p-Index From 2021 - 2026
11.17
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Surya Medika Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Prima Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM Faletehan Health Journal Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesmas Asclepius Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu Mitra Raflesia (Journal of Health Science) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Abdimas Serawai AKM: Aksi Kepada Masyarakat Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Kesehatan Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Proceeding of Bengkulu International Conference on Health Al-Suaibah Midwifery Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

SUMBER INFORMASI MEDIA MASSA TERHADAP RENCANA MENIKAH REMAJA PROVINSI BENGKULU Angraini, Wulan; Amrullah, Hilma; Febriawati, Henni; Yanuarti, Riska
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i1.99

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Rencana menikah merupakan sebuah pemikiran yang ahrus dipersiapkan setiap individu pada masa sduah beranajk remaja hal ini diperlukan untuk nantinya mewujudkan keluarga yang bahagia, sehta dan sejahtera. Remaja di Bengkulu yang mendengar/melihat/membaca informasi berkaitan dengan pembangunan keluarga 61,67% dibawah angka nasional 71,35%. Penelitian bertujuan sumber informasi media massa terhadap rencana menikah remaja di Provinsi Bengkulu Metode: Desain penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder Survei Kinerja Akuntabilitas Program Remaja dan Keluarga. Populasi penelitian merupakan keluarga yang berhasil diwawancarai pada saat petugas mendatangi rumah penduduk yang berjumlah 69.662 keluarga. Sampel adalah remaja yang bertempat tinggal di wilayah Bengkulu berjumlah 341 orang. Analisis data univariabel, analisis bivariabel chi-square dan analisis multivariabel regresi logistic berganda. Hasil dan Pembahasan: Sebagian besar memiliki rencana menikah pada usia lebih dari 21 tahun untuk perempuan dan lebih dari 25 tahun untuk laki-laki. Sebagian besar remaja tidak mendapatkan informasi media masaa terkait Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Generasi Berencana. Sebagian besar remaja dan ibu mendapatkan informasi kesehatan reproduksi remaja, ibu remaja mendapatkan informasi keluarga berencana. Remaja yang mendapatkan informasi media massa terkait Pembangunan Keluarga akan berencana menikah pada umur lebih dari 21 tahun untuk wanita dan lebih dari 25 tahun untuk pria sebesar 2,82 kali dibandingkan remaja yang tidak mendapatkan informasi tentang pembangunan keluarga (95% CI = 1.43-5.55) setelah dikontrol oleh variabel sumber informasi media massa remaja terkait Keluarga Berencana dan sumber informasi media masssa ibu remaja Keluarga Berencana. Kesimpulan: Sumber informasi media massa terkait Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Generasi Berencana perlu dilakukan secara terus menerus dengan menggunakan berbagai media yang kekinian yang lebih inovatif dan informatif .
Peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Dalam Pembinaan Sekolah Sehat Sella, Sabrina; Febriawati, Henni; Afriyanto, Afriyanto
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v5i2.15101

