Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal POINTER

Teknik Kompresi Citra Menggunakan Dekomposisi Nilai Singulir Berbasis Blok Dewi Yanti Liliana; Dian Eka Ratnawati; Marji -
Jurnal POINTER Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Pointer - Ilmu Komputer
Publisher : Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kompresi citra merupakan teknik yang sangat penting pada pengolahan citra digital baik untuk penyimpanan maupun untuk transmisi. Citra yang tidak dikompresi memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar, sedangkan pengiriman file citra berukuran besar dapat memperlambat laju transmisi data. Penelitian ini mengkompresi citra menggunakan teknik komputasi numerik yaitu dengan mendekomposisi matriks citra menjadi tiga buah matriks; sebuah matriks diagonal dan dua buah matriks ortogonal yang dikenal dengan teknik dekomposisi nilai singulir (DNS). Selanjutnya kompresi akan dilakukan terhadap matriks singulir dari citra dengan cara mereduksi dimensi matriks secara bertahap sampai mencapai nilai rank maksimal. Selain itu citra juga akan dibagi menjadi blok-blok citra dan DNS diterapkan terhadap masing-masing blok dengan tujuan untuk memperbesar rasio kompresi citra. Pengujian kinerja teknik kompresi dilakukan melalui perhitungan rasio kompresi, MSE dan PSNR. Berdasarkan pengujian diperoleh hasil bahwa penggunaan nilai singulir yang semakin sedikit akan menaikkan rasio kompresi. Sedangkan penggunaan blok juga dapat meningkatkan rasio kompresi, namun jumlah blok tidak berpengaruh terhadap hasil kompresi. Kata kunci : kompresi, citra digital, dekomposisi nilai singulir   ABSTRACT Image compression is a very important technique in digital image processing either for storage or for transmission. Uncompressed image requires large storage capacity, while the delivery of large image files can slow the rate of data transmission. This research make use of image compression techniques of numerical computation by decomposing the image matrix into three matrices which are a diagonal matrix and two orthogonal matrices technique known as single value decomposition (SVD). Further compression is performed on a singulir matrix by reducing gradually the dimensional of matrix until reaching the maximum rank value. In addition, the image will be divided into blocks of image and SVD is applied to each block in order to enlarge the image compression ratio. Testing the performance of compression techniques is done through calculation of compression ratio, MSE and PSNR. Based on the testing showed that the use of less singular value will raise the compression ratio. While the use of block can also increase the compression ratio, but the number of blocks did not affect the compression results. Keywords : compression, digital image, singular value decomposition
Komputasi Frekuensi Kebersamaan Data Berdasarkan Klaster Pembentuknya Marji -; Edy Santoso; Nurul Hidayat
Jurnal POINTER Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Pointer - Ilmu Komputer
Publisher : Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu cara untuk mengetahui kemiripan rekord data adalah dengan klastering. Pada metode klastering, dengan jumlah klaster yang sama, antara metode yang satu dengan yang lain kemungkinan menghasilkan struktur klaster yang berbeda. Dengan adanya perbedaan struktur tersebut dimungkinkan dua buah rekord data dengan suatu metode klaster berada dalam suatu klaster, tetapi dengan metode yang lain berada pada klaster yang berbeda. Pada penelitian ini dikembangkan suatu algoritma yang dapat digunakan untuk mengetahui frekuensi rekord data berada dalam satu klaster. Metode klaster yang digunakan adalah k-means, kohonen, fuzzy cmean dan fuzzy substractive. Berdasarkan hasil klastering keempat metode tersebut, dikembangkan algoritma yang dapat digunakan untuk mengetahui frekuensi rekord data bersamaan dalam satu kluster. Data yang digunakan adalah data gen jamur yang dapat didownload pada alamat http://cmgm.stanford.edu/pbrown/  sporulation/ additional/   Kata kunci: klastering, k-means, kohonen, fuzzy cmean, fuzzy substractive ABSTRACT Clustering is a one of  the way to know similarity  among data records.  Sometime, different methods give a different cluster structure , although in  the same sum  of cluster.  So that, by using different methods,  it is possible 2 data  at the different structure.  For exampale , by using kmean, data -1 and data-2 in the same cluster, but by  kohonen, data-1 and data-2 in the  different cluster. In this researh, we developt algorithm that can be used to calculate frequency of data record at the same cluster.  The methods, we are used are kmean, kohonen, fuzzy cmean and fuzzy substractive. Based on those methods, we developt  algorithm that can be used to know frequency of data record at the same cluster. Data used in this research is fungi gen, that can be download at http://cmgm.stanford.edu/pbrown/ sporulation/ additional/   Keywords: clustering, kmean,kohonen, fuzzy cmean, fuzzy substractive
Perancangan Struktur File Kompresi Image Dengan Transformasi Wavelet dan Run Length Encoding Marji -; Edy Santoso
Jurnal POINTER Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Pointer - Ilmu Komputer
Publisher : Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyimpanan file image digital telah banyak digunakan dengan berbagai macam format, misalnya Bitmap, JPG, TIFF, GIF, dan lain sebagainya. Penyimpanan ini bertujuan untuk mempertahankan informasi citra, untuk mengurangi kapasitas penyimpanan dan untuk mengurangi kebutuhan bandwidth yang besar jika ditransmisikan. Berbagai macam format file tersebut memilki struktur file dan kebutuhan memori yang berbeda-beda yang pada umumnya terdiri dari header dan data. sebagai contoh Bitmap membutuhkan 54 byte untuk menyimpan header. Pada penelitian ini dirancang struktur file kompresi image dengan transformasi wavelet Haar. Kemudian Koefisien yang dihasilkan oleh transformasi wavelet Haar dikodekan dengan metode RLE. Pada akhir proses dirancang struktur file untuk menyimpan file hasil kompresi yang hanya membutuhkan memori 7 byte. Hasil yang diperoleh masih memiliki keterbatasan yaitu khusus untuk image skala-keabuan (gray-scale). Hasil decompress masih kelihatan bagus dengan volume file yang yang bervariasi terhadap volume file asal. Pada gambar contoh, dengan , image dengan volume 237 KB dikompres menjadi 26 KB (10.97 %) , image dengan volume 246 KB dikompres menjadi 26 KB (10.57 % ), dan image dengan volume 264 KB dikompres menjadi 47 KB (17.8 %).
