p-Index From 2021 - 2026
11.343
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DAN PROGRAM LATIHAN TERPADU TERHADAP PERILAKU LANSIA DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI DI DUSUN KARANGANOM DESA SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Yudha Jatmika; Puspa Fitriyana; Jamilatul Komari; Chairun Nisak; Novaria Puspitasari; Novita Nurkamilah; Siti Aisyah Asri; Mayangga Sukmawati; Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1534

Abstract

Lanjut usia sangat erat hubungannya dengan terjadinya hipertensi. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penatalaksanaan non farmakologi yaitu dengan pemberian edukasi dan olahraga/latihan secara rutin. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan program latihan terpadu terhadap perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian pre-test and post-test with control group design. Dua puluh responden dalam penelitian ini dibagi menjadi 10 responden sebagai kelompok intervensi dan 10 responden sebagai kelompok kontroll dengan teknik consequtive sampling. Pendidikan kesehatan diberikan selama 4 sesi, kemudian diberikan program latihan senam antihipertensi setiap minggu selama 4 kali. Data dianalisis menggunakan uji t dependen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil uji t dependen menunjukkan perbedaan signifikan perilaku lansia antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (p=0,001), sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan p=0,560. Selanjutnya, uji t independen menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan program latihan terpadu terhadap perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Perawat khususnnya perawat komunitas diharapkan menerapkan program tersebut sebagai acuan untuk meningkatkan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi. Kata kunci: pendidikan kesehatan, latihan, perilaku lansia, hipertensi
PENGARUH TERAPI BEKAM KERING TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PSTW JEMBER Yogie Bagus Pratama; Hanny Rasni; Wantiyah W
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1530

Abstract

Lansia ditandai dengan penurunan fungsi tubuh, sehingga menjadikan lansia beresiko tinggi terjadi hipertensi. Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah secara konsisten pada ≥140 / 90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi nonfarmakologi. Salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk penanganan hipertensi adalah dengan menggunakan terapi bekam kering. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh bekam kering terhadarp tekanan darah lansia dengan hipertensi. Tekanan darah lansia sebagai variabel dependen dan bekam kering sebagai variabel independen. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan two group pre-posttest design. Sampel berjumlah 22 orang yang didapatkan secara simple random sampling. Sampel dibagi dalam dua grup. Analisis data menggunakan Wilcoxon test dan Mann-Whitney test  dengan 95% CI (α:0,05). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (p 0,004 sistolik, 0,046 diastolik) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol (p 0,705 sistolik, 0,317 diastolik). Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol pada sistolik (p 0,007), tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan pada diastolik (p,0,4). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi bekam kering berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah sistol pada lansia dengan hipertensi. Kata kunci: terapi bekam kering, lansia, hipertensi.
PENGARUH KASIMAZI (KELAS MODIFIKASI MAKANAN BERGIZI) TERHADAP PERILAKU IBU MEMBERIKAN NUTRISI KEPADA BALITA Yudha Wahyu Jatmika; Puspa Fitriyana; Jamilatul Komari; Chairun Nisak; Novaria Puspitasari; Novita Nurkamilah; Siti Aisyah Asri; Mayangga Sukmawati; Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1535

Abstract

Anak Usia 3-5 tahun merupakan tahapan dimana anak mengalami tumbuh kembang dan aktivitas yang pesat sehingga asupan nutrisi  akan  meningkat.  Anak  di usia ini masih bergantung pada orang tua dalam hal  pemberian makan, anak sudah bisa memilih makanan yang disukainya. Peran orang tua sangat menentukan asupan nutrisi pada anak, Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian one group Pretest Posttest. Teknik sampel yang digunakan adalah .pos gizi dilakukan setiap hari minggu selama 1 bulan (4 kali pertemuan) . Data dianalisis dengan menggunakan uji t dependen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil uji t dependen menunjukkan perbedaan signifikan perilaku lansia dalam pengendalian hipertensi antara pretest dan posttest (p=0,000). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan setelah dilakukan kasimazi (kelas modifikasi makanan bergizi) terhadap perilaku ibu memberikan nutrisi kepada balita. pos gizi dapat meningkatkan pemahaman dan merubah perilaku dari orang tua dalam memberikan gizi bagi anaknya. Sehingga diharapakan adanya pos gizi disetiap posyandu dan rutin diadakan untuk meningkatkan status gizi bagi masyarakat. Kata kunci: pos gizi, nutrisi, perilaku ibu, pemberian nutrisi 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KELUARGA UNTUK MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 2-5 TAHUN Yudha Jatmika; Puspa Fitriyana; Jamilatul Komari; Chairun Nisak; Novaria Puspitasari; Novita Nurkamilah; Siti Aisyah Asri; Mayangga Sukmawati; Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1531