Abstract

Usaha kesehatan Sekolah (UKS) memiliki peran yang penting dalam pembinaan sekolah sehat. Trias program pokok UKS yaitu upaya pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan menciptakan lingkungan kehidupan di sekolah. upaya dari berbagai pihak khususnya pihak sekolah dalam mengembangkan peran dan fungsi UKS merupakan faktor utama penentu keberhasilan dari UKS. UKS SDN 102 terlihat tidak berjalan, permasalahannya adalah minimnya pembelajaran UKS disekolah, tidak lengkapnya sarana prasarana penunjang, proses penerapan PHBS, guru tidak dibekali cukup pelatihan tentang praktik baik PHBS sesuai dengan kaidah/pedoman UKS, kurangnya minat serta pemahaman terhadap UKS, dan rendahnya kesadaran siswa dalam menerapkan PHBS sesuai dengan kaidah UKS dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan Guru Pembina UKS, guru dan peserta didik terhadap UKS, PHBS dan P3K di sekolah sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan warga sekolah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SDN 102 kota bengkulu dengan rangkaian kegiatan yaitu memberikan penjelasan atau pengetahuan yang berkaitan dengan konsep UKS, PHBS dan P3K di sekolah. Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab serta pengisian angket. Hasil pengabdian ini yaitu adanya keinginan siswa untuk mulai peduli terhadap lingkungannya, antusias siswa/siswi SD Negeri 102 Kota Bengkulu dalam rangkaian kegiatan mulai dari edukasi kesehatan PHBS, pemahaman tentang bagaimana menciptakan sekolah sehat dilaksanakan melalui  : sosialisai tentang peran UKS dalam pembinaan sekolah sehat kepada peserta didik, pendampingan dan Perencanaan tindak lanjut peserta didik sekolah untuk melakukan perubahan hidup bersih dan sehat seperti menerapkan PHBS di sekolah, hingga kegiatan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Disarankan untuk sekolah dapat meningkatkan praktik baik PHBS melalui minat dan pemahaman siswa yang tinggi terhadap UKS di setiap sekolah dasar sesuai dengan pedoman dan kaidah UKS, Hal ini agar UKS dapat berperan aktif dalam pembinaan sekolah sehat.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair Dan Padat Menggunakan Dekomposer Dan Biopori Maghfiroh, Arina Amalia; Kuatno, Kuatno; Lastari, Desi; Jafrizal, Jafrizal; Febriawati, Henni; Angraini, Wulan; Suryani, Iis
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v5i2.15589

Abstract

Tumpukan sampah menjadi masalah bagi rumah tangga dan lingkungan sekitar. Sampah didominasi oleh sampah organik rumah tangga yang berasal dari sisa-sisa makanan, buah-buahan dan sayuran. Minimnya lahan untuk pengolahan sampah organik dikarenakan rumah tangga bertempat tinggal di tengah pemukiman yang padat penduduk. Pendidikan kesehatan dilakukan untuk memanfaatkan sisa barang bekas yang tidak terpakai menjadi dekomposer dan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi tempa biopori dalam pengolahan sampah organik. Pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan memberikan materi mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk padat. Pembuatan dekomposer dilaksanakan dengan memanfaatkan jirigen bekas menjadi lahan pengolahan sampah organik dan pembuatan bopori dilaksanakan di lahan kecil di depan rumah warga. Pendampingan dilakukan setiap satu minggu sekali guna melihat hasil panen dari dekomposer dan biopori.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PEPAYA MUDA MENJADI PRODUK UMKM (KERIPIK PEPAYA) DI KELURAHAN BERUGE ILIR KECAMATAN PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG Aldi, Renaldi Wira Pranata; Febriawati, Henni; Angraini, Wulan; Bagus Andrianto, Muhammad; Andri, Juli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 4 No. 1 (2024): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Beruge Ilir merupakan salah satu daerah yang berada di Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang yang memiliki potensi hasil pertanian buah Pepaya. Banyaknya buah buah papaya menjadikan nilai jualnya semakin menurun. Tujuan pelatihan dan pembentukan kelompok umkm adalah untuk mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan nilai jual hasil pertanian di Kelurahan Beruge Ilir. Pentingnya pengabdian ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya petani papaya di Kelurahan Beruge Ilir tentang pengelolaan dan pemanfaatan produk pertanian khususnya buah papaya yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode penelitian yang digunakan melalui pelatihan secara langsung dengan cara sosialisasi dan pelatihan pengelolaan produk dari bahan baku papaya muda. Selanjutnya hasil dipasarkan melalui media sosial sebagai media promosi dan pemasarannya. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini yaitu terciptanya olahan produk UMKM hasil pertanian berupa Keripik Pepaya.
BUDIDAYA TANAMAN OBAT KELUARGA BERUGE ILIR KABUPATEN EMPAT LAWANG Achmad Allfaress, Reffky; Febriawati, Henni; Sarkawi, Sarkawi; Andri, Juli; Efridayanti, Lussy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 3 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v3i3.6103

