Claim Missing Document
Check
Articles

REVIEW PENGGUNAAN OBAT HERBAL SEBAGAI PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER: A REVIEW OF THE USE OF HERBAL MEDICINE FOR THE PREVENTION OF CORONARY HEART DISEASE Febio Gutama; Irma Melyani Puspitasari; Melisa Intan Barliana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 3 (2022): Forthcoming Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i3.352

Abstract

Penyakit jantung koroner memiliki angka kejadian yang tinggi di Indonesia, terutama pada usia produktif. Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 1,5% pada tahun 2018. Tingkat keparahan penyakit ini memerlukan tindakan pencegahan untuk menghindari serangan jantung. Pencegahan penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman herbal. Tanaman herbal digunakan karena memiliki efek samping yang lebih sedikit dalam pemberian jangka panjang dibandingkan dengan obat kimia. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi obat-obat herbal yang dapat digunakan untuk mencegah perkembangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengambil data yang telah dipublikasikan dalam artikel penelitian melalui mesin pencarian dari Google Scholar dan Pubmed pada bulan April 2022. Hasil menunjukkan bahwa Curcuma longa, Punica granatum, Malus domestica, Solanum lycopersicum, Allium sativum, Eugenia polyantha, Piperbetle, dan Syzygium polyanthum berpotensi sebagai tindakan pencegahan penyait jantung koroner.
PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT UNTUK MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA SISWA SMK FARMASI DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT TERHADAP PRODUK FERMENTASI Yulistia Budianti Soemarie; Tiana Milanda; Melisa Intan Barliana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10196

Abstract

Abstrak: Yoghurt merupakan salah satu minuman fermentasi yang sangat digemari oleh semua kalangan usia. Yoghurt memiliki banyak manfaat kesehatan terutama untuk pemeliharaan saluran pencernaan. Hal ini dikarenakan yoghurt mengandung banyak vitamin serta bakteri baik seperti Lactobacillus sp. Pelatihan ini dilakukan di SMK Farmasi karena SMK mencetak lulusan siap kerja, sehingga pelatihan ini dapat memotivasi siswa untuk membuka peluang usaha. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan yoghurt di lingkungan sekolah menengah kejuruan farmasi agar dapat meningkatkan minat wirausaha siswa terhadap produk fermentasi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu ceramah, demonstrasi/pelatihan dan diskusi. Mitra dari kegiatan adalah Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Mitra Dharma yang berjumlah 40 peserta. Evaluasi dilakukan dengan memberikan soal sebelum dan sesudah kegiatan (pra dan post-test). Hasil yang diperoleh bahwa terdapat kenaikan nilai pada peserta yaitu dengan rentang 81 - 90 sebanyak 11 peserta dan rentang nilai 71 - 80 sebanyak 10 peserta. Harapan dari kegiatan ini agar dapat menambah ilmu pengetahuan serta keterampilan dalam pengolahan minuman fermentasi khususnya yoghurt sehingga mampu meningkatkan wirausaha siswa terhadap produk fermentasi.Abstract: Yoghurt is a fermented beverage that is very popular with people of all ages. Yoghurt has many health benefits, especially for the maintenance of the digestive tract. This is because yogurt contains many vitamins and good bacteria such as Lactobacillus sp. This training is carried out in Pharmacy Vocational Schools because Vocational Schools produce graduates who are ready to work, so this training can motivate students to open up business opportunities. The purpose of this service is to provide training in making yogurt in a vocational high school environment to increase students' entrepreneurial interest in fermented drinks. The methods used in this service are lectures, demonstrations, and discussions. Partners of the activity are the Mitra Dharma Private Vocational High School which totals 40 participants. Evaluation is done by giving questions before and after the activity (pre and post-test). The results obtained that there is an increase in the value of the participants with a range of 81 - 90 as many as 11 participants and a value range of 71 - 80 for as many as 10 participants. This activity hopes to increase knowledge and skills in processing fermented drinks, especially yogurt.
REVIEW ARTICLE : AKTIVITAS SITOKTOSIK MANGGU LEWEUNG (Garcinia celebica L.) PADA BERRBAGAI LINI SEL KANKER Komang Suma Triyasa; Ajeng Diantini; Melisa Intan Barliana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v5i1.143

