p-Index From 2021 - 2026
10.062
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

EFFECTIVENESS OF SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUES (SEFT) IN THE MANAGEMENT OF SLEEP QUALITY AND DEPRESSION AMONG OLDER ADULTS Niken Asih Laras Asti; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Hanny Rasni; Fahruddin Kurdi; Muhammad Alfin Maulana; Asma Yudhi Efendi
UNEJ e-Proceeding 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Older adults often experience sleep disturbances due to the physiological decline of aging. Sleep disturbances predict physical and mental health problems in older adults, especially a risk of depressive symptoms. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) is a therapy that combines spiritual power energy through prayer and psychology to improve the condition of mind, emotions, and behavior. Since little is known about the SEFT used to enhance sleep quality and reduce depressive symptoms in older adults. This study aimed to explore the effect of the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) on sleep quality and depression in older adults. Methods: This study used the quasi-experimental pretest-posttest design with a control group. Forty-six older adults in nursing homes participated in this study, divided into the experimental and control groups. Data were analyzed using descriptive statistics, Mann–Whitney (U), and Wilcoxon tests. Results: This study showed significant differences in sleep quality (p-value: 0.03) and depression (p-value: 0.05) in older adults before and after the implementation of SEFT. The results of the Mann Whitney Test – (U) test indicated a significant difference in the sleep quality of the participants in the intervention group compared to the control group (p-value: 0.011). However, conversely, there was no significant difference in depression symptoms of the older adults in the control and intervention groups after implementing SEFT (p-value: 0.075). Conclusions: Our findings infer that the SEFT can be considered a useful nonpharmacologic approach to improve sleep quality and depression among older adults in nursing homes. However, further research is needed concerning the impact of SEFT on older adults' depression.
Overview of Dementia Elderly Care during the COVID-19 Pandemic: Literature review study Mutia Nur Maulida Sandy; Hanny Rasni; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Fahruddin Kurdi
Media Keperawatan Indonesia Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.6.2.2023.142-149

Abstract

During the COVID-19 pandemic, the elderly with dementia face challenges in the form of changes in daily routines and the absence of social services, making the task of care shift completely to the family. Families who are not ready to provide appropriate and effective care will have an impact on cognitive deterioration and the development of their dementia condition. The purpose of this study was to describe the care of elderly dementia during the COVID-19 pandemic. The research design used in this study is a narrative literature review. The selection of articles is carried out through 4 stages of the PRISMA flowchart. Articles are searched through Pubmed, Springer Link, Plos One and Google Scholar. The results of the study are the findings of 10 articles that describe the care of elderly dementia during the COVID-19 pandemic in the form of home-based and clinical trial-based care. Clinical trials treatment in the form of telehealth, Mario robot, Tv-assist Dem, and a stationary bicycle, while home-based care is in the form of basic care that is not much different from pre-pandemic while still adhering to health protocols. The conclusion of this study is the need for the elderly with dementia to continue to receive care during the COVID-19 pandemic to avoid worsening cognitive function and the development of dementia which can ultimately have an impact on their health status and quality of life.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN DEFISIT KESEHATAN KOMUNITAS: KURANG OPTIMALNYA PEMENUHAN NUTRISI PADA KELOMPOK USIA 0-5 TAHUN DENGAN INTERVENSI PENGEMBANGAN KESEHATAN KOMUNITAS DAN PROMOSI PERILAKU UPAYA KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUGER KABUPATEN JEMBER: Community Nursing Care with Health Deficits: Lack of Optimal Fulfillment of Nutrition in the Age Group 0 to 5 Years with Public Health Development Interventions and Health Behavior Promotion in the Work Area of the Puger Health Center, Jembe Ririkh Farikhatul Ummah; Hanny Rasni; Kristian Arisma Wijaya
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 5 (2023): JIKep | Oktober 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i5.1438

