p-Index From 2021 - 2026
6.544
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Jurnal Pendidikan Olah Raga Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Journal Physical Education, Health and Recreation Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jambura Health and Sport Journal Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Jurnal Pedagogik Olahraga Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Jurnal Berkarya Pengabdian Masyarakat Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Physical Activity Journal (PAJU) jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Patriot GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Coaching Education Sports Journal of Sport Science And Physical Education (JOSEPHA) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Indonesian Journal of Sport Management Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Dunia Pendidikan Journal RESPECS (Research Physical Education and Sports) Innovative: Journal Of Social Science Research Inasport : Indonesian Journal of Sport, Health and Physical Education Science Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LATIHAN GERAKAN DASAR BERPINDAH TEMPAT TERHADAP KELINCAHAN TENIS ATLET MAHARANI FATIMA GANDASARI; Ahmad Atiq; Erna Yantiningsih; Ibrah Fastabiqi Bawana Mukti
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i1.5546

Abstract

Objectives. Agility is one of the indicators of an athlete's physical condition, where athletes can showcase their performance in an event or competition at their best. This study aims to assess the extent to which basic movement training in changing positions affects the agility of tennis athletes. Materials and methods. This experimental research utilizes a pretest and posttest group design with 9 subjects. The pretest is conducted initially before administering the treatment. The treatment given to the subjects includes lunges in changing positions, followed by one-legged hopping in changing positions, then two-legged jumping in changing positions, and concludes with a sprint. After the treatment, the subjects undergo an agility test using the Illinois agility run test. The researcher employs a T-test to analyze the data with a significance level of 5%. Results. The expected research results should demonstrate the impact of basic movement training in changing positions on the agility of tennis athletes, as evidenced by a calculated t-value of (25.764) > the critical t-value (2.306). Conclusion. Based on the findings of this research, it is recommended that coaches and trainers pay close attention to the agility of tennis athletes and periodically enhance it through basic movement training in changing positions to significantly improve agility among tennis athletes.
Application of Physical Eduation Subjects to the Development of Student Character Values Maharani Fatima Gandasari
Indonesian Journal of Sport Management Vol. 3 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Management
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/ijsm.v3i2.7185

Abstract

Implementing physical education in developing students' character values ​​not only influences their personal development but also positively contributes to a better society. Applying physical education in character formation affective attitudes, starting from discipline, honesty, responsibility and socializing well. This research has the aim of producing the application of physical education in building student character. The approach used by researchers in this research is descriptive-quantitative. The sample used was 200 junior high school students in Ngabang District, namely SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3; Maniamas Middle School; Macedonia Christian Middle School; and Pelita Middle School. The questionnaire is the research instrument used by researchers. The questionnaire was then tested for validity to see the student's character in the initial and final conditions for all items so that it could be declared valid and reliable. The author analyzed the data using the t-test. The research results show the initial condition of the character values ​​of junior high school students in Ngabang District. The score in the initial condition of the student's character was 85,67%, while the final condition score was 80,68%, so the researchers concluded that there had been an increase of 11,36%. The conclusion obtained by researchers is that physical education learning has the content of developing character values ​​, which can improve students' character. The suggestion given by the researcher is that teachers must have a policy that implements the development of character values ​​in every subject.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Pada Kesehatan Reproduksi Zahwa Chairunnisa; Maharani Fatima Gandasari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja memiliki dampak yang signifikan terhadap pilihan dan perilaku mereka dalam mengelola aspek-aspek kesehatan reproduksi mereka. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri yang ditandai dengan ketidakstabilan emosi, sikap, mental serta moral dan juga titik awal proses reproduksi individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat nilai pengetahuan kesehatan reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Sampel berjumlah 34 orang Mahasiswa dengan usia sekitar 18-20 tahun. Hasil penelitian mengungkapkan nilai pengetahuan pada status baik untuk anatomi & fisiologi sebesar 88,2%, masa subur pada remaja 79,4%, penyakit menular seksual 100%, dan psikologis remaja 91,2%. Sumber informasi mengenai kesehatan reproduksi banyak diperoleh melalui petugas kesehatan dan internet. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan program edukasi kesehatan reproduksi yang lebih efektif dan merinci strategi intervensi yang sesuai untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam hal kesehatan reproduksi. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam hal kesehatan reproduksi di kalangan remaja.
Penerapan Penjas Adaptif Pada Anak Berkebutuhan Khusus Maharani Fatima Gandasari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kemampuan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam melaksanakan model pembelajaran Penjas adaptif kepada siswa berkebutuhan khusus. Model pembelajaran adaptif dalam Penjas adalah pendekatan yang memungkinkan guru untuk merancang pengalaman belajar yang disesuaikan dengan karakteristik individu siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini dilaksanakan di SLB Bina Anak Bangsa Pontianak. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah para pimpinan sekolah, tenaga administrasi, guru tetap dan tenaga honorer serta para siswa siswi SLB Bina Anak Bangsa Pontianak sebanyak 26 orang, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Data yang terkumpul diolah menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian disimpulkan bahwa guru PJOK di SLB Bina Anak Bangsa Pontianak mampu melaksakan pembelajaran penjas adaptif secara kreatif dan menyenangkan untuk meningkatkan kesegaran jasmani siswa SLB Bina Anak Bangsa Pontianak dan berperan aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran PJOK yang dilaksanakan di sekolah. Dengan demikian terjawab bahwa secara umum guru PJOK memamahi bahwa penjas adaptif telah dilaksanakan.
Development of Tennis Achievements by Using Half the Competition Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika; Erna Yantiningsih; Muhammad Firman Annur
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sports tennis is one of the sports that is included in 1 sports subject in the PKO study program. Where one of them is a tennis coaching course. In this semester, the field tennis event made a breakthrough in the form of a field tennis event within the PKO study program. The purpose of this service activity is to assist in making the 2023 PKO competition tennis championship event. This service activity consists of 3 stages including the preparation stage, the implementation stage and finally the evaluation stage. The results of implementing this competition tennis event consistently and continuously show an increase in tennis achievement for students of the PKO FKIP Study Program, Tanjungpura University.
Diskusi Pemahaman Pragmatis Program Latihan Menuju PON Papua Touvan Samodra; Isti Dwi Puspita Wati; Eka Supriatna; Uray Gustian; Ghana Firsta Yosika; Rahmat Putra Perdana; Maharani Fatima Gandasari; Maharani Fatima Gandasari; Putra Sastaman; Rubiyatno Rubiyatno; Novi Yanti; Victor Gaperius Simanjuntak
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v2i2.24917

