p-Index From 2021 - 2026
11.689
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal The Messenger Jurnal Studi Komunikasi PRofesi Humas Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Media Karya Kesehatan Prologia Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Manajemen Komunikasi Business Journal : Jurnal Bisnis Dan Sosial Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Ranah Komunikasi Jurnal Inovasi Penelitian Journal of Servite ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Informatio: Journal of Library and Information Science juremi: jurnal riset ekonomi Jurnal Minfo Polgan (JMP) Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge SWARNA Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Jurnal Komunikasi Global Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Comdent: Communication Student Journal Joong-Ki Journal Of Digital Communication Science SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara J-CEKI Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab Joong-Ki PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan JIMEK Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan Brilliant International Journal of Management and Tourism International Journal of Economics and Management Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemasaran empatik sebagai strategi komunikasi merek di masa pandemi Covid-19 Yuliani Dewi Risanti; Renata Anisa; Puji Prihandini
Manajemen Komunikasi Vol 5, No 2 (2021): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v5i2.32745

Abstract

Pandemi Covid-19 turut mengubah bagaimana merek melakukan komunikasi dengan konsumennya. Di saat daya beli konsumen menurun, konsumen ditantang untuk mengevaluasi kembali apa yang menjadi prioritas dalam melakukan pembelian. Kondisi ini menjadikan persaingan antar merek semakin kompetitif sehingga komunikasi merek sangat penting dilakukan agar merek tetap melekat dalam ingatan konsumen. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana merek global melakukan komunikasi merek dalam aspek isi pesan dan media yang digunakan. Pemilihan merek global dalam penelitian ini berdasarkan pencarian kata kunci komunikasi merek di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, mengungkapkan keadaan obyek penelitian pada saat ini berdasarkan fakta. Teknik analisis data dalam penelitian dilakukan secara interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan merek global yang menjadi objek dalam kajian ini melakukan strategi komunikasi merek berbasis empati. Pemasaran empati atau pemasaran berbasis empati merupakan teknik pemasaran yang digunakan dengan mencoba memahami apa yang dialami, menunjukan upaya membantu serta pembentukan ikatan emosional dengan konsumen melalui penyampaian pesan yang relevan. Dalam aspek isi pesan yang diangkat oleh merek adalah dukungan terhadap upaya pencegahan penularan virus melalui tagline dan tagar di akun media sosial resmi perusahaan, penyaluran donasi serta penghargaan kepada orang yang berperan dalam membantu orang banyak melewati krisis Covid-19. Sedangkan media yang digunakan yaitu website dan akun media sosial resmi perusahaan serta akun media sosial pengikut merek-merek tersebut. Komunikasi merek dengan berbasis empati relevan dengan kondisi krisis pandemi Covid-19 dimana konsumen saat ini lebih mengutamakan kesehatan serta kesejahteraan.
KEGIATAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITIES SISWA MENGENAL NUSANTARA PT PERTAMINA (PERSERO) Afifah Izzaturrahmi Ibrahim; Renata Anisa
Business Journal : Jurnal Bisnis Dan Sosial Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/businessjournal.v5i2.2154

Abstract

Program Siswa Mengenal Nusantara merupakan salah satu program BUMN dalam BUMN Hadir Untuk Negeri. Program-program tersebut diberikan kepada perusahaan-perusahaan BUMN untuk dilaksanakan, dimana Pertamina untuk pertama kalinya pada tahun 2018 melaksanakan program tersebut. Program ini sebagai bentuk CSR dari PT Pertamina (Persero). Pertamina bertanggungjawab di provinsi Papua. Dalam pelaksanaan program ini, Pertamina bekerjasama dengan BNI untuk mengantarkan dan mendampingi peserta SMN 2018 di provinsi tujuan masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan program Siswa Mengenal Nusantara 2018 oleh PT Pertamina (Persero). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Siswa Mengenal Nusantara merupakan program CSR yang dilaksanakan oleh PT Pertamina (Persero) dan memiliki tujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air kepada siswa-siswi SMA se-Indonesia. Pelaksanaan program SMN 2018 dilaksanakan mulai pada tanggal 11 Agustus 2018 hingga 18 Agustus 2018. Dan program ini dilaksanakan di provinsi Papua. Setiap hari dalam rangkaian kegiatan CSR ini, peserta diberikan banyak ilmu dan informasi baru diantaranya adalah wawasan sosial budaya, wawasan pendidikan, wawasan entrepreneurship, wawasan mengenai BUMN, dan wawasan nusantara.
Pengembangan konten positif sebagai bagian dari gerakan literasi digital Detta Rahmawan; Jimi Narotama Mahameruaji; Renata Anisa
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.455 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v7i1.20575