Abstract

Pendahuluan : Tingginya angka prevalensi balita dengan stunting menyebabkan faktor masalah defisit kesehatan komunitas dalam pemenuhan nutrisi anak. Defisit kesehatan komunitas stunting merupakan masalah global, sehingga kebijakan penanganan stunting sendiri telah menjadi komitmen global. Namun program yang telah dibuat oleh pemerintah belum dapat berjalan secara optimal. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan komunitas masalah defisit kesehatan komunitas kurang optimalnya pemenuhan nutrisi anak dengan intervensi pengembangan kesehatan masyarakat dan promosi perilaku upaya kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Puger Kabupaten Jember. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik sampling menggunakan purposive sampling untuk menentukan informan sebagai narasumber Sampel penelitian yaitu kelompok umur 0-5 tahun. Sementara, teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara mendalam dengan format pertanyaan terbuka, observasi langsung dan dokumen tertulis. Analisis data menggunakan asuhan keperawatan dengan pendekatan SDKI,SLKI, dan SIKI. Hasil: intervensi pengembangan kesehatan masyarakat dan promosi perilaku upaya kesehatan dapat meningkatkan status kesehatan komunitas dalam pemenuhan nutrisi anak. Kesimpulan: terdapat peningkatan ketersediaan program proteksi kesehatan, partisipasi dalam program kesehatan komunitas, kepatuhan terhadap standar kesehatan lingkungan, dan pemantauan standar kesehatan komunitas
Penurunan Angka Stunting: Penyuluhan Pentingnya Perubahan Pola Pikir di Desa Dharma Tanjung Kabupaten Sampang: - Asrumi, Asrumi; Krisnadi, I G; Rasni, Hanny; Endhiarto, Tatok; Sofia, Sofia
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 6 (2023): December, Pages 457 - 580
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i6.847

Abstract

Dalam tradisi tanean lanjeng Etnik Madura, pemenuhan makan sehari-hari dibebankan kepada orang tua . Para ibu muda, berpola pikir “ngakan apa ca’en reng toa’. Artinya urusan makan sehari-hari apa kata orang tua. Dalam tradisi tersebut, satu rumah dihuni sekitar 12-13 orang (ayah, ibu, nenek, kakek, anak-anak, menantu, dan para cucu). Anak dan menantu bekerja dan seluruh hasil kerjanya untuk pembelian kebutuhan sekundair berupa asset tidak bergerak dan tidak disisakan untuk makan sehari-hari. Hal ini berdampak pada pola pikir mereka menjadi “ngakan sabedena, se penting kenyang”, ‘makan seadanya (tanpa lauk), yang penting kenyang”. Tradisi tersebut tidak ada pembedaan pemenuhan gizi pada ibu hamil, menyusui, balita, dan yang lain. Rendahnya pemenuhan gizi pada ibu hamil, menyusui, dan balita menjadi penyebab gizi buruk dan stunting di Desa Dharma Tanjung, Kec. Camplong, Kabupaten Sampang. Rendahnya pendidikan orang tua dengan pola pikir “tak osah sekola gi-tenggi, se penting bisa alanduk”, ‘tidak usah sekolah tinggi-tinggi, yang penting bisa mencangkul’, juga menjadi penyebab gizi buruk dan stunting karena penghasilan tidak mencukupi. Bagaimana perubahan pola pikir?  Metode pengabdian ini dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, Tanya jawab, dan FGD. Hasilnya menunjukkan bahwa pola pikir tentang pola makan, pentingnya pendidikan anak, dan pentingnya pembuatan rumah tinggal dapat berdampak pada tingginya angka stunting di Desa Dharma Tanjung Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Perubahan pola pikir dapat mencegah kasus gizi buruk dan stunting di masyarakat untuk mencapai kemandirian kesehatan.
Edukasi Kesehatan Penyakit Tidak Menular dan Senam Hipertensi pada Masyarakat Usia Dewasa di Desa Glagahwero Jember Ati, Niken Asih Laras; Susumaningrum, Latifa Aini; Rasni, Hanny; Rizanti, Ayunda Puteri; Aridatama, Yuan Ferdi; Firmansyah, Yudha Ferdian
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.414 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.102

