p-Index From 2021 - 2026
5.351
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islam Futura Jurnal Ijtimaiyya Jurnal al-Murabbi JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Jurnal Madani Child Education Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya JURNAL SeMaRaK JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Ampera : A Research Journal on Politics and Islamic Civilization JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Journal of Sharia Economics International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan Lex Stricta : Jurnal Ilmu Hukum JAZIRAH: JURNAL PERADABAN DAN KEBUDAYAAN MILRev: Metro Islamic Law Review EDUCATE : Journal of Education and Culture Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Jurnal Medika: Medika Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga IERA, Islamic Education and Research Academy Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Amanah Mengabdi Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam Center of Education Journal (CEJou) Ashlach : Journal of Islamic Education Assyfa Journal of Farming and Agriculture Humanist Journal Journal Arbitrase : Economy, Management and Accounting
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategy for Strengthening Organizational Culture Based on Islamic Values and the Role of Students in Pesantren Rohmaniyah, Naila; Munir, Munir; Syawaludin, Mohammad; Hamidah, Hamidah; Torik, Muhammad
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 1 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i1.9222

Abstract

This study explores strategies to strengthen organizational culture based on Islamic values and the role of students at Pondok Pesantren Aulia Cendikia Talang Jambe Palembang. Using a qualitative approach with a case study method, primary data was collected through interviews with kiai, ustadz, administrators, santri, alumni, and the local community. Secondary data was gathered from books, journals, research reports, articles, and related documents. Data was analyzed using thematic analysis and the interactive model of Miles and Huberman. The results show that organizational culture is formed through externalization, objectification, and internalization in pesantren life. Externalization is seen in religious, academic, and social activities; objectification is found in rules, traditions, and organizational structures; and internalization is reflected in students' behavior, making them more disciplined, responsible, and morally aware. The leadership of the kiai, role modeling, and consistent habituation are key factors in strengthening the organizational culture. Additionally, integrating traditional and modern curricula shows the pesantren's ability to preserve core values while adapting to modern changes. These findings highlight the importance of organizational culture in shaping student character and provide a reference for managing adaptive and sustainable Islamic education.
Multicultural Values in Tthe Simbur Cahaya Malay Customary Law Hermansyah, Hermansyah; Adil, Muhammad; Syawaludin, Mohammad; Ibrahim, Duski; Rahman, Pathur
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.9374

Abstract

This study aims to analyze the construction of multicultural values within the Malay customary law tradition through the Simbur Cahaya Law, which has developed within the Malay community of Palembang in South Sumatra. The Simbur Cahaya Law is a customary legal system that serves as a normative guideline for regulating social life and reflects the integration of customary values, social ethics, and religious traditions within the community. This study employs a qualitative approach using a normative-historical analysis of the text of the Simbur Cahaya Law and relevant literature. Data were collected through document studies and literature analysis, then analyzed thematically through a process of data reduction, value categorization, and interpretation of the socio-cultural meanings contained within these customary legal norms. The research findings indicate that the Simbur Cahaya Law contains a number of multicultural values that serve as the foundation of social order in the community, including social justice, communal solidarity, deliberation, respect for diversity, and the balance of relationships between humans, society, and the environment. The novelty of this study lies in mapping the construction of multicultural values within the Simbur Cahaya Law as a social ethical system rooted in local wisdom that plays a role in maintaining social harmony within the Malay community. This study recommends strengthening research on customary law and local wisdom as relevant sources of multicultural values to reinforce social cohesion and the preservation of cultural identity amidst contemporary social dynamics.
THE DYNAMICS OF PALEMBANG MALAY CULTURE IN THE DIGITAL AGE Pertiwi, Hana; Cholidi; Syawaludin, Mohammad; Hariyono, Andy; Nilawati
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 6 No 3 (2026): April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v6i3.346

