p-Index From 2021 - 2026
10.315
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Mitra Raflesia (Journal of Health Science) MAHESA : Malahayati Health Student Journal AKM: Aksi Kepada Masyarakat Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Kesehatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Karakteristik Responden yang berhubungan dengan Manajemen Pengendalian Hipertensi Nova Nurwinda Sari; Dewi Yuliana; Annisa Agata; Henni Febriawati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.55 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.117

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian mendadak diseluruh dunia dan terus berkembang setiap tahunnya. Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit tidak menular yang dijuluki sebagai pembunuh diam-diam karena memiliki gejala yang khas sehingga seseorang yang mengindap hipertensi selama bertahun-tahun tidak menyadari sampai terjadi kerusakan organ vital yang cukup berat yang bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor karakteristik responden yang berhubungan dengan manajemen pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Permata Sukarame Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian adalah kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita Hipertensi di Puskesmas Permata Sukarame Kota Bandar Lampung pada Januari-Maret 2021 sebanyak 190 orang dan sampel sebanyak 128 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square diketahui bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,306; tidak ada hubungan antara usia dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,891; ada hubungan tingkat pendidikan dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,000; ada hubungan pekerjaan dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,026; tidak ada hubungan antara riwayat hipertensi dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,814; dan tidak ada hubungan antara lama menderita hipertensi dengan manajemen pengendalian hipertensi dengan p-value 0,568.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa SMP Negeri 6 Kota Bengkulu Henni Febriawati; Wulan Angraini; Oktarianita Oktarianita; Achmad Faisal Rizal
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i4.8947

Abstract

ABSTRAK Sebagai institusi pendidikan, sekolah mempunyai peranan dan kedudukan strategis dalam upaya promosi kesehatan. Anak usia sekolah merupakan suatu masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Pada periode usia ini, didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak dikemudian hari. Masalah kesehatan tersebut meliputi kesehatan umum, gangguan perkembangan, gangguan perilaku dan gangguan belajar. Permasalahan kesehatan tersebut pada umumnya akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik disekolah. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada kehidupan sehari-hari terutama pada lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode edukasi kesehatan melalui penyuluhan menggunakan media audio visual dengan tujuan menambah daya tarik siswa sehingga mudah dipahami manfaat dari penerapan pola hidup bersih dan sehat serta dengan mengadakan praktik CTPS dan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keinginan siswa untuk mulai peduli terhadap lingkungnnya, antusias siswa/siswi SMP Negeri 6 Kota Bengkulu dalam rangkaian kegiatan mulai dari edukasi kesehatan PHBS meliputi pentingnya konsumsi jajanan sehat, CTPS dan kebersihan lingkungan, praktik CTPS di sekolah hingga kegiatan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pentingnya penerapan PHBS di sekolah. Disarankan pihak sekolah untuk dapat meningkatkan pengamalan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa/siswa dengan mengadakan hari kebersihan sekolah serta menyediakan sarana CTPS dan tempat pembuangan sampah. Kata Kunci: PHBS di Sekolah, CTPS, Kebersihan Lingkungan  ABSTRACT As an educational institution, schools have a strategic role and position in health promotion efforts. School-age children are a period of childhood that is very different from adulthood. In this age period, there are many health problems that will determine the quality of children in the future. These health problems include general health, developmental disorders, behavioral disorders and learning disorders. These health problems in general will hinder the achievement of students at school. This service aims to increase students' knowledge and understanding in implementing clean and healthy living behaviors in everyday life, especially in the school environment. This community service is carried out using the health education method through counseling using audio-visual media with the aim of increasing the attractiveness of students so that it is easy to understand the benefits of implementing a clean and healthy lifestyle and by carrying out CTPS practices and mutual cooperation cleaning the environment around the school. The results of the activity showed that there was a desire for students to start caring about their environment, enthusiastic students of SMP Negeri 6 Bengkulu City in a series of activities starting from PHBS health education including the importance of consuming healthy snacks, CTPS and environmental hygiene, practice of CTPS at school to mutual cooperation activities to maintain cleanliness of the school environment as well as an increase in students' knowledge and understanding of the importance of implementing PHBS in schools. It is recommended that the school be able to improve the practice of clean and healthy living behavior in students by holding school cleanliness days and providing CTPS facilities and garbage disposal sites. Keywords: PHBS in School, CTPS, Environmental Cleanliness
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERKEMIH PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PAGAR DEWA BENGKULU: MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERKEMIH PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PAGAR DEWA BENGKULU Andri Kusuma Wijaya; Henni Febriawati; Ferasinta; Fatsiwi Nunik Andari
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 1 No. 1 (2022): NOVEMBER
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.74 KB)