Abstract

Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejak konsepsi hingga dewasa. Dasar kepribadian anak terbentuk dari keluarga dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 2-5 tahun. Tujuan khusus untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga balita tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun di Desa Serut pada tingkat baik, cukup, kurang dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pengetahuan keluarga  tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun. Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, dimana data yang menyangkut variabel bebas dan variabel terikat diambil dalam waktu yang bersamaan, dengan tujuan untuk mencari hubungan antara dua variable. Berdasarkan analisa bivariat diperoleh p-value = 0,002 (α ≤ 0,05) yang artinya ada hubungan antara hubungan tingkat pengetahuan keluarga dalam meningkatkan keterampilan keluarga untuk menstimulasi tumbuh kembang balita. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan pada analisis bivariat yaitu 0,373 yang menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi antara kedua variabel dalam kategori sedang. Kata kunci: tingkat pengetahuan, keterampilan, tumbuh kembang balita
Efek Famhc (Family Health Conversation) Terhadap Keluarga Dengan Anggota Keluarga Yang Mengalami Masalah Kesehatan Di Desa Glagahwero, Jember Hanny Rasni; Devis Yulia Rohmana; Nilla Sahuleka
The Indonesian Journal of Health Science Vol 9, No 1 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v9i1.1259

Abstract

Program Keluarga Sehat pada saat ini merupakan salah satu yang dilaksanakan dalam program keperawatan masyarakat, salah satunya pada Puskesmas Panti Kecamatan Jember. Keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami suatu masalah kesehatan pasti dapat mempengaruhi sistem dalam keluarga tersebut. Family Health Conversation (FamHC) adalah salah satu intervensi berupa komunikasi terapeutik keluarga yang dibangun oleh anggota keluarga yang lain dengan anggota keluarga yang memiliki masalah kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Family Health Conversation terhadap keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan di Desa Glagahwero, Jember. Desain penelitian ini adalah preeksperimental one grup, pre-post test dengan jumlah 9 keluarga sesuai dengan kriteria sampel sebagai keluarga mandiri tingkat 1. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, serta peran aktif dalam keluarga sebagai bentuk peningkatan kemandirian keluarga. Perlakuan selama 6 minggu secara intensif melakukan kunjungan 2 kali dalam seminggu, diketahui adanya peningkatan 100% menjadi keluarga mandiri 4. Komunikasi keterlibatan keluarga merupakan tehnik yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemauan keluarga dalam mengupayakan adanya perubahan perilaku yang dapat menyelesaikan masalah kesehatan. Perlu dilaksanakan sosialisasi pada perawat perkesmas dalam melakukan salah satu alternatif intervensi keperawatan keluarga dengan bentuk Family Health Conversation.Kata Kunci : Family Health Conversation, keperawatan keluarga
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH DIABETES MILLITUS Yudha Jatmika; Puspa Fitriyana; Jamilatul Komari; Chairun Nisak; Novaria Puspitasari; Novita Nurkamilah; Siti Aisyah Asri; Mayangga Sukmawati; Hanny Rasni
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1533

Abstract

Dukungan keluarga adalah bentuk bantuan yang diberikan salah satu anggota keluarga untuk memberi kenyamanan fisik dan psikologis pada saat seseorang mengalami sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh Pengaruh Terapi Keluarga terhadap Dukungan Keluarga dalam Merawat Klien dengan Masalah Diabetes Millitus. Penelitian ini menggunakan metode intervensi semu (quasi experiment) dengan rancangan pre-post test with control group design untuk mengetahui pengaruh terapi keluarga terhadap dukungan keluarga dalam merawat klien dengan masalah perilaku kekerasan. Responden penelitian dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi (perlakuan) dan kelompok kontrol (tanpa perlakukan) kemudian intervensi terapi keluarga diberikan pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi terapi keluarga. Subyek penelitian ini adalah 2 keluarga yang memenuhi kriteria inklusi. . Teknik sampel yang digunakan adalah consecutive sampling yang terdiri dari 2 keluarga. Data dianalisis dengan menggunakan uji t dependen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil uji t dependen menunjukkan perbedaan signifikan. Terapi edukasi keluarga dapat meningkatkan dukungan keluarga dalam merawat anggota keluarganya yang menderita DM tipe 2 di desa Serut (p = 0,001). Kata kunci: Terapi keluarga, Dukungan Keluarga, Diabetes Mellitus
Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Status Kognitif pada Lansia di Desa Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember Salman Farisi; Hanny Rasni; Latifa Aini Susumaningrum
Pustaka Kesehatan Vol 9 No 3 (2021): Volume 9 No.3, 2021
Publisher : UPT Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/pk.v9i3.11130