Abstract

ABSTRAKKanker merupakan penyakit yang mengancam jiwa yang sangat serius bagi semua manusia. Menurut data GLOBOCAN 2018 kasus populasi kanker masih meningkat menjadi 18,1 juta dan 9,6 juta dan kematian dan hampir dari setengah populasi terjadi di Asia. Ekstrak, fraksi hingga isolat Garcinia Celebica (manggis hutan) dilaporkan mempunyai aktivitas sitoktosik yang dapat menghambat pertumbuhan dalam berbagai sel kanker diantaranya MCF-7 (kanker payudara), A549 (kanker paru),  Hela (kanker servik),  KB (karsinoma epidermoid), B16F10 (melanoma), DBTRG (glioma).
REVIEW PENGGUNAAN OBAT HERBAL SEBAGAI PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER: A REVIEW OF THE USE OF HERBAL MEDICINE FOR THE PREVENTION OF CORONARY HEART DISEASE Febio Gutama; Irma Melyani Puspitasari; Melisa Intan Barliana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i3.352

Abstract

Penyakit jantung koroner memiliki angka kejadian yang tinggi di Indonesia, terutama pada usia produktif. Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 1,5% pada tahun 2018. Tingkat keparahan penyakit ini memerlukan tindakan pencegahan untuk menghindari serangan jantung. Pencegahan penyakit jantung koroner dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman herbal. Tanaman herbal digunakan karena memiliki efek samping yang lebih sedikit dalam pemberian jangka panjang dibandingkan dengan obat kimia. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi obat-obat herbal yang dapat digunakan untuk mencegah perkembangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengambil data yang telah dipublikasikan dalam artikel penelitian melalui mesin pencarian dari Google Scholar dan Pubmed pada bulan April 2022. Hasil menunjukkan bahwa Curcuma longa, Punica granatum, Malus domestica, Solanum lycopersicum, Allium sativum, Eugenia polyantha, Piperbetle, dan Syzygium polyanthum berpotensi sebagai tindakan pencegahan penyait jantung koroner.
ARTICLE REVIEW: THE TREATMENT PROBLEM AND ADVERSE DRUG REACTIONS IN THE TREATMENT OF MULTIDRUG-RESISTANT TUBERCULOSIS Sartika Aprianti; Prayudi Santoso; Melisa Intan Barliana; Ivan Surya Pradipta
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i4.988

Abstract

Multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) is the resistance of Mycobacterium tuberculosis to at least two tuberculosis (TB) drugs, rifampicin and isoniazid. The disease requires a long treatment duration with several second-line drugs. This leads to a globally low success rate of approximately 56% for MDR-TB treatment.  Studies have reported that adverse drug reactions (ADRs) contribute to high rates of non-compliance, treatment discontinuation, and failure. This narrative review aimed to provide information about MDR-TB treatment modalities, various ADRs, challenges encountered in MDR-TB treatment, and instances of ADRs that can impact treatment success. This narrative review study was conducted by searching for scientific information from the primary electronic databases PubMed and Google Scholar, covering 2012-2022. Based on the literature search results, 14 studies were identified, demonstrating challenges in TB and MDR-TB treatment, along with 6 ADRs that can influence treatment success in MDR-TB patients. ADRs during MDR-TB treatment can affect patients’ physical, mental, and social well-being as well as their beliefs and behaviors related to treatment. Comprehensive support from families, communities, and healthcare providers is essential to assist patients in addressing treatment challenges and adverse ADRs. Rapid identification and strategies for monitoring and managing treatment challenges and ADRs can improve compliance and success of MDR-TB treatment. Keywords: Adverse Drug Reactions, Drug Side Effects, Multi Drug-Resistant Tuberculosis (MDR-TB), Treatment Success
Efficacy of Quinine Sulfate in Patients with Mild-To-Moderate COVID-19: A Randomized Controlled Trial Irma Rahayu Latarissa; Melisa Intan Barliana; Anna Meiliana; Ida Paulina Sormin; Erizal Sugiono; Cissy Bana Kartasasmita; Irmansyah Irmansyah; Keri Lestari
The Indonesian Biomedical Journal Vol 15, No 6 (2023)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v15i6.2543

