Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI MEDIASI DI INDONESIA (STUDI KASUS: KABUPATEN SUMEDANG) Friska Prastya Harlis; Herwan Abdul Muhyi; Mohammad Benny Alexandri
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 2, No 4 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.531 KB) | DOI: 10.24198/responsive.v2i3.26081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa implementasi kebijakan penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi di Indonesia dengan studi kasus di Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang belum efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Dimana dengan melalui metode kualitatif, peneliti berusaha mencari pemahaman terhadap suatu objek. Dari hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kebijakan penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui mediasi yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang belum efektif karena belum terpenuhinya variabel ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, aktivitas implementasi dan komunikasi antar organisasi serta lingkungan ekonomi, sosial dan politik.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Mediasi, Indonesia
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PARIWISATA DI KAWASAN WISATA SITU CILEUNCA KABUPATEN BANDUNG Dudi Ahmad Wardiana; Ria Arifianti; Mohammad Benny Alexandri
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 4, No 4 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v4i4.34737

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi kebijakan pembangunan pariwisata di Kawasan Wisata Situ Cileunca  Kabupaten Bandung. Kawasan Situ Cileunca merupakan lahan milik PT. PLN Persero yang dikelola oleh anak perusahaannya yakni PT. Indonesia Power, dan pengelolaan wisata Situ Cileunca Disparbud Kabupaten Bandung melakukan kerjasama dengan pihak PT. Indonesia Power. Namun pada kenyataanya kawasan wisata Situ Cileunca belum bisa tereksplore dengan maksimal tidak berbanding lurus dengan kekayaan alam yang di miliki. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Edwards III dalam empat variabel yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan deskriptif dan cenderung menggunakan pendekatan analitik induktif. Di dalamnya, penulis berusaha menemukan pemahaman tentang objek melalui metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder melalui wawancara dan observasi dalam bentuk laporan kegiatan dan peraturan perundang undangan yang berlaku.Berdasarkan teori Edwards III implementasi kebijakan memiliki empat variabel dan hasil peneliti tentang pembangunan pariwisata di Kawasan Wisata Situ Cileunca  Kabupaten Bandung belum berjalan dengan baik. Kenyataan ini terlihat pada birokrasi pemerintah yang kerap kali disepelekan dan hal ini membuat pengembangan objek wisata kurang berkembang. Strategi pengembangan dari berbagai indikator harus adanya kerjasama antara pengelola kebijaksanaan (stakeholder) dan pelaksana kebijakan serta pengawas kebijakan agar mencapai tujuan yang diharapkan
Analisis peluang bisnis jasa fotografi ”garis photography” dengan business model canvas dan analisis swot Heru Bangkit Sanjaya; Danias Rahmanita Ruslan; Suci Rahma Sundari; Marsha Aulia Hakim; Mohammad Benny Alexandri
KINERJA Vol 17, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v17i2.7429

Abstract

Perkembangan bisnis/usaha di sector Fotografi dari tahun ketahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan, per tahun 2016 presentase usaha kreatif di sector fotografi adalah sebesar 0,45 persen, dan angka tersebut masih akan meningkat ditahun-tahun berikutnya. Banyak dari photographer-photographer di Indonesia merasa tertarik untuk membangun bisnis/usaha di sector fotografi, karena melihat peluang yang cukup besar,  namun diluar hal itu, para pengusaha harus tetap memperhatikan target pasar dan strategi bisnis mereka, salah satu cara untuk  mengetahui hal tersebut yaitu dengan pemodelan bisnis dengan Business Model Canvas dan melakukan analisis SWOT untuk mengetahui pengaruh-pengaruh dari factor internal maupun eksternal perusahaan.
EVALUASI KEBIJAKAN PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KOTA CIMAHI TAHUN 2020 Beni Gunadi; Nenden Kostini; Mohammad Benny Alexandri
Responsive Vol 5, No 4 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v5i4.34750

