Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Kinerja dan Analisis Ekonomi Mesin Penyosoh Hanjeli (Coixlacryma-jobi L) TEP-0519 Raka Rabean Alifazza; Asep Yusuf; Wahyu Kristian Sugandi; Ahmad Thoriq
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.01.07

Abstract

Ketersediaan sumber pangan menjadi salah satu masalah utama di dunia, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Salah satu serealia yang potensial dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan yaitu hanjeli (Coix lacryma- Jobi L.). Selama ini pemanfaatan hanjeli masih terbatas pada pembuatan olahan pangan tradisional seperti bubur, tape, dan nasi hanjeli. Masalah dalam pemanfaatan biji hanjeli adalah kulit luarnya yang keras, sehingga sulit untuk dipecahkan. Laboraturium Alat dan Mesin Pertanian Unpad telah merancang mesin penyosoh hanjeli TEP-4 dengan kapasitas 1.31 kg/jam dengan efisiensi mesin 31.43%. Kemudian dilakukan modifikasi pada tahun 2019 menjadi mesin penyosoh hanjeli TEP-0519. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja dan analisis ekonomi mesin penyosoh hanjeli TEP-0519 untuk mengetahui kelayakan mesin secara kinerja dan ekonomis. Hasil pengujian menunjukan nilai kapasitas aktual 48.156 kg/jam, efisiensi mesin 95%, kebutuhan daya aktual 0.620 kW, energi spesifik 46.462 kJ/kg, rendemen penyosohan 80.260%, tingkat kebersihan sosohan 79.975%, tingkat getaran 4.673 m/s sampai dengan 6.913 m/s, tingkat kebisingan 85.367 dB. Hasil analisis ekonomi menunjukan biaya pokok produksi penyosohan sebesar Rp 1 058.92/kg, titik impas usaha setelah memproduksi 16 024.069 kg hanjeli, nilai NPV > 0 yaitu Rp 1 155 243 550.00, B/C ratio > 1 yaitu 4.574, nilai IRR > suku bunga MARR (7%) dengan nilai IRR yaitu 39.325%, dan periode pengembalian modal pada awal tahun pertama (0.042 tahun). Berdasarkan hasil uji, mesin ini dapat menyosoh hanjeli sesuai SNI dan layak secara ekonomi.
Rancang Bangun Alat Monitoring Otomatis Berbasis Web pada Budidaya Stroberi Syauqi Hisyam Shafiyullah; Ahmad Thoriq
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.03.07

Abstract

Stroberi (Fragaria sp.) menjadi salah satu komoditas buah-buahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta banyak manfaat dan digemari masyarakat. Budidaya stroberi memerlukan perhatian terhadap faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang tanaman seperti pH tanah, suhu udara, dan kelembapan udara. Para petani masih banyak yang mengukur faktor-faktor tersebut secara manual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengefesiensikan pekerjaan petani dalam pengukuran faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang tanaman stroberi. Penelitian ini menggunakan metode Rekayasa Teknik. Alat diaktifkan dengan mikrokontroler ESP-32 yang dapat terhubung dengan internet. Pembacaan yang dapat dilakukan yaitu 3.5-8 pH tanah, 0-100% RH, dan -40 – 80°C suhu udara.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENYEWAAN TRAKTOR TANGAN DAN KERBAU UNTUK AKTIVITAS PENGOLAHAN TANAH SAWAH Nadia Karimah; Wahyu Kristian Sugandi; Ahmad Thoriq; Asep Yusuf
Jurnal Agrotek Ummat Vol 7, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/agrotek.v7i1.1632

Abstract

Pengolahan tanah merupakan aktivitas yang membutuhkan energi dan biaya paling besar pada kegiatan budidaya padi sawah. Pada beberapa daerah pengolahan tanah dilakukan menggunakan traktor tangan, namun masih terdapat penggunaan kerbau dalam mengolah tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial usaha penyewaan kerbau dan traktor tangan dalam pengolahan tanah. Metode yang digunakan adalah survei melalui wawancara langsung pada usaha penyewaan traktor dan kerbau. Hasil Penelitian menunjukan pada umur penyewaan kerbau 60 musim didapatkan BC ratio sebesar 1,47, NPV sebesar 76.448.324 permusim, IRR sebesar 13,9% dan PBP selama sepuluh musim, sedangkan untuk analisis finansial penyewaan traktor didapatkan BC ratio sebesar 2,8, NPV sebesar Rp 833.758.885 permusim, IRR sebesar 87,1% dan PBP selama dua musim.  Hasil perhitungan kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha penyewaan traktor roda dua memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan penyewaan kerbau berdasarkan nilai NPV yang didapat.
Analisis Kinerja Produksi Keripik Kentang (Studi Kasus : Taman Teknologi Pertanian, Cikajang, Garut, Jawa Barat) Ahmad Thoriq; Rizky Mulya Sampurno; Sarifah Nurjanah
Agroindustrial Technology Journal Vol 2, No 1 (2018): Agroindustrial Technology
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.496 KB) | DOI: 10.21111/atj.v2i1.2819