Abstract

Menjamurnya hoaks, misinformasi, disinformasi, hingga riuhnya konflik terkait isu politik identitas di media digital adalah contoh permasalahan yang coba diatasi oleh gerakan literasi digital di Indonesia. Salah satu strategi gerakan ini adalah dengan mengajak khalayak media, terutama anak muda untuk lebih banyak mengonsumsi, membuat, dan menyebarkan “konten positif”. Menariknya, hingga kini masih belum ada kajian yang mendefinisikan dan menggali lebih jauh pandangan serta persepsi anak muda itu sendiri terkait dengan konsep konten positif. Oleh karena itu, melalui penelitian ini, peneliti melakukan penggalian pemahaman konten positif pada anak muda dengan melakukan focus grup discussion kepada total 36 mahasiswa yang tersebar di empat perguruan tinggi negeri di Jawa Barat, yaitu Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Singaperbangsa Karawang. Selain itu wawancara mendalam juga dilakukan kepada lima pakar terkait media digital yang terdiri dari perwakilan pihak akademisi, industri, maupun pemerintahan. Eksplorasi juga dilakukan pada pemberitaan terkait konten positif di media online. Penelitian ini memperlihatkan bahwa ide penyebaran konten positif sebagai bagian dari gerakan literasi digital masih belum dipahami anak muda dengan baik. Selain itu, tidak ada kesepahaman terkait definisi operasional dari konten positif. Informan menyatakan bahwa konten yang bernilai informatif, inspiratif, dan memiliki nilai guna, adalah contoh konten positif. Informan juga memiliki persepsi bahwa konten positif memiliki jumlah dan tingkat popularitas di bawah konten yang bersifat negatif. Mereka juga mengatakan bahwa masih diperlukan berbagai sosialisasi literasi digital dan konten positif agar ide ini dapat diterima dan disebarkan secara lebih luas.
Studi Etnografi Virtual tentang Budaya Mahasiswa dalam Perkuliahan Online di Aplikasi Zoom Rachmaniar Rachmaniar; Puji Prihandini; Renata Anisa
Media Komunikasi FPIPS Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v20i2.33777

Abstract

Wabah coronavirus dimulai di kota Wuhan, Cina pada Desember dua tahun lalu. Dan hampir satu tahun para peserta didik dan pendidik melakukan pembelajaran online dari tempat nya masing-masing. Banyak pengalaman dan masalah yang terjadi dengan penggunaan aplikasi pembejaran yang digunakan. Dan ini tentu bisa dilihat melalui budaya virtual yang ada di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis budaya virtual dari perkuliahan online yang dilakukan mahasiswa bersama dosen dengan menggunakan aplikasi zoom, dilihat dari video, audio, dan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi zoom. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif melalui pendekatan etnografi virtual untuk menganalisis budaya virtual mahasiswa dalam perkuliahan online di aplikasi zoom. Objek utama dalam penelitian ini adalah fitur-fitur yang ada dalam aplikasi zoom, seperti video, audio, virtual backgrounds, video filters, chat, dan reactions. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan analisis data model alur Miles dan Huberman. Sementara untuk teknik validitas data menggunkan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya virtual yang terbentuk atas penggunaan aplikasi zoom dalam perkuliahan online adalah: 1) video – banyak mahasiswa yang lebih memilih fitur mematikan kamera daripada menghidupkan kamera pada perkuliahan online;  2) audio – mahasiswa kerap mematikan fitur audio pada perkuliahan online; 3) virtual backgrounds – mahasiswa ada yang menggunakan fitur virtual backgrounds pada perkuliahan online; 4) video filters – mahasiswa ada yang menggunakan fitur video filters pada perkuliahan online; 5) chat – banyak mahasiswa yang memanfaatkan fitur chat pada perkuliahan online; dan 6) reactions – mahasiswa ada yang menggunakan fitur reactions  pada perkuliahan online. Temuan dalam penelitian ini adalah pengajar harus memiliki sistem dan aturan yang dapat membuat proses belajar mengajar menjadi terarah dan berlangsung seperti yang diharapkan.
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS KEDOKTERAN2019 Amelia Fernandha; Renata Anisa; Suharjo Nugroho
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.699 KB) | DOI: 10.25077/rk.4.1.113-127.2020

