Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Etnobotani Tumbuhan Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr) pada Suku Melayu Bangka Desa Sungkap, Bangka Tengah Fitri, Gita; Irwanto, Riko; Akbarini, Dian; Henri, Henri
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2025): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v7i1.4831

Abstract

Arenga pinnata atau dikenal dengan nama aren atau enau merupakan tanaman multifungsi yang dimanfaatkan oleh berbagai suku di Indonesia, termasuk suku Melayu Bangka. Kajian etnobotani merupakan salah satu cara untuk mengetahui pengetahuan lokal dan pemanfaatan A. pinnata secara berkelanjutan. Masyarakat Melayu di Desa Sungkap, Kabupaten Bangka Tengah memanfaatkan dan membudidayakan A. pinnata. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan lokal dan upaya konservasi A. Pinnata. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan etnobotani melalui observasi dan wawancara terhadap 14 informan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dengan mentabulasikan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat mengenal A. Pinnata dengan nama enau dan air nira dari A. pinnata dengan nama kabung. Bagian A. pinnata dan pemanfaatannya oleh masyarakat yaitu akar (obat tradisional), batang (gagang cangkul/kapak, junjung sahang, kayu bakar), bunga (nira), tulang daun (batang), dan ijuk (ijuk sapu, septic tank). Sari enau digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula aren untuk dijual. Masyarakat lokal memiliki kearifan yang disebut “Pepatah sel” yang diyakini masyarakat Desa Sungkap secara turun temurun yang dibacakan selama proses pengambilan air nira. Masyarakat Melayu Desa Sungkap melakukan konservasi dengan cara melakukan penaburan benih aren secara pribadi dan dibuatkan desa konservasi aren oleh pihak desa sebagai bentuk konservasi A. pinnata.
KEANEKARAGAMAN SEMUT (HYMENOPTERA: FORMICIDAE) DI BUKIT NENEK, TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PERMISAN, BANGKA SELATAN Bulan, Fitri Husada Sri; Afriyansyah, Budi; Apriyadi, Rion; Henri, Henri
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 23, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v23i1.6610

Abstract

Taman Wisata Alam Gunung Permisan, Kabupaten Bangka Selatan merupakan kawasan konservasi yang berisi flora dan fauna. Keanekaragaman fauna di kawasan konservasi penting untuk diperhatikan karena fauna dapat menjaga keseimbangan ekosistem alam. Selain itu, jenis fauna tanah juga dapat digunakan sebagai bioindikator dalam perubahan habitat, seperti semut, hal ini dikarenakan kepekaannya yang tinggi terhadap gangguan habitat. Penelitian tentang keanekaragaman semut di Bangka juga masih terbatas, sehingga perlu dilakukan penelitian ini terutama di Bukit Nenek sebagai tempat konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis semut dan mengetahui keanekaragaman semut di Taman Wisata Alam Bukit Nenek Gunung Permisan Kabupaten Bangka Selatan dengan menggunakan metode pitfall trap, hand collection dan beat sheets. Analisis yang digunakan adalah indeks keanekaragaman, kekayaan jenis, kemerataan, kelimpahan relatif, dominasi dan hubungan antara keberadaan semut dengan parameter lingkungan menggunakan analisis PCA. Penelitian dilakukan di 7 stasiun dengan 21 petak dengan menggunakan metode Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan 23 jenis semut dengan 5 subfamili yaitu Cerapachyinae, Dolichoderinae, Formicinae, Myrmicinae dan Ponerinae. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara jumlah individu semut dengan suhu udara, kelembaban udara, kelembaban tanah sedangkan jumlah spesies semut berkorelasi positif dengan suhu udara, kelembaban udara, kelembaban tanah dan pH.
Pelatihan Variasi Metode Pembelajaran bagi Guru SMP Negeri 9 Marusu dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik di Era Digital Supriadi, Supriadi; Chalifah, A. Noer; Henri, Henri; Arifin, Zainal; Ibrahim, Ibrahim
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pembelajaran di sekolah menengah masih banyak didominasi metode ceramah yang bersifat satu arah sehingga mengurangi partisipasi aktif siswa. Kondisi ini juga ditemui di SMP Negeri 9 Marusu, di mana guru membutuhkan penguatan kompetensi pedagogik dalam penggunaan variasi metode pembelajaran yang lebih interaktif. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memahami dan mengimplementasikan berbagai metode pembelajaran inovatif sesuai kebutuhan peserta didik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi teori, simulasi dan praktik, serta refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami konsep dan mempraktikkan sepuluh variasi metode pembelajaran, antara lain brainstorming, AIR, artikulasi, buzz group, cooperative script, tebak kata, debat aktif, double loop problem solving, example non example, dan direct instruction. Guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam simulasi serta menilai metode debat aktif, problem solving, dan tebak kata paling sesuai dengan kelas mereka. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan variasi metode pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kreativitas guru dalam mendesain pembelajaran, sekaligus mendorong terciptanya suasana kelas yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna.Kata Kunci: variasi metode pembelajaran, kompetensi pedagogik, guru
PELATIHAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH BAGI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DI UPTD SMP NEGERI 9 MARUSU Torro, Supriadi; Henri, Henri; Ramadhany, A. Noer Chalifah; Taufik, Parham; Nur’aini, Tiara
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1521