Abstract

Keripik kentang merupakan salah satu unit usaha yang dikembangkan di Taman Teknologi Pertanian, Cikajang, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat namun proses produksi masih dilakukan dengan peralatan sederhana, sehingga diperlukan evaluasi teknis untuk mengetahui produksi keripik kentang yang optimal. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini meliputi karakteristik fisik kentang industri, kapasitas pengupasan dan pengirisan kentang, kesempurnaan hasil irisan, serta rendemen keripik kentang yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata volume dari tiap butir kentang adalah 324,73 cm3 dengan rata-rata kebulatan 80% mendekati bola dan kebundaran 40%.  Hasil penelitian menunjukkan kapasitas efektif pengupasan sebesar 7,512 kg/jam dengan rata-rata persentase kulit kentang sebanyak 11,12 %, kapasitas pengirisan mengunakan pisau sebesar 4,175 kg/jam, kapasitas pengirisan menggunakan alat pengiris sebesar 22,447 kg/jam, hasil irisan yang memiliki bentuk sempurna sebesar  87,919 % dan rata-rata rendemen keripik kentang sebesar 26,451 %.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENYULINGAN MINYAK AKAR WANGI (Java Vetiver Oil) MENGGUNAKAN ALAT PENYULING SISTEM KUKUS DAN UAP Intan Aprilia; Sarifah Nurjanah; Ahmad Thoriq; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.602 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1565

Abstract

Minyak akar wangi merupakan salah satu komoditi ekspor Indonesia. Harga minyak akar wangi sangat dipengaruhi oleh mutu minyak hasil penyulingan. Terdapat dua jenis proses penyulingan akar wangi yaitu penyulingan secara kukus dan uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha dan mengetahui analisis sensitivitasnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Parameter kelayakan usaha yang digunakan berdasarkan indikator NPV, IRR, BCR, dan PP Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa penyulingan secara kukus didapatkan NPV sebesar Rp. 745.265.697; IRR sebesar 6,8%; BCR sebesar 1,08 dan PP 15 bulan, sedangkan penyulingan dengan uap didapatkan NPV sebesar Rp 2.154.170.341; IRR sebesar 7%; BCR sebesar 1,15; dan PP 15. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem kukus sebesar 67,2 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 1.760.000. Kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem uap sebesar 62,4 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 2.950.000.
Produksi Tanaman Kangkung dan Ikan Lele dengan Sistem Akuaponik Lukito Hasta Pratopo; Ahmad Thoriq
Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/paspalum.v9i1.279

Abstract

Kale and catfish are the most popular vegetables and fish in Indonesia. The production of these two commodities can be done using an aquaponics system. This study aims to determine the growth of water spinach plants and the survival of catfish in the aquaponic system. Plant growth parameters were measured every three days which included plant height, leaf width, leaf length, number of leaves and plant weight after harvest. The development of catfish that was observed every three days included the number of dead catfish and the weight of catfish measured every nine days. The data obtained were then tabulated and processed in graphical form and analyzed descriptively. The results showed The growth rate of kale planted in the aquaponic system includes plant height, leaf length, and leaf width, respectively, 2.51 cm / three days, 0.75 cm / three days and 0.24 cm / three days, while in kale plants (control) 1.30 / three days, 0.5 cm / three days, and 0.12 cm / three days, respectively. The yield of water spinach planted with the aquaponics system weighed 350 grams / pot, while the control water spinach was only 135 grams / pot. During 30 days of maintenance there was an increase in weight of catfish as much as 11.25 grams / head with the survival rate (SR) of catfish seeds by 93%.
KAJIAN KEBUTUHAN ENERGI SPESIFIK DAN KAPASITAS KERJA MESIN PENGERING GABAH BERBAHAN BAKAR KAYU (Studi Kasus di Kelompok Tani Wargi Mekar, Desa Tegal, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat) Wahyu Kristian Sugandi; Boy Macklin P; Ahmad Thoriq; Fikrialdis Rifki
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i1.16-25