Abstract

The growth of the run community triggered the rise of running events in Indonesia. Ironically in the last year, five running events claimed the death fatality in Indonesia has been widely exposed by the national media. In an effort to reduce the fatality rate in the run, KedokteRAN2019 is aware of the importance of media roles to provide the right health information to the public. Based on this, KedokteRAN2019 selected media relations activities as one of the ideal communication strategy. In the implementation of media relations activities, KedokteRAN2019 chose Imogen PR & Digital as a public relations consulting firm. This research aims to describe the process of media relations activities KedokteRAN2019 based on the stage of public relations activities according to Cutlip, through research, planning, implementation, and evaluation. The study uses a qualitatively descriptive method, where researchers describe the reality that goes into research. This research technique uses interview techniques, documentation, and observation. The results showed that at the research, planning, implementation until the evaluation of KedokteRAN2019 has successfully implemented media relations activities. The results were obtained from several instruments of success (key performance indicator) based on the number of media attendance, media coverage of exposure, and the amount of PR value of the activity KedokteRAN2019.
Menakar positioning dan arah branding program studi melalui pemetaan penggunaan metode riset Renata Anisa; Retasari Dewi; Hanny Hafiar
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.263 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.28463

Abstract

Reputasi sebuah lembaga pendidikan dapat dilihat kualitas lulusannya. Begitu juga dengan reputasi Program Studi Public Relations di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Salah satu kualitas lulusan Program Studi PR dapat ditinjau dari kemampuannya melakukan penelitian. Hal ini terkait dengan berbagai jenis riset yang mendasari setiap program kerja public relations. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan lulusan sebagai langkah awal bagi program studi untuk melakukan aktivitas branding yang akan ditonjolkan oleh lembaga di mata publik. Tugas akhir mahasiswa (skripsi) dapat memberikan gambaran tren metode riset yang digunakan dan dikuasai calon praktisi public relations. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan metode riset yang digunakan pada penelitian (skripsi) mahasiswa pada periode tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan melakukan analisis terhadap 639 abstrak skripsi mahasiswa. Data diperoleh dari data sekunder untuk kemudian dianalisis sebagai bahan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar skripsi mahasiswa menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, studi kasus, dan fenomenologi, sisanya mahasiswa menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode uji hubungan, uji pengaruh, dan deskriptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan mata kuliah yang terdapat pada kurikulum program studi humas agar sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan, serta sebagai pertimbangan untuk menentukan arah branding program studi.
STRATEGI MEDIA RELATIONS ALLIANZ INDONESIA DALAM MEMPEROLEH BERITA POSITIF Farah Adila; Yustikasari Yustikasari; Renata Anisa
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 2: Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i2.710

