Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRIVIGOR

Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diaplikasi dengan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Sadli, Rahmat; Haring, Feranita; Ridwan, Ifayanti
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 1, JUNI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i1.42963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian biochar, dosis pemberian FMA dan interaksi keduanya yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2021 yang dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu pembuatan biochar dan penelitian lapangan yang dilaksanakan di Teaching Farm Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun tahap kedua yaitu pengamatan infeksi akar dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas dua faktor, faktor pertama adalah biochar yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 5, 10, dan 15 ton ha-1 sedangkan faktor kedua adalah FMA terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 3, 6, dan 9 g per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar 10 ton ha-1 memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah pada parameter berat basah umbi yaitu 22,81 g dan berat kering umbi yaitu 17,68 g, sedangkan pemberian FMA 6 g per tanaman memberikan hasil terbaik terhadap parameter infeksi akar yaitu 85,55%. Terdapat interaksi antara biochar dan FMA yang memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah yaitu pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 pada parameter berat basah umbi per tanaman yaitu 35,13 g dan berat kering umbi per tanaman yaitu 29,95 g. Adapun potensi produksi bawang merah pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 yaitu 7,5 ton ha-1.
Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani (True Shallot Seed) yang Diaplikasikan Paclobutrazol Ridwan, Ifayanti; Syam’un, Elkawakib; Asdar, Nurefriyani
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 1, JUNI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i1.42965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mempelajari varietas dan konsentrasi paclobutrazol yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji botani. Penelitian dilaksanakan pada Agustus sampai dengan November 2021 yang berlokasi di Kebun Percobaan Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak Utama adalah varietas yang terdiri dari dua taraf yaitu varietas maserati dan varietas sanren, sedangkan Anak Petak adalah konsentrasi paclobutrazol yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemberian paclobutrazol (kontrol), pemberian paclobutrazol 100 mg/L, pemberian paclobutrazol 200 mg/L, dan pemberian paclobutrazol 300 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara varietas sanren dengan konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L yang memberikan hasil terbaik terhadap brangkasan basah per tanaman (26,04 g), brangkasan basah per petak (1379,60 g), brangkasan kering per tanaman (19,23 g), brangkasan kering per petak (932,73 g), produksi umbi per petak (827,73 g), produksi umbi per hektar (3,45 ton). Varietas sanren memberikan pengaruh terbaik pada jumlah umbi (1,81 siung). Konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman (42,38 cm), jumlah daun (6,19 helai), jumlah umbi (1,78 siung), diameter umbi (24,95 mm).
Pengaruh Jenis Media Tanam dan Konsentrasi Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Jatmiko, Galih; Dachlan, Amirullah; Ridwan, Ifayanti; Tambung, Astina
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 2, DESEMBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i2.42968