Abstract

  Elderly is a continuation of a process in life which is marked by a process of decreasing the ability of body functions to adapt to stressful conditions due to the environment. The aging process is also a form of decline in the functions of the human body which is a comprehensive biological phenomenon characterized by the progressive evolution and maturation of organisms. One of the aging processes that occur in the elderly is a condition where the decreased ability to urinate (tub) that occurs in an elderly person, this condition is triggered by a decrease in the function of the work of the body's organs known as the urinary bladder or bladder that occurs due to malfunctioning muscle performance. sphincter to contract, resulting in a condition where the bladder becomes weak which can trigger an increase in the frequency of urination. The increased frequency of urination that occurs continuously can have an impact in the form of decreasing the quality of life of the elderly. This condition, if allowed to drag on continuously, will cause various problems, as for various problems such as health problems, social relations, and the economy. This condition certainly requires special attention to reduce the various impacts caused by the increased frequency of urination in the elderly by providing useful therapy or interventions. Various things can be done to improve the ability to urinate in the elderly such as health check-ups, conducting health education related to urinary incontinence and teaching or training the elderly to perform non-pharmacological interventions to improve voiding abilities such as Kegel exercises and deep breathing relaxation techniques for the elderly with complaints. increased frequency of urination at the Tresna Werdha Pagar Dewa Social Home in Bengkulu  
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU HIGIENE SANITASI DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN HALSALAKUM KOTA BENGKULU Alen Elita; Agus Ramon; Henni Febriawati; Hasan Husin
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 18 No. 1 (2023): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v18i1.4886

Abstract

L Latar Belakang, Scabies penyakit yang sering di jumpai di tempat padat wilayah penduduk dan tinggal secara berkelompok, kemiskinan, sanitasi dan hygine lingkungan yang kurang baik,serta perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang, skabies banyak di jumpai di tempat tinggal dengan padat atau dalam jumlah padat dalam satu rumah seperti panti asuhan dan pondok pesantren. Metode, Jenis penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif  dengan pendekatan case control.  Penelitian ini betujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap  dan perilaku terhadap kejadian  skabies pada santri di Pondok Pesantren Halsalakum kota Bengkulu. di laksanakan pada bulan Agustus 2022 berlokasi di Pesantren Halsalakum kota Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok kontrol 26 santri dan kelompok kasus sebnayak 26 santri. Pengumpulan data dilakukan langsung oleh peneliti dengan observasi menggunakan menggunakan kuesioner. Selanjutnya analisis data secara univariat dan bivariate. Hasil, hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (nilai P-Value 0,026 < 0,05) dan perilaku hygiene sanitasi (nilai P-Value 0,012 < 0,05) terhadap kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantern Harsallakum Kota Bengkulu.  Kesimpulan, bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian skabies pada santri adalah pengetahuan dan perilaku hygiene sanitasi. Saran, perlu dilakukan penyuluhan kesehatan yang berkerjasama dengan petugas kesehatan setempat mengenai skabies kepada para santri agar pengetahuan mengenai skabies meningkat.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMILAHAN SAMPAH DIMULAI DARI RUMAH PADA MASYARAKAT RT.23 HIBRIDA 9A KOTA BENGKULU Ahmad Bagas Pradani; Yesa Putri Pratama; Muhammad Randika Alifiyandi; Henni Febriawati; Wulan Angraini; Nopia Wati; Yusmaniarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v6i2.5421