Abstract

Pelaksanaan kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi yaitu memperbaiki rumah dari kondisi tidak layak huni menjadi layak huni. Namun, pada tahun 2020 tidak semua rumah yang telah diperbaiki menjadi layak huni sehingga target dan tujuan kebijakan tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi kebijakan dari Dunn (2003) dimana evaluasi kebijakan berkenaan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat hasil kebijakan. Menurut Dunn (2003), kriteria yang digunakan dalam evaluasi kebijakan terdiri dari enam kriteria/aspek evaluasi, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi belum menyelesaikan permasalahan rumah tidak layak huni di masyarakat. Pada aspek efektivitas, pencapaian hasil yang diinginkan dari kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi belum memenuhi tujuan awal/hasil yang diharapkan. Pada aspek efisiensi, kebijakan ini sangat efisien karena meskipun terdapat kekurangan sumber daya manusia pada pelaksanaan kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi akan tetapi semua proses pelaksanaan kebijakan selesai dilaksanakan. Pada aspek kecukupan, kebijakan yang ada cukup membantu permasalahan rumah tidak layak huni masyarakat di Kota Cimahi. Pada aspek perataan, perataan tercapai karena adanya sosialisasi kebijakan yang terstruktur kepada semua kalangan masyarakat khususnya kelompok sasaran. Selain itu, pada aspek responsivitas, masyarakat penerima bantuan mengapresiasi adanya kebijakan perbaikan rumah tidak layak huni di Kota Cimahi, namun nilai/besaran bantuan stimulan yang diberikan pada kebijakan ini tidak mencukupi kebutuhan masyarakat untuk memperbaiki rumah tidak layak huni. Pada aspek ketepatan, program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni sudah tepat dalam menjawab permasalahan di bidang perumahan khususny rumah tidak layak huni dan sekaligus membantu masyarakat yang kurang mampu.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KABUPATEN BANDUNG Eko Bayu Nugroho; Widya Setiabudhi; Mohammad Benny Alexandri
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 7 No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.145 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v7i3.2483

Abstract

Background The Bandung Regency Government has implemented the National Health Insurance (JKN) program as mandated by Presidential Regulation Number 82 of 2018. JKN participation in Bandung Regency is still below the 95% target and budget utilization is not optimal. This study is expected to provide recommendations for achieving UHC in Bandung Regency. Research Objectives: In Bandung Regency, to find out the substance and context of the implementation of the JKN policy to find out the reasons and suggestions that limit the implementation of UHC. Methods: This type of research is qualitative, descriptive and the Bandung Regency Health Insurance Satlak Team is the research site in Bandung Regency. The research tool is an in-depth guide to interviews. Content and JKN policies are implemented in Bandung Regency. The research variable is content. Results: In terms of substance and context of policy implementation, the JKN policy in Bandung Regency has been implemented well. However, there are still obstacles in recording the population, so that the UDB data at the Kelurahan level has not been updated optimally. Conclusion: understanding the substance and context of the JKN policy implemented by Bandung Regency to fulfill the basic rights of the community in health services. Updating the UDB data affects the accuracy and availability of funds to ensure that JKN covers the community.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDARISASI SARANA DAN PRASARANA KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANDUNG (Studi Tentang Kendaraan Dinas Operasional ): Array Enung Khusufmawati; Heru Nurasa; Mohammad Benny Alexandri
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 7 No 4 (2021): November 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.74 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v7i4.2543

Abstract

Implementation of the Policy on Standardization of work facilities and infrastructure regarding the use of KDO in the Bandung Regency Government, there are many problems so that the BPK finds the distribution of vehicles compared to the number of employees who are entitled to use these vehicles. The purpose of this study is to analyze how the implementation of the policy of standardization of work facilities and infrastructure in Bandung Regency (study on the use of KDO). The method in this study uses a qualitative research method with a descriptive research design and tends to use an inductive approach to analysis. Where the author tries to find an understanding of an object by using the existing theory will be developed with the data collected. The model from Grindle is considered relevant to be used as a research theory with two important variables that can affect the implementation process, namely the content of the policy and the implementation environment in relation to the desired degree of change. understanding of the implementors, coupled with the administration of KDO so far that has not been maximized, despite all these efforts to resolve the KDO problem, the character factor of the leader involved in implementing this policy is still considered to be less firm so that it seems that there has been omission in KDO administration so far, thus giving rise to the existence of form of non-compliance from the implementers.
EVALUASI KEBIJAKAN PENEGAKAN HUKUM KEJAHATAN KONVENSIONAL DI POLRES BANJAR POLDA KALIMANTAN SELATAN Eko Sunaryo; R. Widya Setiabudi Sumadinata; Mohammad Benny Alexandri
Responsive Vol 5, No 4 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v5i4.40017

