupas kentang. Pengujian kinerja mesin pengupas kentang dimulai dengan penyiapan ubi kentang, sortasi berdasarkan bentuk dan ukuran, dan penimbangan. Beberapa parameter yang diukur selama proses pengujian terdiri atas : daya, kapasitas efektif, kehilangan bobot, tingkat kebersihan kentang, dan efesiensi pengupasan. Beberapa parameter yang dihitung pada analisis kelayakan finansial antara lain : HPP, NPV, BCR, PBP dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan besarnya daya pengupasan sebesar 396,73 watt, dengan kapasitas mesin pengupas sebesar 90,33 kg/jam, efesiensi pengupasan 88,32%, selama 2 menit pengupasan terjadi pengurangan bobot sebesar 11,68 % dari berat awal 3,06 kg, dengan tingkat kebersihan yang mencapai 100% untuk kentang berbentuk bulat dan 90% untuk kentang berbentuk lonjong. Pada kapasitas produksi kentang kupas 6382,36 kg/bulan, harga pokok produksi sebesar Rp. 12.149 /kg. Bila kentang kupas dijual dengan harga pasar Rp.18.000/kg maka didapatkan NPV sebesar Rp.1.538.996.547/tahun, BCR sebesar 1,42, IRR sebesar 33,48% dan modal akan kembali pada bulan keenam. Kata kunci: kinerja mesin, kelayakan finansial, kentang kupas, mesin pengupas, ubi kentang
KAJIAN PROSES DAN ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA UBI CILEMBU BAKAR Ahmad Thoriq; Asri Widyasanti
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.232 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v7i1.109

Abstract

Cilembu sweet potato are local superior varieties from Cilembu Village, Sumedang District, West Java. Sweet taste like honey is produced through the process of planting at a certain height, ripening after post-harvest, and baked using an oven. The policy of converting fuel oil to gas fuel has implications for the baking of Cilembu yams which previously used Liquified Petroleum Gas (LPG) ovens. But along with the limited availability and the high price of kerosene demanding the modification of the grill oven using Liquified Petroleum Gas. This study aims to conduct a process study and analyze the financial feasibility business of cilembu sweet potato baking. The method used in this study is an experimental method that was collaborated with descriptive methods to analyze the financial feasibility of cilembu sweet potato baking. The results showed that the average temperature of the baking room was 138 0C, effective baking capacity of 6.64 kg / hour, consumption rate of LPG 0.44 kg / hour, rate of decrease in average weight of Cilembu sweet potato during the baking process of 5.66 grams per minutes for grade C and 3.68 grams per minute for grade B with yields of cilembu sweet potato baking produced at 77.38% and loss weights of 22.62%. Based on the financial feasibility analysis obtained HPP Rp. 14,132.72 / kg, NPV Rp. 73,154,539 / month, BCR 1.28, IRR 20.06% and capital will return in the eighth month.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA ALAT PENGERING TEMBAKAU MOLE TIPE EFEK RUMAH KACA (ERK) KONSTRUKSI BAMBU Wahyu Kristian Sugandi; Ahmad Thoriq; Asep Yusuf; Arif Purwonugroho
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.915 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.128

Abstract

ABSTRACT Tobacco plants are one of the leading commodities of plantations in Sumedang Regency. The processing process in tobacco which influences the quality of tobacco is the drying and condensation process. Currently the drying process of tobacco mole produced in Sukasari District still uses solar energy which is strongly influenced by weather conditions and is very vulnerable to being contaminated by other materials during drying. The drying process using solar energy requires 7-14 days depending on the weather. To speed up the drying process, it is necessary to design a bamboo construction ERK type mole dryer. The purpose of this research is to design and test the performance of ERK type tobacco mole dryer construction, so that it can speed up the drying process of tobacco in large quantities. The research method uses engineering methods through several stages of the activity process, namely: designing ERK type dryers, functional mixtures, structural designs, technical analysis and performance tests. ERK type mole tobacco dryer bamboo construction that has been made has an overall length of 5 m, a width of 3 m and a height of 2.5 m. Construction of dryers using betung and tie bamboo, walls as coatings for dryers using 6% UV plastic. Based on the analysis using Ansys software, it was found that the shear stress was still below the recommended threshold of 20.42 Pa, while the threshold of petung bamboo was 177 MPa. In the no-load test using an exaust fan, the temperature obtained after 24 hours of data collection in the ERK dryer is equal to 14áµ’C - 46áµ’C and while the temperature outside the ERK dryer is 16.4 - 30.5áµ’C. Decrease in the water content of tobacco produced by this dryer is 66% for 5 days, while outside the dryer is 71% for 14 days. Thermal and drying efficience this dryer is 17,24% and 55,79%. Key word: Design, Performance Test, ERK Dryer, Tobacco Mole, Bamboo
KAJIAN PROSES DAN KARAKTERISTIK KAIN TENUN SERAT ALAMI TANAMAN LIDAH MERTUA (Sansevieria trifasciata P.) Lisa Oktavia Br Napitupulu; Asri Widyasanti; Ahmad Thoriq; Asep Yusuf
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.599 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.137