Abstract

Sampah masih menjadi problematika di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di rt 23 Hibrida 9A, Kota Bengkulu. Penghasil sampah terbanyak di kota Bengkulu yaitu dari kegiatan rumah tangga dan jenis sampah yang dihasilkan yaitu sampah sisa bekas makanan dan sampah plastik. Kegiatan ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk dapat melakukan pemilahan sampah dan menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat sehingga akan mempermudah proses pengolahan sampah di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi secara langsung kepada masyarakat untuk dapat memilah sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan agar dapat dijual atau dimanfaatkan sebagai barang baru yang bisa digunakan kembali, sedangkan sampah organik dapat digunakan sebagai pupuk organik dengan bantuan metode alternatif biopori sebagai penyerapan air dan pembuatan kompos.  Masyarakat di RT 23 Hibrida 9A masih belum melakukan pemilahan sampah baik sampah anorganik maupun sampah organik. Kata Kunci: Sampah, Pemilahan, Biopori
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK DI DESA LUBUK RUMBAI Feni Ranwo; Sunaryadi; Henni Febriawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 2 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan personal hygiene harus dilakukan secara baik dan benar agar terwujud kebersihan yang seutuhnya. Salah satunya adalah kebersihan gigi dan mulut pada umumnya. Dalam personal hygiene gigi dan mulut perlu mendapat perhatian yang khusus dan baik sesuai prosedur yang telah ditentukan. Gigi dan mulut sangat perlu diperhatikan kebersihanya, apabila tidak maka akan terjadi infeksi dan kerusakan pada gigi, Kerusakan gigi pada anak juga merupakan masalah gigi nomor satu yang terjadi diantara anak-anak. Penyuluhan ini bertujuan untuk dapat mengubah perilaku individu menjadi lebih baik. Hal ini ditekankan pada aspek kognitif sehingga diharapkan pengetahuan masyarakat tentang kesehtan gigi dan mulut meningkat serta dapat meningkatkan kesadaran dan mengubah periku. Menggosok gigi adalah tindakan yang perlu diajarkan kepada anak-anak sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan yang baik dan sehat. Saat ini kesehatan gigi dan mulut anak di desa lumbuk rumbai masih menjadi masalah yang didominasi oleh penyakit karies gigi serta periodontal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu Penyuluhan, memberikan edukasi kepada anak usi 5-7 tahun mengenai Kesehatan Gigi dan Mulut. pemberian edukasi ini menggunakan media menarik agar mudah dipahami oleh anak-anak. Kata Kunci: penyuluhan, kesehatan, gigi
Masyarakat Mandiri Merdeka Sampah di RW 03 Kel. Sumur Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu Nopia Wati; Emi Kosvianti; Afriyanto A; Henni Febriawati
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1010

Abstract

Maraknya penimbunan sampah yang dihasilkan setiap hari masih menjadi trending topik yang belum terselesaikan, warga di lokasi mitra belum memiliki kesadaran dan keinginan dalam mengelola sampah yang dihasilkan setiap harinya, mereka hanya mengandalkan petugas pengangkut sampah saja, terkadang sampah hanya ditumpuk dilokasi dekat pemukiman penduduk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah Rumah Tangga, dan manfaat dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelolah samapah Rumah Tangga sehingga terwujudnya masyarakat yang mandiri merdeka dari sampah. Metode adalah pengolahan sampah organik menjadi kompos cair dan padat, pembuatan dekomposter dan pembuatan lubang biopori. Untuk sampah anorganik yang telah dipilah oleh masyarakat akan diserahkan kepada tim petugas pengumpul sampah yang telah dibentuk oleh Perangkat RW 3 Kel. Sumur Dewa. Hasil yang didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah organic menjadi kompos. Saran, diharapkan pemerintah dapat memberikan fasilitas berupa sarana prasarana pengelolaan sampah, mulai dari tong pemilihan sampah hingga dekomposter di setiap rumah warga, sebagai supaya untuk mendukung tercapainya program merdeka sampah di Kota Bengkulu.
BEHAVIOR OF HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT Henni Febriawati; Wulan Angraini; Ivan Ahmad Nurcholis; Sarkawi
Proceeding B-ICON Vol. 2 No. 1 (2023): Proceeding of The 3rd Bengkulu International Conference on Health (B-ICON 2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/bicon.v2i1.201