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dengan konsentrasi air kelapa muda terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini dilaksanakan di Mycotopia Farm, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung mulai Februari-April 2022. Studi ini merupakan penelitian Faktorial 2 faktor dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama yaitu komposisi media tanam yang terdiri atas 5 taraf, yaitu Jerami Padi 80% + Serbuk Kayu 0% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 60% + Serbuk Kayu 20% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 20% + Serbuk Kayu 60% + Bekatul 15% + Kapur 5%; dan Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5%. Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi air kelapa yang terdiri dari atas 3 taraf, yaitu 0%, 25%, dan 50%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komposisi media Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap waktu munculnya miselium (3,92 hari) dan jumlah badan buah (11,41 buah), dan komposisi media Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap diameter tudung (33,39 cm). Perlakuan air kelapa dan interaksi keduanya tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap jamur tiram.
Respon Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) terhadap Perlakuan Ekoenzim dan Dosis Pupuk Kalium Nitrat Ridwan, Ifayanti; Padjung, Rusnadi; Gazali, Rahmat Hidayat
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 2, DESEMBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i2.42970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mempelajari pengaruh perlakuan ekoenzim pada berbagai konsentrasi dan dosis pupuk kalium nitrat terhadap pertumbuhan tanaman selada. Penelitian dilakukan dilakukan di Green House CoE Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, pada bulan Agustus – November 2022. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi ekoenzim yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol (0 mL/L), 15 mL/L air, 20 mL/L air, dan 25 mL/L air. Faktor kedua adalah dosis pupuk kalium nitrat yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol (0 g/kg tanah), 1,25 g/ 5 kg tanah, 2,50 g/ 5 kg tanah, dan 3,75 g/ 5kg tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara ekoenzim dan pupuk kalium nitrat tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Pemberian konsentrasi ekoenzim taraf 25 mL/L air memberikan hasil tertinggi pada pada pertambahan tinggi tanaman (28,07 cm), luas daun (261,07 cm2), diameter batang (8,93 mm), tebal daun (2,78 mm), klorofil a (5,34 μmol.m-2), klorofil b (3,06 μmol.m-2), dan klorofil total (5,34 μmol.m-2). Perlakuan dosis pupuk kalium nitrat tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Pemangkasan Cabang dan Pengaplikasian KNO3 pada Kualitas Buah Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Syam’un, Elkawakib; Ridwan, Ifayanti; Ruslim, Satriawan
Jurnal Agrivigor VOLUME 14 NOMOR 1, JUNI 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v14i1.42978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemangkasan cabang dan pengaplikasian pupuk KNO3 terhadap kualitas buah pada tanaman melon. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan dan berlangsung dari Juni hingga Agustus 2022 yang disusun dalam bentuk percobaan Faktorial 2 Faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama adalah pemangkasan cabang yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemangkasan cabang, pemangkasan cabang 1-2, pemangkasan cabang 1-4, dan pemangkasan cabang 1-6. Faktor kedua adalah pengaplikasian pupuk KNO3 yang terdiri dari dari empat taraf yaitu tanpa KNO3 (0 g L-1), KNO3 5 g L-1, KNO3 10 g L-1, dan KNO3 15 g L-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan cabang 1-6 menghasilkan rata-rata luas daun terlebar 358,54 cm2, klorofil total tertinggi 417,38 µmol.m-2, diameter buah terlebar 12.46 cm, lingkar buah terlebar 39,25 cm, tebal daging buah terlebar 3,60 cm, bobot buah terberat 1155,28 gram, bobot buah per plot terberat 8,54 kg, produktifitas per hektar terberat 39,55 ton/ha, dan padatan terlarut tertinggi 10,33 %brix. Pada perlakuan pengaplikasian pupuk KNO3 dengan konsentrasi 15 g L-1 menghasilkan rata-rata rasio bunga jantan dan bunga betina terbaik 2,66, lingkar buah tertinggi 37,88 cm, tebal daging buah tertinggi 3,55 cm, bobot buah terberat 1026,34 gram, bobot buah per plot terberat 7,69 kg, produktivitas per hektar terberat 35,59 ton/ha dan padatan terlarut tertinggi 10,67 % brix.
Pengaruh Aplikasi Trichokompos dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Ridwan, Ifayanti; Sjahril, Rinaldi; Pajonga, Valensia Dwi
Jurnal Agrivigor VOLUME 14 NOMOR 2, DESEMBER 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v14i2.42979

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui dosis trichokompos dan konsentrasi PGPR terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Green House CoE, Teaching Farm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin dari Februari hingga Maret 2023. Penelitian disusun dalam percobaan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama adalah dosis trichokompos yang terdiri dari Kontrol, 75, 150, dan 225 g/tanaman. Faktor kedua adalah konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang terdiri dari Kontrol, 5, 10, dan 15 mL/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi 75 g/tanaman dan 15 mL/L PGPR menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy terbaik dengan rata-rata tertinggi pada parameter klorofil total (60,52 mg/mL), klorofil a (30,68 mg/L), dan klorofil b (29,95 mg/L), panjang akar (24,87 cm), volume akar (0,87 mL), dan bobot segar (61,93 gram). Dosis trichokompos 75 g/tanaman memberikan perkembangan luas daun tertinggi (51,12 cm2). Pemberian trichokompos dan PGPR meningkatkan serapan Nitrogen tanaman pakcoy dengan kandungan Nitrogen tertinggi ditunjukkan oleh dosis 225 g/tanaman trichokompos dan 15 mL/L PGPR.
Strategy on the Implementation of Good Agriculture Practice (GAP) in Smallholder Plantation to Improve the Production and Quality of Arabica Coffee Bean in Enrekang Regency Indonesia: Strategi Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) pada Perkebunan Rakyat untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas Kopi Arabica di Kabupaten Enrekang, Indonesia T, Irfansyah; Ridwan, Ifayanti; Ala, Ambo
Jurnal Agrivigor VOLUME 12 NOMOR 1, JUNI 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v12i1.14319