Abstract

Sansevieria or known as tongue-in-law plant is an ornamental plant that is quite popular in Indonesia. This plant is very easily cultivated, easy to grow in areas with less water and sunlight. This plant contains potential natural fibers used as raw material requirements for textile industry, specifically in fabric making. The aims of this research were to determine the production process consisting and analyzing the characteristics of woven fabrics from the leaves of the tongue-in-law plant. The method of fibers extraction used the mechanical decortication process and making woven fabric is done using ATBM. The research method used is descriptive method. Based on the results of the study, it is known that the woven cloth of tongue-in-law has color characteristics with a value of L* 69.73; a* 1.86; b* 17,38; H 83,88. Besides that, it is known the mechanical characteristics of the tongue-in-law woven fabric, the tensile strength of the fabric, the weft direction of 46.05 kg and the warp direction of 19.96 kg; weft direction stretch 22% and stretch direction of the warp of 55.20%; weft direction tear strength 19.17% and wrap direction 4.60%; and air penetrating power 116.2 cm3/cm2/s.The value of the tensile strength of the tongue-in-law woven fabric produced in the warp direction does not meet the standards of SNI 08-0056-2006 woven fabric quality requirements for suit.Therefore, woven fabric produced is intended as a craft material.
RANCANG BANGUN MESIN PASCA PANEN HANJELI Asep Yusuf; Ahmad Thoriq; Zaida Zaida; Asri Widyasanti; Ganjar Dianugraha Alam
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.254 KB) | DOI: 10.29303/jrpb.v7i2.146

Abstract

Food needs will continuous to increase along with population growth rate continuous to rise, so is needed the alternative foodstuff to be developed, one of is job’s tears. Before job’s tears is processed there are many process are shelling, polishing of aleuron layer, separating of job’s tears from bran, and milling.Job’s tears utilization as food as still constrained in shelling the outer leather because the leather is very hard, so is neededthe design of job’s tears shelling machine for easy in shelling before polishing. The research was conducted in July - November 2018 on Repair Laboratory Metal Wood and Rattan, Faculty ofAgro-Industrial Technology, Padjadjaran University.Research use engineering methode by doing an design activity. The result is a job’s tears post-harvest machine including sheller unit, separator unit, and polisher unit with the main components are framework, transmission system, hopper, sheller cylinder and output. This machine can use for shelling of stones job’s tears with none shelled job’s tears <35%.
Co-Authors Abdulazizi Cahyadi, Hasani Abdurrahman, Muhammad Zhafir Achsyan, Dimas Habibie Adittia Hary Nugraha Agus Sutejo Amorita Iqradiella Andika Herianto Simarmata Arif Purwonugroho Arip, Muhamad Arum, Marsya Sekar Asep Yusuf Asri Widyasanti Bonie Pamungkas Boy Macklin Pareira Prawiranegara Chay Asdak Daffa Khoiris Daffa Khoiris Darmawan Hidayat, Darmawan Desi Yunita Desrial Drupadi Ciptaningtyas Dupadi Ciptaningtyas Fadillah , Helmi Fadzar Bagas Akbar Fahmi Rizal Fahmi, Zulfikar Fahrizi, Ahmad Luthfi Febi Febriansyah Fikrialdis Rifki Ganjar Dianugraha Alam Haniifah, Nabiilah Rosyiidah Nuur Hasta Pratopo, Lukito Imaduddin, Luthfie Hafidz In-In Hanidah Intan Aprilia Isbandi, Fitri Susiswani Ismail Maskromo Iwan Setiawan Iwan Setiawan Khoiris, Daffa Kralawi Sita Krawali Sita Kusno, Kuswarini Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Lisa Oktavia Br Napitupulu Lukito Lukito Hasta Pratopo Lukito Hasta Pratopo Lukito Hasta Pratopo Lukito, Lukito Hasta Pratopo Luthfie Hafidz Imaduddin Masrukan Masrukan Moch Ilham Khoerulloh Muhamad Mas’ud Muhammad Achirul Nanda Mutia Safira Nadia Karimah Nadia Karimah Natasha, Ariska Dwi Nugraha, Adittia Hary Nur Adhillah, Syahla Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurima, Pradilla Alfa Pandi Pardian Pratopo, Lukito Hasta Putri, Cyrille Nailah Rifda Rahayu, Karina Amelia Raka Rabean Alifazza Reza Permana Aji Rifaldhy, Muhammad Rizki Mulya Sampurno, Rizki Mulya Rizky Mulya Samporno Rizky Mulya Sampurno Roni Kastaman Sakti, Habil Tria Sam Herodian Sampurna, Rizky Mulya Sarifah Nurjanah Sella Fiana Sintia Ayu Listina Sita Halimatus Sa’diyah Sita Halimatus Sa’diyah Solahudin, Muhamad Sondang Kiki Rosita Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Sulwani Husna Afrizal Syafa Bunga Azzahra , Aura Syauqi Hisyam Shafiyullah TATI NURHAYATI Totok Herwanto Totok Herwanto Totok Herwanto Tuti Karyani Wahyu Gunawan Wahyu Kristian Sugandi Yulni, Tri Zaida Zaida