Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MUHADHARAH DALAM PENGEMBANGAN MAHARAH KALAM DI PESANTREN PTQA UMNIYATI Ghefira Zahira Shofa; Asti Fauziah; Yeni Lailatul Wahidah; Amirudin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9263

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan metode muhadharah dalam mengembangkan keterampilan berbicara bahasa Arab (mahārah al-kalām) santri di Pesantren PTQA Umniyati Bandar Lampung, sebuah lembaga pendidikan Islam nonformal yang memadukan tahfizh dan pembelajaran bahasa Arab. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bahwa penelitian-penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada capaian muhadharah, seperti kepercayaan diri dan kelancaran, tanpa memberikan deskripsi rinci tentang pelaksanaannya sehari-hari, faktor pendukung dan penghambat, atau respons psikologis santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan proses muhadharah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya, dan mengeksplorasi persepsi santri terhadap kegiatan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan satu instruktur dan tiga santri putri yang dipilih secara purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa muhadharah dilakukan secara sistematis melalui pembukaan, resitasi, penyampaian pidato, istinbāṭ, umpan balik, dan penutup, dan secara signifikan berkontribusi terhadap perkembangan linguistik, psikologis, dan retorika santri. Faktor pendukung meliputi bimbingan aktif dari instruktur, fasilitas yang memadai, dan lingkungan berbahasa Arab, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan kosakata, rasa gugup, keterbatasan waktu, dan ketidakkonsistenan kehadiran. Para santri merespons secara positif, menunjukkan antusiasme, rasa senang, dan motivasi yang meningkat untuk berbicara bahasa Arab. Hasil ini menunjukkan bahwa muhadharah berfungsi sebagai strategi pembelajaran performatif yang efektif untuk memperkuat kemampuan berbicara santri dan menumbuhkan rasa percaya diri di lingkungan pesantren.
KOMPARASI MAHARAH KITABAH DENGAN METODE IMLA’ ANTARA SISWA ALUMNI MTS DAN SMP DI KELAS XI MAN 2 BANDAR LAMPUNG Zilvi Khairunnisa; Yeni Lailatul Wahidah; Afif Amrullah; Safari Daud
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9870

Abstract

This study aims to compare the Arabic writing skill (maharah kitabah) using the imla’ method between students from MTs and SMP backgrounds in grade XI A1 of MAN 2 Bandar Lampung. This quantitative comparative research involved 28 students selected through purposive sampling, consisting of 14 MTs alumni and 14 SMP alumni. Data were collected through observation, interviews, documentation, and a written imla’ test. The results of the Shapiro–Wilk test show that the data from both groups are normally distributed, and the Independent Sample t-Test revealed that the average score of SMP alumni was higher than that of MTs alumni; however, the difference was not statistically significant (p = 0.207 > 0.05). These findings indicate that prior educational background does not significantly influence students’ Arabic writing ability at the MA level. The learning process at MAN 2 Bandar Lampung appears to equalize students' abilities regardless of their previous schooling, suggesting that teaching strategies should focus on strengthening writing skills across groups.
استخدام القواميس المطبوعة والرقمية كاستراتيجية لتحسين مهارات الترجمة: تحليل مقارن وتأملي Nurul Aini; Erlina; Yeni Lailatul Wahidah; M. Riza Pahlefi
Arabiyyatī: Journal of Arabic Language Education Vol. 2 No. 2 (2025): Arabiyyatī: Journal of Arabic Language Education
Publisher : PPPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65679/arabiyyat.v2i2.293

Abstract

Translation skills are important in learning Arabic. Dictionaries are the primary reference tools in the translation process, and technological developments have shifted the dominance of printed dictionaries to digital dictionaries. This change raises questions about the effectiveness of both in improving translation skills. This study aims to analyze the patterns of use of printed and digital dictionaries, their similarities and differences in practical usage, and the optimal strategies for their use in supporting translation skills, particularly for students of Arabic Language Education at UIN Raden Intan Lampung. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study research design. Data were collected through retrospective observation, interviews, documentation, and reflective post-translation tests to reinforce the findings. The analysis was conducted comparatively by mapping the contributions of both types of dictionaries to the accuracy of meaning, sentence structure, and vocabulary accuracy. The results showed that printed dictionaries helped deepen understanding of vocabulary and context, but were less efficient in terms of time use. Conversely, digital dictionaries offered speed and ease of access, although they often led students to take meanings instantly without in-depth analysis. The post-test findings show that students who combine the use of both dictionaries obtain better translation results than those who only rely on digital dictionaries. This study concludes that a combined usage strategystrategy is the most effective option for improving students' translation skills.
PENERAPAN MEDIA VLOG DALAM MENINGKATKAN MAHARAH KALAM PADA SISWA KELAS IX Ihsan Ramadhandi; Yeni Lailatul Wahidah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10939