Abstract

BACKGROUND: Before WHO revoked the emergency use authorization for Chloroquine (CQ) and Hydroxychloroquine (HCQ) because of their side effects, it was suggested to use these two drugs for COVID-19 therapy. In addition, another derivate of quinine, namely Quinine Sulfate (QS), showed good in silico and in vitro antiviral activity against SARS-CoV-2. Prior the WHO revocation, this study was conducted to evaluate the efficacy of QS in mild-to-moderate COVID-19 patients.METHODS: This was an adaptive, controlled, multicenter, randomized, double-blind clinical trial involving mild-to-moderate COVID-19 patients in Indonesia. The participants were divided into 2 groups: the control group (standard COVID-19 treatment + placebo) and the treatment group (standard COVID-19 treatment + QS). The primary outcome was the efficacy of QS based on clinical status using a 7-point ordinal scale. The secondary outcomes were the efficacy of QS in terms of the incidence and duration of oxygen supplementation, incidence of mechanical ventilation, and length of stay.RESULTS: No significant difference in the efficacy parameters studied was found between the control group and the treatment group. The difference in the mean oxygen saturation was also measured and the results showed a significant difference where the treatment group had higher mean oxygen saturation than the control group (p=0.001).CONCLUSION: Although not significant, the treatment group showed better therapy outcomes compared to the control group.KEYWORDS: clinical trials, efficacy, quinine, chloroquine, hydroxychloroquine
REVIEW ARTIKEL : PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PERAN APOTEKER PADA MASA PANDEMI COVID-19 BALQIST, SYARA NUR FITRI; BARLIANA, MELISA INTAN
Farmaka Vol 19, No 2 (2021): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i2.32315

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 di Wuhan, China. Seiring perkembangan waktu, COVID-19 telah dikonfirmasi di banyak negara, dan dikategorikan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020. Pelayanan kefarmasian memberikan jaminan keamanan obat untuk pasien COVID-19. Review artikel ini merangkum manajemen penyediaan obat dan pelayanan kefarmasian serta peran apoteker pada masa pandemi untuk memberikan edukasi dalam rangka pencegahan COVID-19. Kegiatan manajerial di apotek harus mendukung pelayanan kefarmasian dengan menyediakan pasokan obat terkait COVID-19 dan produk pencegahan yang memadai, mengikuti pedoman dan memberikan pelatihan staf yang memadai. Apoteker harus menggunakan berbagai pendekatan untuk menyediakan pelayanan kefarmasian dalam pemberian obat, konsultasi dan rujukan, manajemen penyakit kronis, penggunaan infus yang aman, pendidikan pasien, panduan perawatan di rumah dan dukungan psikologis untuk mempromosikan pengendalian pandemi COVID-19 dan memastikan penggunaan pengobatan yang aman di masyarakat pasien selama pandemi.
Pharmacogenetics Overview of Quetiapine for Mental Health Disorders Khaira, Syifa; Qolbina, Shofura Marsa; Barliana, Melisa Intan; Zakiyah, Neily
Farmaka Vol 22, No 2 (2024): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i2.55219