Optimasi Kompresi File Dengan Menggunakan Gabungan Metode Run-Length-Encoding (RLE), Shannon- Fano Dan Lempel-Ziv-Welch(LZW) Dian Eka Ratnawati; Marji -; Dewi Yanti Liliana
Jurnal POINTER Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Pointer - Ilmu Komputer
Publisher : Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang penting dalam dunia teknologi informasi adalah bagaimana cara mengolah data dari informasi-infomasi yang semakin besar dan kompleks, sehingga lebih cepat, mudah, aman, dan efisien baik dalam proses penyimpanannya maupun transfer data. Salah satu cara agar transfer data bisa cepat adalah dengan melakukan kompresi data. Penyimpanan data kedalam  blok bertujuan untuk peningkatan kecepatan dan penghematan tempat penyimpanan[4].  Pada penelitian ini akan dilakukan kompresi terhadap setiap blok dengan  menggunakan metode Run-Length-Encoding (RLE), Shannon- Fano dan Lempel-Ziv-Welch(LZW). Rasio kompresi metode gabungan paling baik dibandingkan dengan ke-3 metode kompresi yang lain. Dari hasil penelitian, rasio kompresi metode Gabungan paling baik ada pada file access dilanjutkan dengan .bmp ,.txt, dan disusul .doc   Kata kunci: blok, Run-Length-Encoding (RLE) ,Shannon- Fano dan Lempel-Ziv-Welch(LZW)  ABSTRACT Issues that are important in the information technology is how to process data from informations that increasingly large and complex, making it fast, easy, secure, and efficient both in storage and data transfer process. One way for fast data transfer is to compress data. Storage of data into blocks aims to increase the speed and storage efficiency [4]. In this research, the compression of each block by using the Run-Length-Encoding (RLE), Shannon-Fano and Lempel-Ziv-Welch (LZW). The stages of research to be conducted in general is to perform design system, making software, carried out tests on the software, and the latter is to conduct an analysis of trial results. Compression ratio combination method is the best compared with  others compression methods. From the results of the study, the compression ratio is the best combination method on file access, followed by. bmp ,txt, and followed. doc   Keywords: blok, Run-Length-Encoding (RLE) ,Shannon-Fano dan Lempel-Ziv-Welch(LZW)
Clipping Objek 3 Dimensi Menggunakan Algoritma Modifikasi Shuterland-Hodgman Edy Santoso; Marji -
Jurnal POINTER Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Pointer - Ilmu Komputer
Publisher : Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Algoritma modifikasi Sutherland-Hodgman yang telah diteliti sebelumnya hanya bisa menangani beberapa kasus, yaitu clipping terhadap banyak segitiga yang berada di dalam window, kedua segitiga yang memotong satu sisi window dimana bagian segitiga berada di sisi dalam pemotongan  dan ketiga bagian segitiga sisa bukan bagian yang dalam pemotongan, hal ini mengakibatkan hasil clipping kurang halus. Untuk itu perlu dikembangkan algoritma dan implementasi simulasi clipping wajah dengan memodifikasi  dan mengembangkan lagi algoritma Sutherland-Hodgman, sehingga mampu menangani banyak kasus yang kemungkinan terjadi. Penelitian ini membangun sistem simulasi pemotongan (clipping) pada permukaan wajah manusia yang dimodelkan dengan menggunakan kumpulan polygon segitiga yang saling berhubungan. Operasi pemotongan kulit permukaan wajah dapat disimulasikan dengan menggunakan algoritma modifikasi Sutherland-Hodgman. Dari hasil penelitian beberapa kasus yang telah diidentifikasi dapat ditangani dengan baik.   Kata kunci: Pemotongan Permukaan, Polygon segitiga, Algoritma Sutherland-Hodgman.   