Abstract

Tanaman Obat-obatan Keluarga adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Tujuan dari Pengabdian masyarakat terkait penanaman TOGA adalah memanfaatkan perkarangan kosong, mengurangi efek rumah kaca, memberikan penghasilan tambahan, dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Manfaat dari tanaman obat keluarga adalah Sebagai pelengkap obat-obatan yang bersifat tradisional, Bernilai tambah estetik bila ditata dengan apik dan rapi. Memberi contoh cara memanfaatkan lingkungan pekarangan, Menambah nilai keasrian dan kesejukan halaman pekarang rumah. Penanaman tanaman toga dilaksanakan di pekarangan kantor kelurahan Beruge Ilir bertepatan pada tanggal 30 Juli sampai dengan 10 Agustus. Jenis tanaman obat yang digunakan dalam melaksanakan pengabdian masyarakat ini antara lain : Jahe, Bibit kunyit, Bibit lengkuas, Bibit daun sirih, Bibit kumis kucing, Bibit lidah buaya, Bibit kemangi, Bibit sambang getih, Bibit tanaman dlinggo, Tanaman bangle, Bibit sereh, Bibit kencur. Dalam melakukan budidaya TOGA masyarakat harus lebih giat dan berusaha dalam meningkatkan kinerja belajar tentang budidaya tanaman toga dengan menggembangkan potensi tanaman yang ada.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR Angraini, Wulan; Febriawati, Henni; Suryani, Iis; Sarkawi; Fatmawati, Tresna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan sampah rumah tangga untuk dijadikan pupuk organik cair merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk memitigasi dampak buruk limbah tersebut terhadap lingkungan. Memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai sumber daya utama untuk pembuatan pupuk organik cair memungkinkan individu menciptakan produk berharga yang secara efektif meningkatkan kesuburan tanah dan mendorong perkembangan tanaman. Inisiatif pengabdian masyarakat ini menggunakan teknik edukasi untuk memberikan panduan mengenai konversi sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair secara tepat dan akurat. Kegiatan ini meliputi sesi penyuluhan mengenai tata cara pengolahan yang tepat, sesi pelatihan produksi pupuk organik cair, serta pengenalan manfaat dan nilai ekonomis produk tersebut. Temuan proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai produksi pupuk organik cair. Pengetahuan baru ini memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang merugikan lingkungan. Disamping itu, terjadi peningkatan keterampilan masyarakat sehingga mampu membuat pupuk organik cair secara mandiri. Diharapkan adanya dukungan dan tindak lanjut dari pihak terkait dalam memfasilitasi masyarakat dapat mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh. Selain itu, pihak terkait juga dapat membantu dalam meningkatkan akses pasar bagi produk pupuk organik cair yang dihasilkan oleh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dalam jangka panjang, diharapkan adanya program pembelajaran yang terus menerus bagi masyarakat dalam mengembangkan keterampilan pembuatan pupuk organik cair, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan inovasi dalam penggunaan pupuk organik cair yang lebih luas.Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, pupuk organik cair, sampah rumah tangga.
Pengabdian PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PEMBERIAN EDUKASI TENTANG SANITASI TEMPAT IBADAH DI MASJID SYUHADA KELURAHAN HANDAYANI MULYA Allfaress, Reffky Achmad; Wati, Nopia; Febriawati, Henni; Angraini, Wulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi merupakan suatu usaha individu maupun kelompok untuk mengontrol lingkungan hidup eksternal yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit yang mengancap keberlangsungan hidup. Penelitian ini membahas tentang sanitasi tempat umum salah satunya yaitu sanitasi masjid karena tidak dapat dipisahkan dari salah satu kegiatan masyarakat terutama para umat muslim. Kegiatan ini dilakukan di Perumahan Almusyarofah, tepatnya di RT 023 RW 005 Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sanitasi di tempat ibadah serta membangun interaksi langsung baik dengan pengurus masjid, masyarakat maupun jamaah lain yang ingin menggunakan fasilitas di masjid. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian edukasi kepada masyarakat Perumahan Almusyarofah. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama dalam penerapan sanitasi dan menjaga kebersihan masjid, mengurangi penularan penyakit dan terbentuknya kerjasama antara masyarakat dan pengurus masjid dalam mewujudkan tempat ibadah yang bersih, aman dan nyaman.   Kata Kunci: edukasi, masjid, sanitasi
EFEKTIVITAS KEGIATAN RELAWAN CONTACT TRACER COVID-19 PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI; FEBRIAWATI, HENNI; OKTAVIDIATI, EVA; YANUARTI, RISKA; ANGRAINI, WULAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5159