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 meningkat drastis secara global, terutama pada orang dewasa. Hipertensi dan diabetes melitus menimbulkan masalah kesehatan fisik dan mental, menurunkan kualitas hidup, serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan diabetes melitus serta kemampuan masyarakat dalam melakukan senam hipertensi di Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Metode pengabdian masyarakat ini meliputi lima tahapan yaitu skrining, penyuluhan kesehatan hipertensi dan diabetes melitus, pelaksanaan senam hipertensi, pengukuran tekanan darah, dan analisis data hasil skrining. Kegiatan ini menunjukkan bahwa 54,06% masyarakat mengalami hipertensi, dan 94,6% memiliki kadar glukosa darah dalam batas normal. Hasil pengukuran tekanan darah setelah pelaksanaan senam hipertensi menunjukkan 43,24% dan 67,57% peserta mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan bermakna rata-rata tekanan darah sistolik (p-value 0,000) dan diastolik (p-value 0,000) masyarakat sebelum dan sesudah senam hipertensi. Pengabdian masyarakat ini mengungkapkan pentingnya penyuluhan kesehatan untuk penatalaksanaan hipertensi dan pencegahan diabetes melitus serta pentingnya senam hipertensi untuk mengontrol tekanan darah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan kesehatan secara rutin tentang penyakit tidak menular khususnya hipertensi dan diabetes melitus, serta melakukan senam hipertensi secara berkala untuk menjaga derajat kesehatan masyarakat.
Upaya Penurunan Tingkat Nyeri Sendi Pada Lansia Melalui Senam Lansia Di Wisma Teratai UPT PSTW Jember Kurdi, Fahruddin; Rasni, Hanny; Lestari, Purwita; Handayani, Wiwin; Sari, Karinda Evita; Mitasari
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.813 KB) | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.106

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun. Seiring dengan perubahan usia, lansia mengalami perubahan fisik spiritual dan emosional. Salah satu perubahan fisik pada lansia seperti sistem muskuloskeletal yaitu nyeri sendi. Tujuan dari pengabdian ini yaitu menerapkan senam lansia dalam rangka menurunkan tingkat nyeri pada lansia. Pada pengabdian ini dilakukan terapi senam lansia kepada 11 lansia di wisma teratai UPT PSTW Jember dengan metode demonstrasi. Untuk mengetahui tingat keberhasilan dilakukan uji statistik Wilcoxon dengan SPSS 21. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa tingkat nyeri pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia p value = .317 (>0.05) yang berarti tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah senam lansia terhadap tingkat nyeri pada lansia di wisma teratai PSTW Jember yang menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah senam lansia dikarenakan senam lansia masih dilakukan sebanyak 2 kali sehingga belum menunjukkan pengaruh yang optimal, namun sebenarnya terdapat hubungan antara senam lansia dan nyeri sendi. Keberhasilan senam lansia terhadap penurunan skala nyeri sendi dapat dilakukan minimal 30 menit per hari selama 5 kali dalam 1 minggu, apabila lansia memiliki masalah hipertensi dan kolesterol dianjurkan melakukan senam lansia selama 40 menit dengan intensitas 3-4 kali dalam seminggu.
Counseling on The Importance of The Diction of “Side Dishes Amis-Amis” for Pregnant, Breastfeeding Women and Toddler for Preventing Bad Nutrition and Stunting in Kalisat Village, Jember District, East Java Asrumi; Asri Sundari; Anastasia Erna R.S.; I.G. Krisnadi; Imam Basuki; Hanny Rasni; Sofia
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi untuk Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Jember. Jl. Kalimantan No.37, Krajan Timur, Jemberlor, Kec. Sumbersari, Jember Regency, East Java 68121