Abstract

Bengkulu province experiences an annual accumulation of waste amounting to 38,417.16 tons. The issue of garbage is not something to be taken lightly as it concerns the livelihoods of many people. Practically all waste management leads to landfills, imposing a tremendous burden on these waste disposal sites. It requires not only extensive land but also expensive environmental protection facilities. The increasing volume of waste being sent to the landfill is one of the reasons why there hasn't been a concerted effort to reduce the amount of waste at its source. The aim is to understand the factors that influence household waste management behavior. This study employed a community-based approach with a cross-sectional research design conducted in June and July 2023. The study's population consists of households in the city of Bengkulu in the year 2021. A sample of 542 households was chosen using the simple random sampling method. This study has received an ethical clearance certificate from Bengkulu Health Polytechnic with Reference No. KEPK.BKL/416/06/2023 dated June 30, 2023. The data analysis involves univariate and bivariate analysis, including the chi-square test. The majority of households in Bengkulu City are aged between 29 and 58 years old. They are mostly married, have educational levels below high school, are unemployed, possess limited household knowledge, exhibit a less favorable attitude, and most households demonstrate insufficient behavior regarding household waste management. Age, marital status, education, and occupation show no correlation with behavior in household waste management. There is a relationship between knowledge and attitude with behavior in household waste management. Households with limited knowledge are at an 8.4 times higher risk of displaying insufficient behavior in waste management. Additionally, households with inadequate knowledge face a 8.94 times higher risk of demonstrating deficient behavior in waste management. Regular education-based socialization and accompanying support in waste management can serve as an alternative to enhance households' knowledge and attitude towards waste management. Providing facilities and infrastructure support, such as composters or biopores for organic waste management, as well as offering training on the utilization of inorganic waste, can be a solution to transform community behavior regarding waste management. This will ultimately lead to th
FACTOR PREDISPOSING PLAN OF MARRIAGE AMONG YOUTH Angraini, Wulan; Amrullah, Hilma; Febriawati, Henni; Yanuarti, Riska
Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v12i2.2023.143-154

Abstract

The Government of Indonesia through the National Population and Family Planning Board has established the programme to raise the age of first marriage. Based on the Performance and Accountability Program Survey/Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program(SKAP) in 2019, there were 33% of teenagers in Indonesia did not know when to get married. The 2017 IDHS data shows 12,9% that women in Bengkulu have given birth and are pregnant with their first child aged 15-19 years. The cross-sectional study design used secondary data from the 2019 SKAP. Samples of this study were 341 teenager in Bengkulu Province. The instrument was instrument used in SKAP 2019, namely questionnaire for adolescents, families and women of childbearing age which consist of plan of age at first marriage. Analysis data univariable, analysis bivariable chi-square, and analysis multivariable logistic regression. The results showed that the majority of adolescents in Bengkulu Province (71.6%) had plans to marry at the age of 21 for girls and 25 for boys. The predisposing factors related to plan of age at first marriage are adolescent age, adolescent education, adolescent knowledge (Family Development, Family Planning, Adolescent Reproductive Health, Center for Information and Counseling-Adolescent Reproductive Health (PIK-KRR), family planning methods, the Planning Generation (GenRe) Program, impact of Early Marriage), Family Function Practice, Adolescent Attitudes (age of marriage, desire to have children), dating experience and sexual behavior. The most influential factor in the planning of the age at marriage among adolescents in Bengkulu Province is knowledge of reproductive health.
Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Di Klinik Pratama Asy Syifa Kota Bengkulu Suciati, Ike; Oktavidiati, Eva; Febriawati, Henni; Kosvianti, Emi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2024): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v19i1.6172