Abstract

This study aims to determine the priority scale in the management of Arabica coffee plants based on Good Agriculture Practices (GAP) to increase the production, productivity and quality of Arabica coffee in smallholder coffee plantations. The research was conducted in three districts in Enrekang Regency, namely Baroko, Baraka, and Masalle District, respectively, from December 2017 to January 2018. The research was in the form of a survey (literature study, observation, and interviews), the sample selection was carried out using purposive sampling on 30 respondents from Agriculture and Plantation Office of Enrekang Regency, Extension officers, Famers Groups, and coffee plant experts. Quantitative descriptive data analysis using Expert Choice Version 11 was conducted on the survey results for determining the priority scale of GAP components for Arabica coffee. The study results show that the priority scale of applying GAP for coffee plants in Enrekang Regency was the cultivation aspect (46.7%) consisted of pruning, fertilization both types and application method of the fertilizer, pest and disease control, and varieties. Secon priority was the aspect of post-harvest (27.9%) followed by harvest aspect of 25.5%.
Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Paitan (Tithonia diversifolia) dan Pupuk Kandang Ayam: Respon Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Paitan (Tithonia diversifolia) dan Pupuk Kandang Ayam Growth Response of Arabica Coffee Seedlings (Coffea arabica L.) to the Application of Mexican Sunflower (Tithonia diversifolia) Liquid Organic Fertilizer and Chicken Manure Widiayani, Nuniek; Ridwan, Ifayanti; Riani, Festy
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i1.45295

Abstract

Kopi arabika merupakan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Kabupaten Mamasa menjadi salah satu wilayah yang berpotensi untuk pengembangan kopi arabika. Namun, ketersediaan bibit kopi arabika di kabupaten ini masih sangat minim sehingga diperlukan upaya pengembangan bibit kopi arabika yang terjangkau oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian POC paitan dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Pa’la’, Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa pada bulan Oktober 2022 sampai Januari 2023, penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama adalah dosis POC paitan yang terdiri atas empat taraf (0 ml/L, 30 ml/L, 60 ml/L, dan 90 ml/L). Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang ayam (0 kg, 2:1, dan 1:1). Adapun hasil dari penelitian yaitu kombinasi perlakuan 60 ml POC paitan dan pupuk kandang ayam 2:1 (p2q1) memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman (12,88 cm). Pemberian POC paitan 90 ml menunjukkan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, panjang akar dan volume akar. Campuran top soil dan pupuk kandang ayam 1:1 memberikan hasil yang lebih baik pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, jumlah daun, panjang akar dan volume akar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian POC paitan dan pupuk kandang ayam dapat menunjang pertumbuhan bibit kopi arabika.
Pengaruh Pemberian Trichokompos dan Unsur Hara Zn Terhadap Fisiologis dan Produksi Biji Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): The Effect of Trichokompos and Zn Fertilizer on the Physiology and Seed Production of Cocoa Plants (Theobroma cacao L.) Yakub, Faradillah; Nasaruddin; Ridwan, Ifayanti; Aprilia, Rizza Nurul
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis pengaruh kombinasi trichokompos dan unsur hara Zn terhadap produktivitas tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada April hingga Oktober 2024. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan di lapangan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT), petak utama adalah trichokompos yang terdiri atas 3 taraf, yaitu: tanpa trichokompos (kontrol), 7,5 ton/ha, dan 15 ton/ha, sedangkan anak petak adalah pupuk Zn yang terdiri atas 4 taraf, yaitu: kontrol (tanpa pupuk Zn), Pupuk Zn 0,25 g/L, Pupuk Zn 0,50 g/L, dan Pupuk Zn 0,75 g/L. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan menggunakan 2 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk Zn secara nyata meningkatkan komponen fisiologis tanaman kakao, menurunkan persentase jumlah bunga dan pentil buah yang gugur serta memperbaiki kualitas buah kakao. Pupuk Zn 0,50 g/L memberikan hasil terbaik terhadap kandungan klorofil a (317,84 µmol m-2), klorofil b (138,59 µmol m-2), klorofil total (457,72 µmol m-2), dan persentase bunga gugur (72,76%). Aplikasi pupuk Zn 0,75 g/L memberikan jumlah pentil buah gugur terbaik (74,34%). Walaupun tidak terdapat interaksi yang nyata dari kedua perlakuan, pemberian pupuk Trichokompos dan Pupuk Zn cenderung meningkatkan jumlah biji per buah dan bobot 100 biji kering tanaman kakao.