Abstract

This study was motivated by the low speaking skills (maharah kalam) of students, which were caused not only by limited linguistic competence but also by the lack of authentic and continuous speaking practice in the learning process. The study aimed to implement Vlog media as a learning strategy to improve students’ Arabic speaking skills. This research employed a Classroom Action Research design based on the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 32 students of class IX B at SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Data were collected through tests, observations, interviews, and documentation, then analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed a significant improvement in students’ maharah kalam, indicated by the increase in classical mastery from 0% in the pre-cycle to 15.63% in cycle I and reaching 90.63% in cycle II. The findings indicate that Vlog media is effective in creating a more participatory, communicative, and experience-based learning process. The implication of this study highlights the importance of optimizing information and communication technology-based media in teaching maharah kalam. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya maharah kalam siswa yang tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan penguasaan linguistik, tetapi juga minimnya ruang praktik berbicara yang autentik dan berkelanjutan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menerapkan media Vlog sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IX B SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan maharah kalam siswa, ditandai dengan kenaikan ketuntasan klasikal dari 0% pada pra-siklus menjadi 15,63% pada siklus I dan mencapai 90,63% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa media Vlog efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih partisipatif, komunikatif, dan berbasis pengalaman. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran maharah kalam.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KESULITAN DALAM MAHARAH ISTIMA’ PADA MAHASISWA PBA UIN RADEN INTAN LAMPUNG Fitri Nuristia; Yeni Lailatul Wahidah; Ahmad Iqbal Hs
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1538

Abstract

Maharah istima’ merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa Arab yang berperan penting dalam memahami bahasa lisan. Namun, dalam praktiknya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami audio bahasa Arab autentik, terutama yang disampaikan oleh penutur asli dengan kecepatan bicara tinggi dan variasi aksen yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan maharah istima’ pada mahasiswa PBA UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester 2 angkatan 25, semester 4 angkatan 24, dan dosen pengampu maharah istima’. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan maharah istima’ dipengaruhi oleh faktor linguistik, afektif, dan eksternal. Faktor linguistik menjadi faktor yang paling dominan, terutama pada aspek kecepatan bicara, variasi aksen, dan keterbatasan kosakata. Faktor afektif ditandai oleh rasa gugup dan kurang percaya diri saat evaluasi, sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan rendahnya intensitas latihan mandiri serta terbatasnya paparan bahasa Arab lisan autentik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi proses pemahaman audio. Penelitian ini berkontribusi sebagai penguatan kajian teoretis mengenai faktor kesulitan maharah istima’ serta menjadi dasar evaluatif bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis audio autentik dan pembiasaan latihan menyimak secara berkelanjutan.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN MENGUASAI MAHARAH KALAM SANTRIWATI DALAM BI’AH LUGHAWIYYAH DI PESANTREN BABUL HIKMAH KALIANDA Salsabila Nur Hanifah; Umi Hijriyah; Damanhuri Damanhuri; Yeni Lailatul Wahidah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1310

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan santriwati dalam menguasai maharah kalam pada lingkungan bi’ah lughawiyyah di Pesantren Babul Hikmah Kalianda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bi’ah lughawiyyah telah berjalan secara terstruktur melalui program kebahasaan dan penyediaan input bahasa yang cukup memadai. Meskipun demikian, praktik penggunaan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari belum berlangsung optimal karena interaksi informal masih didominasi oleh bahasa Indonesia. Kesulitan santriwati dalam maharah kalam ditunjukkan oleh rendahnya keberanian berbicara, keterbatasan dalam menyampaikan gagasan secara lancar, serta belum terbiasanya penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas harian. Faktor penyebab kesulitan meliputi aspek linguistik berupa kurang optimalnya pemanfaatan input bahasa, aspek afektif berupa kecemasan dan rendahnya kepercayaan diri, aspek pedagogis berupa dominasi metode hafalan yang kurang komunikatif, serta aspek sosial berupa pengaruh teman sebaya dan belum terbentuknya budaya bahasa yang konsisten. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam mengoptimalkan program bi’ah lughawiyyah melalui penguatan praktik komunikasi, pengembangan pembelajaran komunikatif, dan pembiasaan budaya bahasa secara berkelanjutan.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab DI MIN 6 Bandar Lampung Nafisah Nafisah; Ahmad Iqbal HS; Yeni Lailatul Wahidah; Wirandi Nabila Risky
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v6i1.2798

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan observasi yang dilakukan di MIN 6 Bandar Lampung. Kualitas hasil belajar bahasa arab masih di bawah KKM, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan media interaktif berbasis augmented reality terhadap hasil belajar bahasa arab pada siswa kelas 3 di MIN 6 Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebagai objek penelitian adalah siswa kelas 3 di MIN 6 Bandar Lampung. Prosedur penelitian berbentuk siklus mengacu pada empat komponen meliputi perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Adapun teknik pengumulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis augmented reality pada pelajaran bahasa arab dapat meningkatkan hasil belajar bahasa arab siswa, berdasarkan data rekapitulasi hasil tes siswa dari siklus 1 dan siklus 2 presentase KKM siswa meningkat mencapai 90% yang sebelumnya hanya 43,33%, dan dari 90% hanya 3 orang siswa yang belum mencapai nilai KKM yaitu 10% dari 30 siswa.