Abstract

Grain (Oryza sativa L) drying process is generally still done traditionally by direct sunlight. The drying process has several disadvantages such as it can only be done when sunlight is available, a longer drying time, a large area, requirement. An alternative that could be done to dry the grain in addition to using traditional drying was to use a grain dryer machines with do Wargi Mekar Farmer at Kerawang. There are several fuels that are used as heat sources for rice drying machines, one of them is firewood. This study aimed to measure the actual capacity of the wood-fired grain dryer, and also to analyzed the efficiency of drying and specific energy consumption to dry the grain. The research method used is descriptive analysis research method, namely data collection, data processing and data analysis. Research resulted that grain drying using a grain dryer as much as 761 kg.hr-1 . The yield of dry grain is 89.77%, and the value of weight loss is 10.33%. The moisture content of the material after drying is 13.06% wet basis. The drying efficiency in the process was 17.19% and the specific energy consumption was 15,318.24 KJ / Kg water vapor. Keywords: efficiency energy, grain drying, specific energy consumption
MODIFIKASI MESIN ROASTING BIJI KOPI MEREK WILIAM EDISON TIPE W600I (STUDI KASUS PADA JAVA SUMEDANG COFFEE, KABUPATEN SUMEDANG, JAWA BARAT) Ahmad Thoriq; Wahyu K Sugandi; Asep Yusuf; Luthfie Hafidz Imaduddin
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 9, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v9i4.276-286

Abstract

Beberapa kelemahan mesin penyangrai William Eddison W600i antara lain  tekanan gas bahan bakar tidak terkontrol, dan sistem pengeluaran asap (exhaust) yang tidak optimal menghisap asap dan kulit sekam kopi pada ruang penyangrai. Permasalahan tersebut berimplikasi pada biji kopi sangrai yang masih mengandung asap (smoky). Penelitian ini bertujuan melakukan modifikasi dan uji kinerja terhadap mesin penyangrai William Eddison W600i. Metode yang digunakan pada penelitian ini dilakukan melalui pendekatan rekayasa untuk memodifikasi exhaust fan mesin penyangrai biji kopi. Data hasil pengujian mesin dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata suhu pada ruang penyangrai sebelum modifikasi sebesar 217,11oC, kadar air 2,42%, laju penyangraian 0,09%/menit, efisiensi penyangraian sebesar 18,55, kulit sekam sisa penyangraian 4,6g, konsumsi bahan bakar 0,5 kg/jam. Sedangkan rata-rata suhu pada ruang penyangrai sesudah modifikasi sebesar 212,11oC, kadar air 2,44%, laju penyangraian 0,08%/menit, efisiensi penyangraian sebesar 18,36, kulit sekam sisa penyangraian 3,4g, konsumsi bahan bakar 0,5 kg/jam. Kata kunci : biji kopi, mesin penyangrai, modifikasi mesin
MODIFIKASI MESIN PENIRIS MINYAK DAN KELAYAKAN FINANSIAL PRODUKSI KERIPIK BAYAM Ahmad Thoriq; Totok Herwanto; Drupadi Ciptaningtyas
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.391 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.63-71

Abstract

Spinach chips is one of the snack products with the main ingredients of fried spinach using flour. The quality of spinach chips is influenced by the amount of oil contained in spinach chips. The use of spinner machine is proven to reduce or eliminate the oil content quickly and improve the quality of the product but the spinner machine available on the market can not be used to drain the oil contained in spinach chips because the rotational speed in the setting of more than 400 rpm can cause damage to spinach chips . This study aims to modify the spinner by lowering the speed of rotation and do the financial feasibility analysis of spinach chips production. The method used in this research is through the approach of engineering design and financial feasibility. The design approach consists of problems identification, formulation of modification concept, functional and performance test while some parameters calculated in financial feasibility analysis are: cost of production (HPP), net present value (NPV), benefit cost ratio (BCR), internal rate of return (IRR), and payback period (PBP). The results showed a decrease in rotational speed from 532.50 rpm to 258.18 rpm was proven to be able to remove the oil content on spinach chips and avoid the damage of spinach chips from 50% to no broken spinach chips. At production capacity of spinach chips 150 kg / month obtained cost of production amounted to Rp. 43,087 / kg. When spinach chips sold at market price Rp.50,000 / kg obtained NPV of Rp. 15,088,782/ month, BCR of 1.10, IRR of 12% and capital will return in the eigth month.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI USAHA PENYEWAAN AMMDES PENGOLAH KOPI UNTUK AKTIFITAS PENGOLAHAN KOPI HULLER DAN PULPER Fajar Maulana; Asep Yusuf; Ahmad Thoriq; Wahyu Kristian Sugandi
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 24, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.24.2.166-171.2020