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/instem.v2i1.543

Abstract

Jember Regency ranks 8th in East Java and 11th in Indonesia for cases of malnutrition and stunting in infants. Kalisat District is among the top 5 for stunted babies in Jember. The root of the problem is not only the local economy but also the public's understanding of the term "nutrition," which is not yet reflected in daily life. Therefore, counseling on understanding the word nutrition, replaced with "amis-amis or mis-amis" for various high-protein side dishes, is essential. The young mothers in Jember had poor understanding and very low reflection on the term nutrition, contributing to malnutrition and stunting in Kalisat Village, Kalisat District. The solution is to conduct counseling and practical sessions on the importance of understanding the term "fishy side dishes" that are high in animal protein for pregnant and breastfeeding mothers to enhance brain and physical growth (fetal) and avoid malnutrition and stunting. The methods of implementation include observation, interviews (in FGD), counseling, and practical sessions in Kalisat Village, Jember. The results show that community service involving counseling or socialization of the understanding of the word nutrition, implemented through the replacement of the term with "fishy side dishes," is more effective. This approach includes FGD, counseling, and practical sessions of cooking and eating together using high-protein fishy side dishes. These methods are aimed at improving growth and development in children (from the womb, during breastfeeding, and in toddlers) to prevent malnutrition and stunting.
Study of The Caregivers Role Strain in Fulfilling Nutrition for Stunting Toddlers In Public Health Center of Rambipuji, Jember regency: Studi Ketegangan Peran Pemberi Asuhan dalam Pemenuhan Nutrisi Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember Riski Hidayaturrohkim; Tantut Susanto; Hanny Rasni; Syahroni Bahtiar
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i2.1476

Abstract

Stunting in toddlers gets serious attention because it affects motor development delays and decreased intelligence while the family has an essential function and role in fulfilling nutritional needs. This study aims to describe family nursing care to overcome the caregivers role strain in fulfilling stunting toddler nutrition. This research method uses a case study with a 3-week approach to family nursing care. The participants involved were two families assisted by stunting toddlers in the Public Health Center of Rambipuji. Data were collected through interviews, observation, and physical examination. After conducting a family assessment, it was found that the problem of the caregivers role strain was found. Then nursing interventions were given including education for caregivers, child nutrition education, and nutrition management showing increased knowledge about stunting, children's nutritional needs, my plate diet method, and making additional food for toddlers and families being able to provide food according to toddler needs. There is an increase in body weight in Mr.M family toddlers by 0.5 kg, and Mr.A family toddlers by 0.6 kg with an increase in their height of 1 cm. Increased family knowledge affects behavior and improves health conditions in fulfilling the nutritional needs of toddlers which encourage the achievement of optimal family independence.   Stunting pada balita mendapatkan perhatian serius karena berdampak keterlambatan perkembangan motorik dan penurunan intelegensia sementara keluarga mempunyai fungsi dan peran esensial dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan asuhan keperawatan keluarga untuk mengatasi ketegangan peran pemberi asuhan dalam pemenuhan nutrisi balita stunting. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga selam 3 minggu. Partisipan yang terlibat sebanyak dua keluarga binaan balita stunting di wilayah Puskesmas Rambipuji. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Setelah dilakukan pengkajian keluarga didapatkan masalah ketegangan peran pemberi asuhan. Kemudian  diberikan intervensi keperawatan  meliputi edukasi pada pengasuh, edukasi nutrisi anak dan manajemen nutrisi menunjukkan peningkatkan pengetahuan tentang stunting, kebutuhan nutrsi anak, metode diet isi piringku, dan pembuatan makanan tambahan balita serta keluarga mampu menyediakan makanan sesuai kebutuhan balita. Terdapat peningkatan berat badan pada balita keluarga Tn. M sebesar 0,5 kg, dan  balita keluarga Tn. A sebesar 0,6 kg dengan penambahan tinggi badan keduanya 1 cm. Peningkatan pengetahuan keluarga mempengaruhi perilaku dan memperbaiki kondisi kesehatan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita yang mendorong pencapaian kemandirian keluarga scara optimal.     
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Tekanan Darah pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha-Bondowoso Putri, Inka Mawardi; Rasni, Hanny; Muhammad Nur, Kholid Rosyidi
Pustaka Kesehatan Vol 11 No 3 (2023): Volume 11 No.3, 2023
Publisher : UPT Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/pk.v11i3.12464