Abstract

Cognitive impairment is a health problem that causes a large economic burden for elderly families and the community. Cognitive decline is a serious threat to the independence and quality of life of the elderly. The aim of this research was to analysis the relationship the level of fitness and the cognitive function status of the elderly. This research design was observational analytic research with Cross Sectional approach. There were 76 respondents which obtained by used Simple Random Sampling technique. Data collection used 6-MWT (6-Minutes Walking Test) and MMSE (Mini Mental Status Exam). Data analysis using statistical correlation spearman test with a significance level of 0.05. Ethical approval were obtained with serial number 321 / UN25.8 / KEPK / DL / 2019. The results showed that the elderly had a good fitness levels about 52.3% and had a normal cognitive status function of 87.1%. The statistical test result showed that the p value is 0.001; r = 0.474, which means there is a significant relationship between the level of physical fitness and the status of cognitive function. Factors that influence the cognitive function status of the elderly by maintaining physical fitness that can increase serum BDNF concentration. Improving physical fitness can be done by exercising like walking with a frequency of more than 4 times a week, with a duration of 20-30 minutes/day.
Sosialisasi Air Susu Ibu (ASI) Dalam Mewujudkan Kampung ASI Dini Kurniawati; Hanny Rasni; Nova El Maidah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.289 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan satu satunya makanan bagi bayi usia 0 sampai 6 bulan. Perkembangan bayi menjadi optimal dengan pemberian ASI saja sampai usia 6 bulan yang disebut ASI ekslusif. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kondisi ibu, kondisi bayi dan dukungan sosial. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi pada Kader PKK tentang pentingnya ASI sehingga mampu menjadi kelompok pendukung ASI dan mewujudkan kampung ASI. Permasalahan pada mitra adalah belum adanya kelompok pendukung ASI dan rendahnya peran serta masyarakat dalam membantu Ibu untuk memberikan ASI eksklusif. Solusi penyelesaian masalah dengan memberikan sosialiasi mengenai ASI eksklusif. Mitra mendapatkan edukasi mengenai ASI eksklusif, manfaat ASI, sepuluh langkah keberhasilan menyusui, undang undang mengenai ASI eksklusif dan pentingnya kelompok pendukung ASI. Kegiatan ini dilakukan di Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mitra memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana, komsumsi dan komunikasi dengan kader PKK. Kegiatan ini dilakukan dengan ceramah, diskusi. dengan tim pengabdi merupakan dosen keperawatan maternitas yang sekaligus konselor menyusui, dosen keperawatan komunitas yang ahli dalam pemberdayaan masyarakat dan dosen ilmu komputer yang ahli dalam media edukasi. Pengabdian ini didukung oleh Kemenristek DIKTI dengan dana hibah DRPM. Hasil yang didapatkan adalah peningkatkan pemahaman mitra mengenai ASI eksklusif, manfaat dan pentingnya kelompok pendukung ASI serta 100% mitra bersedia dan berkomitmen untuk anggota kelompok pendukung ASI dan mewujudkan kampung ASI. Mitra bersedia untuk mengikuti kegiatan selanjutnya untuk menwujudkan kampung ASI. Dukungan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif.
Penyuluhan Peran Pola Pikir (Mindset) Orang Tua Muda di Desa Panti Jember dalam Pencegahan Gizi Buruk dan Stunting Asrumi Asrumi; Hanny Rasni; Asri Sundari
Warta Pengabdian Vol 16 No 2 (2022): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v16i2.31895