Abstract

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) pengolah kopi merupakan inovasi produk PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia. Keunggulan alat tersebut adalah dapat dioperasikan secara mobile dan dapat melakukan proses huller dan pulper dimana saja sesuai keinginan petani. Penelitian ini bertujuan mencari biaya sewa yang layak secara ekonomi pada mesin huller dan pulper AMMDes Pengolah Kopi. Metode yang digunakan adalah memperhitungkan biaya tetap dan biaya variabel. Mesin huller mempunyai jam kerja 2 jam perhari, sedangkan mesin pulper mempunyai jam kerja 6 jam perhari. Kapasitas produksi mesin huller sebesar 107,413 kg/jam, sedangkan kapasitas produksi mesin pulper sebesar 390,076 kg/jam. Hasil penelitian menunjukkan pada umur penyewaan AMMDes selama 120 bulan, diperoleh biaya jasa minimum pengolahan kopi layak secara ekonomi untuk huller sebesar Rp 500/kg dan pulper sebesar Rp 300/kg .
Co-Authors Abdulazizi Cahyadi, Hasani Achsyan, Dimas Habibie Adittia Hary Nugraha Afrizal, Sulwani Husna Agus Sutejo Amorita Iqradiella Andika Herianto Simarmata Arif Purwonugroho Arip, Muhamad Arum, Marsya Sekar Asep Yusuf Asri Widyasanti Asri Widyasanti Asri Widyasanti Bonie Pamungkas Boy Macklin Pareira Prawiranegara Daffa Khoiris Daffa Khoiris Darmawan Hidayat, Darmawan Desi Yunita Drupadi Ciptaningtyas Dupadi Ciptaningtyas Fadillah , Helmi Fadzar Bagas Akbar Fahmi Rizal Fahmi, Zulfikar Fahrizi, Ahmad Luthfi Febi Febriansyah Fikrialdis Rifki Ganjar Dianugraha Alam Haniifah, Nabiilah Rosyiidah Nuur Hasta Pratopo, Lukito Imaduddin, Luthfie Hafidz In-In Hanidah Intan Aprilia Isbandi, Fitri Susiswani Ismail Maskromo Iwan Setiawan Iwan Setiawan Khoiris, Daffa Kralawi Sita Krawali Sita Kusno, Kuswarini Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Lisa Oktavia Br Napitupulu Lukito Lukito Hasta Pratopo Lukito Hasta Pratopo Lukito Hasta Pratopo Lukito, Lukito Hasta Pratopo Luthfie Hafidz Imaduddin Masrukan Masrukan Moch Ilham Khoerulloh Muhamad Mas’ud Mutia Safira Nadia Karimah Nadia Karimah Nanda, Muhammad Achirul Natasha, Ariska Dwi Nugraha, Adittia Hary Nur Adhillah, Syahla Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurima, Pradilla Alfa Pandi Pardian Pratopo, Lukito Hasta Putri, Cyrille Nailah Rifda Rahayu, Karina Amelia Raka Rabean Alifazza Reza Permana Aji Rifaldhy, Muhammad Rizki Mulya Sampurno, Rizki Mulya Rizky Mulya Samporno Rizky Mulya Sampurno Roni Kastaman Sakti, Habil Tria Sam Herodian Sampurna, Rizky Mulya Sarifah Nurjanah Sarifah Nurjanah Sella Fiana Sintia Ayu Listina Sita Halimatus Sa’diyah Sita Halimatus Sa’diyah Sondang Kiki Rosita Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Syafa Bunga Azzahra , Aura Syauqi Hisyam Shafiyullah TATI NURHAYATI Totok Herwanto Totok Herwanto Totok Herwanto Tuti Karyani Wahyu Gunawan Wahyu Kristian Sugandi Yulni, Tri Zaida Zaida