Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : jurnal pepadu

TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
PENANGANAN GURITA SEGAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA NELAYAN PENANGKAP GURITA DI PANTAI KETAPANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Marzuki, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Nuryadin, Rusmin; Affandi, Rangga Idris; Wahyudi, Rhojim; Alim, Sahrul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4933

Abstract

TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
Pemanfaatan Teknologi GPS Guna Optimalisasi Fishing Ground di Lombok Utara Wahyudi, Rojim; Larasati, Chandrika Eka; Wahyudi, Rhojim; NURLIah, Nurliah; Damayanti, Ayu Adhita; Sakinah, Sholihati Lathifa; Mujib, Abd. Saddam
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5848

Abstract

Lombok Utara memiliki potensi perikanan yang besar, namun tantangan dalam penentuan lokasi fishing ground yang optimal seringkali menjadi hambatan dalam peningkatan hasil tangkapan dan pendapatan, khususnya bagi nelayan tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) guna mengoptimalkan penentuan lokasi fishing ground. Berkolaborasi dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan nelayan dalam menggunakan GPS, yang selama ini belum banyak diakses oleh komunitas nelayan tradisional. Melalui serangkaian pelatihan dan penyuluhan, nelayan diperkenalkan pada teknologi GPS, mulai dari cara operasional dasar hingga aplikasi praktis di lapangan. Pendampingan intensif dilakukan untuk memastikan bahwa nelayan mampu menggunakan GPS secara mandiri dalam aktivitas penangkapan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi penentuan lokasi penangkapan, mengurangi penggunaan bahan bakar, mengurangi ketergantungan pada metode tradisional yang memakan waktu, dan meningkatkan hasil tangkapan secara keseluruhan. Melalui kemitraan dengan KNTI, program ini juga mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan prinsip-prinsip perikanan tradisional yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penggunaan teknologi GPS menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan produktivitas perikanan dan kesejahteraan nelayan tradisional di Lombok Utara.
REHABILITASI EKOSISTEM PADANG LAMUN MELALUI PROGRAM TRANSPLANTASI MENGGUNAKAN METODE TERFS, PLUGS, DAN ANCHOR DI PANTAI PANDANAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA Ibadur Rahman; Rhojim Wahyudi; Rusmin Nuryadin; Sadikin Amir; Baiq Hilda Astriana; Fida Fahmi Robbani; Salvina Herawaty Puna
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.9371

Abstract

Ekosistem padang lamun di Pantai Pandanan, Kabupaten Lombok Utara, mengalami degradasi akibat tekanan aktivitas manusia karena maraknya lalu lintas kapal dan aktivitas pariwisata, sehingga diperlukan upaya rehabilitasi untuk memulihkan kondisi lamun. Program transplantasi lamun diterapkan sebagai bentuk upaya rehabilitasi untuk membantu proses pemulihan ekosistem lamun di tengah tekanan lingkungan yang semakin tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan tahap survei, sosialisasi, pelatihan, pelaksanaan transplantasi menggunakan tiga metode yakni TERFS, plugs, dan anchor, serta pamantauan (monitoring) pasca transplantasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam memahami tujuan dilakukannya program transplantasi serta ikut telibat aktif dalam praktek teknis transplantasi mulai dari pengambilan bibit lamun dari Lokasi donor hingga pemindahan bibit ke lokasi transplantasi. Kendala seperti kondisi substrat berkarang, arus laut kuat, dan persaingan dengan alga menjadi tantangan yang harus diatasi untuk meningkatkan kelulushidupan bibit lamun transplan. Program ini berkontribusi dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir dan tujuan pembangunan berkelanjutan terkait konservasi laut, serta dalam jangka panjang merupakan salah satu bentuk mitigasi perubahan iklim. Keterlibatan aktif masyarakat, disertai dukungan perguruan tinggi dan pemerintah menjadi sangat penting dalam upaya restorasi ekosistem lamun, melalui program pengembangan kapasitas dan monitoring jangka panjang untuk menjamin keberhasilan rehabilitasi ekosistem padang lamun.
Co-Authors A'zom, As'ad Humam Abd Saddam Mujib Abd Saddam Mujib Ahmad Agha Iqshan Akbar Rochyadi Alfian Muhajir Alifia Najwa Iksal Rizqita Anjar Pranggawan Arfi Syamsun Ashari, Rowi Asmileen, Suci Dwi Asri, Yuliana Awan Dermawan Ayu Adhita Damayanti Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Nuraini Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Citranggana Prajnya Dew Dandy Saleky Desna Bagus Suhendar Devi, Lokita DINI APRIANI Diniariwisan, Damai Dwiyanti, Septiana Edwin Jefri Eldita Padila Ramadani Fadillah, Fitri Fakhrurrozi Fakhrurrozi Fida Fahmi Robbani Fitriani, Syawalina Gigentika, Soraya Hanan Afifah Hasaniah Hasaniah Hasbullah Hasbullah Hendri Susilo Hilayana, Sitti Ibadur Rahman Idris Idris Inayah Yasir Inayah Yasir Jamal Basmal, Jamal Jefri, Edwin Kholilah, Nenik Lalu Ferdi Alfarisi Murdin Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Farid Samawi M. Farid Samawi, M. Farid M. Zikri Qolbu Nursiddieq Mahardika Rizqi Himawan Marisa Syavitri Dilaga Martanina, Martanina Maulana Ahmad Muh. Japarzan Muhammad Haikal Avilla Qalbi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nanda Diniarti Nenik Kholilah Ni Kadek Rika Indrian Ni Komang Ayu Swanitri Wangiyana Niechi Valentino Nila Febriana Iswara Ningsih, Resthi Maryati Nova Febrianti Novya Prabawati Nunik Cokrowati Nunung Widianingrum Nur Fahria Nurliah Nurliah Buhari Nurliah Buhari nurliah, nurliah Nurman Saputra Nurul Chaerani Nyoman Widi Artha Putra Paryono Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Qur'a Ta'yuni Rahman, Ibadur Rangga Febrian Rangga Idris Affandi Regia Puspa Amaranthi Rifana Cholidah Rion Farmaditya Rusmin Nuryadin Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sahrul Alim Sahrul Hudatulloh Sahruramadan Sakina, Sholihati Lathifa Sakinah, Sholihati Lathifa Salvina Herawaty Puna Saptono Waspodo Sholihati Lathifa S Sholihati Lathifa Sakina Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soraya Gigentika Sultansyah, Muhammad SUWARTI Syahrial Syahrial Syawalina Fitria Ta'yuni, Qur'a Tantri Lukitaningrum Utami, Widia Tri Wahyu Fitri Maharani Wahyudi, Rojim Wiwid Andriyani Lestariningsih Yasir Z, Muhammad Fayyadh A. Zuhdiyah Matienatul I