Abstract

Pendahuluan: Covid-19 merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (SARS-COV2) yang banyak merenggut nyawa masyarakat terutama petugas Kesehatan. Dengan meningkatnya penyebaran Kasus Covid-19 yang meresahkan masyarakat, maka diperlukan upaya penanganan yang bertujuan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah membuat program kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dengan cara merekrut tenaga Relawan dari berbagai daerah, yang akan bekerja sama dengan Recon dan Kemenkes untuk memutus rantai penularan dan menurunkan angka kasus Konfirmasi Positif Covid-19. Penelitian ini dirancang dengan metode Kualitatif dan data yang digunakan adalah data Retrospektif dari hasil catatan kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 yang dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus tahun 2021 di Puskesmas Tais, Kabupaten Seluma. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan program 3T (Testing, Tracing, Treatment). Hasil Kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan 3T yang dilakukan Efektif. Dilihat dari Kualitas, Kuantitas dan Waktu, kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dikatakan efektif karena telah mencapai target yang diinginkan. Hambatan yang ditemukan saat dilapangan yaitu tidak dilakukannya penggunaan APD (Alat pelindung diri) yang lengkap sesuai dengan ketentuan Kemenkes RI tahun 2020. Untuk itu diharapkan Pihak Puskesmas Tais dapat melakukan penyempurnaan APD lengkap agar para petugas dapat bekerja lebih Optimal.
POLA ASUH, POLA MAKAN DAN KONDISI LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN STUNTING ANGRAINI, WULAN; FIRDAUS, FITRIANA; PRATIWI, BINTANG AGUSTINA; OKTARIANITA, OKTARIANITA; FEBRIAWATI, HENNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5186

Abstract

Pendahuluan: Balita di Indonesia angka prevalensi stunting pada angka 36,8%,, pada tahun 2013 menningkat kembali pada angka 37,2% serta meningkat kembali pada tahun 2016 27,5% dan pada tahun 2017 meningkat kembali menjadi 29,6%. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya pola asuh, pola makan, dan kondisi lingkungan fisik dengan kejadian stunting Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: penelitian dengan metode analitik pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 73 sampel. Penarikan sampel dengan simple random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariate menggunakan chi-square. Hasil dan Pembahasan: analisis bivariat menunjukan ada hubungan variabel pola asuh (p value = 0,024), kondisi lingkungan fisik (kelembaban) (pvalue =0,024), kondisi lingkungan fisik (kepadatan hunian) dengan kejadian stunting (pvalue=0,046). Sedangkan tidak ada hubungan Pola makan (p value = 0,067), kondisi lingkungan fisik (pencahayaan) (pvalue = 0,072), kondisi lingkungan fisik (ventilasi) (pvalue = 0,118) dengan stunting. Kesimpulan: Ada hubungan pola asuh, konsisi lingkungan fisik (kelembaban, kepadatan hunian) dengan stunting sedangkan pola makan kondisi fisik (pencahayaan dan ventilasi) tidak ada berhubungan dengan stunting. Peningkatan pemahaman dalam pola asuh, menjaga lingkungan fisik dari segi kelembaban dan kepadatan hunian menjadi faktor pendukung dalam mencegah kejadian stunting.
EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI SMA NEGERI 11 KOTA BENGKULU ANGRAINI, WULAN; FEBRIAWATI, HENNI; YANUARTI, RISKA; FATMAWATI, TRESNA; RIZAL, ACHMAD FAISAL
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v12i1.6345