Abstract

Severe mental health disorders, such as schizophrenia and bipolar, often require treatment with atypical antipsychotic drugs, yet many patients exhibit incomplete responsiveness and adverse effects. This has led to the exploration of pharmacogenetics to personalize treatment potentially. Quetiapine, a commonly used atypical antipsychotic, is often used in mental health disorders for depressive episodes. Its pharmacokinetics and pharmacodynamics are potentially influenced by genetic variations in Cytochrome P450 (CYP) enzymes, Dopamine receptor D3 (DRD3), and other genes. Previous studies investigated the impact of genetic variants on quetiapine metabolism, revealing possible associations with CYP2D6, CYP2C19, Catechol-O-methyltransferase (COMT), and other genes. Notably, the COMT variant rs13306278 was linked to increased quetiapine exposure. CYP3A5 and CYP2B6 phenotypes also affected quetiapine variability, with the  ATP-binding cassette super-family G member 2 (ABCG2) variant rs2231142 associated with quetiapine accumulation. Recent pharmacogenetic advancements emphasize individualized treatment based on genetic profiles, particularly considering interactions with CYP3A4. Although concerns exist regarding drug-drug interactions and limited efficacy in certain conditions, integrating genetic information into clinical practice holds promise for optimizing quetiapine therapy and improving patient outcomes.
ARTIKEL REVIEW: BENTUK KOLABORASI INTERPROFESIONAL APOTEKER DALAM MENINGKATKAN LUARAN TERAPI PASIEN ARNANDA, QUINZHEILLA PUTRI; BARLIANA, MELISA INTAN
Farmaka Vol 19, No 3 (2021): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i3.32319

Abstract

ABSTRAKKeterlibatan apoteker dalam kolaborasi interprofesional multidisiplin merupakan suatu upaya dari pengembangan paradigma pelayanan kefarmasian yang bergeser menjadi pelayanan komprehensif kepada pasien. Kolaborasi antar tenaga kesehatan untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada pasien bertujuan untuk meningkatkan luaran terapi terkait pengobatan pasien serta dapat berdampak juga dalam menurunkan kejadian kesalahan pengobatan dan menurunkan biaya perawatan yang harus dikeluarkan pasien. Apoteker sebagai profesi kesehatan yang memiliki pengetahuan terkait pengobatan harus turut terlibat aktif bekerja sama dengan tenaga kesehatan. Artikel review ini bertujuan untuk memberikan gambaran dari kegiatan kolaborasi interprofesional yang dilakukan apoteker dengan tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan kepada pasien sebagai bentuk pengembangan dari praktik asuhan Pharmaceutical Care. Diharapkan dengan artikel review ini, apoteker dapat semakin terlibat aktif dalam kolaborasi interprofesional dengan menumbuhkan rasa percaya diri dan memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang efektif dalam melakukan kerja sama dengan tenaga kesehatan.Kata kunci: apoteker, kolaborasi interprofesional, luaran terapi, pelayanan kesehatanABSTRACTThe involvement of pharmacists in an interprofessional collaboration is an effort of developing a paradigm of pharmaceutical services that shifts into comprehensive care for patients. Collaboration between health workers in healthcare aims to increase the patient's outcome therapy related to treatment. It can also have an impact on reducing the incidence of medication errors and the cost of care that must be incurred by patients. Pharmacists as health professionals who have knowledge related to treatment must be actively involved in collaborating with health workers. This review article aims to provide an overview of the interprofessional collaboration activities carried out by pharmacists and health workers in providing services to patients as a form of development of Pharmaceutical Care practices.  This review article is expected pharmacists to be more actively involved in interprofessional collaboration by improving self-confidence and having more effective interpersonal communication skills in collaborating with health workers.Keywords: health care, interprofessional collaboration, pharmacist, therapeutic outcome
Pengujian Ekstrak Etanol Daun Manggu Leuweung (Garcinia celebica L.) terhadap Proliferasi Lini Sel CCL-171 Maharani, Putri; Sahila, Elma N. M. R.; Febriyanti, Raden Maya; Barliana, Melisa Intan
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 3, No 2 (2023): IJBP (Agustus)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v3i2.47089