Abstract

This study aims to determine the stages of managing relationships, developing strategies and developing networks in Allianz Indonesia's media relations strategy. Through the Corporate Communications department, Allianz Indonesia pays attention and carries out media relations activities as a way to get positive news that can affect the company's image and reputation. This research use descriptive method with qualitative data presentation. The results showed that in the stage of managing relationships, Allianz Indonesia has built intensive communication with media partners, either directly or indirectly. Also, compiling the media list according to the type of audience, coverage and level of the mass media. Furthermore, Allianz Indonesia's public relations practitioners have a media relations team that acts as writer, spokesperson and media coordinator. At the strategy development stage, the company's goals have been set to increase awareness, change attitudes and encourage public action, by carrying out various media activities such as Press conferences, media gatherings, media workshops, journalist competitions, and others. The Corporate Communications Department has also conducted a SWOT analysis. At the stage of developing the network, Allianz Indonesia has joined two associations, namely the Indonesian General Insurance Association (AAUI) and the Indonesian Life Insurance Association (AAJI)
MEDIA KOMUNIKASI DAN PROMOSI LAUT BIRU HOTEL PANGANDARAN Renata Anisa; Yustikasari Yustikasari
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 3: Agustus 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i3.757

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Tumbuhnya destinasi wisata, hotel, dan online travel agent menjadi salah satu cirinya. Industri Pariwisata pada masa pandemi saat ini menjadi sektor pertama yang terdampak dan diperkirakan menjadi sektor terakhir yang akan pulih. Kemenparekraf sebagai kementrian yang membidangi pariwisata menyusun berbagai strategi dan program untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan konsep inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Pelaku usaha pariwisata saat ini telah memanfaatkan berbagai media untuk berkomunikasi dan promosi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media komunikasi dan promosi yang digunakan oleh Laut Biru Hotel Kabupaten Pangandaran serta jenis informasi yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Laut Biru Hotel menggunakan media baru (new media) untuk berkomunikasi dengan publik dan mempromosikan produknya. Media yang digunakan adalah email, whatsapp, website, facebook, instagram, dan youtube. Informasi yang disampaikan melalui media tersebut adalah produk dan jasa, fasilitas, aktivitas internal perusahaan, special event yang diselenggarakan, dan promosi perusahaan. Pemilihan media-media tersebut sesuai dengan segmentasi dan target perusahaan yang pada umumnya telah menggunakan media digital.
MEDIA INFORMASI DAN PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Renata Anisa; Yustikasari Yustikasari; Retasari Dewi
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 8: Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i8.1248

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Sektor Kesehatan dalam hal ini rumah sakit adalah salah satu yang adaptif mengikuti perkembangan dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit pemerintah telah memanfaatkan berbagai media untuk menyampaikan informasi, memberikan edukasi, dan melakukan promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui media informasi dan promosi kesehatan yang digunakan rumah sakit pemerintah untuk berkomunikasi dengan publik yakni pasien, keluarga pasien, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Narasumber dalam penelitian ini adalah tim promotor kesehatan dari RSUD Kabupaten Sumedang dan RSUD Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media informasi dan promosi yang digunakan rumah sakit adalah media cetak yakni brosur, banner, dan poster. Media lainnya adalah media audio dan media sosial yakni website, facebook, instagram, dan youtube. Media tersebut digunakan untuk menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan, informasi pelayanan rumah sakit, serta promosi kesehatan
Pelatihan Komunikasi Bagi Kader Posyandu di Desa Pegerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat Retasari Dewi; Susanne Dida; Renata Anisa
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 02 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.875 KB) | DOI: 10.32509/am.v1i02.522

Abstract

Strategi operasional pembangunan kesehatan Indonesia 2015-2019 adalah pembangunan keluarga. Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan kesehatan dengan pendekatan keluarga, Puskesmas dibantu oleh Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu). Sebagai mitra Puskesmas, kader-kader Posyandu diharapkan dapat melaksanakan fungsi promotif dan preventif melalui forum komunikasi yang dilaksanakan setiap bulan di wilayah operasinya masing-masing. Tujuan dari kegiatan pelatihan komunikasi ini adalah memberikan pengetahuan tentang komunikasi, dan pemanfaatan media komunikasi untuk promosi informasi kesehatan. Metode yang digunakan dalam pelatihan komunikasi ini adalah survei, pelatihan komunikasi, pendampingan pembuatan media promosi kesehatan dan evaluasi. Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa pengetahuan peserta mengenai ilmu komunikasi bertambah, peserta menyadari pentingnya menggunakan teknik dan media komunikasi yang tepat untuk mempromosikan informasi kesehatan, dan peserta mencoba melaksanakannya dalam kegiatan Posyandu.