Abstract

Globalisasi memicu adanya perubahan perilaku kehidupan masyarakat, Perubahan ini menyertakan pola-pola kejahatan yang bergeser dari pola-pola kejahatan statis tradisional ke pola-pola kejahatan yang dinamis modern salah satunya kejahatan konvensional yang marak terjadi di Indonesia, termasuk wilayah Banjar.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui latar kebutuhan, perencanaan, implementasi, dan hasil yang dicapai dari evaluasi kebijakan penegakan hukum kejahatan konvensional di POLRES Banjar.  Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif deskriptif, data bersumber dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik analisis yang digunakan mengacu pada UU No 8 tahun 1980 mengenai KUHAP dan Perkap No. 6 tahun 2019 tentang Penyidikan tindak pidana serta menggunakan model Context, Input, Processes dan Product (CIPP). Diperoleh hasil bahwa  dalam tahap evaluasi latar kebutuhan (Content) wilayah Kabupaten Banjar dipengaruhioleh kondisi wilayah, kondisi masyarakat, tingkat kepadatan penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan masyarakat, pada tahap evaluasi perencanaan POLRES Banjar, masih kurang memadai karna keterbatasan seperti jumlah personel, aspek kompetensi dll. Pada tahap evaluasi implementasi terdapat faktor yang dinilai kurang optimal. Dan pada tahap evaluasi hasil capaian Output yang dicapai yaitu terwujudnya kesiapan Polres Banjar dalam melaksanakan penegakan hukum kejahatan konvesional, terwujudnya kepastian hukum, terwujudnya rasa keadilan dan terwujudnya kepercayaan masyarakat.  Globalization triggers changes in the behavior of people's lives. This change includes crime patterns that shift from traditional static crime patterns to modern dynamic crime patterns, one of which is conventional crime that is rife in Indonesia, including the Banjar area. The purpose of this study was to determine the background of the needs, planning, implementation, and results achieved from the evaluation of conventional crime law enforcement policies at the Banjar POLRES. This research is a descriptive qualitative research, data sourced from primary data and secondary data collected by observation, interviews and literature study. The analytical technique used refers to Law No. 8 of 1980 concerning the Criminal Procedure Code and Perkap No. 6 of 2019 concerning the investigation of criminal acts and using the Context, Input, Processes and Product (CIPP) model. The results showed that in the evaluation stage the background needs (Content) of the Banjar Regency area was influenced by regional conditions, community conditions, population density levels, education levels and community income levels. etc. At the implementation evaluation stage there are factors that are considered less than optimal. And at the evaluation stage of the results, the output achieved is the realization of the readiness of the Banjar Police in carrying out conventional crime law enforcement, the realization of legal certainty, the realization of a sense of justice and the realization of public trust. 
Research Trends and Mapping of Price Limits and Stock Prices in ASEAN 5: A Bibliometric Analysis Mohammad Benny Alexandri; Umi Narimawati; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Manajemen Indonesia Vol 23 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmi.v23i1.5862

Abstract

The purpose of this study is to examine and analyze research trends and mapping of price limits and stock prices in ASEAN 5. This type of research is qualitative research. The research variables are Price Limit and Stock Price. The data collection technique used was bibliometric analysis from the Scopus database from 1996 to 2022. The number of research samples was 52 samples. The data analysis technique uses bibliometrics with the VOS viewer software program. The findings of this study indicate that 52 articles have been selected, with the number of publications increasing every year. Indonesia, Malaysia, the Philippines, Thailand and Singapore have an important role to play in the article price limits and share prices on Scopus as well as price limits reducing the volatility of stock returns, overcoming overreactions and not disrupting trading activities. Keywords: Price limits, Bibliometrics, Scopus, VOSviewer, ASEAN 5.
ANALISIS KOMPARATIF INDUSTI KREATIF E-COMMERCE Ahmad Dzikriyansah; M. Nur Hidayah Wiradika; Dimas Taupik Hidayat; Mohammad Benny Alexandri; Raden Marsha Aulia Hakim
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT) Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36694/jimat.v11i2.240