Abstract

Background: The quality of clinical services is very important, patient satisfaction is influenced by the quality of health services provided. The aim of the research is to determine the influence of health service quality on Prolanis patient satisfaction using the servqual (service quality) model. Method : the research uses quantitative methods through a cross sectional approach, namely the research design aims to determine the influence of the relationship between the independent variable and the dependent variable at the same time. Results : The research results show that the characteristics of the largest respondents were >50 years old, 60 respondents, 57 respondents were female, and 43 respondents worked as ASN. There is a significant influence between tangible and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 69.7%, Reliability and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 70.2%, Responsivennes and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 69.8%, Assurance with patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category was 66.7%, Emphaty with patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category was 67.7%. Conclusion : There is a significant influence between tangible and patient satisfaction of Prolanis participants who received promotive and preventive activity programs in the Good category at the Pratama Asy Syifa Clinic, Bengkulu City.   Keywords : Quality of Health Services, Patient Satisfaction
Co-Authors Achmad Allfaress, Reffky Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto A Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Bagas Pradani Aldi, Renaldi Wira Pranata Alen Elita Allfaress, Reffky Achmad Amrullah, Hilma Andri, Juli Andry Sartika Angraini, Wulan Annisa Agata Arlina, Sintia Asih Dewi Setyawati Azzaria Fidella Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betri Anita Betri Anita, Betri Bintang Agustina Pratiwi Bunga Tiara Kasih Delvita Efrianti Deni Kurniawan Deni Kurniawan, Deni Desri Suryani Dewi Yuliana Diko Anandika Utama diniarti, fiya Dwi Astuti Dwi Astuti Edi Purwoko Efridayanti, Lussy Ekowati, Sri Elviza Qurata Ayun Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 EVA OKTAVIDIATI, EVA Fahreza Kurnia Sari Faisal Rizal, Achmad Fatmawati, Tresna Fatsiwi Nunik Andari Feni Ranwo Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitriyanti, Melisa Enni Haifa Wahyu Harsismanto J Heldi Saputra Hilma Amrullah Husin, Hasan Iis Suryani Islamuddin Islamuddin Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal, Jafrizal Joey Ramadan Putra Juli Andri Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Laila, Zarli Nisfa Larra Fredrika Lastari, Desi Leni Delta Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mario Ekoriano Martika Yosi Meilaty Finthariasari Finthariasari Meiliyanawati, Rina Meirinasari, Risky Melisa Enni Fitriyanti Mohammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Muhammad Randika Alifiyandi Mutiara Nafita Nora Idiawati Nova Kartini Nova Nurwinda Sari Nunik Andari, Fatsiwi Nurhayati, Hestika Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia Padila Padila Padila Padila, Padila Panzilion . Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri PRATIWI, ANDRIANI Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Rahayu Susmita Restu Wulandari Ririn Harini Rizal, Achmad Faisal Rujung Ali Dori Saputra, Surya Ade Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Sella, Sabrina Selvi Riwayati Selvia Novita Sari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Sintia Arlina Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati Suciati, Ike Sunaryadi - SURYANI, IIS Tendengki, Rein Tresna Fatmawati Tuti Rohani, Tuti Wahyu, Haifa Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Weti Wibowo, Mursid Widya Astuti, Riska Wulan Angraini Wulan Wijaya Wulan Wulandari, Restu Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yesa Putri Pratama Yosi Losyanti Yosi, Martika Yulia Afriza Yuni Kartika Yusmaniarti Yusuf Randi