Abstract

WHO menargetkan angka stunting tahun 2020 maksimal 20%. Untuk mencapai itu masih belum ditemukan model penyelesaian yang efektif dan berkelanjutan.. Pola pikir (mindset) merupakan salah satu wujud bahasa yang masih dalam otak atau pikiran manusia dapat bersama-sama dengan bahasa yang diujarkan menjalankan aksi. Pola pikir tersebut dapat berpengaruh dan mencegah terjadinya stunting. Permasalahannya adalah Pola piker akan kepemilikan anak sebagai asset, beban, dan titipan. Angsupan makanan para ibu hamil dan menyusui masih pola piker lama, yakni makan seadanya harusnya pola piker yang mementingkan angsupan, yakni makanan yang berprotein tinggi, pola makan yang masih mementingkan makanan suami, dan bagaimana mencari solusi dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi para ibu kasus gizi buruk dan stunting, yakni anak tidak napsu makan, gatal-gatal, bisul-bisul, kurus, dan pola asuh yang salah. Solusinya dilakukan penyuluhan, diskusi, dan wawancara terkait pencegahan gizi buruk dan stunting secara mandiri. Hasilnya menunjukkan bahwa bahasa dalam pola piker dan tuturan dipengaruhi oleh perasaan dalam menjalankan aksinya sehingga terjadi ketidaksinkronan antara pikiran, tuturan, dan aksinya. Pola piker para ibu kasus gizi buruk dan stunting menganggap bahsa kepemikan anak itu penting, namun realisasinya tidak maksimal sehingga anak bukan sebagai asset, tetapisebagai titipan dan beban. Para orang tua masih mementingkan makanan bergizi pada suami. Faktor penyebab gizi buruk dan stunting adalah rendahnya pendapatan para suami dan belum berdayanya para ibu. Peserta penyuluhan sangat antusias dalam mencegah gizi buruk dan stunting melalui perubahan pola piker.. Para orang tua dapat memahami pentingnya perubahan pola piker anggapan kepelimikan anak itu sebagai asset orang tua dan negara bukan sebagai beban dan titipan.
The Comparing of Problem-Based Learning and Lecture-Based Learning on Students’ Learning Outcomes and Satisfaction for a Family Health Nursing Course Tantut Susanto; Hanny Rasni; Latifa Aini Susumaningrum; Rismawan Adi Yunanto
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v10i2.2037