Abstract

Indonesia is a country that has projections in 2020 of e-commerce market growth that will continue to grow to reach US $ 20 billion. Therefore, the number of e-commerce sites that have sprung up in Indonesia with the aim of finding as many customers as possible. Blibli.com and JD.ID are examples of many e-commerce in the Indonesian market. E-commerce is one of the creative industries that is approved with the main weapons that rely on creativity and the support they have to utilize more resources. Therefore, this study was conducted to analyze the creative e-commerce industry with a comparative descriptive method to find the differences and streghts of each e-commerce. Key word: Creative Industries, E-commerce, Comparative Descriptive
ANALISIS KEUANGAN INDUSTRI KREATIF KECAMATAN ANDIR (Studi Kelurahan Kebon Jeruk) Mohammad Benny Alexandri; Ria Arifianti; Agus Taryana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.39425

Abstract

 The existence of the Covid-19 pandemic has disrupted various sectors of human life, including the economic sector  such as Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are explicitly feeling the impact. Various policies issued by the government in an effort to stop the spread of the Covid-19 outbreak, require business actors to be able to adapt to the existing situation. The limitation of operating hours which leads to a decrease in income can be said to be one of the most felt impacts by business actors. This is also experienced by creative industry entrepreneurs in Kebon Jeruk Village, Andir District, Bandung City. Creative industry businesses that are driving the economy in Kebon Jeruk Village have stalled due to the Covid-19 pandemic. In response to this condition, various ways are needed to overcome it. One of them is an understanding of financial analysis.The method of community service is to use the method of preparation stages, implementation stages and follow-up stages. The preparation stage begins with discussing the division of the group and the area to be addressed, preparing the things needed to conduct interviews and asking for help from several parties to deliver to the location you want to go to. Stages of implementation After the preparation is complete, the team that has been divided then goes to the location that has been previously determined. Arriving at the creative industry shop in question, the team representative asked for permission to interview and collect some data from there. After getting permission, we then interviewed the owner or employees in the shop. Follow-up stages The follow-up of this activity is to collect interim reports, in the form of interviews and some documentation to serve as a reference for financial analysis.The results obtained are that through financial analysis activities will help business actors in assessing and knowing the financial condition of the business, business actors can find out how far their business is able to survive in the midst of the Covid-19 pandemic situation, in addition to restoring creative industry businesses in the midst of the Covid-19 pandemic situation. Creative efforts are needed through the use of technological developments in disseminating information at this time, it can be used to expand the promotion of a business product, even tourist destinations. Keberadaan pandemi Covid-19 mengganggu berbagai sektor kehidupan manusia, tak terkecuali sektor perekonomian. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) secara eksplisit merasakan dampaknya. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam upaya memutus penyebaran wabah Covid-19, mengharuskan pelaku usaha untuk mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Pembatasan jam operasional yang bermuara pada menurunnya pendapatan dapat dikatakan menjadi salah satu dampak yang paling terasa oleh pelaku usaha. Hal ini turut dialami pula oleh pelaku usaha industri kreatif di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Usaha industri kreatif yang menjadi penggerak perekonomian di Kelurahan Kebon Jeruk, tersendat akibat kondisi pandemi Covid-19. Menyikapi kondisi tersebut, dibutuhkan berbagai cara guna mengatasinya. Salah satunya ialah pemahaman akan analisis keuangan.Metode pengabdian pada masyarakat adalah menggunakan metode tahapan persiapan, tahapan pelakasanaan dan tahapan tindak lanjut. Tahapan Persiapan dimulai dengan berdiskusi mengenai pembagian kelompok serta wilayah yang akan dituju, mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk melakukan wawancara dan meminta bantuan beberapa pihak untuk mengantarkan ke lokasi yang ingin dituju. Tahapan pelaksanaan Setelah persiapan sudah matang, tim yang sudah dibagi kemudian berangkat ke lokasi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sesampainya di toko industri kreatif yang dimaksud, perwakilan tim meminta izin untuk memawancarai dan mengabil beberapa data dari sana. Setelah mendapat izin, selanjutnya kami mewawancarai pemilik ataupun pegawai yang ada di toko tersebut. Tahapan tindak lanjut Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengumpulkan laporan sementara, berupa hasil wawancara dan beberapa dokumentasi untuk dijadikan sebagai acuan analisis keuangan.Hasil yang didapat adalah melalui kegiatan analisis keuangan akan membantu pelaku usaha dalam menilai dan mengetahui kondisi keuangan usaha tersebut, pelaku usaha dapat mengetahui sejauh mana usahanya mampu bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19, selain itu guna memulihkan usaha industri kreatif di tengah situasi pandemi Covid-19 diperlukan usaha kreatif melalui pemanfaatan perkembangan teknologi dalam menyebarkan informasi pada saat ini, dapat digunakan untuk memperluas promosi suatu produk usaha, bahkan destinasi wisata sekalipun.  
Co-Authors Adriansyah Adriansyah Agus Taryana Agus Taryana Ahmad Dzikriyansah Ahmad Hadi Amiruddin Amiruddin Arianis Chan Asep Hegantara Asep Subrata Asep Suryadi Aulia Hakim, Marsha Awang Setiawan Beni Gunadi Budiman Rusli Budiman Rusli Candradewini Candradewini Candradewini Candradewini Chandra P Cosvi Hardinata Danias Rahmanita Ruslan Deasy Silvya Sari Devi Melisa Damiri Devi Melisa Damiri, Devi Melisa Dian Fordian Diani Utami Nafisah Diki Suherman Dimas Taupik Hidayat Dini Noviani Dudi Ahmad Wardiana Dzikriyansah, Ahmad Eka Nurcahya Eka Purbaseta Eko Bayu Nugroho Eko Sunaryo Ema Fauziyah Enung Khusufmawati Erna Maulina Eva Nopalina Panjaitan Evi Rosmauli Manurung Farisadri Fauzan Friska Prastya Harlis Hamid, Muhammad Nawal Heru Bangkit Sanjaya Heru Nurasa Herwan Abdul Muhyi Hidayat, Dimas Taupik Hutagalung, Jeriko N.J. Ida Widianingsih Idris, Sofyan Kaenong, Hamiduddin Arief Keilan Rezkia Mumtaazah Kesuma, T Meldi Laksono Trisnantoro Lina Auliana M. Nur Hidayah Wiradika Mahdani Ibrahim Mahmudah, Fitria Manik, Hexsa Mutiara Virginia Margo Purnomo Marsha Aulia Hakim Mas Halimah Mas Rasmini Meita Pragiwani Meita Pragiwani Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Donie Aulia Muhammad Rizal Mukhlis Yunus Nadhirah Fahrani Nadya Allyssia Putri Nenden Kostini Nisrina Thufailah Novia Elva Leni Nurcahya, Eka Nurdin, Tubagus Asep P, Chandra Pragiwani, Meita Pratiwi, Raenita R. Anang Muftiadi R. Dudy Heryadi R. Ira Irawati R. Widya Setiabudi Sumadinata R. Widya Setiabudi Sumadinata Raden Marsha Aulia Hakim Radhi, Fahrul Ratih Purbasari Ratna Meisa Dai Ria Arifianti Rochmat Bahtiar Ruslan Ruslan Rusli Baijuri Sam'un Jaja Raharja Sebastian, Felix Kenneth Silvianadewi, Silvia Slamet Usman Ismanto Suci Rahma Sundari Suhal Kusairi Sukirman Sukirman Sumadinata, Widya Supriyanto Supriyanto Suryanto Suryanto Suwandi, Imam Tribowo Rachmat Fauzan Tuzahro, Fatimah Ulima Nathania Tamba, Devina Umi Narimawati Wendy Merdekawan Widya Setiabudhi Wiradika, M. Nur Hidayah Yayan Nuryanto Yogi Suprayogi Sugandi Zeis Zultaqawa Zeis Zultaqawa Zultaqawa, Zeis