Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pharmascience

Gambaran Histopatologi Hati dan Ginjal Mencit (Mus musculus) Setelah Pemberian Ekstrak Daun Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir Roxb.) Gunawan, Yohanes Edy; Priyadi, Muhammad; Citrariana, Shesanthi; Saputra, Rizki Rachmad; Decenly, Decenly; Fauziah, Anisa Rahma; Febrianto, Yahya; Suprayogi, Thathit
Jurnal Pharmascience Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i2.17733

Abstract

Secara empiris Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir Roxb.) telah digunakan oleh masyarakat lokal Kalimantan karena dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Beberapa penelitian telah menunjukkan potensi aktivitas farmakalogis bajakah kalalawit dimulai dari bagian batang, akar dan lainnya. Namun, apabila tidak digunakan dengan tepat maka berpotensi dapat membahayakan penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis aspek toksikologi konsumsi ekstrak air daun bajakah kalalawit melalui gambaran histopatologi organ hati dan ginjal. Ekstraksi daun bajakah kalalawit menggunakan metode refluks dengan pelarut air dan uji histopatologi menggunakan pengamatan mikroskopis histologi pada organ hati dan ginjal mencit jantan (Mus musculus) melalui pemberian dosis ekstrak air daun bajakah kalalawit sebanyak 52,5 mg/KgBB, 105 mg/KgBB, dan 210 mg/KgBB selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air daun bajakah kalalawit selama 30 hari dapat menimbulkan terjadinya degenerasi sel dan nekrosis sel pada organ hati maupun ginjal mencit. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak air daun bajakah kalalawit dengan dosis 52,5 mg/KgBB, 105 mg/KgBB dan 210 mg/KgBB dapat menyebabkan perubahan histologi pada organ hati dan ginjal. Kata Kunci: Histologi, Ekstrak, Toksikologi, Mikroskopis, Nekrosis   Empirically, Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir Roxb.) has been used by local Kalimantan communities because it is believed to cure various diseases. Several studies have shown the potential pharmacalogical activity of bajakah kalalawit starting from the stem, root and other parts. However, if not used properly, it can potentially harm the user.. The purpose of this study was to determine the toxicology aspects of consumption of bajakah kalalawit leaf water extract through histopathological images of liver and kidney organs. Extraction of bajakah kalalawit leaves using reflux method with water solvent and histopathology test using microscopic observation of liver and kidney histology of male mice (Mus musculus) which were treated with doses of bajakah kalalawit leaf water extract 52.5 mg/KgBW, 105 mg/KgBW, and 210 mg/KgBW for 30 days.  The results showed that the administration of bajakah kalalawit leaf water extract for 30 days can cause cell degeneration and cell necrosis in the liver and kidney organs of mice. It can be concluded that the administration of bajakah kalalawit leaf water extract at doses of 52.5 mg/KgBW, 105 mg/KgBW, and 210 mg/KgBW may contribute to histologic changes in the liver and kidney.
Co-Authors Abdul Mannan Abed Nego Purba Abidin, Muh Rais Alfanaar, Rokiy Alonge, Titus Adeyemi Anggun Tanduwinata Anista, Anista Ansori Rahman Ariska, Risya Aulanni'am Aulanni'am Ayu Puspita Sari Bela D Chian-Yi Liu Citrariana, Shesanthi Decenly Decenly Decenly, Decenly Dicky Perwira Ompusunggu Dominikus Diki Wahyudi Dongoran, Junita Dwijayanti, Rts. Sherly Eka Novitasari Erwin Prasetya Toepak Esintia Kristia Fahmi, Rifaldi Lutfi Fauziah, Anisa Rahma Gracia, Amanda Natania Gunawan, Yohanes E Gunawan, Yohanes Edy Haliza , Nur Harianja, Henrigen Helmi Auliyah Istiqomah Imelya, Marsya Isaura, Anastasya Jamilah Jamilah Jeddah Yanti Jeddah Yanti Junita Dongoran Kalalinggi, Septaria Yolan Liu, Chian-Yi Luluil Maknun Maknun, Luluil Mannan, Abdul Marvin Horale Pasaribu Mokhamat Ariefin Muh Rais Abidin Muhammad Priyadi Nababan, Jesika Nainggolan, Yuni Damayanti Ni Luh Kemmy Caesaria Ni Wayan Prema Mulya Sari Oksal, Efriyana Okta Prianus Ozi Adi Saputra, Ozi Adi Paksi, Pandu Gizta Rapi Pramudita, Dimas Prianus, Okta Purba, Abed Nego Qaiyimah, Dinil Raiyan Fairozi Reny Rosalina, Reny Retno Agnestisia Rian Ka Praja Riandy Putra Rifaldi Lutfi Fahmi Sari, Meiyanti Ratna Kumala Simangunsong, Sri Yulandari Simbolon, Wenika Sisilya, Tahsya Amanda Siska, Amelia Siti Misbah Aisah Siti Unvaresi Misonia Beladona Sugiyani, Tina Sulistiawati, Putri Suma, Joy Angel Aria syarpin, syarpin Tampubolon, Mulani Jeni Lestari Thathit Suprayogi Titus Adeyemi Alonge Togatorop, Hana Esrani Togi Tampubolon Togi Tampubolon Wulandari, Oktavia Rahmi Yahya Febrianto Yanti, Helda Yuliana Yuliana Yuliana Yuneta, Yuneta