Abstract

Pengabdian ini merupakan kegiatan untuk memfasilitasi persiapan pelatihan dalam melakukan pemusatan latihan. Pemahaman terhadap program latihan menjadi hal yang sangat penting. Mitra dalam kegiatan ini adalah KONI sebagai penanggungjawab kegiatan diikuti oleh pelatih-pelatih yang melaksanakan pemusatan latihan untuk persiapan PON Papua 2021. Metode yang dipergunakan adalah diskusi dialog yang dilakasanakan selama lebih kurang 2 minggu. Secara kuantitatif tidak terdapat skor yang dapat dilaporkan. Secara kualitatif, pelatih-pelatih seluruh kecabangan olahraga mendapatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan baru dalam penyusunan serta pelaksanaan program latihan.
Diskusi Pemahaman Pragmatis Program Latihan Menuju PON Papua Touvan Samodra; Isti Dwi Puspita Wati; Eka Supriatna; Uray Gustian; Ghana Firsta Yosika; Rahmat Putra Perdana; Maharani Fatima Gandasari; Maharani Fatima Gandasari; Putra Sastaman; Rubiyatno Rubiyatno; Novi Yanti; Victor Gaperius Simanjuntak
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v2i2.24917

Abstract

Pengabdian ini merupakan kegiatan untuk memfasilitasi persiapan pelatihan dalam melakukan pemusatan latihan. Pemahaman terhadap program latihan menjadi hal yang sangat penting. Mitra dalam kegiatan ini adalah KONI sebagai penanggungjawab kegiatan diikuti oleh pelatih-pelatih yang melaksanakan pemusatan latihan untuk persiapan PON Papua 2021. Metode yang dipergunakan adalah diskusi dialog yang dilakasanakan selama lebih kurang 2 minggu. Secara kuantitatif tidak terdapat skor yang dapat dilaporkan. Secara kualitatif, pelatih-pelatih seluruh kecabangan olahraga mendapatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan baru dalam penyusunan serta pelaksanaan program latihan.
ANALISIS PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENJAS SECARA DARING PADA MASA PANDEMI DI SMPN 2 NGABANG TAHUN 2021 Maharani Fatima Gandasari; Jipido Jipido
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 10 No. 2 (2021): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v10i2.3244