Abstract

Pendahuluan: Sampah merupakan masalah yang terjadi dilingkungan yang dapat menimbulkan penyakit. Pencegahan penumpukan sampah dilingkungan sekolah bersifat direktif dan edukasional sangat diperlukan bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh sampah Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikap tentang pengolahan sampah di sekolah menegah atas negeri Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Desain penelitian adalah quasy eksperimental dengan pre-test and post-test. Jumlah sampel 90 orang terdiri dari 45 kelompok Video media vidio dan 45 kelompok Video leaflet. Teknik sampling adalah simple random sampling. Analisis menggunakan wilxocon α < 5%. Menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan setelah diberikan Video media Video dan leaflet nilai p= 0,000. Rata-rata nilai sikap setelah diberikan Video media Video dan leaflet nilai p = 0,266. Hasil dari tabulasi data menggunakan SPSS didapatkan bahwa media edukasi video dan leaflet memiliki perbedaan efektifitas dalam meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan sampah. Ada perbedaan efektivitas antara media edukasi video dan leaflet, edukasi dengan menggunakan media vidio dan leaftlet sangat efektif untuk menambah pengetahuan sedangkan untuk sikap penggunaan leaftlet sebagai media edukasi tidak efektif.
Co-Authors Achmad Allfaress, Reffky Achmad Faisal Rizal Adhinata, Ferry Afriyanto A Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afriyanto Afwan Syarif Agus Ramon Agus Ramon, Agus Agustinawati, Zulaikha Ahmad Syarizal Sidiq Aldi, Renaldi Wira Pranata Alen Elita Allfaress, Reffky Achmad Amrullah, Hilma Andri, Juli Andry Sartika Angraini, Wulan Annisa Agata Arlina, Sintia Asih Dewi Setyawati Azzaria Fidella Bagus Andrianto, Muhammad Betri Anita Betri Anita Betri Anita, Betri Bintang Agustina Pratiwi Bunga Tiara Kasih Delvita Efrianti Deni Kurniawan Deni Kurniawan, Deni Desenze, Tenia Desri Suryani Dewi Yuliana Diko Anandika Utama diniarti, fiya Dwi Astuti Dwi Astuti Edi Purwoko Efridayanti, Lussy Ekowati, Sri Elfiana Elfiana, Elfiana Elviza Qurata Ayun Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 EVA OKTAVIDIATI, EVA Exsa Akhirullah Fahreza Kurnia Sari Faisal Rizal, Achmad Fatmawati, Tresna Fatsiwi Nunik Andari Feni Ranwo Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitriyanti, Melisa Enni Haifa Wahyu Harsismanto J Heldi Saputra Hilma Amrullah Husin, Hasan Iis Suryani Irfana Syafitri Islamuddin Islamuddin Ivan Ahmad Nurcholis Jafrizal, Jafrizal Joey Ramadan Putra Juli Andri Kartika, Aulia Kuatno, Kuatno Laila, Zarli Nisfa Larra Fredrika Lastari, Desi Leni Delta Lidya Fransisca, Lidya Lina, Liza Fitri M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Maghfiroh, Arina Amalia Mandraguna, Yosa Mario Ekoriano Martika Yosi Meilaty Finthariasari Finthariasari Meiliyanawati, Rina Meirinasari, Risky Melisa Enni Fitriyanti Mohammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutiara Nafita Nora Idiawati Nova Kartini Nova Nurwinda Sari Nunik Andari, Fatsiwi Nurhayati, Hestika Oktarianita, Oktarianita Oktavia, Desi Oktavianti, Elia Padila Padila Padila Padila, Padila Panzilion . Parwito Parwito, Parwito Pradani, Ahmad Bagas PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI Pratama, Yesa Putri PRATIWI, ANDRIANI Pratiwi, Diyan Puteri, Febyona Jolest Putri Pratama, Yesa Rahayu Susmita Rahmad Lendo Randika Alifiyandi, Muhammad Restu Wulandari Riana Dewi Ririn Harini Riska Yanuarti Rizal, Achmad Faisal Rujung Ali Dori Saputra, Surya Ade Sari, Puja Puspita Sarkawi Sarkawi Sarkawi, Sarkawi Sella, Sabrina Selvi Riwayati Selvia Novita Sari Shaleh, M. Ismail Sinta, Klara Sintia Arlina Siti Chodijah Siti Nurazisah Sri Ekowati Suciati, Ike Sunaryadi - SURYANI, IIS Tendengki, Rein Tresna Fatmawati Tuti Rohani, Tuti Vica Sekarsari Wahyu, Haifa Wati, Nopia Wati, Zulaikha Agustina Weti Wibowo, Mursid Widya Astuti, Riska Wijaya, Wulan Wulan Angraini Wulandari, Restu Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yosi Losyanti Yosi, Martika Yulia Afriza Yuni Kartika Yusmaniarti Yusuf Randi