Abstract

Sistem imun merupakan suatu sistem kompleks yang bertindak sebagai pertahanan tubuh yang secara umum bekerja dengan mempertahankan homeostasis, mempersiapkan tubuh dalam melawan infeksi, dan penyembuhan. Namun, beberapa faktor seperti faktor endogen atau eksogen dapat mengubah efisiensi dan efektivitas dari sistem imun. Imunomodulator merupakan suatu senyawa yang dapat digunakan untuk membantu mempertahankan homeostasis dengan mengatur sistem sistem imun serta mengoptimalkannya. Pada penelitian terdahulu, telah ditunjukkan bahwa senyawa flavonoid yang terkandung dalam daun G. celebica L. dapat berpotensi sebagai agen anti inflamasi yang baik dengan mereduksi ekspresi sitokin proinflamasi. Selain itu, daun G. celebica L. juga mengandung senyawa terpenoid yang berperan sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap ekstrak etanol dan fraksi etil asetat daun manggu leuweung terhadap respon imun dengan menggunakan sel fibroblas paru normal CCL-171. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol mampu meningkatkan proliferasi dengan mempertahankan viabilitas sel yang ditunjukkan dengan % survival rate pada sel CCL-171 pada konsentrasi 7,8125; 15,625 dan 31,25 ppm secara berturut-turut adalah sebagai berikut 92,34 ± 5,77%; 90,20 ± 3,05%; 82,96 ± 4,58%
Co-Authors Abdurahman Ridho Afifah, Nadya Nurul AGATHA VIKA PURWANINGTYAS Ahmad Faried Ahmad Muhtadi Ajeng Diantini, Ajeng Aliya Nur Hasanah Among, Sayyid Andi Wijaya ANDI WIJAYA Andi Wijaya Angliana Chouw, Angliana Anna Meiliana Anna Meiliana ARNANDA, QUINZHEILLA PUTRI Balqist, Syara Nur Fitri Bonor, Toga Chandra Agung Purnama Cissy Bana Kartasasmita Cynthia Retna Sartika, Cynthia Retna Dedi Suyatno Dewi Muliaty Didi Susanto Driyanti Rahayu Edhyana Sahiratmadja Effendi, M. Fariz ELLENA MAGGYVIN Erizal Sugiono Eva Feriadi Fajar, Desi Reski Febio Gutama Febriyanti, Maya Haifa, Rima HISBAN HAMID ARIFKI Ida Paulina Sormin Imas Maesaroh Indradi, Raden Bayu Intania, Ruri Irma Melyani Puspitasari Irma Rahayu Latarissa Irmansyah Irmansyah Ivan Pradipta Ivan Surya Pradipta Karina Erlianti Kennardi, Gabriel Bagus Keri Lestari Khaira, Syifa Komang Suma Triyasa Laniyati Hamijoyo, Laniyati LILY CYNTIA FAUZI Luki Yogaswara Yusuf Made Putra Semadhi Maisyarah, Intan Timur Maya Febriyanti Miftakh Nur Rahman Miswar Fattah Moses Prasetio Muhaimin Muhaimin Muhammad Fauzi Munir Alinu Mulki Mustikawati, Bunga Nadiya Nurul Afifah Nuning Nurcayani Peratiwi, Shafira Galuh Permatasari, Lany Indah Pratama, Muhammad Syawal Prayudi Santoso Putri Maharani Putri, Nazwa Septiriana Qolbina, Shofura Marsa Raden Maya Febriyanti Rendrayani, Farida Rimadani Pratiwi Rizki Rahmadi Pratama Rizky Abdulah Sahila, Elma N. M. R. Sartika Aprianti Shelly Iskandar Soemarie, Yulistia Budianti Syahrina, Nadira Alvi Tahara, Nabila Theresia Ratnadevi TIANA MILANDA Tina Rostinawati Widya Naftalia Wijasa Yudisia Ausi Yulistia Budianti Soemarie Yulistia Budianti Soemarie Yuni Elsa Hadisaputri Zakiyah, Neily Zelika Mega Ramadhania