Abstract

Budaya Melayu merupakan identitas yang mencerminkan nilai-nilai, tradisi, serta cara pandang hidup masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat Melayu kini menghadapi tantangan baru dalam menjaga dan mempertahankan nilai-nilai tradisionalnya terutama di wilayah palembang Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika identitas, budaya, dan adat masyarakat Melayu Sumatera Selatan di tengah era digital, serta menelusuri bagaimana proses penyesuaian berlangsung antara unsur tradisi dan modernitas. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif, dengan melalui mesin pencarian google dan beberapa literature lainnya, serta analisis terhadap berbagai sumber sekunder yang membahas kebudayaan Melayu, perubahan sosial, dan pengaruh digitalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi, komunikasi, dan cara masyarakat Melayu mengekspresikan identitas budayanya. Kemudian ada teknologi digital berperan penting dalam upaya pelestarian budaya melalui dokumentasi, promosi wisata budaya, serta pembelajaran daring berbasis kearifan lokal. Namun di sisi lain, muncul pula tantangan berupa pergeseran nilai, komersialisasi budaya, dan menurunnya minat generasi muda dalam mewarisi tradisi. Masyarakat Melayu di Sumatera Selatan memperlihatkan kemampuan adaptasi yang kuat dengan memanfaatkan media digital sebagai sarana pelestarian adat, bahasa, dan seni tradisional. Inisiatif seperti revitalisasi bahasa Melayu, penyelenggaraan festival budaya berbasis hybrid, serta digitalisasi arsip adat menjadi wujud nyata dari upaya rekonstruksi budaya di era modern. Oleh karena itu, digitalisasi tidak semata-mata dipandang sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang strategis untuk memperkuat identitas dan mempertahankan eksistensi budaya Melayu di tengah arus globalisasi.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Pada Guru SMK Letris Indonesia 2 Kota Tangerang Selatan Syawaludin, Syawaludin; Husain, Bachtiar Arifudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif pada guru SMK letris indoneis 2 kota Tangerang selatan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 60 guru, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa model regresi yang dihasilkan adalah Y = 6,893 + 0,248X₁ + 0,564X₂, di mana koefisien regresi untuk kepemimpinan transformasional bernilai positif sebesar 0,248 dan untuk budaya organisasi bernilai positif sebesar 0,564. Uji determinasi (R-Square) diperoleh nilai sebesar 0,528, yang berarti bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi secara simultan memberikan kontribusi pengaruh sebesar 52,8% terhadap perilaku kerja inovatif (Y). Hasil uji parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif dengan nilai T_hitung (1,882) < T_tabel (2,002) dan nilai signifikansi 0,065 > 0,05, yang berarti pengaruhnya tidak signifikan. Sementara pengaruh budaya organisasi menunjukkan nilai T_hitung (4,074) > T_tabel (2,002) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti berpengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan nilai F_hitung (33,986) > F_tabel (3,16) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menyatakan bahwa kedua variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif pada guru SMK letris indoneis 2 kota Tangerang selatan.
Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Negara Indonesia Cabang Gambir Jakarta Pusat Fauzi, Husni; Syawaludin, Syawaludin
Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Vol 3 No 2 (2026): Anthronomics: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara pelatihan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja kinerja karyawan pada PT Bank Negara Indonesia Cabang Gambir Jakarta Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif deskriptif dan Teknik sampling jenuh dengan populasi dan sampel sebanyak 81 responden. Nilai hasil koefisien korelasi pelatihan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan berada berada pada pada tingkat 0,711 maka tingkat keeratan korelasi antar variabel diartikan kuat. Uji hipotesis diperoleh nilai nilai X1 thitung > ttabel atau (6.439 > 1.990) dan nilai (sig) 0,000 < 0,05 dengan demikian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan PT Bank Negara Indonesia Cabang Gambir Jakarta Pusat. Uji hipotesis diperoleh nilai nilai X2 thitung > ttabel atau (8.974 > 1.990) dan nilai (sig) 0,000 < 0,05 dengan demikian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara disiplin kerjaterhadap kinerja karyawan PT Bank Negara Indonesia Cabang Gambir Jakarta Pusat. Hasil penelitian ini adalah pelatihan kerja (X1) dan disiplin kerja (X2) dengan persamaan regresi Y = 18.858 + 0.031X1 + 0.354X2 yang dapat diartikan pelatihan kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pengujian hipotesis secara parsial atau simultan diperoleh fhitung > ftabel (39.992 > 3.11) dan signifikan < 0,05 (0,000 < 0,05) maka Ho3 ditolak dan Ha3 Diterima, artinya pelatihan kerja (X1) dan disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil analisis koefisien Determinasi yang di uji secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 0.506 atau sebesar 50.6% sedangkan sisanya sebesar 49.4% dipengaruh faktor lain.