Abstract

An increase in Age Life Expectancy results in an increasing number of elderly. When entering the elderly, a person will experience an aging process accompanied by physiological changes that can cause reactions in the cardiovascular system, such as changes in blood pressure. Changes in blood pressure can be caused by various factors, one of which is anxiety. Anxiety is an emotional response to a judgment that describes a state of worry, anxiety, and fear. This study aims to analyze the relationship between anxiety levels and the blood pressure status to the elderly in the Pelayanan Sosial Tresna Werdha Bondowoso (UPT). The research design applies analytic correlation with a cross-sectional approach to 67 respondents. Data collection uses the Geriatric Anxiety Inventory (GAI) questionnaire from April 23 to May 23, 2019. Research Ethics Test number to be No.367 / UN25.8 / KEPK / DL / 2019. The analysis of research data using Spearman with a 0.05 significance level. The results of the anxiety level showed as many as 39 elderly (58.2%) experienced anxiety, while 28 elderly (41.8%) did not experience anxiety, with a blood pressure value of at most high normal blood pressure. There is a relation between anxiety level and blood pressure status in Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso(p-value = 0.002; r = 0.369). Other factors such as age, gender, depression, stress, drugs, and physical activity need to be studied to avoid high blood pressure in the elderly.
Hubungan Lingkar Perut dengan Kadar Gula Darah pada Petani: Analisa Data Posbindu PTM Puskesmas Sukorejo Jember 2020 Putriadi, Nadilla; Susanto, Tantut; Rasni, Hanny; Masrifah, Elly
Pustaka Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Volume 10 No.2, 2024
Publisher : UPT Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/pk.v12i2.25209