Abstract

Background: Problem - Based Learning (PBL) is a method of student-centered learning. In PBL, students become centered to the learning process, whereas the teacher is the center of learning in lecture-based learning (LBL). Purpose: This study aimed to compare the effects of PBL and LBL on students’ learning outcomes and satisfaction on an undergraduate nursing course. Methods: Quasi-experimental study. Participants included 161 students from two different classes of the course; in 2013, as a control group (n = 88) and in 2014 as an intervention group (n = 73). Both groups received LBL, which is practice in the lab and clinic, but the intervention group also received PBL. Secondary data analysis of students’ learning outcomes was measured using students’ learning progress in tests from lecture (theory, paper, laboratory, and clinical), while students’ satisfaction was measured using teaching method evaluation from students. Results: Students’ learning outcomes (theory, laboratory, and clinical) in the PBL group were significantly more than in the control group (p<0.001), whereas paper lesson outcomes were higher in control group compared to the intervention group (t=6.43; p<0.001; 95% CI=1.46-2.76). There was more satisfaction with the PBL method. There was no relationship between students’ satisfaction and learning outcomes (p>0.05). However, students considered greater satisfaction in PBL compared to LBL. Conclusions: In problem-based learning, students contributed a lot to solving the problem and getting the skills and knowledge they needed. Students are also expected to be motivated.
Co-Authors Achmad Ali Basri Achmad Ali Basri Aditya Kusuma Wardana Wardana Ahmad Rifai Alfid Tri Afandi Alifia Khoirunnisa Aliya Nuri Andiny Anastasia Erna R.S. Andiana Andiana Angela Prielkarla Deya Animas Debby Sugesti Andriani Anisa Kirnawati Anisah Ardiana Annisah Dwi Intan Annisah Dwi Intan Firdausi Nuzula Aprilia, Niken Ardani, Ni Ketut Aridatama, Yuan Ferdi Arifa, Yeni Zanuba Asaluna, Magnis Asih Larasati, Niken Asma Yudhi Efendi Asri Sundari Asri, Siti Aisyah Asrumi Asrumi Asrumi, Asrumi Atika Mellenia Purvitasari Purvitasari Azizah, Aufa Bahtiar, Syahroni Bela Aprilia Nuraini Besar Sintong Prabowo Hasibuan Chairun Nisak Devis Yulia Rohmana Dewi Negeri Atika Diana Kholida Diana Kholida Diana Kholida DINI KURNIAWATI Dini Kurniawati Dodi Wijaya Dwi Linda Aprilia Aristi Efadatus Zakiyah Ega Putri Nurwita Emi Wuri Wuryaningsih Enggal Hadi Kurniyawan Erti Ikhtiarini Dewi Erti Ikhtiarini Dewi Erti Ikhtiarini Dewi Fahruddin Kurdi Faiq Rojannah Fajar Kharisma Fauziah, Wahyuni Ferdiana Sari Tidar Ferdianti, Nuraini Melika Firli Riana Sari Firmansyah, Yudha Ferdian Firtamaafiyah D Rohmah Fitrio Deviantony Fitriyana, Puspa Frandita Eldiansyah Grace Pakilaran Grysha Viofananda Agung Kharisma Ade Handayani, Wiwin Hardianto, Widodo Hardika, Beva Pramasty Hasanah, Umi Nur holid Rosyidi Muhammad Nur I.G. Krisnadi IG Krisnadi Imam Basuki Imaniar Rosyida Indri Andriani Insyaf Prawita Sari Ira Purba Wanda Istifada, Rizkiyani Jamilatul Komari Jatmika, Yudha Jatmika, Yudha Wahyu Jon Hafan Sutawardana Kamila, Nurul Khoirun Nasikhin Komari, Jamilatul Kristian Arisma Wijaya Kurdi, Fahrudin Lantin Sulistyorini Laraswati Ayuning Luky Latifa Aini Latifa Aini S Latifa Aini Susmaningrum Latifa Aini Susumaningrum Latifa Aini Susumaningrum Lestari, Purwita Levi Nadya Nur Imamah Lindawati, Revy Dwi Citra Lisnawati Luh Putu Ratna Sundari Masrifah, Elly Maulana, Muhammad Alfin Mayangga Sukmawati Ma’fuah, Siti Ma’fuah, Sofiatul Meilynda Ekanovvareta Mitasari Muhammad Alfin Maulana Muhammad Athok Fitriyansyah Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Muqodimatul Masruro Muqodimatul Masruro Mustapa, Gesit Wira Mutia Nur Maulida Sandy Nasikhin, Khoirun Niken Asih Laras Ati Nilla Sahuleka Nilla Sahuleka Ningrum, Nenchy Yetika Setya Nisak, Chairun Nova El Maidah Novaria Puspitasari Novi Anoegrajekti Novita Nurkamilah Nuning Dwi Merina Nur Widayati nuriyah halida Nurkamilah, Novita Nurkholis Afandi Nurrahmawati, Marsya Nurwahidah Nurwahidah Onim, George Pangestu, Adinda Widia Peni Perdani Juliningrum Permatasari, Andina Yulia Dwi Prasasti Puspita Avcafebriliani Prastiani, Ananda Eka Prastica, Vinanda Maria Pratama, Yogie Bagus Puspa Fitriyana Puspitasari, Novaria Putra, Andhika Satriya Putra, Ricky Aprileo Pratama Putri Hidayatur Rochmah Putri, Inka Mawardi Putriadi, Nadilla Putu Annesia Warsito Qudsyiyah, Roro Dewi Ramadhani, Ayu Parahita Ratna Sari Hardiani Retno Purwandari Rhosani, Nur Oktavia Ria Aridya Liarucha Ririkh Farikhatul Ummah Riski Hidayaturrohkim Rismawan Adi Yunanto Rizanti, Ayunda Puteri Rizqi Fauziyah Rofif Rizqi Nur Aini Rohmana, Devis Yulia Roro Dewi Roro Dewi Qudsyiyah Sahuleka, Nilla Salman Farisi Salsabila, Kirana Putri Salsabila, Nadia Putri Saputra, Rizky Lukman Sari, Karinda Evita Sena Wahyu Purwanza, Sena Wahyu Sinta Kholifah Mar'ah Konitatillah Siswoyo Siswoyo Siti Aisyah Asri Siti Karimatul Kamila slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Sofia Sofia Sofia, Sofia Sri Wahyuni Sufyan Stauri Sukmawati, Mayangga Syahroni Bahtiar Syahroni Bahtiar Tantut Susanto Tasya Kamila Pramesti Tatok Endhiarto Tri Pramesuari, Ni Komang Triaji Windiarta Sundoko Trisnindasari, Aisyah Lely Try Nurhayati Ubaidillah Utsman Umari Hasniah Rahmawati Vio Putri Andi Lestari Vivin Unika Royahin Wahyu Dini Candra Susila Wahyuningtias Rahmadani Wantiyah Wantiyah Wildana, Fahmi Yahtarita ulfia Adisiwi Yanuari, Karina Paramita Yeni Fitria Yogie Bagus Pratama Yudha Jatmika Yudha Wahyu Jatmika Yunnita, Sisma Yessi Yurin Ainur Azifa Zakiyah, Efadatus Zulfa Makhatul Ilmi