ABSTRACTAlgorithm modify Sutherland-Hodgman which have been checked previously only can handle some case, that is clipping to many trilateral which reside in window, crosscut trilateral one side of window where trilateral shares reside in side in cutting and third trilateral shares  rest of non part of which in cutting, this matter result result of clipping less smooth. For that require to be developed by simulation implementation and algorithm of clipping face with modifying and developing again algorithm of Sutherland-Hodgman, so that can handle many case which is possibility happened. This Research will develop cutting simulation system (clipping) at surface of modeled human being face by using corps of polygon trilateral which is interaction. Operate for cutting of husk surface of face earn simulation by using algorithm modify Sutherland-Hodgman. From result of research some case which have been identified can handle better.   Keywords: Cutting of Surface, Trilateral Polygon, Algorithm of Sutherland-Hodgman
Co-Authors Achmad Burhannudin Adam Hendra Brata Adhikari, Basanta Prasad Adhiyatma Mugiprakoso Agi Putra Kharisma Agung Kurniawan Agustian, Moch. Alfredo Barta Ahmad Fauzan Rahman Ahmad, Baihaqi Aldy Satria Andika Harlan Andini Agustina Anita Sulistyorini Annisa Selma Zakia Ardhimas Ilham Bagus Pranata Arifin, Maulana Muhamad Asti Melani Astari Atika Anggraeni Audi Nuermey Hanafi Bagus Abdan Aziz Fahriansyah Bahruddin El Hayat Baihaq, Firda Barlian, Salwa Isna Bayu Rahayudi Bayu Septyo Adi Budi Darma Setiawan Budi Darma Stiawan Cahyo Adi Prasojo Candra Ardiansyah Choirul Anam Cindy Puspita Sari Cindy Rizki Amalya Dani Irawan Daud, Nathan Dea Widya Hutami Dewi Yanti Liliana Dian Eka R Dian Eka Ratnawati Dwi Yana Wijaya Dyva Agna Fauzan Edy Santoso Edy Santoso Edy Santoso Endang Wahyu Handamari Erwin Komara Mindarta Fanani, Erianto Fatih Kamala Nurika Gilang Ramadhan Gustian Ri'pi Hadi, Moch. Sholihul Handoyo, Samingun Hary Suswanto Hasan Ismail Ilham Romadhona Imam Cholisoddin Imam Cholissodin Imam Muda Nauri Imran Imran Indriati Indriati Indriati Indriati Issa Arwani Istiana Rachmi Istiqomah, Mutiara Titian Januar Dwi Amanda Jeffrey Simanjuntak Kenty Wantri A Kohei Arai Kurnianingtyas, Diva Lailatul Fitriah Lailil Muflikah Lailil Muflikhah Lailil Muflikkah Laily Putri Rizby Laksono Trisnantoro Leni Istikomah Liana Shanty Wato Wele Keaan Lilik Zuhriyah Lilis Damayanti Luthfi Faisal Rafiq M Chandra Cahyo Utomo M. Alfian Mizar Made Bela Pramesthi Putri Mahmudi, Wayan Firdaus Michael Adrian Halomoan Mochammad Pratama Viadi Mountaz, Lotu Muchammad Harly Muhamad Altof Muhamad Hilmi Hibatullah Muhammad Fakhri Mubarak Muhammad Hafidzullah Muhammad Indra Harjunada Muhammad Ramanda Hasibuan Muhammad Rizkan Arif Muhammad Robby Dharmawan Muhammad Tanzil Furqon Muhammad, Naufalsyah Falah Muzdalifah Yully Ayu Nonny Aji Sunaryo Nurul Hidaya Nurul Hidayat Nurul Hidayat Okvio Akbar Karuniawan P. P. S, Gladis Viona Pangestu, Wiyan Dwi Panji Prasuci Saputra Paryono Permadani , Anda Permatasari, Adelia Pratitha Vidya Sakta Prawidiastri, Firnadila Pricielya Alviyonita Rafely Chandra Rizkilillah Ratih Kartika Dewi Ratna Candra Ika Razaq, Hilal Nurfadhilah Retiana Fadma Pertiwi Sinaga Revinda Bertananda Riana Nurmalasari Ricky Irfandi Ricky Marten Sahalatua Tumangger Rizqi Addin Arfiansyah Rosalinda, Nadia Ryan Mahaputra Krishnanda Sabrina Hanifah Sari, Resti Novita Sh Abdul Nasir, Sh Mohd Firdaus Shinta Anggun Larasati Sri Wahyuni Sri Widyarti Sumarli Sumarli, Sumarli Supraptoa Supraptoa Supriyadi Supriyadi Sutrisno Sutrisno Swandy Raja Manaek Pakpahan Syarif Suhartadi Tahtri Nadia Utami Tawang Wulandari Tika Dwi Tama Tuwoso Usman Adi Nugroho Wayan Firdaus Mahmudy Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wulandadi, Retno Yamlikho Karma Yayuk Wiwin Nur Fitriya Yuita Arum Sari Yusufrakadhinata, Muhammad Zulianur Khaqiqiyah