Abstract

Farmer is the occupation of the majority of Indonesians, and they rank first as a contributor to hyperglycemia (32.4%) and third to diabetes (12.6%) in Indonesia. Diabetic disease is affected by several factors, including abdominal obesity. So, the Indonesian government established a program called Posbindu PTM to screen for non-communicable diseases in Indonesians. This research aimed to analyze the correlation between abdominal circumference and blood sugar levels of farmers in Sukorejo Public Health Center. The cohort retrospective study design was used to analyze data of KMS Posbindu PTM in 2020 using Chi Square analysis with a significance of p<0.05. Data on age, gender, and abdominal circumference for 3 consecutive months (January)-March were collected, and blood sugar levels were measured in the third month (March) from 35 selected samples. The result showed no relationship between abdominal circumference and blood sugar levels (p=0.380), but there is a significant difference between gender and abdominal circumference among farmers (p= 0.019). An insignificant relationship between abdominal circumference and blood sugar levels indicated that abdominal obesity is not the main factor of diabetes, and other factors can influence it. Therefore, the abdominal circumference should be monitored regarding gender to prevent increased blood sugar among farmers.
Co-Authors Achmad Ali Basri Achmad Ali Basri Ahmad Rifai Alfid Tri Afandi Anastasia Erna R.S. Andiana Andiana Animas Debby Sugesti Andriani Anisa Kirnawati Anisah Ardiana Annisah Dwi Intan Annisah Dwi Intan Firdausi Nuzula Aprilia, Niken Ardani, Ni Ketut Aridatama, Yuan Ferdi Arifa, Yeni Zanuba Asaluna, Magnis Asih Larasati, Niken Asma Yudhi Efendi Asri Sundari Asri, Siti Aisyah Asrumi Asrumi Asrumi, Asrumi Atika Mellenia Purvitasari Purvitasari Azizah, Aufa Bahtiar, Syahroni Bela Aprilia Nuraini Chairun Nisak Devis Yulia Rohmana Dewi Negeri Atika Diana Kholida Diana Kholida Diana Kholida Dini Kurniawati DINI KURNIAWATI Dodi Wijaya Dwi Linda Aprilia Aristi Efadatus Zakiyah Ega Putri Nurwita Emi Wuri Wuryaningsih Enggal Hadi Kurniyawan Erti Ikhtiarini Dewi Erti Ikhtiarini Dewi Fahruddin Kurdi Faiq Rojannah Fajar Kharisma Fauziah, Wahyuni Ferdiana Sari Tidar Ferdianti, Nuraini Melika Firmansyah, Yudha Ferdian Firtamaafiyah D Rohmah Fitrio Deviantony Fitriyana, Puspa Frandita Eldiansyah Grace Pakilaran Grysha Viofananda Agung Kharisma Ade Hafan Sutawardana, Jon Handayani, Wiwin Hardianto, Widodo Hardika, Beva Pramasty Hasanah, Umi Nur I.G. Krisnadi IG Krisnadi Imam Basuki Imaniar Rosyida Indri Andriani Insyaf Prawita Sari Istifada, Rizkiyani Jamilatul Komari Jatmika, Yudha Jatmika, Yudha Wahyu Kamila, Nurul Khoirun Nasikhin Komari, Jamilatul Kristian Arisma Wijaya Kurdi, Fahrudin Lantin Sulistiyorini, Lantin Laraswati Ayuning Luky Latifa Aini Latifa Aini S Latifa Aini Susumaningrum Latifa Aini Susumaningrum Latifa Aini Susumaningrum Lestari, Purwita Levi Nadya Nur Imamah Lindawati, Revy Dwi Citra Lisnawati Luh Putu Ratna Sundari Masrifah, Elly Maulana, Muhammad Alfin Mayangga Sukmawati Ma’fuah, Siti Ma’fuah, Sofiatul Meilynda Ekanovvareta Mitasari Muhammad Alfin Maulana Muhammad Athok Fitriyansyah Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Muqodimatul Masruro Muqodimatul Masruro Mustapa, Gesit Wira Mutia Nur Maulida Sandy Nasikhin, Khoirun Niken Asih Laras Ati Nilla Sahuleka Nilla Sahuleka Ningrum, Nenchy Yetika Setya Nisak, Chairun Nova El Maidah Novaria Puspitasari Novi Anoegrajekti Novita Nurkamilah Nuning Dwi Merina Nur Aini, Rizqi Nur Widayati nuriyah halida Nurkamilah, Novita Nurrahmawati, Marsya Onim, George Pangestu, Adinda Widia Peni Perdani Juliningrum, Peni Perdani Permatasari, Andina Yulia Dwi Prasasti Puspita Avcafebriliani Prastiani, Ananda Eka Prastica, Vinanda Maria Pratama, Yogie Bagus Puspa Fitriyana Puspitasari, Novaria Putra, Andhika Satriya Putra, Ricky Aprileo Pratama Putri Hidayatur Rochmah Putri, Inka Mawardi Putriadi, Nadilla Putu Annesia Warsito Qudsyiyah, Roro Dewi Ramadhani, Ayu Parahita Ratna Sari Hardiani Retno Purwandari Rhosani, Nur Oktavia Ria Aridya Liarucha Ririkh Farikhatul Ummah Riski Hidayaturrohkim Rismawan Adi Yunanto Rizanti, Ayunda Puteri Rizqi Fauziyah Rofif Rohmana, Devis Yulia Roro Dewi Roro Dewi Qudsyiyah Sahuleka, Nilla Salman Farisi Salsabila, Kirana Putri Salsabila, Nadia Putri Saputra, Rizky Lukman Sari, Karinda Evita Sena Wahyu Purwanza, Sena Wahyu Sinta Kholifah Mar'ah Konitatillah Siti Aisyah Asri Slamet Siswoyo slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Sofia Sofia Sofia, Sofia Sri Wahyuni Sufyan Stauri Sukmawati, Mayangga Syahroni Bahtiar Syahroni Bahtiar Tantut Susanto Tantut Susanto Tantut Susanto Tatok Endhiarto Tri Pramesuari, Ni Komang Triaji Windiarta Sundoko Trisnindasari, Aisyah Lely Try Nurhayati Ubaidillah Utsman Umari Hasniah Rahmawati Vio Putri Andi Lestari Wahyuningtias Rahmadani Wantiyah Wantiyah Wardana, Aditya Kusuma Wardana Wildana, Fahmi Yahtarita ulfia Adisiwi Yanuari, Karina Paramita Yeni Fitria Yogie Bagus Pratama Yudha Jatmika Yudha Wahyu Jatmika Yunnita, Sisma Yessi Yurin Ainur Azifa Zakiyah, Efadatus Zulfa Makhatul Ilmi