Abstract

Dampak dari Pandemi memang cukup besar dalam bidang pendidikan. Munculnya pandemi ini berakibat pada munculnya kebijakan tentang pelaksanaan pembelajaran penjas di beberapa daerah bahwasanya pembelajaran penjas yang dilakukan secara daring atau jarak jauh. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran penjas secara online pada masa pandemi di SMPN 2 Ngabang tepatnya pada kelas IX. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian fenomenologi, yang  mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran penjas daring, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMPN 2 Ngabang tepatnya pada kelas IX sudah terlaksana cukup baik, siswa dan guru telah memiliki fasilitas yang digunakan selama pembelajaran penjas secara daring, hal ini menjadi gambaran tentang kesiapan pelaksanaan pembelajaran penjas secara daring. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan oleh guru telah dilaksanakan dengan baik diantaranya menggunakan media pembelajaran, pemilihan strategi, metode dan pendekatan  pembelajaran yang disesuaikan dengan siswa. Pembelajaran penjas secara daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan membuat guru lebih kreatif dalam mengajar penjas secara daring selain itu siswa dituntut untuk lebih mandiri dan termotivasi untuk lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran penjas dan beberapa tugas gerak yang diberikan. Namun, Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring salah satunya yaitu kondisi jaringan yang tidak stabil dan kesulitan siswa dalam memahami materi pembelajaran penjas adalah tantangan tersendiri dalam  penugasan dan pembelajaran penjas praktek secara daring.
STATUS DEHIDRASI SETELAH LATIHAN MAN TO MAN PADA CABANG OLAHRAGA FUTSAL Mimi Haetami; Maharani Fatima Gandasari; Putra Sastaman; Witri Suwanto
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 11 No. 2 (2022): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.4905

Abstract

Pencapaian Status hidrasi yang baik apabila seorang atlet mengkonsumsi cairan yang cukup baik itu sebelum latihan, selama latihan dan setelah latihan. Kecukupan dalam pemberian cairan selama masa latihan sampai dengan pertandingan sangat penting dalam mempertahankan status hidrasi seorang atlet dimana mereka menjaga keseimbangan air dan elektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui  status  dehidrasi  dengan Latihan man to man Pada Cabang Olahraga Futsal. Pada penelitian ini menggunakan metode   kuantitatif dengan   pendekatan   deskriptif dan penggunaan sampel yang berjumlah 12 atlet putra. Tes yang dilakukan dalam penelitian ini adalah latihan man to man, serta  melakukan wawancara sehingga  hasilnya disajikan dengan angka. Hasil penelitian ini yaitu nilai rata-rata atlet putra yang berjumlah 12 atlet  yang mengalami dehidrasi sebanyak 2 orang (17,30%) menunjukkan status hidrasi baik, 3 orang (34,60%) menunjukkan status dehidrasi sedang, 5 orang (39,2%) menunjukkan status dehidrasi dan 2 orang (8,7%) menunjukkan status  dehidrasi berat. Status  dehidrasi  atlet putra setelah melakukan latihan man to man sangat dehidrasi sebanyak 39,2% dan  dehidrasi sebanyak 34,80%. Saran bagi pelatih setidaknya bisa lebih memperhatikan konsumsi cairan agar dapat terhindar dari dehidrasi.
The Influence of Physical Activity Levels and Physical Fitness Levels on the Motor Skills of Sports Students Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 3 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i3.5967

Abstract

Students in sports exhibit elevated levels of physical activity overall. Physical activity and fitness significantly enhance motor abilities and sports performance. Nonetheless, the extent to which physical activity and fitness levels influence the motor skills of sports students remains ambiguous. Objectives.This study aimed to assess the impact of physical activity and fitness levels on the motor skills of sports students. The research employed a descriptive method with a correlational design and a quantitative approach. Materials and Methods. This study employs the Purposive Sampling technique, which selects the research sample based on specific criteria to enhance the representativeness of the resulting data. The sample for this study comprised 33 students from Sports Coaching Education, including 19 males and 14 females, used observation, questionnaires, and documentation as data collection methodologies. The data analysis employed ANOVA statistics with a significance level of α < 0.05. Results. The study demonstrates that each variable is interconnected and exerts influence on one another. This is substantiated by the F-test significance results, which do not exceed 0.05. Conclusion. Physical activity and fitness levels substantially influence the motor skills of sports students. Consistent participation in sports enhances motor abilities and underscores the significance of physical activity and fitness in fostering students' motor development, demonstrating that commitment to a healthy lifestyle yields substantial advantages for student athletes.