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para stakeholder di UPTD SMP Negeri 9 Marusu dalam menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap konsep dan implementasi MBS, yang berdampak pada lemahnya pengelolaan sumber daya serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), demonstrasi, serta praktik langsung (learning by doing) dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep MBS dan penerapannya dalam konteks manajerial sekolah. Keterampilan peserta dalam perencanaan partisipatif dan pelibatan komite sekolah mengalami peningkatan yang nyata. Kepala sekolah memperoleh peningkatan kapasitas kepemimpinan yang lebih transformatif, sementara guru mulai mengimplementasikan strategi pembelajaran aktif dan kreatif (PAKEM). Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana pendukung dan waktu pelaksanaan. Meskipun demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kolaborasi antar-stakeholder serta mendorong terwujudnya tata kelola sekolah yang lebih mandiri, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Stratifikasi Sosial dan Variasi Bahasa: Narasi Linguistik Atas Mobilitas Sosial Sumilih, Dimas Ario; Ras, Atma; Henri, Henri
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.613

Abstract

Penelitian ini membahas peran variasi bahasa dalam membentuk stratifikasi sosial dan mobilitas sosial di Indonesia, dengan menyoroti dampak globalisasi, urbanisasi, dan teknologi digital. Bahasa Inggris menjadi simbol status sosial yang membuka akses global, sedangkan bahasa daerah terpinggirkan, mencerminkan ketimpangan sosial. Diskriminasi linguistik terhadap aksen lokal memperkuat hambatan mobilitas sosial vertikal, membatasi peluang bagi kelompok tertentu. Pendekatan Naratif Literature Review digunakan untuk menganalisis hubungan antara penguasaan bahasa, stratifikasi sosial, dan mobilitas sosial, berlandaskan Hipotesis Relativitas Linguistik. Hasil menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya alat komunikasi, tetapi juga kerangka kognitif yang memengaruhi akses individu terhadap sumber daya sosial dan ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan bahasa yang inklusif, pelestarian bahasa daerah, mengubah stereotip negatif, dan mengurangi diskriminasi linguistik. Dengan pendekatan ini, temuan diharapkan mendorong pengurangan diskriminasi linguistik dan ketimpangan sosial. Dalam konteks antropologi sosial, temuan ini menggambarkan bagaimana struktur sosial terhubung dengan praktik bahasa, sementara dalam antropologi linguistik, penelitian ini mempertegas peran bahasa sebagai penentu identitas dan kekuasaan. Dengan demikian, studi ini menawarkan wawasan untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil secara linguistik dan budaya.
Co-Authors Adha, Muhammad Thoriq Akbarini, Dian Alissyah, Radiva Putri Angelia, Fera Animah Animah Aprilia, Selvy Aprilita, Desi Apriyadi, Rion Ardiyansah, Feri AYU LESTARI Budi Afriyansyah Bulan, Fitri Husada Sri Chalifah, A. Noer Dian Akbarini Edelweis, Mutia Anggita Eka Sari, Eka Emillia, Emillia Fahri Setiawan Farhaby, Arthur M Farhaby, Arthur M Fauziyah, Zaenab Ferizal, Jemi Fitri, Gita Haerul, Haerul Haptari, Rapita Harun, Salmah HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Herry Marta Saputra Ibrahim Ibrahim Insyira, Rania Islamiyah, Umiyatul Jati Batoro Julisa, Shella Indila Junaeda, St khairul fajri, khairul Kurniawan Kurniawan Lingga, Rahmad Lissoliha, Lissoliha Luchman Hakim Maharani Maharani, Maharani Maya Kasmita Meilya, Risna Muftiadi, M. Rizza Muftiadi, Muhammad Rizza Musa Musa Nababan, Vitryany Nasir Nasir Nasir Nasir Ningsih, Gea Ratri Novyandra Ilham Bahtera Okto Supratman Pamungkas, Aditya Papingka, Tirma Pasaribu, Pilip Noel Parnangkok Pratoyo, Genta Hazi Putri, Lizha Dwi Mulya Rahmasari, Rahmasari Rahmawati, Venny Ramadhany, A. Noer Chalifah Randiansyah, Randiansyah Rangga, M Yusuf Raniah, Nadhifah Ras, Atma Riko Irwanto Roanisca, Occa Robby Gus Mahardika Robika, Robika Roshan, Rani Arizki Septiani, Hikmah Simatupang, Mikha Josevan Siti Aisyah Sudirman Sudirman Sulastri, Neli Sumilih, Dimas Ario Supriadi Supriadi Syafa'ati, Rizqy Syazili, Ahmad Tahir, Hery Taufik, Parham Tiara Nur’aini Tiwi, Raka Torro, Supriadi tri wahyuni Wahyu Adi Wahyu Adi winanto, winanto Zainal Arifin